cover
Contact Name
Asna
Contact Email
asna@uas.ac.id
Phone
+6281216524944
Journal Mail Official
jec@uas.ac.id
Editorial Address
Jl. Semeru No.09, Kamaran, Kencong, Kec. Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Education Counseling
ISSN : -     EISSN : 28094123     DOI : https://doi.org/10.62097/jec.v3i1
Core Subject : Religion, Education,
JEC : Journal of Education Counseling, sebagai Jurnal Prodi Bimbingan konseling pendidikan islam untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil kajian konseptual dan penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian koseling pendidikan islam, penyuluhan sosial agama, penyuluhan keluarga berencana, penyuluhan remaja, bimbingan sosial masyarakat, dan bimbingan sekolah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 01 (2025): Desember" : 5 Documents clear
Pengembangan Panduan Motivasi Diri Dengan Kegiatan Grebeg Suro sebagai Wujud moderasi beragama di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember Tahun 2025 Maulana, Puji
Journal of Education Counseling Vol 5 No 01 (2025): Desember
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jec.v5i01.2438

Abstract

This research aims to develop a research guidebook product related to students' self-motivation in elementary schools, with the aim of finding out the extent of the role of the gerebeg suro event in increasing students' self-motivation at the Sukoreno 01 state elementary school in increasing awareness of religious moderation in the community, especially in Sukoreno Nang village, which incidentally is a Pancasila village, a village with various religions and cultures in Jember district. upaten Jember. With a background of various religions including Christianity, Hinduism, Islam and beliefs in Sukoreno village, giving rise to various cultures and patterns of society in the village, based on the above, awareness is needed in religious moderation. With good self-motivation, a style of social life that is aware of moderation in religion and society will be realized. Data analysis using the development model used in developing this self-motivation guide is a modification of the Borg and Gall (1983) model. According to Borg and Gall (1983), research and development (R&D) procedures consist of two main objectives, namely: (1) developing products, and (2) testing the effectiveness of products in achieving goals. The first objective is referred to as the development function, while the second objective is referred to as the validation function. The development process usually stops at the stage of producing a product through limited trials, but such a product cannot be widely used, so the product needs to be validated. This validation step is intended to reduce uncertainty
The Global Research Trends on Importance of Emotional Intelligent Fauzi, Muhammad Fikri
Journal of Education Counseling Vol 5 No 01 (2025): Desember
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jec.v5i01.2527

Abstract

Emotional intelligence is a necessary skill to possess because with good emotional intelligence, individuals can manage themselves and maintain good interactions in the volatile and highly uncertain 21st century. This study aims to determine the development of research on aspects of emotional intelligence published from 2016 to 2025 through the Dimensions AI database and the help of the VOS Viewer application accessed on October 2, 2025. The PRISMA method or Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis is the method used. The results of the study showed 780,078 articles with the keyword 'emotional intelligence', which then left 389 scientific articles that fit the research criteria. Ronnel Bornasal King from the Chinese University of Hong Kong, China is one of the active authors in this study while the journal Frontiers in Psychology, Switzerland is a journal listed as one of the journals actively publishing related articles.
Pengaruh Aktivitas Pondok Pesantren terhadap Kesehatan Mental Santri Putri Arifudin, Moch.; Susilowati, Eri; Salsabila, Nadhira Fasya; Ningsih, Ade Gusti; Ramadhan, Idang
Journal of Education Counseling Vol 5 No 01 (2025): Desember
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jec.v5i01.2599

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek krusial, di samping kesehatan fisik, yang penting dalam setiap fase kehidupan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak aktivitas di pondok pesantren terhadap kesehatan mental santri putri. Santri putri dipilih sebagai subjek karena perempuan lebih rentan terhadap gangguan kesehatan mental dibandingkan dengan laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode statistik intervensi dengan menggunakan teknik analisis regresi linier yang melibatkan 77 santri putri dari sebuah pondok pesantren di Jawa Tengah, yang dipilih secara acak. Pengujian hipotesis statistik dengan uji-T pada taraf signifikansi α = 0,05 menghasilkan T hitung = 9,774, T tabel = 1,995, dan signifikansi = 0,000. Karena nilai T hitung > T tabel dan signifikansi < 0,05, maka hipotesis nol (H0) ditolak, yang menunjukkan bahwa aktivitas pesantren berpengaruh positif terhadap kesehatan mental santri putri. Nilai R Square sebesar 0,560 menunjukkan bahwa aktivitas di pesantren berpengaruh positif terhadap kesehatan mental santri putri sebesar 56%, sedangkan sisanya sebesar 44% dipengaruhi oleh variabel lain di luar aktivitas pesantren. Faktor-faktor seperti dukungan sosial dari interaksi dengan teman sebaya, nilai spiritualitas dalam aktivitas pesantren, serta pembatasan penggunaan media sosial menjadi beberapa elemen yang berperan penting. Selain itu, ketaatan beribadah dan pengembangan diri melalui kegiatan fisik juga memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental.
Intervensi Bimbingan dan Konseling untuk Mengatasi Perundungan Mahasiswa di Perguruan Tinggi Indonesia Yahya, Nesia Anisa
Journal of Education Counseling Vol 5 No 01 (2025): Desember
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jec.v5i01.2709

Abstract

Abstract This paper stems from the phenomenon of rampant bullying among students, which has recently been frequently highlighted in social media and repeatedly occurred in a number of national universities, raising serious questions about how to resolve it. This study aims to examine cases of bullying that occurred throughout 2025 and previous years and offer solutions based on guidance and counseling science, emphasizing the role of lecturers in the Guidance and Counseling Study Program. The method used is library research through searching academic sources such as books, journals, and reliable references. The results of the study show that bullying occurs frequently on campus, involving students and lecturers, while Guidance and Counseling lecturers have a special role in handling it through various individual guidance and counseling services, information, consultation, and group guidance. Based on these findings, this study recommends that guidance and counseling services be optimally utilized by lecturers and the academic community to resolve the issue of bullying in higher education institutions. Abstrak Tulisan ini berangkat dari fenomena perundungan yang merajalela di kalangan mahasiswa, yang belakangan ini sering menjadi sorotan di media sosial dan berulang kali terjadi di sejumlah perguruan tinggi nasional, menimbulkan pertanyaan serius tentang cara mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kasus-kasus perundungan yang terjadi sepanjang tahun 2025 dan tahun-tahun sebelumnya, serta menawarkan solusi berdasarkan ilmu bimbingan dan konseling, dengan tekanan peran dosen dalam Program Studi Bimbingan dan Konseling. Metode yang digunakan adalah penelitian perpustakaan melalui pencarian sumber akademik seperti buku, jurnal, dan referensi yang dapat diandalkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan sering terjadi di kampus, melibatkan mahasiswa dan dosen, sementara dosen Bimbingan dan Konseling memiliki peran khusus dalam menangani hal ini melalui berbagai layanan bimbingan dan konseling individu, informasi, konsultasi, dan kelompok bimbingan. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan agar layanan bimbingan dan konseling dimanfaatkan secara optimal oleh dosen dan komunitas akademik untuk menyelesaikan masalah perundungan di lembaga pendidikan tinggi.
Hubungan Antara Work Life Balance dan Tingkat Burnout Pada Mahasiswa Pekerja Fathin, Afanin Hasna; Khaerani, Nabila Suci; Praborini, Yuhaning
Journal of Education Counseling Vol 5 No 01 (2025): Desember
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jec.v5i01.2792

Abstract

fenomena mahasiswa yang bekerja sambil menempuh pendidikan tinggi semakin meningkat seiring dengan tuntutan ekonomi, kebutuhan pengalaman kerja, serta keinginan untuk mandiri. Namun, peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja berpotensi menimbulkan tekanan psikologi, terkhusus stress akademik yang dapat berkembang menjadi burnout. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work life balance dan tingkat burnout pada mahasiswa pekerja di Universitas Pelita Bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi person. populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa yang aktif berkuliah dan bekerja, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala interval yang disebarkan secara daring. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi dan regresi linier dengan bantuan perangkat SPSS versi 21.0. hasil penelitian menunjukan bahwa work life balance memiliki hubungan negatif terhadap tingkat burnout, yang berarti semakin tinggi work life balance maka tingkat burnout cenderung menurun. Namun, hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik (sig = 0,057 > 0,05), sehingga work life balance belum dapat dinyatakan berpengaruh secara langsung terhadap burnout. temuan ini menunjukan bahwa tingkat burnout pada mahsiswa pekerja juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti durasi kerja, tuntutan akademik, manajemen stress, dukungan sosial, serta fleksibelitas kebijakan akdemik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dalam upaya menurunkan tingkat burnout pada mahasiswa pekerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5