Articles
99 Documents
METODE KEILMUAN PENDIDIKAN ISLAM
Heru Setiawan, M. Syaifurizal
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No II (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v11iII.353
Metode keilmuan pendidikan islam merupakan metode yang digunakan dalam menggali, menyusun dan mengembangkan pendidikan islam. Pembelajaran akan menjadi membosankan ketika menggunkan metode yang kurang tepat. Pemilihan metode yang benar mempengaruhi pada transformasi materi dengan efektif dan efesien terhadap peserta didik. Dalam mengimplementasikan pendidikan, Rasulullah sangat memperhatikan kemampuan akal manusia, sifat-sifat manusia dan kebutuhan manusia serta kesiapan mereka dalam menerima pendidikan baru, dengan metode dan kemampuan yang beliau miliki, beliau dapat memberikan kepuasan akal dan sekaligus hati dalam menerima pendidikan. Imam Al-Ghazali menawarkan beberapa metode pendidikan yang dapat mencakup segala aspek manusia yaitu dengan cara memberikan tauladan, perumpamaan, cerita, pembiasaan, saling bertanya, memberi nasihat, penghargaan dan sanksi
ARTIFICIAL INTELLIGENCE DEVELOPMENT AS A BASIS FOR CREATIVE ECONOMIC GROWTH AND RECOVERY OF INDONESIA'S NATIONAL ECONOMY
Sri Kasnelly
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No 1 (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12i1.390
The times have given birth to many new technologies, one of which is artificial intelligence. Of course, this technology must be utilized and adapted, because otherwise, it will make Indonesia lagging. Plus now the world seems to be controlled by digital, everything will be related to digital, including the economic sector. Indonesia is a developing country with an overall medium-scale economic growth rate. There are still many records for the economic sector, including the creative economy sector. Especially after being faced with the COVID-19 pandemic, the economy has become disrupted and has forced the government to prepare new strategies to recover the national economy (PEN). Links between AI, the creative economy and national economic recovery are analyzed using qualitative methods, that the creative economy using AI accelerates national economic recovery.
Konsep Guru Menurut Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali (Imam Al-Ghazali)
Abd. Hamid
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No 1 (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12i1.391
Guru dalam konteks kependidikan mempunyai peranan yang sangat penting. Hal ini dikarenakan gurulah yang berada di barisan terdepan dalam pelaksanaan pendidikan. Gurulah yang langsung berhadapan dengan peserta didik untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus mendidik dengan nilai-nilai positif melalui bimbingan dan keteladanan. Guru merupakan bagian terpenting dalam proses belajar mengajar, baik di jalur pendidikan formal maupun informal. Oleh sebab itu, dalam setiap upaya peningkatan kualitas pendidikan, tidak dapat dilepaskan dari berbagai hal yang berkaitan dengan eksistensi guru itu sendiri. Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali atau yang lebih dikenal dengan Imam Al-Ghazali merupakan seorang ulama sufi yang banyak mengulas masalah keguruan, serta menempatkan posisi guru sebagai profesi yang sangat mulia. Ini berawal dari perhatiannya yang sangat mendalam tentang ilmu dan pendidikan. Ia mempunyai keyakinan yang kuat bahwa pendidikan yang baik itu merupakan suatu jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Ada beberapa kitab karangan Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali atau Imam Al-Ghazali yang membahas tentang guru yang terdalam dalam kitab Ihya’ Ulumuddin, Mizan Al-Amal dan kitab-kitab lainnya.
TREND ICT DAN SIM DALAM SISTEM PENDIDIKAN
Muslimah .
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No 1 (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12i1.392
Keberadaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) sebagai suatu sistem yang diperlukan oleh suatu organisasi terutama pendidikan sangat dibutuhkan untuk menyediakan informasi-informasi penting dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Dengan adanya SIM yang baik maka pengembangan dan kelangsungan hidup suatu organisasi dapat dicapai dengan baik pula. Dalam rangka mengikuti perkembangan ICT yang semakin pesat, maka keberadaan SIM berbasis komputer dalam suatu organisasi sangat diperlukan.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK MELALUI TQM
Supriono, Qurratu A’yun
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No 1 (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12i1.393
Dari hasil penelitian tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan mutu sekolah beserta pelaksanaan manajemen tenaga kependidik serta upayanya meningkatan mutu sekolah melalui tenaga kependidikan di TKK Santa Maria 1 Malang. Metode pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudah ada mengalami peningkatan mutu dalam pelaksanaan manajemen. Upaya-upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu sekolahnya sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian hasil yaitu sarana dan prasarana sudah tercukupi, adanya peminat calon siswa yang mendaftar meskipun terkadang jumlahnya tidak stabil, tenaga pendidik mampu membekali siswa dengan keahlian dan keterampilannya, terakreditasi, dan menghasilkan kelulusan 100% dapat langsung melanjutkan jenjang sekolah dasar.
TAKAFUL DAN ASURANSI KONVENSIONAL
Sugeng Eddy Saputra
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No 1 (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12i1.394
Asuransi merupakan sistem perlindungan sosial dan jaminan kesejahteraan masyarakat yang diatur sangat rapi berdasarkan kesepakatan untuk saling tolong-menolong di antara satu sama lain dalam satu kumpulan masyakarakat. Tujuan asuransi adalah untuk mengurangkan risiko atau kerugian terhadap pemegang polis yang terbuka dengan kemungkinan terjadinya kematian, kecelakaan, kecederaan, kerugian besar perdagangan dan perusahaan dan lain-lain risiko yang mungkin dihadapi.Secara konsep dan tujuan, asuransi konvensional sangatlah sesuai dengan ajaran Islam bahkan nilai-nilai kemanusiaan yang ada dalam asuransi sangat dianjurkan oleh Allah Swt., karena itu sebagian ulama ada yang membolehkan asuransi konvensional ini. Pertentangan pendapat para ulama bukanlah dalam konsep atau ide tentang asuransi tetapi dalam masalah organisasi dan mekanisme operasional perusahaan asuransi konvensional.
KONTRIBUSI AGAMA DALAM KESEHATAN MENTAL
Heru Setiawan, Ibadillahhis Solikhina, Ummi Ni’matun Nada.
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No 1 (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12i1.395
Orang yang mempunyai mental yang sehat adalah orang yang memiliki kondisi psikologis yang baik sehingga terhindar dari gejala-gejala gangguan jiwa dan penyakit jiwa, dapat menyesuakain diri, dapat mengembangkan potensi semaksimal mungkin, serta bisa mencapai kebahagiaan pribadi maupun kebahagiaan orang lain. Sedangkan ciri-ciri dari orang yang mentalnya tidak sehat adalah memiliki perasaan tidak nyaman atau inadequacy perasaan tidak aman atau insecurity kurang memiliki rasa percaya diri atau self confidence kurang memahami memahami diri atau self understanding kurang mendapat kepuasan dalam berhubungan sosial. Disini Agama mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan mental individu seseorang. Dengan demikian, individu dapat mencapai atau memiliki kesehatan mental yang sehat jika taat melaksanakan ajaran agama.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM KELUARGA PERSPEKTIF Q.S. LUQMAN AYAT 13-19
Muhammad Salman
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No II (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12iII.439
Tulisan ini bertujuan untuk memberikan konsep mengenai pendidikan keluarga perspektif Q.S. Luqman ayat 13-19, mengingat banyaknya fenomena kriminal yang terjadi pada saat ini, kemudian disusul dengan masalah kenakalan yang terjadi pada generasi muda yang mengakibatkan banyaknya anak-anak kehilangan jati dirinya karena harus berurusan dengan kepolisian, maka diperlukan solusi untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah kepustakaan (Library Research). Hasil dari temuan menunjukkan bahwasanya melalui konsep yang telah ada dalam Al-Qur’an melalui kisah Luqman dalam Q.S. Luqman ayat 13-19 yang mengedepankan konsep pendidikan Akidah, Pendidikan Akhlak dan Pendidikan Ibadah.
MANAJEMEN KONFLIK DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
Abd Karim Amarullah
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No II (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12iII.440
Konflik dalam dunia pendidikan dipandang sebagai salah satu titik lemah dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Perspektif ini muncul karena pimpinan lembaga melihat konflik sebagai sesuatu yang negatif dan kontraproduktif. Konflik dalam organisasi berbanding lurus dengan perkembangan organisasi, termasuk salah satunya adalah lembaga pendidikan. Awal konflik bisa lahir dari masalah yang bisa dianggap sepele atau sederhana. Namun, tidak jarang menjadi penentu umur, atau kelangsungan hidup masa depan organisasi selama waktu yang lebih panjang. Oleh karena itu, perlu pengelolaan yang tepat untuk menyelesaikan konflik.
TANDA-TANDA SEORANG MANUSIA YANG BERAKHLAKUL KARIMAH
muslimah .
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12 No II (2022): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54459/aktualita.v12iII.443
Dalam ajaran agama islam, berakhlakul kharimah adalah suatu hal yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari – hari, baik untuk diri sendiri maupun dengan orang lain. Perbuatan akhlak adalah perbuatan yang telah tertanam kuat dalam jiwa seseorang sehingga telah menjadi dasar kepribadiannya, Akhlakul karimah atau Akhlak mulia atau sikap terpuji yaitu suatu sikap yang baik sesuai dengan ajaran agama islam. Akhlakul karimah adalah akhlak yang baik atau terpuji.