cover
Contact Name
Muhammad Syahwal
Contact Email
muhammadsyahwal@karyakesehatan.ac.id
Phone
+6282188954899
Journal Mail Official
ojs.k2jce@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. AH. Nasution No. 89 G Anduonohu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement
ISSN : -     EISSN : 29648998     DOI : https://doi.org/10.46233/k2jce.v1i01
Core Subject : Health,
Wadah publikasi karya ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat khususnya dibidang kesehatan. Artikel yang diterbitkan di Karya Kesehatan Journal of Community Engagement melalui proses peer-review double-blind . Dengan demikian, keputusan diterima atau tidaknya artikel yang disajikan menjadi hak Dewan Redaksi berdasarkan rekomendasi peer reviewer. Harap penulis membaca dan memahami pedoman penulisan, naskah yang tidak sesuai dengan pedoman jurnal akan ditolak oleh tim redaksi sebelum ditinjau. Tim redaksi hanya akan menerima naskah yang memenuhi persyaratan format yang telah ditentukan.
Articles 72 Documents
Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Senam Lansia Pada Penderita Hipertensi Indra Indra; Maryadi Maryadi
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1695

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami oleh lansia akibat perubahan fisiologis pada sistem kardiovaskular seiring bertambahnya usia. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup lansia apabila tidak dikelola dengan baik. Selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan, salah satunya melalui Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) senam lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas fisik, membantu pengendalian tekanan darah, serta meningkatkan kebugaran dan kemandirian lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Terapi Aktivitas Kelompok dengan pendekatan dinamika kelompok. Kegiatan senam lansia dilaksanakan pada lansia penderita hipertensi di Desa Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, dengan durasi sekitar 15–20 menit. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap orientasi, tahap kerja berupa senam lansia, dan tahap terminasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap partisipasi, kemampuan lansia dalam mengikuti gerakan senam, serta respon verbal dan nonverbal selama kegiatan berlangsung. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa lansia mampu mengikuti dan mempraktikkan gerakan senam lansia dengan baik sesuai kemampuan masing-masing. Lansia menunjukkan respon positif, antusiasme, serta merasa lebih rileks dan segar setelah mengikuti kegiatan. Terapi Aktivitas Kelompok senam lansia dapat disimpulkan sebagai salah satu intervensi keperawatan gerontik yang efektif dan bermanfaat dalam membantu pengendalian tekanan darah serta meningkatkan kualitas hidup lansia penderita hipertensi.
Pola Makan Sehat Cegah Obesitas Pada Anak Sekolah Dasar Di SDN 20 Dungingi Kota Gorontalo Cindy Puspita Sari Haji Jafar; Nur Fitriah Jumatrin
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1708

Abstract

Obesitas pada anak usia sekolah merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan di masa mendatang. Pola makan yang tidak sehat menjadi salah satu faktor utama penyebab obesitas pada anak. Upaya pencegahan obesitas dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak mengenai pentingnya pola makan sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang pola makan sehat sebagai upaya pencegahan obesitas. Kegiatan dilaksanakan di SDN 20 Dungingi Kota Gorontalo pada tanggal 31 Oktober 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 32 siswa kelas IV. Metode kegiatan dilakukan melalui pendidikan kesehatan menggunakan ceramah, demonstrasi, permainan edukatif, dan praktik memilih makanan sehat menggunakan replika makanan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan metode tanya jawab langsung serta observasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pola makan sehat dan pencegahan obesitas setelah diberikan pendidikan kesehatan. Peserta mampu mengenali jenis makanan sehat, memahami pentingnya gizi seimbang, serta lebih tepat dalam memilih makanan sehat pada sesi praktik. Kegiatan pendidikan kesehatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pola makan sehat sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu strategi pencegahan obesitas pada anak usia sekolah secara berkelanjutan. Abstract. Obesity among school-age children is an increasing public health problem that may lead to various health complications in the future. Unhealthy eating habits are considered one of the main contributing factors to childhood obesity. Prevention efforts can be implemented through health education to improve children’s knowledge and awareness regarding healthy eating habits. This community service activity aimed to enhance elementary school students’ understanding of healthy eating habits as an effort to prevent obesity. The activity was conducted at SDN 20 Dungingi, Gorontalo City, on October 31, 2025, involving 32 fourth-grade students. The activity was carried out through health education methods consisting of lectures, demonstrations, educational games, and practical sessions using food replicas to identify healthy foods. Evaluation was conducted through pre-test and post-test using direct questioning methods and observations during the activity. The results showed an improvement in students’ understanding of healthy eating habits and obesity prevention after receiving health education. Participants were able to identify healthy foods, understand the importance of balanced nutrition, and more accurately select healthy foods during the practical sessions. This health education activity was effective in improving students’ knowledge regarding healthy eating habits and is expected to become a sustainable strategy for preventing obesity among school-age children.