TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam. ISSN: 2985-5233 is the Islamic Educational Research Journal published every six months in June and December by the Prodi PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAI Al Muhammad Cepu, Blora, Jawa Tengah, Indonesia. The journal focuses its scope on the issues of Islamic education. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionals in the field of Islamic education to publish their researches in our Journal.
Articles
42 Documents
ALLAMAH MUHAMMAD HUSAIN THABATHABA’I: STUDI TOKOH DAN PEMIKIRAN ISLAM DENGAN PENDEKATAN SEJARAH
Karjo Karjo;
Imam Fathoni;
Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam kajian Islam, diantara pembahasan yang menarik adalah tentang studi tokoh dan pemikirannya. Membahas biografi seperti menyelami lautan yang dalam dan luas. Menjadi menarik sebab pemikiran para tokoh, apalagi klasik, selalu mampu melintasi batas ruang dan waktu. Seperti halnya Allamah Muhammad Husain Thabathaba’i. Cara pandangnya terhadap teks Al-Qur’an berbeda dengan keumuman kaum Syiah. Metodologi Tafsir Al Qur’an yang dipakai tidak sebatas bil ma’tsur, bil ra’yi tetapi juga banyak mengambil pendapat para ulama. Hasil kajiannya terhadap Al-Qur’an dengan menggunakan metodologi berbeda kemudian menghasilkan fatwa tentang taqiyyah kaum Syiah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, pemaparan analisisnya bersifat deskriptif dan kritis. Objek formalnya yaitu studi pemikiran tokoh, sementara objek materialnya yaitu karya-karya penting dan terkenal dari Allamah Muhammad Husain Thabathaba’i atau buku-buku yang membahas tentang tokoh dan pemikiran.
Rekonstruksi Pendidikan Islam di Era Globalisasi
Siti Afifah Adawiyah;
Meitia Rosalina Yunita Sari
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 1 (2022): Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Arus globalisasi saat ini menimbulkan banyak sekali perubahan dari segala aspek kehidupan. Perubahan ini tidak dapat dihindari akibat ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih. Hal ini menggugah kesadaran masyarakat umum akan pentingnya pendidikan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan kewajiban bagi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Rekonstruksi Pendidikan Islam di Era Globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (library research) kemudian menganalisis sumber sumber data yang diperoleh kedalam karya ilmiah ini. Hasil dari karya ilmiah ini yaitu Rekonstruksi pendidikan Islam di era globalisasi dilakukan untuk mempersiapkan pendidikan Islam menghadapi keadaan tersebut, dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut: (1) mewujudkan persatuan, (2) koordinasi peningkatan sumber daya manusia, dan (3) konsentrasi pemanfaatan dana. Kebijakan perubahan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka merupakan sebuah ikhtiar dan wujud dari prinsip dasar kurikulum change and continuity, yaitu hasil dari kajian, evaluasi, kritik, respon, prediksi, dan berbagai tantangan yang dihadapi. Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka diyakini sebagai kebijakan strategis dalam menyiapkan dan menghadapi tantangan globalisasi dan tuntutan masyarakat Indonesia masa depan
PENDIDIKAN KARAKTER DITINJAU DARI PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (RELEVANSI PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA DAN IBNU MISKAWAIH)
Ririn Rahmawati;
Ahmad Anwar
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 1 (2023): Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan karakter sudah lama dibicarakan, namun belum membawa perubahan yang signifikan bagi dunia pendidikan, sebaliknya. Semua elemen diharapkan dapat bekerja sama dalam menyelesaikan masalah ini. Di kalangan orang tua, guru dan masyarakat dapat memberikan contoh dan pengajaran terkait pendidikan karakter dengan melihat Ki Hajar Dewantara dan Ibnu Miskawaih. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research yang mengarah pada pemikiran karakter melalui sumber-sumber seperti dokumentasi, buku, dan jurnal. Dengan hasil penelitiannya adalah kedua tokoh tersebut memiliki konsep yang sama terkait pendidikan karakter yaitu mengedepankan aspek akhlak atau moral dalam pendidikan.
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SKI DI KELAS X MADRASAH ALIYAH (MA) BOJONEGORO
Hartoyo Hartoyo;
Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3, No 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi karena kegiatan belajar mengajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Islahiyah Bojonegoro yang cenderung pasif. Dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) guru selalu menggunakan metode ceramah dan kurangnya dalam penggunaan media yang menyebabkan siswa tidak menyukai pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Permasalahan yang sering terjadi dalam pelajaran sejarah kebudayaan Islam ialah rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar sejarah kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Islahiyah Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa efektivitas pembelajaran sejarah kebudayaan Islam dimulai dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, pementuan metode dan media pembelajaran serta strategi pembelajaran. Efektivitas penggunaan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar dilihat dari indicator kemampuan siswa menjawab pertanyaan melalui diskusi kelompok serta asesmen formatif dan sumatif secara terstruktur. Penggunaan media audio visual yang dilakukan berdampak positif pada hasil belajar sejarah kebudayaan Islam peserta didik.
Tafsir Kontekstual Fazlur Rohman
Andra Isnaini Kartomo;
Muhammad Akmaludin
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1, No 1 (2022): Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
      Al-Qur’an turun dengan bahasa Arab di kawasan Arab. Dengan demikian, pemahaman gramatikal dan kondisi sosio-historis menentukan penafsiran ayat yang ada dalam al-Qur’an. Penafsiran dengan pola pemahaman gramatikal umumnya berorientasi tekstual dan lepas dari kesejarahan dan sebab turunnya al-Qur’an. Penafsiran seperti itu akan menyebabkan Al-Qur’an dipahami secara eksklusif dan partikular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang Tafsir Kontekstual Fazlur Rahman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (library research). Hasil dari karya ilmiah ini yaitu Ilmu tafsir, termasuk hasil tafsirnya tidak bisa dilepaskan dari sebab turunnya ayat, kondisi sosio-historis, politik, ekonomi dan kebudayaan masyarakatnya. Dengan menempatkan ayat Al-Qur’anpada konteksnya, maka kandungan Al-Qur’anakan tetap terus relevan dengan kebutuhan manusia dan makhluk yang lain. Metode tafsir kontekstual yang ditawarkan Fazlur Rahman setidaknya telah menyediakan landasan filosofis untuk pengembangan penafsiran pada saat ini dan masa mendatang.
PENANAMAN NILAI- NILAI MODERASI BERAGAMA DI TAMAN PENDIDIKAN AL QURAN AL HIDAYAH NGRAHO BLORA
KADARISMANTO KADARISMANTO;
Ifa Jumrotun Naimah
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 1 (2023): Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Lembaga pendidikan memainkan peran strategis dalam memutus siklus kekerasan atas nama agama. Tujuan penelitan untuk bagaimana upaya guru menanamkan nilai -nilai moderasi beragama di TPQ Al Hidayah Ngraho, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. mengarahkan aktifitas belajar mengajar pada nilai-nilai moderasi beragama. Hasil penelitian ini: penanaman nilai-nilai moderasi beragama adalah Toleransi (tasamuh), keadilan (i`tidal), keseimbangan (tawazzun), kesetaraan, yag terdapat pada kegiatan doa pada saat pembelajaran dan pulang , antri saat pulang, dan berpamitan dengan gurunya saat pulang.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Muzakki, Ahmad;
Faridah, Zeni
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam rangka membentuk siswa berkarakter Pancasila, maka perlu menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini, salah satu cara menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini yakni dengan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran. Pancasila sendiri mengandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, keadilan yang sepatutnya kita implementasikan dalam pembelajaran guna membentuk siswa yang berkarakter ketuhanan serta berbudi luhur.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA DI MTS MIFTAHUL HUDA
Susanti, Nia;
Robiatin Musfa’ah, Umi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku kenakalan siswa kelas VIII di MTs Miftahul Huda Kedungtuban. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi strategi pedagogis berbasis nilai-nilai keislaman dalam membina karakter siswa dan mengarahkan mereka pada perilaku positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui triangulasi sumber untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memainkan peran sentral dalam membentuk sikap dan perilaku siswa melalui pengintegrasian nilai-nilai agama, moral, dan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. Selain itu, keberhasilan intervensi guru PAI juga ditentukan oleh kolaborasi aktif antara sekolah, lingkungan sosial, dan keluarga. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan agama Islam sebagai fondasi dalam pembinaan moral remaja serta kontribusi signifikan guru PAI dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bernuansa religius.
STRATEGI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI SMPIT TAQIYYA ROSYIDA
fatah;
Habibi, Rohim
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses pendidikan yang dapat terlaksana secara sukses tidak terlepas dari strategi yang digunakan oleh pendidik. Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam adalah salah satu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang diarahkan untuk menyiapkan peserta didik mengenal, memahami, menghayati Sejarah Kebudayaan Islam untuk dijadikan dasar pandangan hidup melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, penggunaan pengalaman dan pembiasaan. Namun sebagian besar siswa menganggap mata pelajaran SKI merupakan pelajaran yang kurang menarik. Hal ini banyak dipengaruhi oleh faktor proses pembelajaran yang kurang menyenangkan yang dipengaruhi kurangnya kreativitas seorang guru dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana strategi pembelajaran SKI di SMPIT Taqiyya Rosyida Surakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber informasi yang digunakan dalam penelitian ini yakni observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam merumuskan strategi pembelajaran sejarah, guru perlu memahami aspek- aspek terkait yang menjadi unsur pembelajaran. Aspek tersebut meliputi: 1) Karakteristik kelas, dengan mengetahui karakteristik kelas dan peserta didik guru mempunyai dasar untuk menyusun strategi pembelajaran. 2) Aspek perkembangan teknologi. Melalui kemajuan teknologi para guru dapat menggunakan berbagai media sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran. 3) Aspek relevansi materi ajar dengan lingkungan peserta didik.
KONSEP PLURALISME ABDURRAHMAN WAHID (DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM)
kaswari;
Kusairi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam dunia pendidikan islam, Siapa yang tidak kenal dengan KH abdurrahman Wahid, atau yang sering kita panggil Gus Dur. Selain itu di luar sana banyak yang mengenalnya dengan bapak Pluralisme. Maka akan menarik jika kita membahas tentang bagaimana Pluralisme dalam Islam? bagaimana potret masyarakat dan pendidikan islam di Indonesia? bagaimana Konsep Pluralisme Abdurrahman Wahid dalam perspektif pendidikan islam? Yang membuat pembahasan ini menjadi menarik karena Masyarakat Indonesia telah sejak berabad-abad yang lalu hidup dalam kemajemukan dan berbasis pada multikultural lapisan etnisitas dan agama-agama. Sehingga Konsep Pluralisme Abdurrahman Wahid Dalam Perspektif Pendidikan Islam bisa tidak di gunakan oleh masyarakat indonesia