cover
Contact Name
Rohim Habibi
Contact Email
habib.rohim83@gmail.com
Phone
+6281393304394
Journal Mail Official
habib.rohim83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Blora No.151, Wonotejo, Cepu, Kec. Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 58312
Location
Kab. blora,
Jawa tengah
INDONESIA
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 29855233     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam. ISSN: 2985-5233 is the Islamic Educational Research Journal published every six months in June and December by the Prodi PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAI Al Muhammad Cepu, Blora, Jawa Tengah, Indonesia. The journal focuses its scope on the issues of Islamic education. We invite scientists, scholars, researchers, as well as profesionals in the field of Islamic education to publish their researches in our Journal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Penggunaan Media Video Untuk Peningkatan Motivasi Belajar PAI Materi SKI Siswa Sekolah Dasar Befika Fitriya Dewi; Ika Nurhayati; Handayani Handayani; Purwanto Purwanto; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas media video dalam peningkatan motivasi belajar PAI Materi SKI Siswa SDN Karanganyar 03. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilatarbelakangi adanya dorongan dan kebutuhan siswa dalam belajar masih rendah, hal ini terbukti pada pembelajaran tidak semua siswa menyelesaikan tugas. Penelitian ini  bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar PAI pada materi SKI dengan menggunakan media video. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Karanganyar 03 kelas IV tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 10 anak. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus dengan 3 RPP yang berbeda. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan lembar observasi dengan 6 indikator motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 hasil prosentase 70,27% dengan kategori motivasi sedang, siklus II hasil prosentase 80,00% dengan kategori motivasi sedang, dan siklus III menghasilkan prosentase 86,38% dengan kategori motivasi tinggi. Hal tersebut menunjukkan kesimpulan bahwa penggunaan media video pada pelajaran PAI materi SKI dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
KONSEP DASAR SISTEM EVALUASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Liana Sari; Choerul Huda
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran bagaimana proses evalausi pembelajaran di sekolah. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan fokus utama pada evaluasi pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur, yang memanfaatkan topik dari penelitian tertentu untuk mendukung pengidentifikasian pertanyaan penelitian secara spesifik, serta mengolah bahan dari berbagai peneliti dan buku-buku yang relevan. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa evaluasi pembelajaran di kelas merupakan proses penentuan nilai belajar dan efektivitas pembelajaran, yang dilakukan melalui kegiatan penilaian dan pengukuran.
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SKI DI KELAS X MADRASAH ALIYAH (MA) BOJONEGORO Hartoyo Hartoyo; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena kegiatan belajar mengajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Islahiyah Bojonegoro yang cenderung pasif. Dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) guru selalu menggunakan metode ceramah dan kurangnya dalam penggunaan media yang menyebabkan siswa tidak menyukai pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Permasalahan yang sering terjadi dalam pelajaran sejarah kebudayaan Islam ialah rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar sejarah kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Islahiyah Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa efektivitas pembelajaran sejarah kebudayaan Islam dimulai dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, pementuan metode dan media pembelajaran serta strategi pembelajaran. Efektivitas penggunaan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar dilihat dari indicator kemampuan siswa menjawab pertanyaan melalui diskusi kelompok serta asesmen formatif dan sumatif secara terstruktur. Penggunaan media audio visual yang dilakukan berdampak positif pada hasil belajar sejarah kebudayaan Islam peserta didik.
MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DALAM KULTUR SEKOLAH PESANTREN Adi Kusmanto; Rohim Habibi; Susanti Susanti
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the world of education, discipline is often ignored by students. Even though the school has installed and implemented school rules, in fact there are still students who behave less than disciplined. This research aims to determine the application of reward and punishment in the learning process in strengthening disciplined character. This research uses a qualitative approach with a case study type. Data collection methods use interviews, observation and documentation. The results of this research are that in its application MI Al Urwatul Wutsqo 1 Jombang gives a reward when a child performs a good action and gives punishment when a child performs an action that violates the rules and regulations. The application of the Reward and Punishment method at MI Al Urwatul Wutsqo 1 Jombang always takes into account the situation and conditions so that rewards and punishment are given according to needs. The forms of reward given are verbal and non-verbal rewards, while punishment is also the same, the teacher gives verbal punishment in the form of a verbal warning, and non-verbal punishment in the form of writing down the student's name in the violation book followed by mental development by calling the student's parents and memorizing several letters in Al-Qur'an, praying and reading prayers as well as cleaning classrooms, sweeping the madrasa yard and bathrooms. Apart from that, an effort to assess the success of rewards and punishment in shaping students' disciplinary character is to use process evaluation, namely an assessment carried out during the learning process by observing students' daily attitudes when they are in the madrasah environment.
ALLAMAH MUHAMMAD HUSAIN THABATHABA’I: STUDI TOKOH DAN PEMIKIRAN ISLAM DENGAN PENDEKATAN SEJARAH Karjo Karjo; Imam Fathoni; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kajian Islam, diantara pembahasan yang menarik adalah tentang studi tokoh dan pemikirannya. Membahas biografi seperti menyelami lautan yang dalam dan luas. Menjadi menarik sebab pemikiran para tokoh, apalagi klasik, selalu mampu melintasi batas ruang dan waktu. Seperti halnya Allamah Muhammad Husain Thabathaba’i. Cara pandangnya terhadap teks Al-Qur’an berbeda dengan keumuman kaum Syiah. Metodologi Tafsir Al Qur’an yang dipakai tidak sebatas bil ma’tsur, bil ra’yi tetapi juga banyak mengambil pendapat para ulama. Hasil kajiannya terhadap Al-Qur’an dengan menggunakan metodologi berbeda kemudian menghasilkan fatwa tentang taqiyyah kaum Syiah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, pemaparan analisisnya bersifat deskriptif dan kritis. Objek formalnya yaitu studi pemikiran tokoh, sementara objek materialnya yaitu karya-karya penting dan terkenal dari Allamah Muhammad Husain Thabathaba’i atau buku-buku yang membahas tentang tokoh dan pemikiran.
PROBLEMA ESSENSIAL FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN ISLAM Imam Fathoni; Rohim Habibi
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2024): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dalam terminologi agama kita disebut dengan tarbiyah, yang mengandung arti dasar sebagai pertumbuhan, peningkatan, atau membuat sesuatu menjadi lebih tinggi, maka hal ini mengandung asumsi bahwa dalam setiap diri manusia sudah terdapat bibit-bibit kebaikan. Fisafat tidak dapat dipisahkan dari pendidikan karena dengan filsafatlah kebenaran tentang pendidikan akan ditemukan kemudian pendidikan akan menuju kepada kemajuan dan dapat berinovasi. Penelitian ini menggunakan setting kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (Lybrary Reseacrh) 
Rekonstuksi Paradigma Manajemen dan Kurikulum Transformatif Dalam Implementasi Filsafat Pendidikan Islam Inklusif Kontemporen Deden
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2025): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58403/jpai.v6i2.652

Abstract

This study explores the reconstruction of transformative management and curriculum paradigms in the implementation of inclusive Islamic education philosophy in a contemporary context. The research problem arises from the stagnation of conventional Islamic education practices that are still normative and less adaptive to social change. This study aims to develop a conceptual and practical curriculum and management model that integrates philosophical values, inclusive principles, and transformative educational goals. Using a qualitative case study approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis in three Islamic educational institutions that have implemented inclusive curriculum innovations. The research findings reveal that transformative management and curriculum reconstruction in Islamic education emerged through three key processes: philosophical reorientation based on monotheism and justice; managerial reform emphasizing participatory leadership; and pedagogical transformation integrating religious knowledge and modern science. These processes foster a more inclusive, humanistic, and reflective learning environment. This study concludes that reconstructing the Islamic education paradigm requires a holistic synergy between curriculum design, institutional management, and philosophical foundations. The resulting Transformative Curriculum Management Model Based on the Philosophy of Inclusive Islamic Education offers theoretical and practical contributions to strengthening the relevance and adaptability of Islamic education in an era of global transformation.
Rekonstruksi Filosofis Hakikat Evaluasi Dalam Pendidikan Islam: Tinjauan Metodologi Tarbiyah Faridatus Shofiyah; Syaifuddin Zuhri; Rahma Nurwahyuningsih
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2025): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58403/jpai.v6i2.693

Abstract

Praktik evaluasi dalam Pendidikan Islam saat ini mengalami reduksi makna, terjebak pada pengukuran kognitif-materialistis dan mengabaikan dimensi spiritual. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi hakikat evaluasi pendidikan dengan mengintegrasikan kembali prinsip-prinsip metodologi Tarbiyah. Melalui studi kepustakaan analitis-kritis terhadap literatur turats dan kontemporer, penelitian ini menemukan bahwa evaluasi dalam Islam bukan sekadar alat ukur capaian akademik, melainkan mekanisme muhasabah (introspeksi) untuk mengukur integritas nafs. Rekonstruksi ini mengubah orientasi evaluasi dari judgement (penghakiman) semata menjadi instrumen tazkiyah (penyucian diri) yang berbasis pada keadilan Rabbaniyah. Implikasi teoretisnya menegaskan bahwa evaluasi harus bersifat komprehensif, menyatukan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam bingkai Tauhid, guna melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki akuntabilitas ukhrawi
Menegakkan Tata Tertib Berbasis Iman: Analisis Prinsip Amanah dan Disiplin dalam Hadis terhadap Budaya Sekolah Hukaimah; Afina Mahbubah; Yuliana Fajar Nur Hidayati; Istiana
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2025): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58403/jpai.v6i2.662

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep amanah, disiplin waktu, dan peran guru sebagai uswah (teladan) dalam perspektif pendidikan Islam. Kajian dimulai dari landasan teologis konsep amanah berdasarkan Q.S. An-Nisa: 58 serta hadis-hadis Nabi SAW yang menegaskan amanah sebagai fondasi moral dalam kehidupan manusia. Nilai amanah kemudian dipahami dalam dua dimensi, yaitu prinsip sebagai pengendalian diri intrinsik dan penerapannya melalui tata tertib sekolah yang mencakup amanah terhadap waktu, sarana, dan pengetahuan. Analisis terhadap hadis Ibnu Umar menunjukkan bahwa disiplin waktu merupakan elemen penting dalam pembentukan karakter siswa, terutama melalui prinsip anti-penundaan dan efisiensi waktu. Nilai-nilai tersebut ditegaskan kembali dalam sistem kedisiplinan sekolah serta diperkuat oleh konsep ketaatan kepada pemimpin berdasarkan hadis riwayat Shahih Bukhari 2737. Selain itu, kajian ini menekankan peran strategis guru sebagai uswah yang tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi menjadi figur moral yang perilakunya ditiru oleh siswa. Keteladanan guru yang berlandaskan amanah profesi, konsistensi perilaku, dan integritas terbukti memiliki dampak signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara amanah, disiplin waktu, dan keteladanan guru membentuk ekosistem pendidikan yang efektif dalam menumbuhkan karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab pada peserta didik.
Building Academic and Spiritual Excellence at Al-Noori Muslim School Australia: a Holistic Approach Isma Nur Hanifa; Umi Robi’atin Musfa’ah
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 2 (2025): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58403/jpai.v6i2.705

Abstract

This research examines the implementation of an Islamic value-based holistic education approach at Al-Noori Muslim School, Australia, as a model for integrating academic, spiritual, and social excellence. Employing a qualitative method with content analysis, this study investigates curriculum documents, school policies, and various pedagogical practices to understand how Islamic values are integrated into modern education. The findings indicate that Al-Noori Muslim School successfully harmonizes the Australian Curriculum with Islamic teachings through integrated learning in subjects such as Business Studies, Economics, and Arabic, as well as through spiritual experiences like Umrah programs, religious camps, and the habitual practice of Islamic values in daily activities. Learning support programs further reflect Islamic values of inclusivity and compassion. However, the implementation of this holistic model faces challenges, including the pressure of national academic standards, limitations in teacher competency regarding value integration, and the need to maintain a balance between academic and spiritual demands. Strategies employed to address these issues include teacher professional development, cross-curricular collaboration, experiential learning, and integrated assessments encompassing both academic and character (akhlak) aspects. This study concludes that an Islamic value-based holistic approach is capable of nurturing students into insan kamil (the perfect human)—individuals who are knowledgeable, faithful, and of noble character. Furthermore, this model serves as a reference for other Islamic schools in navigating the challenges of modern education without compromising Islamic principles.

Page 3 of 4 | Total Record : 31