cover
Contact Name
Ritria Novidiyanti
Contact Email
ritria@untag-smd.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ritria@untag-smd.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda, Kotak Pos No. 1052 SAMARINDA 75124, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum
ISSN : 2597968x     EISSN : 25488244     DOI : http://dx.doi.org/10.31293/lg
Core Subject : Social,
Legalitas: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum is an open access and peer-reviewed journal that aims to offer an international academic platform for cross-border legal research in goverment regulation, particularly in developing and emerging countries. These may include but are not limited to various fields such as: the practice of international law, human rights law, civil law, criminal law, constitutional and administrative law, legal pluralism governance, and another section related to contemporary issues in legal scholarship. The journal sets up specific topic to be covered in each issue which can be analyzed from many perspective of laws as mentioned. However, in each issue we also accommodate latest issue of legal development in general
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 159 Documents
Pertimbangan Hakim Terhadap Putusan Pelaku Tindak Pidana Narkotika (Studi Putusan No 359/Pid.Sus/2021/PN Ktp) Pijar Putra Pratama
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v8i2.7349

Abstract

This writing aims to find out about the judge's consideration of narcotics offenders (study of decision No. 359/Pid.Sus/2021/PN Ktp) and to find out about the purpose of punishment for narcotics offenders. The research method is normative juridical with data analysis through a qualitative approach, using secondary data sources consisting of three parts, namely primary, secondary, and tertiary legal materials, with literature study data collection techniques. According to the results of the research and the judge's consideration in Ketapang Court Decision No. 359/Pid.Sus/2021/PN Ktp, the judge gave a lenient sanction of imprisonment for 2 years against the drug recidivist without considering the evidence owned by the defendant, and the judge did not consider the aggravating circumstances, so that the judge's decision was considered not to provide justice and benefits for both the defendant and the community and did not achieve the objectives of punishment.
Peranan Kemerdekaan Terhadap Kesejahteraan Rakyat di Kalimantan Timur Sayid Irwan
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v1i1.2410

Abstract

The aim of this research is wiling to know the condition of the welfare of the East Kalimantan citizen. The location of it is in East Kalimantan in 2016.The method of the it is library research.The results are (1).The inflation in July 2016 is 2,08 % (two point eight) procents, (2). The gap of the citizen income is growing well from year to year, (3). To minimize the the gap the Provinsial government as well as the local ones to encourage the distribution of the nine main needs especially to the outskirts, (3). To give the subsidy the remote, boarders and rural as well,(4). The strengthen of the role of the supervisor of regional inflation, (5). To minimize the breaking of the working realtion (6).Strengthening the role of Regional Inflation Control Team, (7). Regarding the issue of unemployment, the government recognizes that many companies mining and plantation work cut ties to their workers, (8). While from January to July 2016, there have been 520 (five hundred eighttwenty) companies that break the 5662 (five thousand six hundred and sixty-two)employees, (9). Provincial Government to seek programs that encourage labor-intensive investments, (10). Empower micro, small, and poverty because the Central Bureau of Statistics in March 2016 illustrates the increase in the number of poor people in East Kalimantan. Researchers gave suggestions as follows: (1). By the age of 71 (seventy-one) years sought the collaboration between the various parties to improve the economy of East Kalimantan; (2). Labor-intensive job creation, (3).Their market operations and market surveillance,(4).Pressing the termination of employment in order to reduce unemployment, (5).Government subsidies provincial and city/county.
POTENSI RUMAH KOS-KOSTAN DI SAMARINDA UNTUK MENJADI MATA PENCAHARIAN RAKYAT YANG MENGHASILKAN INCOME SEHINGGA MENJADI PROFESI Florentinus Sudiran
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v2i2.3393

Abstract

The obyective of  this research is to know how to found the boarding house as well as the rented house .The location of it is in Samarinda City , Kalimantan in November 2017 for thirty days.The result ofe the research are (1).At the beginning to choose the location of the rented house, (2)To count the number of expected persons who will be tenants,(3)To count the rented house presented here before,(4).Survey to know the price f the land , houe,rented house,the buliding cost /square in the surrounding and the future expection(5)To look for the strategic locations ,(6)To know the security in the surroundings,(7)Condition related with natural detruction such as flood, storm and the like,(9)The consumers wether the majorit   of the consumer the man or the woman,(10).The access of the transportation,(11)  The kinds of the room type and facility selected by the consumers,(12) The distance to the the market or the shop of the main need. The suggestions of this research results are (1)To build a rented house has to be strategic,it means the one which are hort distance to go to the shop , school,markets, industry and hospitals (2) The number of the expected tenants has to be got by survey, (3)To survey the rivals of the rented huse concerned,(4)To count the prices of the land , house  contractor and the deveopment of the location,(5) The security has to be condusive  relating with the flood  storm, clean water and the wild animals.
PENANGGUHAN PENAHANAN DALAM PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK DI WILAYAH HUKUM POLRES METRO DEPOK (Studi Kasus Pencabulan Anak di Panti Asuhan Kencana Bejana Rohani, Depok) William Putra Daniel, Ridwan, dan Reine Rofiana
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v6i2.5886

Abstract

Kejahatan merupakan persoalan yang dialami manusia dari waktu kewaktu. Kejahatan tidak hanya menyangkut kejahatan terhadap nyawa,harta benda akan tetapi kejahatan terhadap kesusilaan. Kejahatankesusilaan yang sangat mencemaskan adalah kejahatan yangkorbannya anak, sebab hal ini akan mempengaruhi perkembanganfisik, mental dan intelektual anak yang menimbulkan trauma, karnapada masa perkembangan tersebut setiap anak sedang berusahamengenal dan mempelajari nilai-nilai yang berlaku di masyarakat sertaberusaha meyakini sebagai bagian dari dirinya. Salah satunyakejahatan asusila terhadap anak sebagai korban adalah tindak pidanapencabulan yang terjadi di daerah Depok, pelaku dengan nama lengkapLucas Lucky Ngalngola alias Bruder Angelo. Penanganan terhadapkasus Bruder Angelo ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan danAnak Polres Metro Depok. Kasus Bruder Angelo dijerat dengan Pasal82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atasUndang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Proses penyidikan yang dilakukan terhadap tersangka dalampenahanannya diakhiri dengan dikabulkannya permohonanpenangguhan penahanan kepada pihak tersangka dengan syarat wajiblapor dan disertai dengan jaminan orang sebagaimana yang diaturdalam Pasal 31 KUHAP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitianyuridis normatif dengan melakukan pendekatan kasus dan pendekatanperaturan perundang-undangan. Data yang digunakan dalam penelitianini adalah data sekunder ditunjang dengan data primer berupawawancara dengan Kepolisian Ressort Metro Depok, yang kemudiandianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukanbahwa penegakan hukum pidana terhadap kasus Bruder Angelomengalami berbagai kendala yang antara lain Kendala pengetahuanpenyidik, tidak menjalankan kewajiban untuk melakukan koordinasi dengan pihak-pihak lain dalam proses penegakan hukum terhadapperkara anak mengenai tidak meminta laporan sosial dari PekerjaSosial Profesional, Tidak melakukan Visum Et Repertum kepada saksikorban, korban tidak mau disidik atau tidak mau melakukan prosespemeriksaan ditingkat penyidikan, dan sumber daya penyidik yangterbatas. Sehingga atas kendala tersebut, penyidik melaluikewenangannya memberikan penangguhan penahanan kepadatersangka Bruder Angelo terhadap Tindak Pidana Pencabulan Anakyang dilakukan di Panti Asuhan Kencana Bejana Rohani.
ANALISIS HUKUM ISLAM DALAM PRAKTIK JUAL BELI MOBIL DENGAN MENGGUNAKN MAKELAR Gusti Heliana Safitri, Dicky Pratama Putra, Abdul Rokhim, dan
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v9i1.7995

Abstract

Islam mensyari‟atkan jual-beli dengan wakil karena manusia membutuhkannya. Tidak semua manusia berkemampuan untuk menekuni segala urusannya secara pribadi. ia membutuhkan kepada pendelegasian mandat orang lain untuk melakukannya sebagai wakil darinya. Dalam menjalankan usaha atau bisnis sebagai perantara, yakni perantara antara penjual dan pembeli untuk melaksanakan transaksi jual-beli. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut, Bagimana Analisis Hukum Islam Dalam Praktek Jual Beli Mobil Dengan Menggunakan Makelar? danBagaimana Praktik Jual Beli Mobil dengan Menggunakan Makelar?Penelitian ini menggunakn penelitian yuridis normatif, penelitian kepustakaan dengan pendekatan masalah yang digunakan dalam penulisan skripsi ini ialah pendekatan Perundang-undangan (statute approach). Hasil penelitian menunjukan bahwa Akad yang terbentuk pada praktik jual beli mobil bekas dengan menggunakan makelar adalah akad Wakalah yang sah di antaranya terdapat Muwakil (orang yang mewakilkan), Wakil (yang mewakili) dan Muwakkil fih (Sesuatu yang diwakilkan). Dalam hukum Islam untuk terbentuknya suatu akad (perjanjian) yang sah dan mengikat haruslah terpenuhi rukun akad dan syarat akad. Pekerjaan makelar menurut pandangan Islam adalah termasuk akad ijārah, yaitu menyewa tenaga makelar dan pada praktik jual beli mobil bekas dengan menggunakan makelar, dalam praktiknya transparansi seorang makelar kepada pihak konsumen itu perlu dipertanyakan, karena kerap kali makelar dalam praktiknya tidak hanya bekerja sendiri melainkan melibatkan makelar lain yang tidak diketahui baik oleh pihak konsumen.
Faktor Yang Mempengaruhi Pelaksanaan Tunjangan Tambahan Penghasilan Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Di Lingkungan BKD Kota Samarinda Berdasarkan Peraturan Walikota Samarinda Nomor 30 Tahun 2013 Wesley Liano Hutasoit
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v1i2.2861

Abstract

Pelaksanaan pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) ditujukanuntuk meningkatkan kinerja pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Kota Samarinda.Dalam penilaian pemberian TTP berdasarkan penilaian atas beban kerja, prestasi kerja,dan sasaran kerja. Analisis beban, prestasi, dan sasaran kerja ada pada 56kementerian/lembaga yang telah melaksanakan reformasi birokrasi. Sedangkan PNS didaerah berlaku ketentuan Tunjangan Tambahan Penghasilan yang tertuang dalam Suratkeputusan dan peraturan kepala daerah. Pemberian tambahan penghasilan atas bebankerja diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang dibebani pekerjaan untukmenyelesaian tugas-tugas yang dinilai melampaui beban kerja normal. Sedangkan untukpendekatan berdasarkan prestasi kerja, tambahan penghasilan dimaksud diberikankepada pegawai negeri sipil yang memiliki prestasi kerja yang tinggi dan/atau inovasi.
TINJAUAN HUKUM BIDANG PEMBINAAN DAN PENGAMANAN TERHADAP ANGGOTA POLRI YANG MELAKUKAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH RI NOMOR 2 TAHUN 2003 TENTANG PERATURAN DISIPLIN ANGGOTA POLRI Abdul Rokhim, Aulia Tohari dan
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v4i2.4498

Abstract

This study aims to determine criminal liability before entering generalcriminal acts against members of the national police who commit drugabuse and to find out the process of sentencing against members of thenational police who commit drug abuse.The criminal act of narcotics abuse committed by members of theIndonesian National Police is also a violation of disciplinary regulationsand the Polri Professional Code of Ethics, therefore Article 12 paragraph(1) of Government Regulation Number 2 of 2003 concerning DisciplinaryRegulations of Members of the Indonesian National Police confirms that"Imposition of disciplinary punishment not delete criminal charges ".In handling criminal sanctions against police officers who abuse narcoticsLaw No. 35 of 2009 concerning Narcotics. The provisions do not onlyapply to members of the police force but also to other communities whohave been proven to have abused narcotics. Narcotics criminal provisions(forms of criminal acts committed and the threat of criminal sanctions forthe perpetrators) are regulated in Law No. 35 of 2009 listed in severalarticles. These articles include Article 111 - Article 127, Article 129 andArticle 137
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEBERADAAN HUKUM ADAT DI KOTA SAMARINDA Maria Noviyani dan Dina Paramitha Hefni Putri
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v6i1.5628

Abstract

Masyarakat hukum adat adalah komunitas manusia yang patuh pada peraturan atau hukum yang mengatur tingkah laku manusia dalam hubungannya satu sama lain berupa keseluruhan dari kebiasaan dan kesusilaan yang benar-benar hidup karena diyakini dan dianut, dan jika dilanggar pelakunya mendapat sanksi dari penguasa adat.Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian hukum yuridis empiris. Adapun data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, data primer diperoleh dari wawancara dan data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah analisis secara kualitatif.Hasil penelitian menyatakan bahwa bagaimana penerapan hukum adat di kota samarinda dan bagaimana implementasi peraturan daerah provinsi kalimantan timur nomor 1 Tahun 2015 tentang pedoman pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat di kalimantan timur terhadap hukum adat di kota samarinda.Penerapan Hukum Adat di kota samarinda yang masih menjaga dan menerapkan tradisi serta adat istiadat leluhurnya adalah masyarakat  yang bermukim di Desa Pampang yang masih melestarikan adat kebudayaan nenek moyang terdahulu sepeti adanya upacara adat perkawinan dan bentuk proses perceraian secara Lembaga hukum adat  itu sendiri. Sedangkan mengenai peraturan daerah Provinsi Kalimantan Timur nomor 1 Tahun 2015 tentang pedoman pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat di Kalimantan Timur yang sangat membantu dalam melindungi hak-hak adat serta kewajiban masyarakat hukum adat di kota Samarinda.
PERAN DAN TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT DALAM PENGELOLAAN PERIZINAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 98/PERMENTAN/OT.149/92 TENTANG PEDOMAN PERIZINAN USAHA PERKEBUNAN Ismail, Matias Genting, Isnawati, dan
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v7i2.7593

Abstract

Hakekat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 adalah memberikan penguasaan tanah kepada negara, menjaga dan melestarikan lingkungan dan memberikan kesejahteraanbagi seluruh rakyat Indonesia. Terhadap aturan dasar negara tersebut maka penguasaan oleh negara didelegasikan kepada pemerintah untuk menerbitkan izin pengelolaan sumber daya alam, seperti halnya pengusahaan Perkebunan, untuk mengatur perizinan tersebut maka terbitlah Peraturan Menteri Pertanian Nomor 98/Permentan/Ot.149/92 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan. Selanjutnya, terdapat 2 (dua) hakekat perizinan, yaitu : pertama, secara administratif dapat memberikan pendapatan bagi negara untuk dana pembangunan dan kedua, adalah memberikan aturan teknis mengenai pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan. Terhadap aturan hukum tersebut di atas, juga memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk memberikan perizinan pekebunan di wilayahnya yang padagilirannya dapat menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk pembangunan di daerah, serta dapat mengatur pemanfaatan ruang di daerah.
MENCEGAH KORUPSI DI DAERAH DENGAN PENGAWALAN OLEH KEJATI Florentinus Sudiran
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v2i1.2847

Abstract

The aim of this research is to know,(1) The control of the high court in East Kalimantan province  on the multy years Contract projects with the sum Rp.2.38 trylion (2)  The team of the court is surely controlling the MYC projects  (3) If any difficulty the team will give legal opinion,(4) The team will involve the Inspectorate   here,(5) Both will meet once a month.The suggestions are (1)The team has to control in the field,(2) The meeting for both has to be reaalized , (3) Both are truly working together,(3) To do any way to avoid the corruption , (4) If any corruption has to be sentenced whoever ,(5) Both have to keep neutral anyway.

Page 8 of 16 | Total Record : 159