cover
Contact Name
Wike Adhi Anggono
Contact Email
thpi@yudharta.ac.id
Phone
+6281259806522
Journal Mail Official
thpi@yudharta.ac.id
Editorial Address
Yudharta Street No. 07, Sengonagung, Purwosari, Pasuruan, East Java, 67162, Indonesia
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
ISSN : -     EISSN : 29878292     DOI : https://doi.org/10.35891/lempuk
"Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan" presents research articles covering the application of fisheries sciences (fisheries biology, fisheries resource management, fisheries cultivation) and fisheries product technology related to fisheries product handling, application of traditional and new technologies, cooling and freezing, packaging and storage, fisheries product safety, fisheries processing diversification and utilization of fisheries waste. as well as fisheries sciences.
Articles 63 Documents
Ramuan jamu herbal pada pakan terhadap performa pertumbuhan ikan nila (Oreochromis sp) Pramono, Taufik Budhi; Marnani, Sri; Junaidi, Teuku; Setyawan, Agung Cahyo; Nasikhah, Ais Lulu; Wulan, Triana Sri
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v2i2.4520

Abstract

Immunity and growth were problems in main focus in fish farming bussiness. The use of herbal ingredients in feed can be a solution. The aim of this research was to determine the effect of adding herbal supplements to feed in increasing the growth of Tilapia. The method used was a field experiment bya selecting tilapia in pond (8x3 m2). Adding natural supplements to feed begins with making herbal concoctions, then supplementing them with 50 mL/Kg feed..Fish were given feed at 3%/body weight for 1 month. The absolute growth in lenght and weight were 7.09±1.38 cm and 136.05±27.48 g. The feed conversation ratio was around 1.28, the feed efficiency was around 77.7% and the survival rate reached 100%. Herbal concoctions can increase immunity and optimal growth. .
Uji Kandungan Bakteri Koliform Pada Petis Udang Di Pasar Pandaan Dengan Menggunakan Metode MPN (most probable number) Kholis, Nur; Ikerismawati, senja; sholiha, illiyatus
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v2i2.4884

Abstract

Petis udang adalah produk fermentasi udang yang memiliki potensi mengandung bakteri patogenik, termasuk bakteri koliform yang dapat menjadi indikator pencemaran Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan bakteri koliform pada petis udang yang dijual di Pasar Pandaan, menggunakan metode Most Probable Number (MPN). Metode MPN digunakan untuk menghitung jumlah bakteri koliform dalam sampel petis udang secara statistik. Sampel yang diuji sebanyak 3 dengan 2 kali ulangan. Pengujian dilakukan di laboratorium Balai Besar Labotarium kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel yang uji tidak mengandung bakteri koliform dan hasil dari uji MPN koliform diketahui bahwa semua sampel tidak mengandung bakteri koliform dengan nilai indeks MPN koliform <1 dan berstatus memenuhi syarat SNI 7388:2009.
Pengaruh lama waktu perendaman larutan HCl terhadap mutu gelatin dari tulang ikan tongkol (Euthynnusaffinis) Pamungkas, Pinctada Putri; Izza, Nikmatul; Ahyar, Hamdi
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v2i2.4891

Abstract

Gelatin merupakan jenis protein yang diperoleh dengan cara mengekstraksi tulang ataupun kulit hewan. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh pelarut HCl dan lama waktu ekstraksi terhadap kandungan kimia gelatin. Pelarut yang digunakan HCl 5% dengan lama waktu 24 jam, 48 jam, 72 jam, dan 96 jam. Analisa kimia yang dilakukan antara lain kadar air, kadar abu, dan nilai pH gelatin. Adapun hasilpenelitianmenunjukkanbahwahasil terbaik terdapat pada gelatin tulang ikan tongkol yakni sebesar 0,76% pada kadar air, 0,03% pada kadar abu dan 3,8 pada nilai pH.
Studi Literatur Manajemen Perikanan Pada Situasi Bencana Covid-19 Kurniawati, Dwi Shinta; Yulianto, Gatot; Munawir, Abdillah
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i1.5070

Abstract

The Coivd-19 pandemic disaster has had a negative impact on the fisheries industry. The aims of this paper was to analyze the root causes, impacts and strategies dor sustainability fisherises management after the Covid-19 pandemic. The research method was carried out using the literature study. Analysis of the disscusion was carried out descriprively. The root of problem of hampering the fisheries industry was generally identified as 3 things, social, travel and trade restriction. The derivatives of these three root problems will certainly have an impact on the logistics system, distribution, price fluctuations, supply and demand, marketing system and the vulnerability of the people’s lives. Based on tragedy of the Covid-19, fisheries industry always needs to implement risk management, especially disaster risk mitigation to reduce impacts
Analisis kegiatan penggemukan kepiting bakau (Scylla serrata) di Desa Tanjangawan pada Musim Barat dan Musim Timur Armansyah, Dimas; Safitri, Nur Maulida; farikhah, farikhah
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i1.5136

Abstract

Introduction: This study aims to determine the differences in fattening results for mud crabs during the west and east seasons.. Method: The research was conducted in Tanjangawan Village, Ujungpangkah District, Gresik Regency, using an exploratory descriptive research method. A total of three ponds with a total of four plots were studied in the west and east seasons, namely in June 2021, December 2021, and May-July 2022. Data collection was carried out in the form of primary data collection using observation, interviews, and active participation. Data were analyzed using Microsoft Excel 2013.The fattening ratio of mud crabs in the west season and the east season was analyzed by t-test (α=5%). Result: The results of this study obtained from data analysis of the Specific Growth Rate of Mud Crabs (Scylla serrata) in Tanjangawan Village, Ujungpangkah District, Gesik Regency, it was found that the growth rate from the west season was higher (1.2%) compared to the growth rate from the east season (0.41%). The survival value in the west season is 95% higher than the east season, with a value of 92.8%. Conclusion: The different conditions between in the west season and east season obtained in this study indicate mud crabs have larger carapace width and weight in the west season due to increased sunlight exposure.
Profiling Atribut Sensori Nori Komersil Menggunakan Metode Rate-All-That-Apply (RATA) Pamungkas, Pinctada Putri; Aisyah, Siti Nur; ikerismawati, senja
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i1.5435

Abstract

Nori merupakan olahan dari rumput alga merah jenis Porphyra yang dikeringkan dengan ditambahkan bumbu pada proses pembuatannya, spesies Porphyra dalam kelompok alga merah mengandung antioksidan yang dapat menghambat penyerapan sinar UV ke jaringan sel. Karakteristik fisik nori berbentuk kering dengan warna gelap. Nori memiliki tekstur kasar disisi satu dan lembut dibagian sisi lainnya, serta bertekstur kering dengan warna hitam cerah mengkilap. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui karakteristik nori yang berasal dari berbagai negara. Nori komersil yang digunakan berasal dari Japan, Korea dan Singapura.Profiling atribut sensori yang didapat menggunakan metode rate all that apply (RATA), atribut sensori yang dipilih didapat berdasarkan survey langsung ke konsumen dan studi literatur, sehingga didapat 14 atribut antara lain rasa asin, manis, pahir, RL, tekstur renyah, keras, rapuh, halus, tebal, warna hijau, coklat, hitam, elastisitas dan aroma RL
Analisis Mutu Ikan Lele (clarias sp.) Asap Berdasarkan Parameter ALT (Angka Lempeng Total) Di Home Industri Dusun Genitri Desa Gunting Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Hermawan, Andre; Illiyatus , Illiyatus; Ernawati
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i1.5437

Abstract

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan komoditas perikanan air tawar yang rentan terhadap kerusakan. Untuk memperpanjang masa simpan, metode pengasapan sering digunakan. Penelitian ini menganalisis mutu ikan lele asap berdasarkan parameter Angka Lempeng Total (ALT) di home industri Dusun Genitri, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, serta mengevaluasi pengaruh suhu penyimpanan terhadap nilai ALT. Sampel ikan lele asap disimpan pada suhu ruang dan suhu kulkas selama tiga hari. Hasil analisis mikrobiologi menunjukkan nilai ALT pada penyimpanan suhu ruang selama 1, 2, dan 3 hari berturut-turut sebesar 150370 koloni/g, 338000 koloni/g, dan 301500 koloni/g, yang semuanya melebihi standar SNI 01-2720-2019 sebesar 5,0 x 10⁴ koloni/g. Pada suhu kulkas, nilai ALT adalah 470 koloni/g pada hari pertama dan 400 koloni/g pada hari ketiga, yang memenuhi standar, namun pada hari kedua mencapai 129670 koloni/g, melebihi standar SNI.Kesimpulannya, penyimpanan pada suhu kulkas lebih efektif dalam menjaga mutu ikan lele asap dibandingkan suhu ruang, namun penyimpanan lebih dari satu hari tetap memerlukan pemantauan ketat terhadap kondisi higiene dan sanitasi. Rekomendasi perbaikan proses produksi dan penyimpanan disarankan untuk meningkatkan mutu dan keamanan produk ikan lele asap di home industri Dusun Genitri
Penggunaan infusum daun ketapang (Terminalia catappa) sebagai bahan anestesi terhadap diferensiasi leukosit dan waktu induktif sedatif ikan nila (Oreochromis niloticus) Luthfiannisa, Aisyah; Hary Tjahja Soedibya, Petrus; Pramono, Taufik Budhi
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i1.5453

Abstract

Tilapia is one of the leading commodities in fisheries and requires proper handling in the distribution process so that fish do not experience stress and death. One of them is by using anesthesia. Anesthetic ingredients are divided into two, namely natural and artificial, one of the natural ingredients that has the potential as an anesthetic is ketapang leaves because it has flavanoid and alkaloid compounds that are considered capable of providing hypnotic sedative effects and anti-anxiety substances for fish. The study applied 4 treatments (5 ppm; 10 ppm; 15 ppm; and 20 ppm) of ketapang leaf infusum solution with the method used was descriptive qualitative to obtain research conclusions. The results obtained were the use of ketapang leaf infusion was able to increase lymphocyte levels from 42.13-58.15% to 52.35-60.21%. At a concentration of 20 ppm ketapang leaf infusion has the fastest inductive time of 23 minutes 41 seconds with a sedative time of 18 minutes 52 seconds. From these results it can be concluded that ketapang leaf infusion has potential as a natural anesthetic, but other studies are still needed regarding the percentage of content, effective dose and toxicity of ketapang leaf infusion solution on the hematological condition of tilapia.
Tidal Characteristics in the Northern Coast of Central Java (a Case Study in Semarang, Indonesia) Prayogo, Luhur Moekti; Yuliardi, Amir Yarkhasy; Spanton, Perdana Ixbal
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i2.5643

Abstract

Tides are a phenomenon that affects the dynamics of coastal waters. This study aims to analyze the characteristics of tides on the North Coast of Semarang, Central Java using the Least Square method. The tidal data used is in September 2020 from the Geospatial Information Agency open source data. The results showed that the tidal pattern in this area is dominated by a semi-diurnal component with a Formzahl number of 1.44, which means that the tidal type is mixed tending to be semi-diurnal. The main component identified is M2 (0.4 meters), which is the main semi-diurnal component influenced by the gravitational force of the moon. In addition, the S2 component (0.3 meters), which is a semi-diurnal component influenced by the gravitational force of the sun. In addition, the influence of extreme weather such as storms causes an increase in tide height, which triggers tidal flooding and coastal abrasion. The study concludes that an understanding of tidal characteristics is essential for sustainable coastal management. The results of this analysis can be used as a basis for mitigating environmental impacts, such as abrasion and tidal flooding, as well as for optimizing the economic activities of tide-dependent coastal communities, such as fisheries and ponds.
Penggunaan Daun Ketapang (Terminalia catappa) dengan Dosis Variatif Sebagai Media Penetasan Telur Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus) Zuhri, Achmad Satrio Saefudin; Rahmaningsih, Sri; Sudianto, Achmad
Lempuk: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fishery Product Technology Study Program, Yudharta University, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/lempuk.v3i2.5672

Abstract

Dengan luas wilayah laut yang mencapai dua pertiga dari seluruh wilayah Indonesia, Indonesia sebagai negara kepulauan dan maritim memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan daun ketapang (Terminalia catappa) dengan dosis yang berbeda sebagai media penetasan telur ikan lele mutiara (Clarias gariepinus). Diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat meningkatkan efisiensi penetasan dengan memanfaatkan media larutan daun ketapang yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan kimia. Dilaksanakan dari 29 Maret hingga 29 Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Perikanan Budidaya Merakurak, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur pada bulan Juni dengan menggunakan metode percobaan rancangan acak lengkap (RAL). RAL digunakan pada empat perlakuan dengan dosis daun ketapang (1,0, 2,0, dan 3,0 mililiter per liter;dan kontrol tanpa perlakuan) yang diuji dengan tiga kali ulangan, menghasilkan total 12 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan dosis daun ketapang 2 ml/l (B2) memberikan hasil terbaik, dengan daya tetas rata-rata mencapai 76,67% dan lama inkubasi rata-rata 19 jam 15 menit. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan daun ketapang dapat menjadi alternatif efektif dan berkelanjutan dalam budidaya ikan lele mutiara.