cover
Contact Name
Agung Rorhi Prayudha
Contact Email
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Phone
+6281947933377
Journal Mail Official
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : -     EISSN : 26566060     DOI : https://doi.org/10.24815/jimpkk
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (JIMPKK) FKIP Universitas Syiah Kuala adalah jurnal elektronik yang berfungsi sebagai wadah untuk publikasi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FKIP Universitas Syiah Kuala. Artikel yang ditulis oleh mahasiswa bersama dosen pembimbingnya ini diterbitkan setelah melalui proses review oleh reviewer dan editor JIMPKK. JIMPKK Universitas Syiah Kuala ini diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024" : 7 Documents clear
MANAJEMEN WAKTU MAHASISWA DAYAH DARUL AMAN TERHADAP PENYELESAIAN STUDI Putri, Nadia; Fitriana, Fitriana; Dewi, Rosmala; Maryam, Siti; Mahyiddin, Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31510

Abstract

ABSTRAKManajemen waktu merupakan suatu tindakan dimana manusia belajar untuk membangun sebuah kepribadian yang disiplin dan lebih menghargai waktu sehingga dapat melakukan penggunaan paling baik atas waktu yang dimiliki. Kesulitan dalam manajemen waktu merupakan permasalahan yang sering ditemukan dan dihadapi mahasiswa yang sedang berada pada semester akhir, terlebih bagi mahasiswa yang tinggal di Dayah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen waktu yang dilakukan mahasiswa Darul Aman saat menyelesaian tugas akhir dengan tanggung jawab yang ada pada Dayah, mengetahui hambatan atau kendala yang dialami mahasiswa saat menyelesaikan tugas akhir serta strategi yang dilakukan oleh mahasiswa untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang mahasiswa aktif dengan kriteria angkatan 2019 dan saat proses mengerjakan skripsi sudah tinggal di Dayah Darul Aman minimal satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu yang dilakukan oleh mahasiswa dengan cara memanfaatkan waktu sesuai dengan jadwal masing-masing. Mahasiswa dapat membagi waktu antara kegiatan kuliah dan kegiatan Dayah sehingga masing-masing kegiatan terstruktur. Salah satu hambatan yang dialami oleh mahasiswa Darul Aman yaitu terbaginya konsentrasi antara kegiatan Dayah dengan kegiatan perkuliahan. Strategi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut dengan membuat jadwal apa saja yang harus dilakukan setiap hari agar aktivitas yang dilakukan dapat teratur dan waktu yang digunakan akan lebih terarah dan bermanfaat. Kelima responden dalam penelitian ini dapat mencapai target dengan menyelesaikan kuliah selama 4 tahun.Kata Kunci : Manajemen Waktu, Penyelesaian Studi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DI SMP NEGERI 1 BAKONGAN, KABUPATEN ACEH SELATAN Nadhilla, Nadhilla; Hamid, Yuli Heirina; Nurbaiti, Nurbaiti; Dewi, Rosmala; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.29661

Abstract

Hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah terjadinya proses pembelajaran, hasil belajar bertujuan untuk menunjukkan bahwa siswa telah melakukan proses belajar yang meliputi pengetahuan dan keterampilan yang baik secara umum maupun khusus. Untuk itu diperlukan adanya usaha yang dilakukan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. Salah satunya adalah dengan cara menerapkan model pembelajaran cooperative laerning tipe jigsaw. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group jigsaw terhadap hasil belajar siswa. Desain penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang datanya diolah dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data penelitian bersumber dari Guru Mata Pelajarandan 20 siswa kelas VIII/1 SMP Negeri 1 Bakongan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kepada siswa dan lembar observasi aktivitas siswa. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus Isiswa memperoleh nilai rata-rata 4,72 (89,4%)termasuk dalam kategori baik sekali, untuk hasil belajar siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 90% sudah mencapai target yang ditetapkan yaitu 80%. Kemudian untuk tes akhir post test siklus I dengan ketuntasan individu (86,5%) sudah mencapai kriteria ketuntasan yaitu 80%. Hasil penelitian memperlihatkan terjadi peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan pembelajaran konfensional. Dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan model koopearif tipe jigsaw memberikan efek yang positif terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu disarankan kepada guru mata pelajaran sebaiknya menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw pada materi lainnya.Kata Kunci: Cooperative Learning Tipe Jigsaw, Hasil Belajar
INOVASI PRODUK KERAJINAN GERABAH DI DESA ATEUK JAWO KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Raihan, Husnun; Dewi, Rosmala; Faudiah, Nurul; Nurbaiti, Nurbaiti; Fadhilah, Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31216

Abstract

ABSTRAKProduk kerajinan gerabah telah banyak diganti oleh produk-produk lain berbahan plastik atau aluminium yang lebih kuat dan tidak mudah pecah. Inovasi pada produk kerajinan gerabah sangat mempengaruhi peningkatan penjualan, semakin maju teknologi maka produk juga harus diupgrade untuk menyesuaikan zaman dan selera calon pembeli. Penelitian itu bertujuan untuk mengetahui bentuk atau bagian-bagian yang menjadi pengembangan produk kerajinan gerabah dan mengetahui inovasi pada teknik pembuatan produk kerajinan gerabah di Desa Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 4 (empat ) orang yang terdiri dari ketua kelompok dan 3 (tiga) orang anggota kelompok pengrajin kerajinan gerabah. Penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan produk kerajinan gerabah berinovasi pada desain produknya mengikuti perkembangan pasar, dan untuk ukuran juga lebih beragam. Dahulu produk kerajinan gerabah terbatas untuk keperluan rumah tangga saja, namun seiring perkembangan zaman produk kerajinan gerabah semakin bervariasi. Produk kerajinan gerabah yang diinovasi adalah beulangong (belanga), sudu (tembikar), pot bungong (pot bunga), yang dibuat dengan beberapa variasi dengan model yang menarik. Peunee berinovasi pada ukurannya yang dibuat lebih beragam. Peunee yang berukuran kecil dijadikan sebagai souvenir pernikahan. Dan untuk produk yang diminati setahun terakhir ini adalah variasi dari beulangong. Teknik pembuatan gerabah masih bertahan secara tradisional yang telah diturunkan secara turun-menurun kepada pengrajin gerabah di Desa Ateuk Jawo Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Proses pembuatan gerabah terdiri dari 5 (lima) tahap yaitu pengambilan jenis tanah, pengadukan tanah liat dengan pasir, pembentukan gerabah, pengeringan, dan pembakaran.Kata kunci : Inovasi Produk, Kerajinan Gerabah, Kota Banda AcehABSTRACT Pottery handicraft products have been replaced by other products made of plastic or aluminum which are stronger and not easily broken. Innovations in pottery products greatly affect the increase in sales, the more advanced the technology, the product must also be upgraded to suit the times and tastes of prospective buyers. The aim of this study was to find out the shape or parts that became the development of pottery handicraft products and to find out innovations in the technique of making pottery handicrafts in Ateuk Jawo Village, Baiturrahman District, Banda Aceh City. This study uses a descriptive qualitative approach. Subjects in this study amounted to 4 (four) people consisting of the group leader and 3 (three) members of the pottery craftsman group. Determination of subjects in this study using purposive sampling technique. The results of this study indicate that the development of pottery handicraft products innovates in product design following market developments, and for sizes that are also more diverse. In the past, pottery handicraft products were limited to household needs, but as time went on, pottery handicraft products became increasingly varied. The innovated pottery products are beulangong (pot), spoon (pottery), pot bungong (flower pot), which are made in several variations with interesting models. Peunee innovates in sizes that are made more diverse. The small peunee is used as a wedding souvenir. And for products that have been in demand in the past year, this is a variation of beulangong. The technique of making pottery still survives traditionally which has been handed down from generation to generation to pottery craftsmen in Ateuk Jawo Village, Baiturrahman District, Banda Aceh City. The process of making pottery consists of 5 (five) stages, namely taking the type of soil, mixing the clay with sand, forming the pottery, drying, and burning.Keywords: Product Innovation, Pottery Crafts, Banda Aceh
PENERAPAN MOTIF MUSEUM TSUNAMI ACEH PADA BUSANA DENGAN TEKNIK HAPAZOME Mulyani, Nanda; Dewi, Rosmala; Novita, Novita; Fadhilah, Fadhilah; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31215

Abstract

ABSTRAKPewarnaan tekstil dengan teknik hapazome menghasilkan produk yang tidak pasaran dan termasuk mudah dalam proses pembuatannya. Motif dihasilkan dari teknik hapazome kebiasaannya hanya dari bentuk daun, penelitian ini melakukan kreativitas lain yaitu pengaplikasian teknik hapazome menggunakan motif yang terinpirasi dari ornamen museum tsunami yang memiliki keunikan dikarenakan representasi dari tari saman, kemudian menghasilkan dua produk busana casual. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi motif dinding bagian luar bangunan yang ada pada museum tsunami Aceh, menghasilkan desain produk busana casual motif Museum Tsunami Aceh dengan teknik hapazome, mengapalikasikan motif Museum Tsunami Aceh pada busana casual dengan teknik hapazome, mengetahui daya tarik remaja terhadap busana casual motif museum tsunami Aceh dengan pengaplikasian teknik hapazome. Penelitian menggunakan metode ekperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif, Sampel dalam penelitian ini merupakan remaja wanita dengan rentang usia 15-25 tahun berjumlah 85 orang, teknik pengumpulan data pada penelitian melalui dokumentasi, angket, studi kepustakaaan dan eksperimen terapan. Pada hasil penelitian telah mendesain 2 produk busana casual (model produk I street wear pencetakan motif museum dengan daun jati, model produk II ready to wear pencetakan motif museum dengan daun lanang) dan telah merealisasikan busana casual dengan motif museum tsunami Aceh menggunakan teknik hapazome. Hasil uji tanggapan responden lebih dari setengah responden sangat suka produk model I dengan persentase 55% sedangkan 42% sangat suka dengan produk model II. Ketajaman warna motif produk model I lebih pekat dari pada produk model II serta hasil produk model I, satu setelan sehingga lebih menarik dilihat secara keseluruhan, hal ini membuat ketertarikan responden lebih besar dari pada produk model II. Pengaplikasian motif museum tsunami dengan teknik hapazome menghasilkan visual motif museum tsunami Aceh, selain motif terciplak dengan baik, visual motif pada kain menghasilkan garis-garis tulang daun yang semakin menambah keindahan pada busana tersebut.Kata Kunci: Teknik Hapazome, Museum Tsunami Aceh, Pewarna Alami, Produk FashionABSTRACTTextile dyeing using the hapazome technique produces unmarketable products that are relatively easy to manufacture. The motifs produced from hapazome are unique and varied according to the plants used in the hapazome manufacturing process, but the application according to the shape of the leaves only produces leaf prints. has uniqueness due to the representation of the saman dance, then produces casual clothing products that have high aesthetic value, are unique, innovative and environmentally friendly. The purpose of this study was to explore the outer wall motifs of the buildings in the Aceh tsunami museum, produce casual clothing product designs with the Aceh Tsunami Museum motif using the hapazome technique, why link the Aceh Tsunami Museum motif to casual clothing with the hapazome technique, find out the appeal of casual clothing with museum motifs Aceh tsunami with the application of the hapazome technique. This study uses applied experimental research methods with a quantitative approach, data collection techniques in this study are documentation, questionnaires, literature studies and applied experiments. The research results have designed 2 casual clothing products and have designed casual clothing with the Aceh tsunami museum motif using the hapazome technique. The results of the respondent response test showed that more than half of the respondents really liked the product model I with a proportion of 55%, while 42% really liked the product model II. The sharpness of the color of the model I product is denser than that of the model II product and the design of the model I product is one setting so that it is more attractive to look at as a whole causing the interest of the respondents to be higher than that of the model II product. The application of the tsunami museum motif using the hapazome technique produces unique visual motifs, in addition to the well-printed motifs according to the leaves used, the visual motifs on the fabric produce stripes of leaf bones which further add to the beauty of the clothing. It is hoped that readers can see the potential of using the hapazome technique by using regional motifs to be applied in the learning process and the business world.Keywords: Hapazome Technique, Aceh Tsunami Museum, Natural Dyes, Fashion Products
DESAIN BUSANA WANITA PADA SAAT PANEN KOPI Desky, Desy Maharani; Dewi, Rosmala; Rahmi, Rahmi; Fitriana, Fitriana; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31210

Abstract

AbstrakBusana panen kopi yang biasanya digunakan wanita di Kabupaten Aceh Tengah menggunakan busana yang sudah tidak layak pakai untuk keseharian di rumah dan digunakan saat panen kopi atau kegiatan berkebun lainnya. Banyaknya wanita yang menggunakan busana memanen kopi tidak sesuai dengan anjurkan agama Islam melainkan wanita tersebut menggunakan busana yang sedikit memperlihatkan aurat dan busana yang digunakan juga kurang nyaman sehingga mengganggu pekerjaan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain busana wanita yang telah digunakan pada saat panen kopi, mendesain busana wanita yang akan ditampilkan pada saat panen kopi dan mengetahui tanggapan responden terhadap desain busana yang ditampilkan. Menghasilkan desain yang multi fungsi agar memberikan rasa nyaman sehingga memudahkan pekerjaan penggunanya, dan mengetahui daya tarik penggunanya terhadap desain busana wanita pada saat panen kopi. Penelitian ini menggunakan metode deskripif kualitatif, dari hasil analisis penelitian menunjukan responden merasa tidak nyaman menggunakan busana yang biasa digunakan sehingga menghambat pekerjaan memanen kopi dan responden menyetujui desain yang ditampilkan peneliti, dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa wanita tersebut menggunakan busana yang sudah tidak layak pakai untuk kehidupan sehari-hari tanpa berfikir kenyamanan dan keamanan memakai busan tersebut, karena menurut pandangan wanita tersebut busana bukan hal yang wajib untuk diperhatikan ketika hendak kekebun kopi. Penelitian ini menampilkan dua desain busana wanita pada saat panen kopi namun yang dipilih hanya satu desain yang sesuai, desain tersebut memiliki banyak keunggulan yang efesien untuk mengurangi dan mengatasi masalah yang terjadi pada saat panen kopi khususnya bagi wanita agar dapat memanen kopi dengan aman dan nyaman dari busana yang sebelumnya sering digunakan namun tetap bisa menutup aurat sebagai wanita muslim walaupun dalam keadaan memanen kopi.Abstract:The coffee harvesting clothes that are usually worn by women in Central Aceh District use clothes that are no longer suitable for everyday use at home and are used when harvesting coffee or other gardening activities. The large number of women who use clothing to harvest coffee is not in accordance with the recommendations of the Islamic religion, instead these women wear clothes that reveal little of their genitals and the clothes used are also uncomfortable so that it interferes with work. Based on these problems, this study aims to analyze women's clothing designs that have been used during the coffee harvest, design women's clothing that will be displayed during the coffee harvest and find out the respondents' responses to the clothing designs displayed. Producing a multi-functional design to provide a sense of comfort so as to facilitate the work of its users, and to find out the user's attractiveness to women's fashion designs during coffee harvesting. This study used a qualitative descriptive method, from the results of the research analysis, it was shown that the respondents felt uncomfortable wearing the clothes they usually used, which hindered the work of harvesting coffee and the respondents agreed with the designs shown by the researchers. everyday life without thinking about the comfort and safety of wearing these clothes, because according to the woman's view, clothing is not something that must be considered when going to coffee plantations. This study presents two designs of women's clothing during the coffee harvest but only one design is selected that is appropriate, this design has many efficient advantages to reduce and overcome problems that occur during the coffee harvest, especially for women so they can harvest coffee safely and comfortably from clothing that was previously often used but can still cover the nakedness as a Muslim woman even when harvesting coffee.
ANALISIS MINAT ALUMNI FKIP USK MENJADI GURU MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) Rizki, Siti Rahmadani; Fadhilah, Fadhilah; Nurbaiti, Nurbaiti; Dewi, Rosmala; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.30989

Abstract

ABSTRAKMinat alumni berlatar belakang pendidikan untuk menjadi guru profesional sangat penting, karena rendahnya minat terhadap profesi guru dapat berdampak negatif pada kemampuan alumni sebagai calon guru dan dapat mempengaruhi kompetensi guru yang tidak optimal. Kebijakan pemerintah terhadap profesi guru juga mempengaruhi minat untuk menjadi guru profesional karena persyaratan sertifikasi guru membutuhkan proses persiapan yang memadai dan memiliki keterampilan atau bakat untuk menjadi guru. Peneilitian iini bertujiuan untuik miengetahui miniat aliumni FKIP USK meinjadi guiru melalui Program Pendidikan Profesi Guru. Penelitian menggunakan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan penentuan sampel mengunakan teknik Random Sampling dengan jumlah sampel 288 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan kuesioner dengan menggunakan angket tertutup dengan analisis. Hasil analisis deskriptif dari minat untuk menjadi guru pada Alumni FKIP USK tergolong kategori tinggi (79%) dan pengetahuan responden dalam Program Pendidikan Profesi Guru tergolong kategori sangat tinggi (83%). Hasil pengukuran kedua variabel (X) dan variabel (Y) berada pada kategori sangat tinggi (81%) artinya terdapat minat pada Alumni FKIP USK menjadi guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru. Berdasarkan uji validitas dan uji reliabilitas kedua instrument penelitian dapat dinyatakan valid dan reliable. Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh bahwa variabel bebas (X) memiliki pengaruh terhadap variabel terikat (Y) dengan nilai korelasi (R) sebesar 0,684 dengan diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 46,8%. Selanjutnya diperoleh nilai t hitung 10.096 dan 15.850 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 0,05. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh minat Alumni FKIP USK menjadi guru terhadap program Pendidikan Profesi Guru.Kata Kunci: Minat, Alumni, Pendidikan Profesi Guru.
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP LEMPER DENGAN SUBSTITUSI BUAH TALAS (Colocasia esculenta) Azzahra, Laura; Indani, Indani; Hamid, Yuli Heirina; Suhairi, Laili; Mahyiddin, Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.30974

Abstract

ABSTRAKTalas (Colocasia sp) merupakan tanaman pangan dari umbi-umbian yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Terdapat banyak kandungan gizi yang relatif tinggi pada umbi talas, dimana terdapat kalium atau potassium, sodium, dan karbohidrat. Maka dari itu talas diolah menjadi jajanan pasar, yaitu lemper dengan substitusi buah talas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik organoleptik, dan daya terima konsumen terhadap lemper dengan substitusi buah talas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan 2 perlakuan dengan 3 kali pengulangan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 4 narasumber yaitu Dosen Tata Boga Prodi PKK FKIP USK. Selanjutnya uji kesukaan (Preference Test) yang dilakukan oleh 30 orang panelis konsumen yaitu masyarakat Gampong Punti Kecamatan Matangkuli Kabupaten Aceh Utara. Teknik analisis data menggunakan LSD (Least Significant Different) dengan taraf signifikan 0,05. Hasil analisis data uji perlakuan narasumber mendeskripsikan bahwa lemper talas (LT2) memperoleh nilai yang lebih tinggi dengan nilai rata-rata dari segi warna 22,75, aroma 23, dan rasa 24, sedangkan dari segi tekstur 22,75, dengan demikian dapat dikatakan bahwa narasumber lebih menyukai lemper talas (LT2). Hasil analisis data uji penerimaan konsumen menunjukkan bahwa konsumen menyukai lemper talas (LT1) dengan nilai warna 4,4, aroma 4,16, dari segi tekstur 3,46 dan dari segi rasa 4,26. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh karakteristik organoleptik lemper dengan penambahan buah talas, dengan demikian hipotesis diterima (H1).Kata Kunci : Daya Terima, Konsumen, Lemper, Substitusi, Talas

Page 1 of 1 | Total Record : 7