cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
sambarajurnal@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
sambarajurnal@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan RT/RW 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29855373     DOI : https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v2i3.595
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Service is a scientific publication published by CV Putra Publisher publishing various fields of community service, covering various disciplines, including education, human resource development, poverty alleviation based on local resources; management of rural and coastal areas based on local resources, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, development of environmentally sound technology, health, nutrition, art, literature and culture
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
Diagnosis Komunitas dan Intervensi: Strategi Promotif dan Preventif Hipertensi Berbasis Rumah Tangga Dusun Wonocatur, Banguntapan, Bantul Rochana Ruliyandari; Raden Mahesa Putra Santika Munggaran; Berliana Maharani Zakiyyah; Rara Tazkia Nabila4, Nada Abelia Azizah; Nada Abelia Azizah; Adelia Nur Sadrina
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.1440

Abstract

Hipertensi adalah salah satu isu kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan dan pengontrolan melalui pendekatan berbasis komunitas yang bersifat promotif dan preventif. Hasil dari diagnosis komunitas di RT 07 Dusun Wonocatur, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, menunjukkan banyak warga memiliki tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh rendahnya aktivitas fisik, kurangnya konsumsi sayur dan buah, serta gaya hidup yang tidak sehat. Kegiatan pelayanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui pemberdayaan komunitas. Metode pelaksanaan mencakup pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner yang dilakukan dari pintu ke pintu, penentuan prioritas masalah dengan menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth), serta pengembangan solusi melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Intervensi yang dilakukan meliputi kegiatan jalan sehat dan senam bersama, diikuti dengan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dan penerapan gaya hidup sehat. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 51,6 pada pre-test menjadi 89,2 pada post-test, yang mencerminkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kegiatan ini dapat disimpulkan sebagai berhasil dalam meningkatkan partisipasi, kesadaran, dan pemberdayaan masyarakat untuk mengontrol hipertensi secara berkelanjutan berbasis komunitas.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Camilan Sehat Berbasis Ubi Ungu di Desa Rumbia Hamsidar Hasan; Madania; Reski Manno
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.1949

Abstract

Ubi ungu (Ipomoea batatas L.) merupakan pangan lokal yang kaya serat dan antosianin sehingga potensial dikembangkan menjadi camilan sehat bernilai ekonomi. Pemanfaatan ubi ungu di Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo masih terbatas pada pengolahan rumah tangga sederhana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ubi ungu menjadi camilan sehat inovatif. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Februari 2026 dengan 50 peserta. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pengemasan sederhana, pengenalan branding, dan evaluasi melalui pre-test serta post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta. Peserta dengan nilai kurang dari 60 menurun dari 22 orang (44%) menjadi 0 orang (0%). Peserta dengan nilai lebih dari 80 meningkat dari 5 orang (10%) menjadi 26 orang (52%). Persentase peserta dengan kategori baik hingga sangat baik (nilai ≥71) meningkat dari 30% menjadi 86%. Pelatihan partisipatif efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat ubi ungu, teknik pengolahan camilan sehat, dan peluang usaha pangan lokal.
Edukasi Hukum Tentang Kohabitasi Dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Telukjambe Timur Karawang Lili Halimah; Feniawati Darmana; Regina Dalih Gandes Ivoni Lubis; Farida Sartika; Aling Heryani
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.1995

Abstract

Kohabitasi merupakan fenomena sosial yang berkembang di wilayah dengan mobilitas penduduk tinggi, termasuk Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum warga tentang kohabitasi dalam perspektif hukum positif Indonesia dan norma sosial lokal. Kegiatan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas perangkat desa, ibu rumah tangga, dan warga umum. Metode pelaksanaan menggunakan penyuluhan partisipatif melalui ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi penyuluhan mencakup konsep kohabitasi, pengaturan Pasal 412 KUHP baru, batas delik aduan, dampak sosial, dan mekanisme respons masyarakat yang sesuai hukum. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 41,67 pada pre-test menjadi 75,33 pada post-test, atau naik 33,66 poin dengan persentase peningkatan 80,78%. Kategori pemahaman peserta berubah dari rendah menjadi tinggi, sedangkan diskusi menunjukkan peningkatan kemampuan peserta membedakan kepedulian sosial, pelanggaran norma, dan tindakan main hakim sendiri. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi hukum partisipatif dapat memperkuat kesadaran hukum dan pengawasan sosial berbasis komunitas sebagai upaya preventif terhadap praktik kohabitasi.
Penguatan Tradisi Sarwah Sebagai Inovasi Sosial Dalam Meningkatkan Solidaritas dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Karanganyar Paiton Probolinggo Ahmad Taufiki; Muzammil
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2037

Abstract

Modernisasi dan arus globalisasi kerap mengikis nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi perekat sosial di masyarakat perdesaan. Di Desa Karanganyar, Paiton, Probolinggo, pelestarian tradisi lokal seperti "Sarwah" menghadapi tantangan memudarnya ikatan sosial. Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi budaya yang tidak hanya berakar pada masa lalu, tetapi juga berfungsi sebagai respons adaptif terhadap kebutuhan kekinian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran Tradisi Sarwah sebagai bentuk inovasi sosial. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka teori inovasi sosial dan solidaritas mekanik maupun organik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pemuda setempat, serta studi literatur terkait kebudayaan lokal. Hasil Temuan penelitian menunjukkan bahwa penguatan Tradisi Sarwah berhasil mentransformasikan nilai kultural menjadi modal sosial yang kuat. Tradisi ini terbukti menumbuhkan kembali semangat gotong royong, memperluas ruang komunikasi warga, serta menjadi wadah kolaboratif yang memberdayakan masyarakat secara inklusif dalam berbagai kegiatan sosial ekonomi. Kesimpulannya Tradisi Sarwah bukan sekadar ritual kebudayaan, melainkan instrumen inovasi sosial yang sangat efektif. revitalisasi tradisi ini mampu menguatkan kohesi sosial dan menjadi katalisator bagi pemberdayaan masyarakat perdesaan yang mandiri dan berkelanjutan.
Pendampingan Implementasi Modul Fiqih Shalat Berbahasa Indonesia Sebagai Media Adaptasi Akademik dan Keagamaan Santri Baru Moch. Ridwan Kamil; Muzammil Muzammil
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2049

Abstract

Perbedaan kampung awal santri baru dalam memahami fiqih shalat, keterbatasan bahan ajar berbahasa Indonesia yang sistematis, serta tingginya ketergantungan terhadap penjelasan ustadz menjadi kendala dalam pembelajaran di Pondok Pesantren Nurul Wafa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan dan mendampingi penggunaan Modul Pendidikan dan Pelatihan Fiqih Shalat sebagai media pembelajaran yang mendukung adaptasi akademik dan keagamaan santri baru. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahap, meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi modul, pendampingan pembelajaran, praktik fiqih shalat, dan evaluasi. Hasil program menunjukkan bahwa penggunaan modul mampu meningkatkan pemahaman santri terhadap konsep dan praktik fiqih shalat, mendorong partisipasi aktif dalam proses pembelajaran, serta memperkuat kemandirian belajar melalui pemanfaatan modul secara mandiri. Program ini juga menghasilkan model pendampingan pembelajaran yang aplikatif dan mudah direplikasi. Dengan demikian, modul fiqih shalat berbahasa Indonesia efektif mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus memfasilitasi proses adaptasi santri baru di lingkungan pesantren.
Pendampingan Hukum Masyarakat Pesisir Terhadap Pertanggungjawaban Korporasi Atas Dampak Lingkungan Akibat Kegiatan Ship To SHIP di Muara Berau Anita; Marjan; Melinda; Aullia Vivi Yulianingrum
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2068

Abstract

Perkembangan aktivitas pelayaran di Muara Berau, Kalimantan Timur, memerlukan regulasi untuk menjamin keselamatan dan efisiensi operasional di pelabuhan, terutama terkait dengan kegiatan Ship to Ship (STS) transfer batubara. Sejak meningkatnya permintaan batubara pasca krisis energi global, lebih dari 100 kapal per bulan melakukan alih muatan, yang berpotensi meningkatkan risiko pencemaran lingkungan jika tidak diatur dengan baik. Masalah pencemaran muncul akibat kelebihan muatan, kelalaian operator, cuaca buruk, gelombang laut, dan kurangnya pengamanan transfer wilayah. Selain itu, banyak kapal yang diduga membuang limbah operasional secara sembarangan, yang mengakibatkan perubahan warna dan kualitas udara, serta berdampak negatif terhadap biota laut. Penurunan hasil tangkapan ikan oleh nelayan lokal menjadi salah satu dampak yang dirasakan. Pemerintah telah menetapkan kawasan tersebut sebagai perairan wajib pandu kelas I dan menerapkan zona terlarang, namun pelaksanaannya masih menghadapi tantangan serius seperti ketidakpatuhan dan pelanggaran regulasi. Pendampingan Hukum di Pesisir Muara Berau melibatkan mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman warga tentang dampak pencemaran dari aktivitas STS. Metode interaktif seperti simulasi lapangan, peta masalah partisipatif, dan pendampingan bergerak digunakan untuk mendiskusikan isu-isu hukum yang relevan. Meskipun inovatif, tantangan setelah mahasiswa kembali ke kampus masih menjadi masalah. Diperlukan tindakan lanjutan agar pengetahuan tetap terjaga dan masyarakat mandiri mengadvokasi hak-hak mereka. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum masyarakat mengenai regulasi keselamatan pelayaran dan pencemaran lingkungan. Manfaatnya adalah memberikan pengetahuan hukum praktis dan pemahaman hak-hak masyarakat terdampak, serta meningkatkan kesadaran melaporkan pelanggaran. Dampak yang diharapkan adalah penurunan pelanggaran STS, perbaikan kualitas udara, peningkatan hasil tangkapan ikan, pengurangan konflik nelayan dengan kapal niaga, dan menjadikan mahasiswa UMKT sebagai agen perubahan dalam masyarakat pesisir.
Digital Health Education And Technology Utilization For Midwives and Village Health Cadres: A Multi-Media Approach Khoirun Nisa; Rian Ardianto; Krisna Widi Nugraha; Arif Setia Sandi A; Anggit Wirasto; Atina Salamah
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2074

Abstract

The utilization of digital technology in health education by community health cadres remains suboptimal due to low digital literacy and reliance on manual systems. This community service program aimed to enhance the capacity of cadres in utilizing digital technology as an effective health education medium. Conducted in Karangrau Village, Banyumas, the activity involved 25 participants, comprising village midwives and community empowerment cadres. The intervention utilized the SMART-CARE Model, integrating a multi-media approach consisting of an interactive educational website, pocket guidebooks, and instructional videos. Evaluation results demonstrated a substantial improvement in participants' understanding, with the average pre-test score increasing from 81% to 97% in the post-test. Furthermore, participants showed enhanced practical skills in accessing and applying digital media for health information delivery, leading to increased technical confidence. In conclusion, the SMART-CARE-based multi-media approach effectively bridged the digital literacy gap and empowered cadres as sustainable community health education agents.
Literasi Hukum: Melindungi Konsumen Digital dari Penipuan, Kebocoran Data, dan Klausula Baku Mieke Aprilia Utami; Putri Gemala Sari; Natan Tebai; Susanti; Suriyadi
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2091

Abstract

Perkembangan transaksi digital melalui marketplace memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas jual beli secara daring. Namun, peningkatan penggunaan marketplace juga diikuti oleh berbagai permasalahan, seperti penipuan online, penyalahgunaan data pribadi, dan penggunaan klausula baku yang sering kali belum dipahami oleh konsumen. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan literasi hukum agar masyarakat mampu memahami hak dan kewajibannya dalam melakukan transaksi digital secara aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan hukum konsumen melalui sosialisasi dan pendampingan terkait transaksi digital yang aman. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, sosialisasi secara luring (offline), pendampingan secara daring (online), diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai cara mengenali modus penipuan online, pentingnya menjaga keamanan data pribadi, memahami klausula baku pada marketplace, serta mengetahui mekanisme perlindungan hukum apabila mengalami kerugian dalam transaksi digital. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi hukum peserta dan diharapkan dapat mendukung terciptanya perilaku masyarakat yang lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan marketplace sebagai sarana transaksi digital.
Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional di Panti Asuhan Vita Dulcedo St. Lucy Filipini Medan Heka Maya Sari; Joen Parningotan Purba; Intan Siboro; Herlina Nduru; Riny Olivia Pah; Gressella Kristiana br Bangun; Sanni Clara Teresia Parhusip
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.2096

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting yang harus distimulasi sejak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, menjaga keseimbangan tubuh, berkoordinasi, serta membangun rasa percaya diri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan perkembangan tersebut adalah melalui permainan tradisional yang bersifat edukatif dan menyenangkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui penerapan permainan tradisional di Panti Asuhan Vita Dulcedo St. Lucy Filipini Medan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipasi dengan tahapan observasi, persiapan, pelaksanaan permainan tradisional, pendampingan, observasi, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 20 orang anak yang dibagi ke dalam beberapa kelompok. Permainan yang digunakan meliputi engklek, lompat tali, dan tam-tam buku sebagai media stimulasi perkembangan motorik kasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menjaga keseimbangan, koordinasi gerak, kelincahan, keberanian, serta kemampuan bekerja sama. Selain meningkatkan aspek motorik kasar, permainan tradisional juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial dan emosional peserta melalui aktivitas bermain secara berkelompok. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional merupakan media pembelajaran yang efektif, sederhana, dan menyenangkan dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Oleh karena itu, permainan tradisional dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran di sekolah maupun lembaga sosial
Dampak Modul Interaktif Literasi Digital Terhadap Kemampuan Pengolahan Data dan Keamanan Informasi Pelaku UMKM di Kota Kupang Hanna Mariana Baun; Bonie Empy Giri; Moshe M. Rupilu
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2134

Abstract

Transformasi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi, khususnya pada aspek pengolahan data dan keamanan informasi. Namun, sebagian besar pelaku UMKM di Kota Kupang masih menghadapi keterbatasan literasi digital sehingga pengelolaan data usaha belum optimal dan kesadaran terhadap keamanan informasi masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengukur dampak penerapan modul interaktif literasi digital terhadap peningkatan kemampuan pengolahan data dan keamanan informasi pada pelaku UMKM. Program ini dilaksanakan selama 4 minggu yang diikuti oleh 30 peserta pelaku UMKM mikro sektor perdagangan dan jasa. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan modul interaktif, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Materi pelatihan mencakup pengolahan data menggunakan aplikasi spreadsheet, pengelolaan data pelanggan, perlindungan kata sandi, pencadangan data, serta mitigasi ancaman siber sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 54,2 pada pretest menjadi 83,0 pada posttest (peningkatan sebesar 53,1%), dengan nilai signifikansi p < 0,05 dan ukuran efek (effect size) yang kuat (d = 0,85). Program ini menunjukkan bahwa penggunaan modul interaktif efektif meningkatkan kompetensi digital pelaku UMKM dan berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital usaha kecil.