Articles
425 Documents
EDUKASI HUTAN LINDUNG DI DESA KARAMABURA KABUPATEN DOMPU
ita suhermin ingsih;
george winaktu;
M. Nurul Ahlak
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan hutan lindung diindonesia sudah sangat kritis, penurunan luas dan kerusakan hutan lindung sejak 1997 sampai 2002 dua kali lebih besar dari kerusakan hutan produksi. Dengan kondisi yang demikian, beberapa cara yang digunakan antara lain memasifkan sosialisasi kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang ada, dampak kebijakan ini memberikan pengaruh terhadap pengelolaan hutan lindung, mendorong pemerintah desa menetapkan kebijakan dan peraturan perundang yang ada sehingga mendukung kearah tujuan dari peruntukkan kawasan hutan lindung tersebut. sehingga solusi yang ditawarkan pemerintah desa akan pembabatan yang terjadi didesa karamabura, pertama ialah Pemanfaatan kawasan pada hutan lindung berupa budidaya tanaman jangka panjang seperti kemiri dan jati. Kedua, ialah tebang tanam, dan ketiga adalah menerapkan pola tanam agroforestry pada lahan masyarakat. Dari beberapa solusi yang ditawarkan pemerintah desa tersebut, respon masyarakat sangat beragam mulai dari penolakan yang berupa pembabatan hutan yang semakin meluas hingga terjadi pembabatan secara besar besaran hingga setiap individu masyarakat mampu memperoleh lahan sebanyak 2-3 ha.
METODE PEMBELAJARAN KONSEP BIOLOGI MOLEKULER MELALUI PENDEKATAN IN SILICO DI SMA DIPONEGORO, NEGARA, BALI
Gatra Ervi Jayanti;
Nour Athiroh Abdoes Sjakoer;
Nurul Jadid Mubarakati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan teknologi yang pesat akan membawa pengaruh terhadap kehidupan. Penggunaan teknologi yang tepat akan memudahkan aktivitas manusia, contohnya dalam bidang pendidikan. Pendidikan dapat diakses dengan mudah melalui komputer, laptop dan ponsel pintar. Berbagai bidang ilmu memanfaatkan kecanggihan teknologi, salah satu contohnya adalah Biologi. Ilmu Biologi menggunakan perangkat lunak untuk permodelan, dan prediksi, yang biasa disebut in silico. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengenalkan ilmu Biomolekuler secara sederhana dan aplikasinya melalui pendekatan in silico pada siswa SMA. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan menjelaskan materi tentang in silico dan penerapannya dalam kehidupan, serta diadakan tanya jawab. Hasil dari pengabdian ini terlihat dari tanggapan positif dan antusias siswa.
REVITALISASI MAHABBAH SANG YAQUT BAINAL HAJAR DALAM MENYONGSONG KEARIFAN MILENIAL 4.0
Imam Safii
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Revitalisasi mahabbah sang yaqut bainal hajar merupakan salah satu oreintasi pada pendidikan keagamaan yang berbasis syariah. Sasaran program ini terutama generasi muda atau kaum milenial. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, tulisan ini mengupas landasan program tersebut disertai dengan nilai kearifan lokal di desa tirtomoyo yang terkandung di dalamnya. Hasilnya, keterkaitan antara program revitalisasi mahabbah sang yaqut bainal hajar dengan kearifan lokal desa tirtomoyo di antaranya terlihat dari rincian program yang sangat erat kaitannya dengan pandangan hidup, moto, dan ungkapan-ungkapan dari desa tirtomoyo. Oleh sebab itu perencanaan program ini selain merupakan acuan praktis dalam perilaku, sekaligus merupakan reaktualisasi dalam kegiatan membaca kitab maulid yaitu seperti diba’an di masjid, untuk dikembangkan kembali di desa tirtomoyo secara semarak dan menjadi wadah mencetak karakter pemuda yang baik melalui pembacaan diba’.
PENGENALAN KONSERVASI SUMBERDAYA HAYATI IKAN BERBASIS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH
Husain Latuconsina;
Hari Santoso;
Saimul Laili
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemanfaatan sumber daya hayati ikan dari tahun ke tahun semakin meningkat dan tidak terkotrol diiringi penurunan mutu lingkungannya, telah mengancam keberadaan ikan di alam liar. Fenomenan ini diduga karena minimnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang ikan dan aspek kehidupannya. Upaya konservasi sumberdaya hayati ikan perlu terus dilakukan, salah satunya memperkaya pengetahuan dan pemahaman masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berbasis sekolah dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman untuk siswa sekolah terkait dengan sumberdaya hayati ikan dan konservasibya. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2020 dengan mitra adalah siswa SMA Diponegoro Kabupaten Jembrana-Bali. Kegiatan dibagi menjadi 2 tahap yaitu tahap pembelajaran dan tahap evaluasi. Tahapan pembelajaran berlangsung dengan baik dan lancar. Hasil evaluasi secara umum pengetahuan siswa masih minim tentang ikan dan upaya konservasi. Direkomendasikan perlunya pembeajaran pengenalan sumerdaya hayati ikan dan konservasinya dalam kuirkulum sekolah, untuk mendukung kegiatan konservasi yang selama ini dijalankan di Indonesia.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN MINAT WIRAUSAHA SAMPAH SISWA SMA DIPONEGORO NEGARA DAN MAN 1 JEMBRANA, BALI
Hamdani Dwi Prasetyo;
Majida Ramadhan;
Saimul Laili
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam kegiatan wisata publikasi ilmiah, dilakukan upaya peningkatan pengetahuan pengolahan sampah dan motivasi jiwa kewirausahaan siswa SMA Diponegoro Negara dan MAN 1 Jembrana, Bali. Metode penyuluhan dalam kegiatan ini dilakukan melalui tahap penyebaran kuesioner pra penyuluhan, tahap penyuluhan pengolahan limbah dan minat wirausaha, tahap pasca kuesioner pasca penyuluhan. Data kuesioner dianalisis menggunakan skala likert serta uji validitas dan reliabilitas untuk mengetahui kevalidan instrumen kuesioner. Hasil kuesioner sebelum penyuluhan diperoleh bahwa pemahaman siswa terhadap klasifikasi, jenis dan dampak sampah. Pengetahuan siswa terhadap sampah organik dan anorganik telah dipahami, namun siswa masih sedikit memahami jenis sampah. Dampak yang ditimbulkan oleh sampah juga dipahami oleh siswa, namun masih sedikit siswa yang mengetahui cara pengolahan dan manfaat sampah. Hal ini menyebabkan minat wirausaha sampah menjadi minim. Upaya penyuluhan memberikan penjelasan terkait sampah dan pengelolaan serta menumbuhkan minat wirausaha sampah menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa sebesar 6% dari hasil penyuluhan. Hasil uji validitas dan reliabilitas juga menunjukkan bahwa instrumen valid dan reliabel. Peningkatan pemahaman terhadap pengelolaan sampah dan minat wirausaha sampah oleh siswa disebabkan oleh siswa telah memahami cara pengolahan sampah, sehingga siswa berminat untuk membuat kreativitas dari sampah disekitarnya. Dengan demikian, peserta telah memperoleh peningkatan pengetahuan terhadap cara pengolahan sampah dan minat wirausaha sampah.
EDUKASI PENCEGAHAN COVID 19 GAYA MILENNIAL PADA KKN TEMATIK DI KOTA MAKASSAR
Andriansyah Andriansyah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Covid 19 telah meluluh lantahkan berbagai sektor yang ada di masyarakat, baik pendidikan, ekonomi maupun sosial. Institusi pendidikan menjadi salah satu penggerak dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19 yaitu dengan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi khususnya pengabdian masyarakat pada pelaksanaan KKN Tematik mahasiswa di Kota Makassar. Masyarakat golongan menengah kebawah di Kota Makassar masih banyak anggapan bahwa virus Covid-19 itu tidak berbahaya, bahkan ada yang menganggap informasi tersebut hanya bohong belaka. Ini menjadi tantangan institusi pendidikan berkontribusi dalam memberikan edukasi dan pemahaman masyarakat akan bahaya Covid-19 melalui KKN Tematik. KKN Tematik tahun ini mengusung tema Covid-19 dengan tujuan Meningkatkan kepedulian Civitas Akademika UIM dalam percepatan pencegahan penularan pandemik Covid-19, serta Mengedukasi masyarakat tentang bahaya dan cara pencegahannya Covid-19 melalui media sosial dan media informasi lainnya. Metode pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan diseminasi informasi yang sifatnya masiv dan efektif. Efektifitas penyampaian informasi yang optimal, dibutuhkan prinsip pengolahan pesan dan unsur-unsur komunikasi yang didesain dengan baik. Hasil dari KKN Tematik ini memberikan dapak besar bagi masyarakat khususnya masyarakat menengah kebawah yang ada di Kota Makassar untuk lebih waspada terhadap penularan virus Covid-19.
PEMBUATAN VERTICAL – HORIZONTAL GARDEN PADA KAWASAN PERMUKIMAN PADAT RW 005 KELURAHAN BANTA-BANTAENG, KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR
Nashrah Arsyad;
Juhana Said
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ketersediaan taman pada suatu permukiman memberikan gambaran akan kualitas lingkungan pada kawasan tersebut. Demikian halnya dengan Kawasan permukiman padat di RW 005 Kelurahan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini Kota Makassar yang memperlihatkan suatu Kawasan yang kumuh dan jauh dari kondisi peermukiman yang sehat. Tujuan dan target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan program PKM ini adalah 1). Pembuatan Area Hijau sebagai upaya untuk mendukung program Longgar (Lorong Garden), 2) meningkatkan kualitas lingkungan permukiman padat, 3). Memberikan edukasi dan penyuluhan tentang Ruang Terbuka Hijau dengan melibatkan masyarakat pada kawasan permukiman dalam pembuatan vertical horizontal garden guna mewujudkan kawasan permukiman hijau, 4). Peningkatan pengetahuan dan kesadaran tentang lingkungan yang sehat dan indah yang dapat berpengaruh pada kehidupan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat. Metode yang dipakai adalah metode pendekatan partisipatif dengan metode diskusi dan pelibatan langsung dalam pembuatan vertical-horizontal garden untuk meningkatkan pengetahuan dalam membuat, menata dan memanfaatkan Ruang Terbuka serta pengetahuan tentang pemanfaatan pekarangan dan Lorong/gang sebagai area hijau. Setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan edukasi, para peserta sudah memahami cara memanfaatkan ruang-ruang sempit di lorong/gang yang ada di depan rumah mereka dengan membuat vertical garden.
EKSPLORASI PENGETAHUAN PEGAWAI SMK KEHUTANAN NEGERI SAMARINDA DALAM IN HOUSE TRAINING HERBARIUM KERING INDAH
Ari Hayati;
Tintrim Rahayu
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bagi Lembaga pertanian dan perkebunan penggunaan lembar identitas species yang memuat klasifikasi lengkap dengan deskripsi species tumbuhan sangatlah penting. Dalam hal ini spesimen berupa herbarium menjadi pelengkap lembar identitas tersebut. SMK Kehutanan dalam menunjang pendidikan siswanya memerlukan ketrampilan pembuatan herbarium. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pembuatan herbarium kering indah dengan tetap mempertahankan warna alami tumbuhan kepada pegawai SMK Kehutanan Negeri Samarinda. Metode pelaksanaan meliputi teknik dasar pengeringan bahan tumbuhan menggunakan bahan pengering berupa kertas buram, kertas minyak, dan busa. Bahan tumbuhan diatur secara berlapis, kemudian disimpan di dalam plastik kedap air. Dilakukan proses pengeringan berulang-ulang sampai bahan tumbuhan menjadi kering. Berikutnya teknik penataan herbarium di dalam pigura dengan tetap mempertahankan kekeringan bahan menggunakan cara alami dan penggunaan silika gel. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta pelatihan dilakukan analisis kuesioner tentang herbarium. Hasil kegiatan menunjukkan setiap peserta berhasil mempraktekkan teknik dasar pengeringan dan mampu menata herbarium secara indah dalam pigura. Hasil analisis kuesioner menunjukkan sebelum dilakukan kegiatan pengetahuan tentang herbarium lebih rendah dibandingkan dengan setelah dilakukan pelatihan. Selain itu bahwa kebanyakan peserta sangat ingin mengetahui pembuatan herbarium yang tidak berubah warna dari warna aslinya. Disamping sebagai penunjang kelengkapan lembar identitas species tumbuhan, juga peluang untuk hiasan atau asesori yang indah.
EDUKASI MELALUI MEDIA VIDEO MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN SISWA DALAM MENCEGAH PENULARAN COVID-19
Yusriani Yusriani;
Tutik Agustini
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Coronavirus-19 (COVID) telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Sekolah merupakan salah satu tempat yang harus diterapkan pola pencegahan penularan novel corona virus. Kegiatan Promosi kesehatan kepada masyarakat sekolah khususnya siswa-siswi sekolah akan berpengaruh terhadap pengetahuan, kemauan dan ketrampilan untuk megaktifkan program PHBS sekolah yang merupakan salah satu item dalam pola pencegahan penualaran novel corona virus (covid-19). Perilaku yang didasari pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa dalam upaya pencegahan penularan novel corona virus (Covid-19) melalui edukasi media vidio. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan metode curah pendapat, demonstrasi, diskusi kelompok serta metode latihan. Untuk mengamati dan mengevaluasi perubahan pengetahuan dan tindakan siswa menggunakan kuesioner pre-post tes, dan daftar tilik keterampilan baik sebelum, selama proses maupun sesudah pembinaan melalui edukasi dan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan praktek siswa siswi tentang cara pencegahan Penularan Novel Corona Virus (Covid-19) melalui edukasi media vidio. Output luaran yang telah dihasilkan adalah Video edukasi tentang cara pencegahan penularan novel corona virus (Covid-19).
STRATEGI PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI TERAS PINTAR DI MASA PANDEMI COVID-19
Dita Roosemella Paramadina;
Muhammad Syahril Ramadhan
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada tingkatan pendidikan sekolah dasar, para siswa tidak hanya diajarkan mengenai pengetahuan tetapi juga karakter. Sejak adanya Pandemi Covid-19, kegiatan belajar mengajar di pendidikan sekolah dasar menjadi terganggu dan para siswa diharuskan belajar secara mandiri di rumah. Berkurangnya peran guru dalam kegiatan pembelajaran membuat orang tua harus terlibat lebih banyak dalam kegiatan belajar mengajar tersebut. Namun, tidak semua orang tua mampu melakukannya yang tentunya menambah hambatan kegiatan pembelajaran terutama pengembangan karakter siswa. Program Teras Pintar dapat menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan dan penunjang pembalajaran untuk siswa sekolah dasar di masa Pandemi Covid-19. Para siswa tidak hanya dibantu belajar tentang materi pembelajaran serta mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru, tetapi juga diberikan kegiatan pembelajaran tambahan berkaitan dengan pembentukan karakter yang seharusnya diperoleh secara langsung di sekolah. Dengan demikian, tujuan kegiatan pendidikan dasar tetap dapat tercapai meskipun berada dalam kondisi Pandemi Covid-19 sekalipun.