cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62852424900101
Journal Mail Official
jurnal.publician@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo Km. 4 Makassar Ruang KPS Administrasi Negara Gedung A Lt. 9 Kampus Universitas Bosowa Email: jurnal.publician@universitasbosowa.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28298330     EISSN : 28297695     DOI : https://doi.org/10.56326/jp.v2i1
PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan hasil pemikiran termasuk pengembangan dan review bidang Ilmu Administrasi Negara pada bidang Birokrasi dan Administrasi Pembangunan, Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Ekonomi, Manajemen Publik dan Pemerintahan; dan Fokus masalah lain yang berkaitan dengan kebijakan publik dan administrasi.
Articles 96 Documents
Implementasi Kebijakan Pemerintah Daerah Terhada Pedagang Kaki Lima (PKL) Di Kabupaten Toraja Utara Janwar Putrawira Pabisa; Nurkaidah Nurkaidah; Juharni Juharni
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.3426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kebijakan pemerintah terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kabupaten Toraja Utara dan (2) untuk mengetahui faktor-faktor penghambat kebijakan pemerintah daerah di kabupaten Toraja Utara. Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan hasil observasi wawancara dan dokumentasi bersama informan-informan yang terpilih yang berisi jawaban atas beberapa pertanyaan yang diajukan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, maka peneliti menyimpulkan bahwa, Implementasi kebijakan pemerintah daerah terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kabupaten Toraja Utara belum berjalan dengan baik dikarenakan beberapa pertanyaan dan jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan terjadi dilapangan. Banyak faktor-faktor yang menjadi penghambat salah satunya pedagang kaki lima tidak memperhatikan himbauan-himbuan yang di berikan oleh satuan pamong praja (Satpol PP) sehingga menjadi fator yang dapat membuat kebijakan pemerintah tidak terlaksana dengan baik dan pemerintah nelumterlalu memaksimalkan kinerja yang telah mereka program. This study aims to determine (1) government policy towards street vendrors (PKL) in North Toraja district ans (2) to determine the factors inhibiting regional government policy in North Toraja district. In this research, a qualitative descriptive approach was used. The data collection technique used the result of interview observations and documentation with selected informants which contained answers to several question asked. Based on the result of the research conducted by the research, the research concludel that, implementation of regional government policies towards street vendors (PKL) in North Toraja distric are not running well because some of the question and answer given do not match what happen in the field. Thera are many factors the become obstacls, one which is that street vendors do not pay attention to the appeals given by the civil service unit (Satpol PP) so that it becomes a factor that can cause government policies to not be implemented well and the government not yet maximing the performance that they have programmed.
Peranan Dinas Perhubungan Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Angkutan Kota Di Kabupaten Maros Syarifa Ratu Fatimah; Nurkaidah Nurkaidah; Natsir Tompo
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.3427

Abstract

Konsep yang digunakan dalam peneitian ini yaitu menurut Handoko: 2015, dan pokok masalah dalam Penelitian ini adalah Peranan Dinas Perhubungan dalam aspek Pengawasan dan faktor yang mempengaruhi dalam meningkatkan kualitas Pelayanan Angkutan Kota di Kabupaten Maros. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif bertujuan untuk mengungkapkan informasi kualitatif sehingga lebih menekankan pada masalah proses dan makna dengan mendeskripsikan sesuatu masalah. Adapun sumber data penelitian ini adalah Data Primer yaitu, subyek atau para perangkat Dinas Perhubungan dan informan yang tediri dari Sopir Angkutan Kota dan masyarakat Maros. Data Sekunder adalah data dan informasi mengenai objek yang menjadi sasaran penelitian berupa teori-teori, metode, konsep dan lain-lain. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, observasi pustaka dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini, diketahui bahwa Peran Dinas Perhubungan dalam aspek Pengawasan Angkutan Kota di Kabupaten Maros seperti Pengawasan Internal, Pengawasan Eksternal dan Pengawasan Preventif pada umumnya telah dilaksanakan dengan baik, namun masih terdapat beberapa indikator yang belum sesuai dalam pelaksanaannya seperti pada izin trayek dan sosialisinya. Di dalam upaya meningkatkan pelayanan, usaha tersebut membawa respon positif dan negatif dari masyarakat yang diimbangi dengan faktor-faktor yang mempengaruhi upaya tersebut seperti Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana dan Meningkatnya Pengguna Kendaraan Pribadi yang saat ini sudah terlaksana dengan efektif dan efisien. Namun alangkah baiknya jika Dinas Perhubungan dapat konsisten dengan pengawasan yang dilakukan sehingga para sopir angkutan kota juga akan konsisten dengan aturan-aturan yang berlaku sehingga masyarakat mendapatkan kepuasan pelayanan seperti yang diharapkan. The concept used in this research is according to Handoko: 2015, and the main problem in this research is the role of the Transportation Service in the supervision aspect and factors that influence improving the quality of city transportation services in Maros Regency. This research uses qualitative research methods. Qualitative research aims to reveal qualitative information so that it places more emphasis on process issues and meaning by describing a problem. The data source for this research is Primary Data, namely, subjects or officials from the Transportation Service and informants consisting of City Transport Drivers and the people of Maros. Secondary Data is data and information regarding the object that is the target of research in the form of theories, methods, concepts and so on. The data processing techniques in this research are observation, interviews, library observation and drawing conclusions. As a result of this research, it is known that the role of the Transportation Service in aspects of City Transport Supervision in Maros Regency, such as Internal Supervision, External Supervision and Preventive Supervision, has generally been implemented well, but there are still several indicators that are not appropriate in its implementation, such as route permits and socialization. In efforts to improve services, these efforts bring positive and negative responses from the community which are balanced by factors that influence these efforts such as Human Resources, Facilities and Infrastructure and the Increase in Private Vehicle Users which have now been implemented effectively and efficiently. However, it would be good if the Transportation Department could be consistent with the supervision carried out so that city transport drivers would also be consistent with the applicable regulations so that the public gets service satisfaction as expected.
Efektivitas Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Kepada Masyarakat Miskin Di Desa Meko Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso Sulawesi Tengah Putu Yuni Parwati; Ade Ferry Afrisal; Ali Anas
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.3524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Proses penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat miskin dan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas bantuan langsung tunai yang diberikan kepada masyarakat miskin di Desa Meko. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Proses Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta telaah dokumen di kantor Desa Meko Kecamatan Pamona Barat dan masyarakat Desa Meko. Teknik analisis data meliputi tahap-tahap pengumpulan data, reduksi data, pemeriksaan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penyaluran bantuan lansung tunai (BLT-Dana Desa) kurang optimal dikarenakan proses pencairan yang tidak menentu setiap bulannya, akibat dana desa yang tidak menentu pencairannya, sehingga pemerintah daerah merapel setiap tiga bulan sekali, sehingga dampaknya kepada masyarakat sebagai penerima bantuan kurang puas akan layanan yang diberikan.  efektifitas penyaluran BLT-Dana Desa yang dirasakan oleh masyarakat Desa Meko tidak efektif karena adanya sistem family dalam penerimaan bantuan, tidak adanya sosialisasi terhadap calon penerima bantuan, ketergantungan masyarakat pada bantuan BLT, mengakibatkan masyarakat tidak dapat hidup mandiri untuk membangun usaha agar kelangsungan hidup mereka terjaga serta pemantuan pelaksanaan program tidak berjalan efektif akibatnya masyarakat menyalahgunakan bantuan yang diberikan. This study aims to determine the process of distributing direct cash assistance to the poor and to determine the extent of the effectiveness of direct cash assistance provided to the poor in Meko Village. This research was conducted with a qualitative descriptive approach. The data collection process was carried out through observation, interviews and document review at the Meko Village office, West Pamona District, and the Meko Village community. Data analysis techniques include the stages of data collection, data reduction, data examination and conclusions. The results of this study show that the process of distributing direct cash assistance (BLT- Village Funds) is less than optimal due to the erratic disbursement process every month, due to erratic village fund disbursement, so that the local government disburses every three months, so that the impact on the community as recipients of assistance is less satisfied with the services provided.  The effectiveness of BLT- Village Funds distribution felt by the Meko Village community is ineffective because of the family system in receiving assistance, the absence of socialization to prospective beneficiaries, community dependence on BLT assistance, resulting in the community not being able to live independently to build businesses so that their survival is maintained and monitoring the implementation of the program does not run effectively as a result of which the community misuses the assistance provided.
Layanan Customer Service Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Barru Randi Randi; Juharni Juharni; Natsir Tompo
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.3571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pelayanan customer service pada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Barru dilihat pada 5 dimensi yaitu bukti fisik (tangibles), reliabilitas (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty). Untuk menganalisis dan mengetahui faktor apa saja yang menjadi pendukung customer service dalam memberikan pelayanan kepada nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Barru. Untuk menganalisis dan mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat customer service dalam memberikan pelayanan kepada nasabah PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Barru. Data yang telah terkumpul dan tersusun secara sistematis kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan customer service yang dilihat dari 5 dimensi, dimana temuan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah penerapan layanan customer service yang dilakukan selama ini sudah diterima dengan baik, hal ini dilihat dari bukti fisik yang tersedia dalam pelayanan nasabah sudah dilengkapi oleh TV, AC dan sarana lainnya. Aspek daya tanggap dalam melayani nasabah juga sudah berjalan dengan baik dimana customer service memiliki respon cepat untuk melayani nasabah, dalam hal aspek keandalan menunjukkan bahwa customer service sudah dapat diandalkan dalam pelayanan kepada nasabah. This study aims to analyze and determine customer service at PT. Bank Rakyat Indonesia Barru Branch is seen in 5 dimensions, namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, empathy. To analyze and find out what factors support customer service in providing services to customers at PT Bank Rakyat Indonesia Barru Branch. To analyze and find out what factors hinder customer service in providing services to customers of PT Bank Rakyat Indonesia, Barru Branch. The data that has been collected and arranged systematically is then analyzed using a descriptive-qualitative method. The results of this study indicate that customer service is seen from 5 dimensions, where the findings obtained in this study are that the implementation of customer service that has been carried out so far has been well received, this can be seen from the physical evidence available in customer service which is equipped with TV , air conditioning and other facilities. The responsiveness aspect in serving customers has also been going well where customer service has a quick response to serving customers, in terms of the reliability aspect it shows that customer service has been reliable in serving customers.
Efektivitas Kebijakan Pengelolaan Sampah Di Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Inriani Chintya Dhiu; Muhammad Ridha Suaib; Natsir Tompo
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.3656

Abstract

Masalah Sampah di Kota Makassar semakin bertambah dari tahun ke tahun dan masih belum teratasi, masih banyak penumpukan sampah di pinggir jalan, TPS pinggir jalan bahkan di pinggir galian atau sungai. Masih banyak masyarakat yang membuang sampah disembarang tempat. Penelitian ini bertujuan melihat tingkat efektivitas pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar dengan tujuan meningkatkan pengelolaan sampah dan hambatan-hambatan apa saja yang mempengaruhi pengelolaan sampah sehingga tidak efektif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Efektivitas Kebijakan Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik analisis Kualitatif yaitu proses penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa Kata-kata tertulis maupun lisan. Metode analisis yang digunakan ini adalah pendekatan analisis wawancara interaktif yang dikenal dengan istilah “interaktif model of analyze”. Pengelolaan sampah yang efektif tentunya sangat diperlukan agar sampah-sampah yang dihasilkan dapat dikelola dengan baik. Dengan pengelolaan yang efektif diharapkan dapat menjadikan Kota Makassar sebagai kota yang bersih. Permasalah tersebut mendapat respon dari pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup agar ditindak lanjuti. Salah satunya ialah pengelolaan sampah di TPA Tamangapa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar belum berjalan efektif. Hal ini dibuktikan dengan empat indicator, yaitu ketetapan sasaran, sosialisasi, tujuan dan pemantauan serta masih kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga. Pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar melibatkan kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas, Bank Sampah, TPS3R, TPA dan tenaga kerja lapangan/pengawas. Sedangkan hambatan dalam pengelolaan sampah terdapat dari hambatan internal, yaitu kurangnya anggaran serta proses dalam mengurus anggaran yang lama dan panjang, kesadaran masyarakat, biaya pengangkutan sampah yang dianggap cukup mahal. Yang menjadi tantangan adalah masyarakat yang tidak patuh dan minim informasi agar mendapatkan edukasi tentang proses pemilahan sampah dari rumah tangga sebelum diangkut oleh viar menuju Tempat Pembuangan Sampah Sementara yang berada di tiap-tiap Kecamatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar belum berjalan efektif karena dari keempat indicator hanya 2 tujuan yang efektif ialah ketepatan sasaran sudah dilakukan, sosialisasi ke tiap Kecamatan yang ada di Kota Makassar sedangkan pemantauan sudah berjalan. The waste problem in Makassar City is increasing from year to year and is still not resolved, there are still many piles of garbage on the roadside, roadside TPS and even on the edge of excavations or rivers. There are still many people who throw garbage in any place. This study aims to see the level of effectiveness of waste management by the Makassar City Environment Agency with the aim of improving waste management and what obstacles affect waste management so that it is not effective. The method used in this research is descriptive qualitative research. The results showed that waste management carried out by the Makassar City Environmental Service has not been effective. This is evidenced by four indicators, namely target determination, socialization, goals and monitoring as well as the lack of understanding and awareness of the community in processing household waste. Waste management by the Makassar City Environmental Service involves the head of the Environmental Service, the Head of the Solid Waste, Hazardous Waste, and Capacity Building Division, Waste Bank, TPS3R, TPA and field workers/supervisors. While the obstacles in waste management are internal obstacles, namely the lack of budget and the long and lengthy process of managing the budget, public awareness, the cost of transporting waste which is considered quite expensive. The challenge is people who are not compliant and lack information in order to get education about the process of sorting waste from households before being transported by viar to Temporary Waste Disposal Sites located in each District. The conclusion of this study is that in waste management by the Makassar City Environmental Service has not been effective because of the four indicators only 2 effective objectives are target accuracy has been carried out, socialization to each sub-district in Makassar City while monitoring has been running.
Efektivitas Pembelajaran Luar Jaringan Pada Program Keahlian Baru Teknik Alat Berat Di SMKN 2 Tana Toraja Ali Imran Batto; Ali Anas; Natsir Tompo
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.3756

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas pembelajaran luring pada program keahlian baru teknik alat berat di SMKN 2 Tana Toraja, dan untuk mengetahui Faktor pendukung efektivitas belajar siswa teknik alat berat terpenuhi dengan baik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di SMKN 2 Tana Toraja. Teknik analisis data meliputi tahapan pengumpulan data, reduksi data, pemeriksaan data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa (1) Efektifitas pembelajaran luar jaringan yang dilakukan oleh SMKN 2 Tana Toraja sudah berjalan dengan efektif. Dengan adanya fasilitas mendukung seperti laboraturium, media ajar, materi pembelajaran yang lengkap serta komunikasi dua arah antara guru dan siswa selama proses pembelajaran dilakukan (2) Dalam mencapai efektifitas pembelajaran luar jaringan di SMKN 2 Tana Toraja di dukung oleh faktor Sumber Daya Manusia dan Tersedianya media pembelajaran. Sumber daya manusia yang dalam hal ini adalah tenaga pendidik, yang sangat mencukupi serta respon dua arah yang dilakukan selama proses pembelajaran di sekolah menjadikan efektifitas pembelajaran dilakukan dengan baik, serta tersedianya media pembelajaran yang layak seperti buku paket yang tersedia, model pembelajaran yang interaktif sudah terpenuhi dengan baik. The aim of this research is to determine the effectiveness of offline learning in the new heavy equipment engineering skills program at SMKN 2 Tana Toraj, and to determine the supporting factors for the effectiveness of students' learning in heavy equipment engineering being well met. The type of research carried out was descriptive qualitative research. Data was collected through observation, in-depth interviews and documentation at SMKN 2 Tana Toraja. Data analysis techniques include the stages of data collection, data reduction, data examination and drawing conclusions. In this research it was found that (1) The effectiveness of online learning carried out by SMKN 2 Tana Toraja has been running effectively. With the existence of supporting facilities such as laboratories, teaching media, complete learning materials and two-way communication between teachers and students during the learning process (2) In achieving the effectiveness of off-line learning at SMKN 2 Tana Toraja it is supported by Human Resources factors and the availability of media learning. Human resources, which in this case are teaching staff, are very sufficient and the two-way response carried out during the learning process at school ensures that learning is carried out effectively, as well as the availability of appropriate learning media such as available textbooks and interactive learning models. well.

Page 10 of 10 | Total Record : 96