cover
Contact Name
Nur Huda Sari
Contact Email
nurhudasari0594@gmail.com
Phone
+6282372553683
Journal Mail Official
nurhudasari0594@gmail.com
Editorial Address
Kampus IAI An-Nadwah Kuala Tungkal, Jl. Kapten Piere Tendean 36555, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. (0742) 22190
Location
Kab. tanjung jabung barat,
Jambi
INDONESIA
Aktualita
ISSN : 23388862     EISSN : 26567628     DOI : https://doi.org/10.54459/aktualita.v13iII
Aktualita adalah jurnal penelitian sosial keagamaan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) An-Nadwah Kuala Tungkal. Yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Topik-topik kajian jurnal ini dikembangkan dalam Sosial Keagamaan. Jurnal Aktualita telah mendapatkan nomor ISSN: 2338-8862 dan e-ISSN: 2656-7628
Articles 99 Documents
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH Sodiah Haidir Heru Setiawan
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No 1 (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan seseorang (pemimpin) untuk dapat merealisasikan tujuan organisasi melalui orang lain dengan cara memberikan motivasi agar mereka mau melaksanakannya. Maka diperlukan adanya keseimbangan antara kebutuhan individu para pelaksana. Seorang pemimpin harus memahami dasar-dasar kepemimpinan untuk dapat menjadi pemimpin ideal. Sebagai pemimpin dalam lingkup kecil, seperti keluarga, pemimpin diskusi, dan lainya maupun pemimpin dalam lingkup yang besar seperti pemimpin organisasi, pemimpin agama, dan pemimpin negara. Ada beberapa faktor munculnya kepemimpinan yaitu faktor situasi dan kondisi, faktor kemampuan, faktor keturunan, faktor pengangkatan, dan faktor kepentingan. Kepemimpinan pendidikan merupakan kemampuan untuk menggerakkan pelaksanaan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan dari penulisan ini untuk menggali konsep kepemimpinan kepala sekolah dalam dunia pendidikan yang mencakup fungsi kepemimpinan pendidikan, tipe dan model kepemimpinan, dan keterampilan seorang pemimpin.
PERANAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN (PPK) DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DIWILAYAH KECAMATAN BETARA SESUAI TINJAUAN YURIDIS PKPU NO. 10 TAHUN 2019 (STUDI EMPERIS DESA BUNGA TANJUNG) Ahmad Riduan Heryani Cipto Hamongan
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No 1 (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang skripsi ini berdasarkan hasil pengamatan awal penulis bahwa di Kecamatan Betara khususnya Desa Bunga Tanjung bahwa tingkat partisipasi masyarakat masih banyak yang tidak ikut berpartisipasi dan masih banyak yang tidak memilih. Yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana peranan Panitia Pemilihan Kecamatan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian Yuridis normative, untuk mendapatkan data yang diperlukan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berkedudukan di Ibu Kota Kecamatan. Maksimal 6 (enam) bulan sebelum pemungutan suara dilaksanakan , KPU Kabupaten/Kota telah membentuk PPK dan masa kerja berakhir 2 (dua) bulan setelah pemungutan suara. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peranan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam pemilihan umum untuk meningkatkan partisipasi masyarakat PPK melakukan sosialisasi berjenjang kemasyarakat dan bekerjasama dengan relawan demokrasi untuk menyampaikan bagaimana cara mencoblos yang benar dan contoh surat suara yang sah dan tidak sah. Dan juga ada faktor pendukung dan penghambat PPK dalam mensosialisasikan ke masyarakat seperti media massa dan media electronik. Dan faktor penghambat adalah masalah waktu, sebab waktu yang terbatas tetapi penjelasan dalam pertemuan yang dijelaskan sangat banyak dan lokasi yang ada di kecamatan Betara sangat luas. Oleh karnanya dalam penyampaian penyuluhan baik dari penyuluh Kabupaten ke Kecamatan, dari kecamatan ke desa. Sebab untuk penyuluhan tersebut harus memerlukan waktu yang panjang agar dalam kinerja dari setiap penyelenggara dapat di pahami baik sesudah pemilu maupun sebelum pemilu.
MODERNISASI DAN PEMBERDAYAAN MADRASAH H. Hasanuddin
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No 1 (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modernisasi mempunyai pengertian suatu proses pergeseran sikap dan mentalitas sebagai warga masyarakat untuk bisa hidup sesuai dengan perkembangan zaman. Dalam dunia Islam Modernisasi atau pembaharuan mengandung arti upaya atau aktivitas untuk mengubah kehidupan umat Islam dari keadaan yang sedang berlangsung kepada keadaan yang baru yang hendak diwujudkan demi kemaslahatan hidup dan masih dalam garis garis yang tidak melanggar ajaran dasar yang disepakati oleh para ulama Islam. Sedangkan Pemberdayaan madrasah adalah mengoptimalkan sumber daya yang ada di madrasah untuk meningkatkan mutu madrasah, agar mampu survive dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang menuntut perubahan di saat ini dan saat yang akan datang. Oleh karena itu, Sesuai dengan perkembangan zaman hari ini, masyarakat yang serba kompetitif, madrasah tidak saja harus mampu memberikan jaminan kualitas, tetapi juga harus mampu memberikan jaminan untuk hidup wajar dan unggul di dalam masyarakat
PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN PARTISIPASI KERJA GURU Sukatin Amrizal Mahfudz
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No 1 (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan Kepala sekolah sudah dijalankan dengan mekanisme yang baik, dimana Kepala Sekolah sering melakukan kunjungan kelas untuk melihat partisipasi guru dalam pelaksanaan pendidikan. Namun penulis melihat partisipasi kerja guru masih belum optimal dalam proses pendidikan, ini ditandai dengan jalannya pelaksanaan persiapan kerja yang terkesan monoton dan kurang bergairah, Guru mengajar terlalu fokus pada pelaksanaan dan kurang memiliki perencanaan kerja yang menarik sehingga menimbulkan kejemuan pada siswa pada proses pendidikan. Selanjutnya terlihat sebagian guru tidak menyiapkan perangkat ajar yang baik seperti program tahunan, program semester, silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang selanjutnya tidak menyesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah. Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru telah dijalankan dengan mekanisme yang baik, dimulai dari Memimpin dengan demokratis, Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab, menjalankan kepemimpinan yang baik, Memberikan Pengarahan dalam pembelajaran virtual, Keterbukaan, transparansi pengelolaan dana BOS dan memberikan perhatian terhadap pendidikan dan kepala sekolah sebagai supervisor pendidikan. Kendala yang dihadapi dalam Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru yaitu Pengelolaan Waktu Sistem Pembelajaran COVID-19, Kurangnya fasilitas pendukung pembelajaran virtual dan kurangnya keterlibatan komite sekolah untuk berkolaborasi terhadap pendidikan. Solusi yang dilakukan Kepala Sekolah kendala meningkatkan Partisipasi Kerja Guru yaitu Upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan meningkatkan kerjasama pada komite sekolah terkait pendidikan anak.
PENERAPAN METODE PRAKTIKUM PADA PELAJARAN FIQIH DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA Muslimah Muslimah
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No 1 (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dikembangkan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan danmembentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangkamencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan potensi peserta didik agarmenjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, sehat,berilmu, cakap,kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, sertabertanggung jawab.Salah satu cara yang digunakan oleh seorang guru agar pembelajaran dapatberjalan dengan lancar dan efektif yaitu dengan memilih metode pembelajaranyang sesuai dengan kondisi siswa. Untuk mencapai itu semuanya salah satunyadiperlukan penerapan metode pratikum pada pembelajaran khususnya fiqih yaitumetode yang digunakan untuk meyampaikan bahan pelajaran dengan memberikankesempatan berlatih atau paraktek kepada siswa untuk meningkatkan pemahamansebagai penerapan pegetahuan yang telah mereka dapatkan dibangku pelajaran.
AKTIVITAS POSITIF EKSTRAKURIKULER BACA TULIS AL-QURAN DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 4 MERANGIN Muslimah, Marzuki
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No II (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/aktualita.v11iII.348

Abstract

Aktivitas positif dari kegiatan baca tulis Al-Quran pada SMP Negeri 4 Merangin ditandai dengan perubahan sikap dan perilaku siswa-siswi SMP Negeri 4 Merangin yang dapat mengembangkan potensi diri dan membentuk karakter sopan santun baik di lingkungan sekolah selama pembelajaran dan pergaulan terhadap teman, guru serta karyawan disekolah yang sesuai dengan nilai-nilai Agama Islam dan tujuan dari pembelajaran PAI di sekolah. Aktivitas positif dari pelajaran PAI bagi siswa-siswi di SMP Negeri 4 Merangin dapat dilihat selama proses pembelajaran berlangsung, dengan mengamati dan menilai setiap tingkah laku siswa-siswi dan perkembangan berbagai aspek yang berhubungan dengan penerapan nilai-nilai agama diantaranya aspek kognitif melalui peningkatan pengetahuan, aspek afektif merupakan sikap dan perilaku yang ditunjukkan serta psikomotorik melalui gerakan atau perilaku selama proses pembelajaran.
TANGGAPAN JAMA’AH MAJELIS TAKLIM TERHADP PENYELENGGARAN DAKWAH ISLAM MELALUI PENGAJIAN RUTIN Imam Kholid, Misnawati
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No II (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/aktualita.v11iII.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan jama’ah terhadap penyelenggaran dakwah pengajian di masjelis Taklim Khusnul Khatimah Kuala Tungkal, melalui empat aspek yaitu materi, waktu, metode dan ustad/pembicara dengan jumlah responden 35 orang dari jumlah anggota jama’ah pengajian masjelis Taklim Khusnul Khatimah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Sumber data penelitian ini terdiri dari data primer yaitu 1 orang guru/ustad, dan data sekunder yaitu masjelis Taklim Khusnul Khatimah. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi, data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan selain itu menggunakan rumus persentase. Hasil penghitungan menggunakan rumus tersebut diklasifikasikan berdasarkan kriteria baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanggapan ibu-ibu jama’ah Majelis Ta’lim Husnul Khatimah terhadap penyelenggaraan pengajian adalah dari aspek materi dan waktu dinilai baik dengan persenase 92,7%, 88,4% dari aspek metode dan aspek ustad/pembicara dengan persentase 91,3%. Dari angka yang telah didapat pennujukan bahwa tanggapan jama’ah sangat positif dan sangat antusias.
PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA DITINJAU DARI PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Abd Hamid
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No II (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/aktualita.v11iII.350

Abstract

Pendidikan anak di dalam keluarga sangatlah penting, terutama pendidikan yang dilakukan olehh orang tua. Banyak ayat Al-Quran yangg menjelaskan tentang pendidikan anak, misalnya ayat yang menjelaskan tentang harapan orang tua agar anak menjadi saleh, mau mendirikan salat, juga bagaimana setiap orang tua mampu menjadi teladani bagi kesalehan anak mereka. Banyak dari kalangan orang tua yang tidak menyadari peranan penting mereka sebagai sekolah pertama atau lembaga pendidikan pertama bagi anak. Hal ini di pertegas dengan banyaknya fenomena orang tua yang menyerahkan pengasuhan anak kepada jasa asisten rumah tangga yang mana sangat berpengaruh terhadap perkembangan perilaku anak. Orang tua juga dituntut memiliki keteladanan dalam mendidik anak agar pendidikan bisa berhasil dengan baik. Orang tua di tuntut senantiasa mengontrol perilaku keseharian anak dari salatnya, ketaatan kepada orang tuanya. Pendidikan Islam yang harus diberikan oleh orangtua kepada anaknya dalam keluarga antara lain : Tauhid, Ibadah, Akhlak, dan Sosial. Adapun metode pendidikan Islami diantaranyaa yaitu : metode keteladanan, metode pembiasaan dan metode cerita. Dengan demikian anak akan mampu tumbuh dan berkembang dan mampu menghadapi tantangan zaman modern sekarangi ini, serta mampu menjalani kehidupannya sebagai hamba Allah SWT.
PENDEKATAN KELEMBAGAAN DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN BAGI LANJUT USIA Nur Habibullah
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No II (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/aktualita.v11iII.351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan kelembagaan dalam pembinaan keagamaan bagi lanjut usia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Jambi. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana pendekatan kelembagaan dalam pembinaan keagamaan bagi lanjut usia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Luhur Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kelembagaan dalam pembinaan keagamaan bagi lanjut usia di PSTW Budi Luhur Jambi secara umum terlaksana dengan menyelenggarakan yasinan, shalat berjamaah, peringatan hari-hari besar Islam seperti Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi Muhammad SAW, menyelenggarakan ceramah agama dan memberikan bimbingan agar warga panti yang sudah lansia ini untuk rajin beribadah. Efek pembinaan agama (atsar) dapat dilihat dari keaktifan mengikuti pembinaan maupun shalat wajib berjamaah di Mushalla. Dalam hal ini dinilai belum memenuhi harapan. Diharapkan agar dibentuk kelompok-kelompok kecil yang disesuaikan pengetahuan agama dan pengamalan masing-masing lansia, terkecuali pengajian umum. Dalam elemen pelaksanaan (taujih) terlaksana sesuai agenda dan agar disiplin dipertahankan, mulai acara sholawatan oleh lansia, ceramah oleh pembina, tanya-jawab, dan terakhir do’a.
LANGKAH STRATEGIS DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA GLOBALISASI Sugeng Edy Saputra, Heru Setiawan, Ibadillahhis Solikhina
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 11 No II (2021): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/aktualita.v11iII.352

Abstract

Pendidikan merupakan aktivitas yang diorientasikan kepada pengembangan manusia secara optimal. Globalisasi mengandung arti terintegrasinya kehidupan nasional ke dalam kehidupan global. Bila dikaitkan dalam bidang pendidikan, globalisasi pendidikan berarti terintegrasinya nasional ke dalam pendidikan dunia. Jadi dapat kita pahami bahwasanya maksud dari pendidikan Islam di era globalisasi ialah bagaimana pendidikan Islam itu mampu menghadapi perubahan-perubahan di segala aspek kehidupan yang penuh dengan tantangan yang harus dihadapi dengan pendidikan yang lebih baik lagi. Maka yang harus dilakukan adalah mengembangkan sistem pendidikan yang berwawasan global agar menghasilkan out put (lulusan) dari lembaga pendidikan Islam yang lebih bermutu, supaya mereka percaya diri dalam menghadapi persaingan global. Era Globalisasi dewasa ini mengharuskan kita untuk bersikap arif dan mampu merumuskan serta mengaktualisasikan kembali nilai-nilai kebangsaan yang tangguh dalam beriteraksi terhadap tatanan dunia luar dengan tetap berpijak pada jadi diri, serta menyegarkan dan memperluas makna pemahaman kebangsaan kita dengan mengurangi berbagai dampak negatif yang akan timbul

Page 5 of 10 | Total Record : 99