cover
Contact Name
Sofia Februanti
Contact Email
sofia.februanti@dosen.poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
+6285222942264
Journal Mail Official
tnj.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl Cilolohan no 35 Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Tasikmalaya Nursing Journal
ISSN : 30265614     EISSN : 30265614     DOI : https://doi.org/10.37160/tnj.v2i01
Core Subject : Health,
Jurnal ini diharapkan dapat menjadi wadah publikasi bagi dosen, mahasiswa, peneliti dalam bidang keperawatan. TNJ merupakan jurnal peer review yang dapat digunakan untuk mempublikasikan artikel, mendesiminasikan karya penelitian perawat di Indonesia Artikel yang akan diterima dalam TNJ antara lain sub bidang keperawatan dasar, keperawatan manajemen dan Pendidikan keperawatan, keperawatan medical bedah, keperawatan maternitas, keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan gerontic, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas. Jenis artikel yang diterima dalam TNJ merupakan hasil penelitian, literature review, studi kasus, dan lain-lain
Articles 39 Documents
The PENGARUH TERAPI MUROTTAL DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF (CHF) DI RUANG RAWAT INAP ABDURRAHMAN BIN AUF RSUD AL IHSAN BANDUNG Wahidin; Ida Rosdiana; Dewi Aryanti
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Tasikmalaya Nursing Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v4i01.884

Abstract

Background: Congestive heart failure (CHF) is a chronic condition often accompanied by sleep pattern disturbances resulting from paroxysmal nocturnal dyspnea, chest pain, and psychological distress, which significantly lowers the patients' quality of life. Objective: This study aimed to determine the effect of Murottal therapy and lavender aromatherapy on improving sleep quality in CHF patients. The research was conducted on two CHF patients of different genders undergoing treatment in the Abdurrahman Bin Auf Inpatient Ward at Al Ihsan Regional General Hospital, Bandung. Methods: This final scientific paper employed a comparative descriptive method on two distinct CHF patients. The nursing care process involved a combined intervention of listening to Murottal Al-Qur'an therapy and applying a lavender aromatherapy roll-on, administered for three consecutive days before bedtime. Results: The findings indicated an improvement in sleep quality, characterized by enhanced sleep duration, a reduced frequency of nocturnal awakenings, and an increase in the patients' subjective comfort. Conclusion: This therapy is proven to be an effective and practical non-pharmacological approach for enhancing the sleep quality of CHF patients and is recommended as a reference for providing nursing care to CHF patients with diminished sleep quality.
PENERAPAN TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI DAN AROMATERAPI MAWAR PADA PASIEN KECEMASAN AKIBAT HIPERTENSI Dwika Dwika Yulian Nur Ihsan; Iwan Somantri; Ridwan Kustiawan
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Tasikmalaya Nursing Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v4i01.929

Abstract

ABSTRACT Background : Anxiety is one of the most common psychological disorders, frequently found in patients with hypertension. Anxiety can trigger increased blood pressure and worsen the patient's condition. Non-pharmacological approaches such as five-finger hypnosis therapy and rose aromatherapy are alternative methods to help reduce anxiety without side effects. Objective: This study aims to describe the nursing care process, the implementation of five-finger hypnosis therapy and rose aromatherapy, and to evaluate anxiety responses in two hypertensive patients with anxiety symptoms. Methodology: This research used a qualitative method with a comparative case study design involving two clients experiencing hypertension accompanied by anxiety. The intervention was carried out over five consecutive days, with observation of changes in anxiety scores before and after therapy. Results: Assessment results showed that both clients experienced a decrease in anxiety levels from moderate to mild after receiving the combination therapy. Additionally, the clients demonstrated improved emotional regulation and stress response.
PENERAPAN PURSED LIPS BREATHING DAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP TINGKAT KELELAHAN (FATIGUE) PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DI RUANG RAWAT INAP ABDURAHMAN BIN AUF 2 RSUD AL-IHSAN BANDUNG Fauzi Ridwanul Hakim; Ida Rosdiana; Yanti Cahyati
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Tasikmalaya Nursing Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v4i01.933

Abstract

ABSTRACT Background: Chronic Kidney Disease (CKD) is a progressive condition characterized by structural and functional changes in the kidneys due to various causes. One common symptom experienced in Chronic Kidney Disease (CKD) is fatigue. One non-pharmacological approach to addressing fatigue is relaxation therapy, namely Pursed Lips Breathing and Progressive Muscle Relaxation (PMR). Research Objective: The Purpose this scientific paper aims to elucidate the implementation of Pursed Lips Breathing and Progressive Muscle Relaxation on fatigue levels in Chronic Kidney Disease (CKD) patients in the Abdurahman Bin Auf 2 Ward of Al-Ihsan Regional General Hospital in Bandung Methodology: The method used in this scientific paper is quantitative, which is a case study approach involving 2 respondents regarding nursing issues related to fatigue. Research results: for 3 days with a frequency of once a day. The evaluation conducted on the first day before the therapy indicated that patient 1 was at a scale of 26, while after the application, the scale value decreased to 20, which means it is below <22, thus categorized as no fatigue. Meanwhile, patient 2, who initially was at a scale of 28, saw the scale value decrease to 21 after the application of Pursed Lips Breathing and Progressive Muscle Relaxation (PMR), also below <22, categorized as no fatigue.
IMPLEMENTASI TERAPI BERMAIN (MENDONGENG) PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DENGAN BRONKITIS YANG MENGALAMI ANSIETAS KARENA HOSPITALISASI Abi Agustino; Ayu Yuliani Sekriptini; Zaitun
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 3 No. 02 (2025): Tasikmalaya Nursing Jurnal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v3i02.945

Abstract

Latar Belakang: Bronkitis merupakan salah satu masalah pernapasan yang sering terjadi pada anak prasekolah dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan, termasuk peningkatan kecemasan selama menjalani perawatan di fasilitas kesehatan yang dapat memperburuk kondisi dan menghambat proses perawatan. Pendekatan nonfarmakologis seperti terapi mendongeng dapat membantu menurunkan ansietas melalui distraksi dan stimulasi emosional positif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi bermain mendongeng dan mengetahui pengaruhnya terhadap tingkat ansietas pada anak usia prasekolah dengan bronkitis yang menjalani hospitalisasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek terdiri dari dua anak usia prasekolah yang mengalami ansietas selama dirawat di RSUD Arjawinangun. Intervensi terapi mendongeng diberikan satu kali sehari selama lima hari. Pengukuran ansietas dilakukan menggunakan Preschool Anxiety Scale sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Subyek 1 mengalami penurunan ansietas 100%, sedangkan Subyek 2 mengalami penurunan sekitar 38%, menunjukkan bahwa keduanya memberikan respon positif namun dengan tingkat efektivitas yang berbeda.Kedua subyek menunjukkan respon positif terhadap terapi, meskipun dalam derajat yang berbeda. Kesimpulan: Terapi bermain mendongeng efektif dalam menurunkan tingkat ansietas pada anak usia prasekolah dengan bronkitis selama hospitalisasi. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai alternatif non-farmakologis dalam praktik keperawatan anak untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kenyamanan emosional anak selama perawatan
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN EDUKASI AKTIVITAS FISIK PADA AN. M DAN AN. D DENGAN OBESITAS DI PUSKESMAS SITOPENG KOTA CIREBON Dewi Frida Fauziah Retnowati; Zaitun; Ayu Yuliani
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Tasikmalaya Nursing Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v4i01.949

Abstract

Latar Belakang: Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Obesitas yang tidak ditangani dapat menimbulkan komplikasi yang serius. Aktivitas fisik merupakan salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk mengendalikan berat badan dan mencegah komplikasi tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi keperawatan pendidikan aktivitas fisik pada remaja obesitas di Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis tematik. Sampel terdiri dari dua remaja obesitas yang diberikan pendidikan aktivitas fisik menggunakan media booklet selama lima hari, dengan metode ceramah, tanya jawab, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi, dengan skor pretest 50 dan 46 meningkat menjadi posttest 92 dan 100. Kedua partisipan juga menunjukkan perubahan perilaku positif, yaitu melakukan aktivitas fisik ringan (berjalan) selama 30 menit sebanyak tiga kali seminggu. Respon partisipan terhadap edukasi berbeda-beda, yaitu satu subjek termotivasi oleh dukungan keluarga, sedangkan subjek lainnya memiliki kesadaran pribadi tentang hidup sehat. Implementasi keperawatan edukasi aktivitas fisik menggunakan media booklet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk perubahan perilaku sehat pada remaja obesitas.
IMPLEMENTASI LATIHAN BATUK EFEKTIF PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DENGAN GANGGUAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF AKIBAT BRONKOPNEUMONIA DI PUSKESMAS SITOPENG Nur Imansyah; Ayu Yuliani Sekriptini; Zaitun
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Tasikmalaya Nursing Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v4i01.960

Abstract

Latar belakang: Bronkopneumonia merupakan salah satu penyakit saluran pernapasan bawah yang sering terjadi pada anak usia prasekolah dan berpotensi menyebabkan gangguan bersihan jalan napas tidak efektif akibat penumpukan sekret. Salah satu upaya intervensi non-farmakologi yang dapat diterapkan adalah latihan batuk efektif, yang bertujuan untuk membantu pengeluaran dahak secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi latihan batuk efektif pada anak usia prasekolah dengan gangguan bersihan jalan napas tidak efektif akibat bronkopneumonia. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan dua anak usia prasekolah dengan diagnosis bronkopneumonia. Intervensi dilakukan selama lima hari dengan frekuensi dua kali sehari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi fisik, dan studi dokumentasi. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas latihan batuk efektif dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada anak. Hasil: Subjek pertama menunjukkan perbaikan yang signifikan berupa peningkatan kemampuan batuk, penurunan frekuensi napas, dan peningkatan saturasi oksigen. Subjek kedua juga menunjukkan perbaikan bertahap, meskipun pengeluaran dahak masih belum optimal. Kesimpulan: Latihan batuk efektif dapat meningkatkan bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia, meskipun respons tiap individu berbeda-beda.
IMPLEMENTASI TEKNIK BATUK EFEKTIF PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA TERHADAP MASALAH KETIDAKEFEK-TIFAN BERSIHAN JALAN NAPAS DI RS BHAYANGKARA MAKASSAR Dita Raodatul Jannah S Dita; Evi Lusiana Evi Lusiana; Mikawati Mikawati; Suriyani Suriyani
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 3 No. 02 (2025): Tasikmalaya Nursing Jurnal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v3i02.1165

Abstract

Latar belakang: Bronkopneumonia merupakan infeksi pernapasan serius pada anak yang seringkali menyebabkan penumpukan sekret di jalan napas, mengakibatkan ketidakefektifan bersihan jalan napas. Penyakit ini merupakan penyebab utama kematian terkait penyakit saluran pernapasan bawah, terutama pada balita dan anak-anak, Penerapan terapi teknik batuk efektif dapat membantu untuk penanganan masalah ketidakefektif bersihan jalan napas pada anak, penerapan yang tepat dapat meningkatkan kinerja perawat dan mutu pelayanan. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengamati penerapan teknik batuk efektif oleh perawat dalam membantu mengeluarkan sekret atau sputum secara maksimal pada anak dengan bronkopneumonia terhadap masalah bersihan jalan napas. Metodologi: Metode ini menggunakan desain studi kasus deskriptif disajikan dalam bentuk narasi serta pengumpulan data melalui observasi dan wawancara langsung. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik batuk efektif dalam pemenuhan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien An. A dengan bronkopneumonia dapat membantu pengeluaran sputum yang tertahan
IMPLEMENTASI MANAJEMEN AIRWAY PADA ANAK DENGAN MASALAH KEGAWATAN KEJANG DIRUANG GAWAT DARURAT RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR astriani Astriani; Evi Lusiana; Rizky Pratiwi; Mikawati
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Tasikmalaya Nursing Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v4i01.1182

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kejang pada anak merupakan kondisi darurat neurologis yang sering dijumpai di Ruang Gawat Darurat. Salah satu komplikasi paling serius dari kejang adalah gangguan pada jalan napas, yang dapat menyebabkan hipoksia dan kerusakan otak permanen jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Oleh karena itu, manajemen jalan napas yang efektif dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) sangat penting dalam penanganan awal pasien anak yang mengalami kejang di RGD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan manajemen airway pada anak yang mengalami kegawatan kejang di RGD dalam menjaga patensi jalan napas dan menstabilkan kondisi pernapasan pasien. Metode: Desain penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Observasi dilakukan terhadap seorang pasien anak (An. 'R') yang mengalami kejang di RGD. Penerapan manajemen airway dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Data yang dikumpulkan meliputi kondisi pernapasan, frekuensi nadi, saturasi oksigen (SpO2), dan suhu tubuh pasien sebelum dan sesudah intervensi manajemen jalan napas, serta dua jam setelahnya. Hasil: Setelah penerapan manajemen airway, dalam waktu kurang lebih satu menit pasca-kejang, An. 'R' menunjukkan respons positif dengan tampak rileks/tertidur dan pernapasan kembali normal (53x/menit). Tanda-tanda vital lainnya menunjukkan perbaikan, yaitu nadi 106x/menit, SpO2 98%, dan suhu 37.3℃. Namun, observasi ulang dua jam kemudian menunjukkan peningkatan nadi (115x/menit) dan suhu (37.8℃), meskipun SpO2 tetap optimal (99%) dan pasien tetap dalam kondisi rileks/tertidur.
IMPLEMENTASI EDUKASI DIET RENDAH GARAM PADA KELUARGA “NY. R” DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH TODDOPULI 4 RW 5 PUSKESMAS TAMAMAUNG Stanislaus Kolis Ndawang; Hamsiah Hamzah; Nofianti Nofianti; Hidayanti Ismail
Tasikmalaya Nursing Journal Vol. 4 No. 01 (2026): Tasikmalaya Nursing Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/tnj.v4i01.1256

Abstract

ABSTRAK IMPLEMENTASI EDUKASI DIET RENDAH GARAM PADA KELUARGA “NY.R” DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH TODDOPULI 4 RW 5 PUSKESMAS TAMAMAUNG STANISLAUS KOLIS NDAWANG : Mahasiswa Program Studi Diploma 3 Keperawatan Stikes Panakkukang Makassar Dosen Pembimbing : Hamsiah Hamzah dan Nofianti Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia. Edukasi diet rendah garam merupakan pendekatan non-farmakologis yang terbukti efektif dalam mengontrol tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menyebarkan edukasi diet rendah garam dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan tekanan darah pada keluarga dengan hipertensi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif naratif. Subjek penelitian adalah Ny. R usia 54 tahun, yang menderita hipertensi dan berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung. Intervensi dilakukan selama 3 hari menggunakan leaflet, poster, kuesioner, dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan setelah edukasi (skor kuesioner meningkat dari 13 menjadi 18 benar). Tekanan darah pasien menurun dari 140/100 mmHg menjadi 135/90 mmHg. Kesimpulan : Edukasi diet rendah garam yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur efektif meningkatkan pengetahuan serta membantu menurunkan tekanan darah. Saran : Perawat diharapkan memberikan edukasi secara berkelanjutan. Pasien dan keluarga perlu mempertahankan pola diet rendah garam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperpanjang durasi pendidikan dan menggunakan yang lebih interaktif. Kata kunci : Edukasi Diet Rendah Garam, Hipertensi. Referensi: Buku 5, Jurnal 29.

Page 4 of 4 | Total Record : 39