cover
Contact Name
Mochmamad Ainur Rhoviq
Contact Email
kopemas@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
kopemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KOPEMAS
ISSN : -     EISSN : 28088182     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang
Articles 425 Documents
EDUKASI PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DENGAN MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN DESINFECTAN SERTA PEMBAGIAN DESINFECTAN DI MEDOKAN AYU RUNGKUT SURABAYA Adinugraha Amarullah; Yani Ambari
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid – 19 pertama kali dilaporkan oleh WHO pada akhir Desember 2019 dan ditetapkan sebagai pandemi pada Maret 2020. Virus Covid -19 menyebar melalui droplet atau tetesan kecil yang berasal dari hidung atau mulut saat batuk atau bersin. Droplet tersebut akan mengkontaminasi pemukaan benda disekitarnya dan menyebar saat seseorang menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi. Langkah pencegahan penularan virus covid – 19 adalah dengan menjada kebersihan lingkungan sekitar dan menerapkan pola hidup bersih. Salah satu menjaga kebersihan lingkungan adalah dengan penggunaan disinfektan yang disemprotkan atau diaplikasikan pada berbagai benda mati yang kemungkinan terpapar virus covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Medokan Ayu Rungkut Surabaya tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan manfaat desinfectan di masa pandemi covid – 19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari 2 tahap utama, tahap pertama adalah penyuluhan tentang manfaat desinfektan di masa pandemi covid – 19 dan tahap kedua adalah pembagian desinfektan kepada masyarakat Medokan Ayu Rungkut Surabaya. Adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Medokan Ayu Rungkut Surabaya tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta manfaat desinfektan di masa pandemi covid -19.
PENGOLAHAN MINUMAN HERBAL KOMBINASI JAHE DAN SEREH WANGI PENINGKAT IMUNITAS TUBUH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID - 19 DI DESA MANTING KECAMATAN JATIREJO KABUPATEN MOJOKERTO Yani Ambari; Adinugraha Amarullah; Khurin In Wahyuni; Rodhi Anshari
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal Maret 2020 organisasi kesehatan dunia yaitu WHO menyatakan bahwa penyakit yang telah disebabkan oleh virus corona ditetapkan sebagai pandemi global. Salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah penularan virus ini adalah dengan meningkatkan sistem imun tubuh. Sistem imun tubuh dapat ditingkatkan dengan mengkonsumsi tanaman herbal diantaranya jahe dan sereh wangi. Jahe mengandung gingerol dan curcumin, kandungan ini berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi yang ampuh untuk menangkal radikal bebas seperti virus corona. Sedangkan sereh wangi mengandung sitronelal dan geraniol yang juga berfungsi sebagai antioksidan. Pemanfaatan jahe dan serai wangi adalah dengan mengolah menjadi minuman kesehatan. Masyarakat desa Manting berharap dengan adanya kegiatan pelatihan dan pengolahan minuman kesehatan kombinasi jahe dan sereh wangi dapat membantu meningkatkan sistem imun di masa pandemi serta dapat juga meningkatkan ekonomi di Desa Manting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 3 tahap, tahap pertama adalah observasi lapangan, tahap yang kedua adalah penyuluhan tentang manfaat jahe dan sereh wangi serta cara pengolahan menjadi minuman kesehatan. Tahap kedua adalah pelatihan pembuatan minuman kesehatan kombinasi jahe dan sereh wangi. Adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Manting tentang manfaat jahe dan sereh wangi serta meningkatkan ketrampilan masyarakat dalam mengolahnya menjadi minuman kesehatan.
PENDAMPINGAN PENERAPAN PEMBUKUAN SEDERHANA UMKM DI DESA KARANGPANDAN, KABUPATEN MALANG Muhammad Ridwan Basalamah; M. Cholid Mawardi; Arif Kurniawan Santoso
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toko kelontong merupakan salah satu jenis UMKM yang paling banyak berada di masyarakat dan berpotensi mendatangkan keuntungan dengan cepat. Pemilik usaha toko kelontong sebagian besar belum memahami arti pentingnya pengelolaan keuangan bagi perkembangan usaha dan tidak pernah menyusun laporan keuangan, sehingga mereka tidak mengetahui secara pasti berapa keuntungan atau kerugian yang mereka alami. Pengabdian ini bertujuan untuk kebutuhan manajemen usaha toko kelontong, dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan teknik workshop dan pendampingan langsung digunakan sebagai pendekatan dalam kegiatan ini membantu UMKM usaha toko kelontong.di desa bendo, kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa laporan keuangan sangat dibutuhkan pada usaha toko kelontong di Desa Bendo.
PEMANFAATAN DAUN SIRIH DI DESA JEMBUL MOJOKERTO SEBAGAI HAND SANITIZER PADA MASA PANDEMI COVID-19 Arista Wahyu Ningsih; Nindy Sylvia; Jalaludin Rachmad
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa jembul merupakan salah satu desa yang terletak paling selatan di kecamatan jatirejo kabupaten mojokerto. Pembuatan hand sanitizer dari air rebusan daun sirih sebagai pembunuh kuman dan bakteri pada saat pandemic covid-19. Daun sirih biasanya digunakan sebagai bahan dalam masakan rumah tangga dan juga obat herbal. Daun sirih memiliki kandungan alkohol. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan praktek secara langsung kepada ibu rumah tangga. Pelatihan tersebut dimulai dengan kegiatan sosialisasi manfaathand sanitizer, pelatihan cara membuat hand sanitizer dan penyajianya. Tujuan yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah terciptanya produk berupa hand sanitizer bahan dasar air rebusan daun sirih yang mudah di temukan di desa dan dapat digunakan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19,terbentuknya peluang bisnis bagi masyarakat mitra,terbentuknya masyarakat yang hemat dan dapat membuat produk rumahan sehingga menguragi pengeluaran harian.
PERAN EDUKASI PADA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT KOTA MALANG UNTUK MENCEGAH COVID-19 DI ERA NEW NORMAL Erna Sulistyowati; Sri Herlina; Heru Mulyono; M. Ilham Bagas Waskito; Hafidh Nur Haq; Bangkit Brillian Fauzi; Jovi Al Khadavi H; Garlina Hita Ganjarani; Rona Maulidia Bakhita; Kevin Althamena; Risqi Ramadhani L.S; Shafa Tsurayya; Citra Evelyn R.A; Riki Nur Taufiq; Dinda Dwi Anggita; Yannur Romadhana S.S; Marlena Ayu Windasari; Syifa Aurora Azzahra; Asna Mufida Prajanti; Windya B. Supriadi; Kalyana Palupi; Ridho Sadewo B; Salwa Audi S. H
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 (Coronavirus disease) sejak Nopember 2019 memerlukan upaya untuk menghambat penularan infeksi saluran nafas tersebut. Rendahnya pengetahuan masyarakat ditengarai menjadi salah satu penyebab penularan COVID-19. Program edukasi masyarakat tentang pencegahan COVID-19 di Kecamatan Klojen Kota Malang Jawa Timur ini diharapkan bisa menambah pengetahuan masyarakat. Kegiatan pemberdayaan pada September 2020 ini dilakukan dengan melakukan edukasi aktif secara daring pada masyarakat yang berdomisili di wilayah Kecamatan Klojen Kota Malang. Edukasi aktif dengan mengirimkan infografis baik poster maupun video pada masyarakat melalui aplikasi whatsapp ini berhasil meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan COVID-19. Analisis uji Wilcoxon menyatakan Z hitung sebesar -1,901, artinya terdapat pengaruh program edukasi secara daring tentang pencegahan penularan COVID-19 di Era New Normal (P < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman responden tentang pencegahan cukup baik terlihat dari nilai posttest lebih besar dari nilai pretest. Ada perbedaan pretest dan postest terlihat dari selisih hasil peningkatan dari total 64 responden. Terdapat 23 responden yang mengalami peningkatan pengetahuan dan 11 responden yang mengalami penurunan pengetahuan. Namun 30 responden bernilai sama (ties) terhadap pemahaman pencegahan COVID-19. Sehingga dapat disimpulkan bahwa program edukasi aktif pada masyarakat secara during mampu digunakan sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di Era New Normal
DIGITALISASI EKONOMI DESA DAN BUMDES UNTUK PEMULIHAN EKONOMI DI MASA PANDEMI STUDI DI DESA TUMPANG KECAMATAN TALUN KABUPATEN BLITAR Adelia Anggita Priskila; Yuen Indra Purnama; Galih Puji Mulyono
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi merupakan inovasi yang memudahkan transaksi jual beli khususnya di era pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 memicu peningkatan angka penjualan secara digital sebesar 35% pada bulan Mei 2020. Inovasi digitalisasi perekonomian di Desa Tumpang merupakan upaya menciptakan lapangan pekerjaan dan pemerataan perekonomian Desa Tumpang Kecamatan Talun. Penelitian dilakukan dengan metode assetbased community development (ABCD) yaitu menentukan potensi desa untuk menyusun rencana pembangunan yang strategis, efektif, dan berkelanjutan guna mencapai tujuan peningkatan dan pemerataan ekonomi Desa Tumpang. Data mengenai potensi dan permasalahan desa dikumpulkan dengan melakukan observasi dan pemetaan tipologi kondisi ekonomi dan kondisi sosial masyarakat desa. Hasil penyusunan strategi peningkatan dan pemerataan ekonomi yang disesuaikan dengan potensi desa dan masyarakat desa menghasilkan lapangan pekerjaan baru yang memiliki jaminan kepastian hukum serta berhasil memunculkan potensi-potensi baru. Penyusunan Rancangan Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa tentang Pengelolaan Sampah Pasar, mampu menata sistem pengelolaan sampah pasar dan memberikan nilai ekonomis atas hasil olahan sampah pasar. Badan Usaha Milik Desa, yang telah berbentuk Perseroan Terbatas, merupakan fasilitas yang dimiliki desa untuk menciptakan situasi perekonomian yang teratur dan tersistematis. Pengelolaan potensi desa dibidang kuliner dan potensi ekonomis sampah yang teristematis mampu menambah pemasukan desa dan berkontribusi meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat Desa Tumpang
PKM PEMBUATAN HAND SANITIZER PERASAN BUAH JERUK NIPIS (Citrus Aurantifolia S.) DAN GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DI DESA KAMIRI KAB. BARRU SULAWESI SELATAN Masdiana Tahir; Aminah Aminah; Sukmawati Sukmawati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di awal tahun 2020, dunia digemparkan dengan adanya wabah virus Corona yang ditetapkan oleh WHO sebagai pandemik global. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke beberapa negara, termasuk Indonesia. Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus corona. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan kita terinfeksi virus tersebut. Salah satu pencegahannya adalah rajin mencuci tangan dengan air dan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Sejak mewabahnya virus ini, penggunaan dan permintaan masyarakat Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan terhadap sediaan hand sanitizer melonjak dan akhirnya langka dipasaran. Program ini bertujuan sebagai upaya preventif melalui pemanfaatan buah jeruk nipis dan lidah buaya yang ada sekitar masyarakat mitra dalam pembuatan handsanitizer. Masyarakat mitra PKM adalah ibu-ibu PKK desa Kamiri Kec. Balusu kab. Barru Sulawesi Selatan. Metode pelaksanaan program ini adalah metode ceramah atau peyuluhan dan pelatihan pembuatan handsatizer. Kegiataan PKM ini memberikan dampak positif yaitu menambah pengetahuan masyarakat desa Kamiri tentang penggunaan hand sanitizer dan memberikan keterampilan untuk membuat sendiri sediaan hand sanitizer dengan memanfaatkan bahan alam yang ada disekitar masyarakat
INOVASI MASYARAKAT DESA PAGAK DALAM MENGOLAH KEJI LELE (KERIPIK BIJI LAMTORO) WUJUDKAN EKONOMI TANGGUH COVID19 Ismatud Diniyah; Siti Khoirun Ni’mah; Nur Laily Azizah; Della Aljanna Savita; Nurul Jadid Mubarakati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pagak merupakan salah satu desa di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Hamparan perkebunan yang luas merupakan pesona desa Pagak. Namun, potensi sumber daya alam pesona Pagak belum terekplorasi secara maksimal.  Biji lamtoro merupakan salah satu sumber daya alam melimpah di desa pagak. Masyarakat pagak pada umumnya memanfaatkan lamtoro sebagai bahan pakan ternak, sumber kayu bakar, pohon peneduh, pencegah erosi dan sebagai pupuk hijau. Salah satu upaya meningkatkan kesejahraan ekonomi masyarakat, maka biji lamtoro akan berdayaguna jika dikemas sebagai produk pangan alternatif makanan kering yang disebut keripik. Adanya inovasi biji lamtoro sebagai keripik merupakan alternatif produk pangan yang siap konsumsi serta menjadikan lamtoro lebih bernilai ekonomis. Melalui kegiatan program Kreatif Mahasiswa Unisma dapat mengajak masyarakat terutama Desa Pagak untuk ikut aktif mengelola potensi sumber daya dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan pengolahan keripik biji lamtoro. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Pagak, sehingga mampu menghasilkan masyarakat yang kreatif dan inovatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dan informasi adalah metode Rapid Rural Appraisal yaitu pengamatan lapang secara langsung, telaah data sekunder dan wawancara dengan informan. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini antara lain penyuluhan dan pelatihan tentang pengolahan biji lamtoro menjadi keripik merupakan titik awal terciptanya sentra industri dan menjadi wadah dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Desa Pagak.
PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA MELALUI PELATIHAN MINUMAN JUS WORNAS Sri Hindarti; Lia Rohmatul Maula; Indiyah Murwani
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman jus wornas dibuat dari sayur wortel dan buah nanas yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Indonesia dan bersifat menyehatkan karena mengandung banyak vitamin A dan C. Dalam masa Pandemi Covid 19 minuman jus wornas akan bermanfaat meningkatkan imunitas tubuh, sehingga usaha ini memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Pelatihan pembuatan jus wornas ini dilakukan kepada para ibu yang tergabung dalam Dasa Wisma 1 (Dawis 1), RT 02 RW 06, Kelurahan Merjosari dengan tujuan untuk membekali ketrampilan usaha bertehnologi sederhana dengan modal investasi awal  relative kecil sehingga dapat terbentuk  home agroindustry dan meningkatkan pendapatan keluarga. Dari kegiatan pelatihan diperoleh hasil bahwa 80% para ibu sudah menguasai tehnologi pengolahan jus wornas.  Pengolahan jus wornas akan memberikan nilai tambah pengolahan sebesar 84% terdistribusikan kepada pengolah sebesar 66,3% dan tenaga kerja sebesar 33,7%. Usaha minuman jus wornas layak diusahakan dengan nilai R/C ratio 1,33 atau keuntungan usaha sebesar 33%, Break Even Point (BEP) volume produksi sebesar 23 gelas plastik 220 ml, dan BEP harga jual sebesar Rp 2.261,05,-/gelas. Investasi modal awal sebesar Rp 415 000,-)
APLIKASI VIDEO CONFERENCE: PEMANFAATAN SERTA POTENSINYA UNTUK KOLABORASI ILMU PENGETAHUAN DI MASA PANDEMI Raidah Intizar Yusuf; Musdalifah Musdalifah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KKN Tematik COVID-19 Universitas Islam Makassar yang berlangsung pada bulan Oktober-November 2020 guna mendukung program pemerintah dalam penanggulangan dampak pandemi. Salah satu kelompok KKN di Kelurahan Paccerrakkang, Makassar, Sulawesi Selatan membuat program webinar dengan tema “Kontribusi Milenial dalam Meredam Penularan COVID-19”. Webinar ini memanfaatkan aplikasi konferensi video dengan menghadirkan pemateri tenaga medis yang merupakan garda depan dalam menangani pasien COVID-19. Webinar tersebut menarget kalangan muda yang merupakan pihak yang dirugikan pandemi dari segi penerapan pendidikan dan perluasan jejaring sosial. Dugaan penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa orang-orang yang dirugikan oleh pandemi cenderung menganggap pandemi merupakan hoax, ditambah dengan putusnya informasi dan minimnya kolaborasi lintas ilmu pengetahuan mencegah perolehan pengetahuan dari sumber terpercaya. Meski di sisi lain, hal tersebut penting bagi masyarakat untuk mendapatkan langsung informasi dari tangan pertama yang berbasis bukti dan ilmu pengetahuan.  Hasil dari webinar tersebut adalah tercapainya kolaborasi lintas ilmu dan kalangan milenial, khususnya yang berada di Kelurahan Paccerrakkang, mendapatkan informasi yang benar. Di masa depan, aplikasi video conference yang digunakan untuk berbagai kegiatan daring akan sangat berguna untuk memaksimalkan kolaborasi lintas bidang, khususnya di masa pandemi, ketika masalah yang muncul bukan hanya aspek kesehatan, masalah sosial ekonomi bertabrakan dan menuntut penyelesaian secara menyeluruh.

Page 8 of 43 | Total Record : 425