cover
Contact Name
Muhlisin
Contact Email
jkpdbanten@gmail.com
Phone
+62819-0613-2274
Journal Mail Official
jkpdbanten@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syekh Nawawi Al Bantani, Palima Serang, Tlp.(0254) 267053 Fax. (054) 267052, Kota Serang 42127
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah (JKPD)
ISSN : 25974971     EISSN : 26850079     DOI : https://doi.org/10.56945/jkpd.v9i1.340
Core Subject : Humanities, Social,
Local Autonomy and Bureaucracy Regional Governance Politics and Public Services Regional Innovation and Development Regional Natural Resources and Environment Regional Fiscal Policy and Development Human Resource Management Development Other Issues in Regional Public Policy Field
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2022): June 2022" : 14 Documents clear
PENTINGNYA PENAMBAHAN MUATAN LOKAL PEMBELAJARAN SEJARAH PADA PERATURAN GUBERNUR BANTEN Abdul Somad; Endan Suwandana
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.137

Abstract

This research is based on implementation and obstacles in learning local history of Banten at the high school level in Banten Province. The methodology used is quantitative, qualitative and descriptive approach with two instruments, i.e. questionnaires and interviews. The results showed that almost 73% of high school history teachers have implemented local history lessons. The scope of local history ranges from historical objects/facts found in the locations closest to schools, districts/cities, to the Banten Province area. The most dominant teaching material is the period of the Sultanate of Banten and the period of the independence revolution. The most interesting finding is the national hero from Banten who was just appointed by the government in 2018, namely K.H. Syam'un as the most studied character. The obstacles faced in learning local history are the lack of teaching materials, learning media, and time allocation. The respondents expect the Banten Provincial Government to issue a policy to make local history a Local Content of the 2013 Curriculum.
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN AKUN BELAJAR.ID KEMENDIKBUD OLEH TENAGA KEPENDIDIKAN Dudi Wahyudi; Endan Suwandana
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.140

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to determine the effectiveness of the implementation of the Secretary General of the Ministry of Education and Culture policy which regulates the use of belajar.id accounts by the education personnel. The respondents of this study are school supervisors, principals, teachers and other education personnel throughout Indonesia with a total of 514 respondents with the largest portion of respondents (52.2%) from Banten Province. The method used in this study is survey method with questionnaire and written interview via Google Form. The interesting finding of this study is that the implementation of belajar.id policy has been effectively undergoing, as that proved with the following facts: (1) The majority of respondents have utilized belajar.id account for their daily activities, with varying frequency of use; (2) The use of belajar.id accounts is not only focused on one tool, but varied on three tools, i.e. Google Classroom, Google Form and Google Meet; (3) Training on the use of belajar.id accounts is obtained from Google Masters, colleagues, and others. Support from the government is still needed to further broaden the use of belajar.id accounts, since there are still respondents who have not received training on belajar.id accounts. Keywords: Evaluation of education policy, online learning, educational technology
PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA PENGELOLAAN LIMBAH BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) DI DESA SINDANGSARI, KECAMATAN PABUARAN, KABUPATEN SERANG Tauny Akbari; Moch Chairul Anwar
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan produksi bersih pada pengelolaan limbah budidaya jamur tiram. Pengamatan dilakukan pada salah satu usaha budidaya jamur tiram di Desa Sindangsari Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang. Metode yang digunakan untuk menganalisis alternatif penerapan produksi bersih adalah quick scanning terhadap keseluruhan proses produksi budidaya jamur tiram. Hasil identifikasi sumber limbah menunjukkan bahwa tahapan produksi yang berpotensi menimbulkan limbah adalah pembuatan baglog, perebusan dan sterilisasi media tanam, serta penanaman bibit jamur. Berdasarkan penentuan skala prioritas opsi produksi bersih diperoleh hasil urutan prioritas penerapan produksi bersih pada usaha budidaya jamur tiram yaitu (1) memanfaatkan arang sisa pembakaran sebagai pupuk, (2) mengolah limbah media tanam sebagai material kompos, (3) penggunaan kembali plastik bekas layak pakai sebagai baglog, dan (4) mendesain tungku pembakaran ramah lingkungan. Pembudidaya jamur tiram dapat menerapkan produksi bersih berdasarkan urutan skala prioritas tersebut sehingga usaha budidaya jamur tiram tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, namun juga menguntungkan secara lingkungan. Kata Kunci: Produksi bersih, pengelolaan limbah, budidaya jamur tiram.
EVALUASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL DALAM MEWUJUDKAN PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI PASAR PETIR KABUPATEN SERANG Neli Nur Laili; Riswanda Riswanda; Rina Yulianti
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.162

Abstract

ABSTRAK Revitalisasi Pasar Tradisional Petir merupakan program yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar pasar. Namun dalam penerapannnya, di pasar tersebut masih ada beberapa masalah pada sisi fasilitas prasarana penunjang dan minimnya sosialisasi. Penelitian ini dilakukan dari bulan Januari hingga Juni tahun 2021 dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan data diperoleh melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program revitalisasi Pasar Petir belum optimal terbukti dengan: belum terpeliharanya ketertiban pasar Petir, tidak semua fasilitas yang tersedia seperti kios/los diisi oleh pedagang, sumber daya aparatur dan tenaga pengelola pasar yang masih kurang, semberdaya prasarana penunjang tidak terpelihara dengan baik, minimnya sosialisasi dan penegakan mekanisme pemanfaatan fasilitas pasar kepada pedagang. Sebagai saran dari hasil penelitian adalah perlu adanya peningkatan evaluasi dan monitoring secara rutin oleh pejabat terkait dalam rangka mengetahui dan memantau aktivitas pasar baik dari segi fisik, manajemen, ekonomi dan sosial budaya, serta perlunya penambahan staf pengelola Pasar Petir Serang. Kata Kunci : Ekonomi lokal, kebijakan revitalisasi, pasar tradisional
EVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PENDIDIKAN MENENGAH DI PROVINSI BANTEN Subki Subki; Agus Sjafari; Arenawati Arenawati
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.167

Abstract

Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan menengah menjadi fokus Pemerintah Provinsi Banten sebagai upaya implementasi penyelenggaraan urusan wajib pelayanan dasar. Penelitian ini membahas mengenai evaluasi penerapan SPM Pendidikan Menengah yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dengan pendekatan teori evaluasi kebijakan publik CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan saran masukan bagi Pemerintah Provinsi Banten dalam Penerapan SPM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan SPM Pendidikan Menengah di Provinsi Banten belum optimal. Pada dimensi Context menunjukan Pemerintah Provinsi Banten telah mengintegrasikan muatan ke dalam dokumen RPJMD Provinsi Banten Tahun 2017-2022, diperlukan strategi untuk mendorong dan memberikan fasilitasi kepada satuan pendidikan dalam peningkatan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan upaya strategis percepatan sertifikasi pendidik dan pemetaan dan penambahan guru agar rasio guru dan siswa pada jenjang SMA dan SMK di Provinsi Banten. Pada dimensi Input, aspek sumber daya manuasia dan alokasi anggaran sudah cukup memadai, namun perlu dibentuk tim SPM Pendidikan Menengah tingkat Dinas untuk peningkatan pemahaman dan percepatan pemenuhan SPM pendidikan menengah. Pada dimensi Process, capaian indikator kinerja persentase guru SMA dan SMK bersertifikat pada Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan di bawah 50 persen dengan katagori sangat rendah, yang dihadapkan pada permasalahan terbatasnya kuota peserta program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari Pemerintah Pusat. Pada Product, cakupan pemenuhan SPM Pendidikan Menengah di Provinsi Banten belum semuanya terpenuhi. Kata kunci: Evaluasi, Standar Pelayanan Minimal (SPM), pendidikan menengah, kebijakan publik.
ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DESA TERINTEGRASI DI KABUPATEN SERANG Arta Rusidarma Putra; Silfiana Silfiana
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.172

Abstract

Peran teknologi informasi telah memberikan perubahan tanpa kecuali bagi Pemerintah Desa. Penyelenggaraan pelayanan berbasis teknologi informasi menjadi suatu kewajiban dalam membangun suatu Sistem Informasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014. Wilayah Kabupaten Serang sebagai daerah otonomi juga diharapkan dapat mengimplementasikan sistem informasi desa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan implementasi kebijakan sistem informasi desa yang ada di Kabupaten Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif data bersumber dari data sekunder dan primer analisis data menggunakan interaktif model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Sistem Informasi di Kabupaten Serang belum berjalan maksimal yang disebabkan kelemahan dalam koordinasi, aspek resources, disposition dan bureaucratic structure; dampak implementasi Sistem Informasi di Kabupaten Serang belum dinikmati oleh semua desa di Kabupaten Serang; dan terdapat faktor pendukung dalam implementasi Sistem Informasi diantaranya ketersediaan alokasi anggaran, pembagian tugas yang jelas masing-masing stakeholder, dan muatan Sistem Informasi Desa yang lengkap. Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Sistem informasi desa, Kabupaten Serang
IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE DALAM PENGADAAN LANGSUNG ELEKTRONIK PADA BIDANG PEMBINAAN SEKOLAH DASAR DISDIKBUD KABUPATEN SERANG Jali Gojali
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.190

Abstract

The ongoing manual direct procurement results in non-transparency of the process, doubtful accountability, limited public participation and will result in processes and outputs that are prone to fraud because they are not in accordance with applicable legal rules, and do not pay attention to the element of equality in it. This study aims to determine whether the implementation of Good Governance in direct electronic procurement policies in the Elementary School Development Sector is in accordance with the principles: transparency, competence, accountability, participation, the rule of law, and equality. This study uses qualitative methods, data collection through in-depth interviews with 12 informants, observations, and documentation. The results of research in the field of Elementary School Development explained that out of a total of 24 direct procurement packages, 23 packages (95%) were carried out electronically. The implementation of Good Governance in Electronic Direct Procurement has met the principles of transparency, competence, accountability, participation, the rule of law and equality. In particular, the principle of the rule of law policies regarding direct electronic procurement, both presidential regulation number 12 of 2021, government goods/service procurement policy agency regulations number 12 of 2021, as well as regent's circular letter number 027/2799/BPBJ-2021 are implemented properly in terms of factors communication, resources, dispositions, and the bureaucracy in it show that these policies support the creation of good governance. However, in terms of communication factors related to the mechanism of rules and policies, continuous socialization from the authorities is needed so that these mechanisms and policies can be implemented properly.
PENTINGNYA PENAMBAHAN MUATAN LOKAL PEMBELAJARAN SEJARAH PADA PERATURAN GUBERNUR BANTEN Somad, Abdul; Suwandana, Endan
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.137

Abstract

This research is based on implementation and obstacles in learning local history of Banten at the high school level in Banten Province. The methodology used is quantitative, qualitative and descriptive approach with two instruments, i.e. questionnaires and interviews. The results showed that almost 73% of high school history teachers have implemented local history lessons. The scope of local history ranges from historical objects/facts found in the locations closest to schools, districts/cities, to the Banten Province area. The most dominant teaching material is the period of the Sultanate of Banten and the period of the independence revolution. The most interesting finding is the national hero from Banten who was just appointed by the government in 2018, namely K.H. Syam'un as the most studied character. The obstacles faced in learning local history are the lack of teaching materials, learning media, and time allocation. The respondents expect the Banten Provincial Government to issue a policy to make local history a Local Content of the 2013 Curriculum.
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN AKUN BELAJAR.ID KEMENDIKBUD OLEH TENAGA KEPENDIDIKAN Wahyudi, Dudi; Suwandana, Endan
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.140

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study is to determine the effectiveness of the implementation of the Secretary General of the Ministry of Education and Culture policy which regulates the use of belajar.id accounts by the education personnel. The respondents of this study are school supervisors, principals, teachers and other education personnel throughout Indonesia with a total of 514 respondents with the largest portion of respondents (52.2%) from Banten Province. The method used in this study is survey method with questionnaire and written interview via Google Form. The interesting finding of this study is that the implementation of belajar.id policy has been effectively undergoing, as that proved with the following facts: (1) The majority of respondents have utilized belajar.id account for their daily activities, with varying frequency of use; (2) The use of belajar.id accounts is not only focused on one tool, but varied on three tools, i.e. Google Classroom, Google Form and Google Meet; (3) Training on the use of belajar.id accounts is obtained from Google Masters, colleagues, and others. Support from the government is still needed to further broaden the use of belajar.id accounts, since there are still respondents who have not received training on belajar.id accounts. Keywords: Evaluation of education policy, online learning, educational technology
PENERAPAN PRODUKSI BERSIH PADA PENGELOLAAN LIMBAH BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) DI DESA SINDANGSARI, KECAMATAN PABUARAN, KABUPATEN SERANG Akbari, Tauny; Anwar, Moch Chairul
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 6 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v6i1.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan produksi bersih pada pengelolaan limbah budidaya jamur tiram. Pengamatan dilakukan pada salah satu usaha budidaya jamur tiram di Desa Sindangsari Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang. Metode yang digunakan untuk menganalisis alternatif penerapan produksi bersih adalah quick scanning terhadap keseluruhan proses produksi budidaya jamur tiram. Hasil identifikasi sumber limbah menunjukkan bahwa tahapan produksi yang berpotensi menimbulkan limbah adalah pembuatan baglog, perebusan dan sterilisasi media tanam, serta penanaman bibit jamur. Berdasarkan penentuan skala prioritas opsi produksi bersih diperoleh hasil urutan prioritas penerapan produksi bersih pada usaha budidaya jamur tiram yaitu (1) memanfaatkan arang sisa pembakaran sebagai pupuk, (2) mengolah limbah media tanam sebagai material kompos, (3) penggunaan kembali plastik bekas layak pakai sebagai baglog, dan (4) mendesain tungku pembakaran ramah lingkungan. Pembudidaya jamur tiram dapat menerapkan produksi bersih berdasarkan urutan skala prioritas tersebut sehingga usaha budidaya jamur tiram tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, namun juga menguntungkan secara lingkungan. Kata Kunci: Produksi bersih, pengelolaan limbah, budidaya jamur tiram.

Page 1 of 2 | Total Record : 14