cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6221-7394422
Journal Mail Official
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
Jl. Ciledug Raya Kav. 109, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI
Published by LEMIGAS
ISSN : 20893396     EISSN : 25980300     DOI : 10.29017/LPMGB.58.1.1610
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi (LPMGB) merupakan jurnal resmi yang dipublikasikan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS untuk menyebar luaskan informasi terkait kegiatan penelitian, pengembangan rekayasa teknologi dan pengujian laboratorium di bidang migas. Naskah dari berbagai lembaga penelitian, perguruan tinggi dan industri migas dari dalam dan luar negeri
Articles 544 Documents
Analisis Masalah Backpressure di Lapangan Ledok Sumur LDK-X PT. Pertamina EPy4sset 4 Cepu Safira Maura Aldira Ratasya; Elsabrina Prakasa Putri; Satria Nugeraha Ariyanto; Chentika Anugra Cenia Bunga; Mohamad Imam Ghozali; Teguh Widodo; Pradini Rahalintar
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 57 No. 3 (2023): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri minyak dan gas, ada beberapa masalah yang dapat terjadi selama prosesproduksi. Backpressure adalah salah satu masalah dalam sumur produksi. Backpressuredapat disebabkan karena aliran dari sumur bertekanan rendah terhalang oleh aliran darisumur bertekanan tinggi. Lapangan Pertamina Asset 4 Cepu Lapangan Ledok, khususnyasumur LDK-X, merupakan contoh signifikan dari tekanan balik yang ditandai denganbeberapa fenomena, seperti katup periksa rusak dan penurunan produksi. Untuk mengatasimasalah ini, diterapkan sistem pressure and flow cluster yang akan masuk ke separator.Sumur dengan tekanan tinggi akan mengalir ke pemisah kelompok sedangkan sumurdengan tekanan rendah seperti sumur LDK-X akan mengalir ke uji separator. Melaluimetode ini, diperoleh hasil yang cukup memuaskan dan efektif untuk mengatasi masalahbackpressure, terbukti dengan adanya peningkatan volume produksi dari 89,5 bopdmenjadi 110,8 BOPD.
METODE ALTERNATIF PENENTUAN DENSITAS BATUAN RESERVOIR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI 3D CT (COMPUTED TOMOGRAPHY) Alit Gurmilang
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 52 No. 3 (2018): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan karakterisasi fi sik batuan di laboratorium Routine Core menggunakan X-ray computed tomography (CT) merupakan teknik nondestruktif yang memungkinkan visualisasi citra struktur pori batuan yang ditentukan oleh variasi kerapatan antar butiran dan komposisi atom tanpa membuka percontoh batuan inti (core). Teknik ini dapat dijadikan bahan pertimbangan sebagai metode alternatif penentuan densitas batuan. Rekonstruksi citra yang diperoleh menggunakan metode 3D CT pada percontoh batuan inti dari alat CT Scan dibandingkan dengan data keluaran alat Spectral Gamma Ray dan Gas Permeameter pada percontoh plug untuk menghasilkan profi l nilai densitas pada batuan reservoar dengan maksud mendapatkan kesamaan pola. Dari data hasil pengukuran pada tekanan 400 psi diperoleh nilai densitas butiran/total yang diplot-silang secara linier terhadap nilai CT Number untuk diasumsikan menjadi nilai densitas matriks pada litologi batupasir dan serpih di setiap zona lapisan. Terdapat bukti yang menunjukkan adanya korelasi antara nilai densitas formasi barea sandstone dengan formasi sawah tambang. Kemudian hasil plot dari nilai total Sinar Gamma, Porositas, Permeabilitas, Densitas Butiran/Total dan CT Number ditampilkan ke dalam satu tampilan format Log Data, untuk memperoleh profi l zona lapisan dari setiap kedalaman.
PEMANFAATAAN GAS SUAR BAKAR MENJADI DIMETHYL ETHER (DME) Paramitha Widiastuti; Lisna Rosmayati; Fiqi Ghifari
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 52 No. 3 (2018): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas suar bakar merupakan gas yang dihasilkan oleh kegiatan eksplorasi dan produksi atau pengolahan minyak dangas bumi yang dibakar karena tidak dapat ditangani oleh fasilitas produksi atau pengolahan yang tersedia sehinggabelum termanfaatkan. Data menunjukkan bahwa jumlah gas suar bakar di Indonesia tahun 2017 masih cukup besaryaitu 148 MMSCFD.
PENINGKATAN KINERJA POMPA AIR 3 INCHI DENGAN BERMESIN PENGGERAK 5,5 Hp BERBAHAN BAKAR LPG Faqih Supriyadi; Cahyo Setyo Wibowo; Maymuchar; Nanang H; Riesta Anggarani
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 52 No. 3 (2018): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada banyak jenis mesin penggerak pompa air yang digunakan untuk irigasi pertanian. Diantaranya adalah mesin penggerak pompa air berbahan bakar solar dan berbahan bakar bensin. Diantara kedua jenis mesin penggerak pompa air tersebut, yang paling banyak digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian oleh petani kecil adalah mesin pompa air 3 inchi berbahan bakar minyak jenis bensin dikarenakan harganya yang terjangkau, mudah dibawa dan mudah dipindahkan dari tempat satu ke tempat lain. Akan tetapi, pada saat ini harga bensin dirasa terlalu mahal oleh para petani kecil dan ketersediaannya yang susah untuk didapatkan di sekitar lahan pertanian, sehingga diperlukan bahan bakar alternative yang dapat digunakan pada mesin penggerak pompa air berbahan bakar bensin tanpa merubah spesifi kasi dari mesin tersebut. Salah satu bahan bakar alternative tersebut adalah Liquefi ed Petroleum Gas (LPG) karena LPG dan bensin sama-sama memiliki sifat parameter pengujian nilai angka oktana riset (RON), bahkan LPG memiliki nilai RON lebih tinggi dibandingkan dengan bensin yang ada saat ini, sehingga LPG dapat digunakan sebagai bahan bakar substitusi bagi mesin pompa air dengan sistem pengapian spark plug (busi). Untuk dapat menggunakan LPG, pada mesin pompa air perlu dilakukan modifi kasi pada saluran bahan bakar menjadi system bi-fuel dengan menambahkan peralatan konversi (conversion kit). Adapun bahan bakar LPG yang digunakan adalah LPG 3 kg yang telah digunakan secara luas untuk masyarakat sehingga tersedia di berbagai lokasi. Untuk mengetahui kinerja pompa, kemudahan dalam pengoperasian dan faktor keselamatan bagi pengguna di sektor pertanian, diperlukan penelitian di laboratorium. Penelitian terhadap kinerja pompa air 3 inchi dengan mesin penggerak berbahan bakar LPG ini dilakukan untuk mengetahui Total Head dan Debit yang dihasilkan untuk dibandingkan dengan kinerja mesin berbahan bakar bensin RON 88 dan sebagai acuannya adalah pompa air yang digerakkan oleh motor listrik. Metode uji yang digunakan adalah SNI 0141-2009/Amd 2:2015. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kinerja pompa air 3 inchi yang digerakkan oleh mesin 5,5 hp berbahan bakar bensin 88 dan LPG tidak terjadi perbedaan yang signifi kan.
Analisis Supply Loss Produk Pertalite Melalui Kapal OB Patra 2304 di PT. Pertamina Fuel Terminal XYZ Aileni Suhartini; Rendy Bagus Pratama
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 57 No. 3 (2023): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan oil and gas diwajibkan mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) ke tujuantertentu dengan kualitas dan kuantitas (Zero Loss) sesuai dengan permintaan pelanggan.Namun dalam proses serah terima BBM melalui kapal kerap terjadi adanya losses.Adanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis supply loss produk pertalite melaluikapal OB PATRA 2304 di PT. Pertamina Fuel Terminal XYZ. Berdasarkan data lossestahun 2022 yang diolah dengan menggunakan metode perbandingan dan interpretasi ujiWilcoxon untuk membuktikan data ini dengan software SPSS versi 25. Key PerformanceIndicator (KPI) losses yang ditetapkan oleh PT. Pertamina Fuel Terminal XYZ sebesar-0,13% loading loss, -0,07% transport loss, -0,13% discharge loss, dan -0,125% supplyloss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis perbandingan jumlah produk pertaliteselama proses penerimaan diperoleh supply loss sebesar -0,080% dengan perbandingan ujiWilcoxon dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat nilai hasil cargo yang signifikan antarahasil cargo B/L dengan A/R dengan pembuktian 95% valid dan interpretasi H0 diterima.
Pra Studi Kelayakan Unit Distilasi Vakum pada Mini Refinery Plant dengan Kapasitas 18.000 Barrel Per Stream Day di Bojonegoro Ahmad Murtafi’in; Annasit Mualim; Agus Setiyono
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 57 No. 3 (2023): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara dengan jumlah total penduduk terbesar ke-4 di dunia, Indonesiamemiliki tantangan dalam defisit BBM. Untuk itu perlu dilakukan impor bahan bakar,dikarenakan kilang existing belum mampu memenuhi permintaan tersebut. Selainadanya proyek Refinery Development Master Plan dan Grass Root Refinery, salah satusolusi untuk mengatasi persoalan pasokan bahan bakar adalah dengan membangun danmengembangkan kilang mini, diantaranya pertimbangan yang menjadi keunggulan kilnagmini adalah dekat dengan sumber bahan baku dan juga dekat dengan konsumen sehinggadapat membuang delivery cost. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakankilang minyak mini dari segi teknis dan ekonomis. Feed yang digunakan untuk plantini adalah crude oil dengan API gravity 32,1 dari Banyu Urip dan kondensat denganAPI gravity 44,62 dari Jambaran Tiung Biru. Pabrik ini dirancang untuk menghasilkanproduk intermediet. Proses produksi di pabrik ini menggunakan proses yang sederhanauntuk menekan biaya modal, yang terdiri dari Pre-Fractionation Unit, AtmosphericDistillation Unit, dan Vacuum Distillation Unit. Dari hasil analisis ekonomi diperolehbiaya modal sebesar Rp 400.971.243.175,91/per tahun dan biaya produksinya sebesarRp 8.185.168.144.016,17/per tahun. Sedangkan payback period-nya adalah 8,25 tahun,IRR 11,35% dan BEP 56,08%. Dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan teknis,Mini Refinery Plant ini layak untuk dibangun.
PEREKAYASAAN SISTEM GIROSKOP GRAVITYMETER Bambang Triharjanto
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 50 No. 2 (2016): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian gravitimeter darat untuk pengukuran gayaberat dilaut memerlukan suatu sistem yang memiliki kestabilamposisi sudut inklinasi untuk mengeliminir pengaruh gelombang air laut, anti getar, sensitif dan cepat yang disebutGyroskop. Persyaratam kestabilan dan posisi tegak lurus dengan permukaan bumi dalam pengukuran gravitasidipenuhi dengan cara memasang sensor inklinasi dan motor kompensator (servo motor, servo kontroler dan programkendali programable logic controller) pada kedua pasang lengan penyeimbang X dan Y, serta system peredamgetaran/goncangan berbantalan magnet. Hasil model skala laboratorium menunjukkan kinerja kestabilan posisisangat akurat terhadap bidang datar, sedangkan peredaman getaran/goncangan 50% lebih baik dengan penggunaankombinasi alat peredam berbantalan magnet dan bantalan angin (spring air).
PROSES DESULFURISASI SECARA OKSIDATIF (ODS) MENGGUNAKAN KATALIS TI-MCM-41 Slamet Handoko; Syntha Nardey
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 49 No. 2 (2015): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini, proses Hydrodesulphurization (HDS) sebagai unit pengurangan kadar sulfur yangada di kilang belum mampu menghilangkan sulfur bermolekul besar seperti diBenzothiophenedan derivatifnya seperti 4,6-dimethydiBenzothiophene (4,6-DMDBT).
Laju Pengendapan dan Konsentrasi Hidrokarbon di Sedimen Perairan Sungai Donan Yanny Handayani
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 57 No. 2 (2023): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghitung sebaran hidrokarbon di permukaan perairan,ketebalan hidrokarbon di permukaan perairan dan laju pengendapan konsentrasihidrokarbon di sedimen dengan pendekatan model hidrodinamika menggunakanPersamaan Stokes. Metode pelaksanaan dilakukan sampling in situ maupun ex situ padatujuh stasiun sejak Mei sampai Juni 2010. Laju pengendapan hidrokarbon kecepatan0,0054 m/detik, proses pengendapannya berkisar 15,43 menit dengan ketebalan reratalapisan minyak 0,047 mikrometer, volume minyak yang tumpah di perairan sekitar 102mililiter dengan jarak distribusi sebaran minyak di permukaan air 281,63 meter.
Pembuatan Adsorben CO2 Berbahan Dasar Zeolit Alam yang Diimpregnasi Dengan Methyl Diethanol Amine Dan Uji Kapasitas Adsorpsi CO2 Dengan Sistem Batch Roza Adriany; Devitra Sakarani; Abdul Haris; Efa Yenti; Leni Herlina; Nurul Hidayati; Morina; Herizal; Atyanto Daru Atmoko; Rudi Suhartono; Rahmadian Arief
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 57 No. 2 (2023): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pembuatan adsorben CO2 berbahan dasar zeolit alam dari daerah Bayah dan pengujian kapasitas adsorpsi CO2 dengan sistem batch. Metodologi pembuatan adsorben adalah zeolit diaktivasi kemudian diimpregnasi dengan MDEA yang mengandung Piperazin 6% yang berfungsi sebagai aktivator reaksi. Konsentrasi MDEA yang diimpregnasikan yaitu 10% dan 15%. Adsorben kemudian dianalis dengan alat FTIR, XRD, SEM, dan dilakukan uji kapasitas adsorpsi CO2 pada suhu ruang menggunakan alat uji adsorpsi CO2 sistem batch. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas adsorpsi CO2 maksimum diperoleh pada konsentrasi MDEA 15% yaitu 5,152 mg CO2 /g adsorben.

Page 9 of 55 | Total Record : 544


Filter by Year

1980 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 58 No. 1 (2024): LPMGB Vol. 57 No. 3 (2023): LPMGB Vol. 57 No. 2 (2023): LPMGB Vol. 57 No. 1 (2023): LPMGB Vol. 56 No. 3 (2022): LPMGB Vol. 56 No. 2 (2022): LPMGB Vol. 56 No. 1 (2022): LPMGB Vol. 55 No. 3 (2021): LPMGB Vol. 55 No. 2 (2021): LPMGB Vol. 55 No. 1 (2021): LPMGB Vol. 54 No. 3 (2020): LPMGB Vol. 54 No. 2 (2020): LPMGB Vol. 54 No. 1 (2020): LPMGB Vol. 53 No. 3 (2019): LPMGB Vol. 53 No. 2 (2019): LPMGB Vol. 53 No. 1 (2019): LPMGB Vol. 52 No. 3 (2018): LPMGB Vol. 52 No. 2 (2018): LPMGB Vol. 52 No. 1 (2018): LPMGB Vol. 51 No. 3 (2017): LPMGB Vol. 51 No. 2 (2017): LPMGB Vol. 51 No. 1 (2017): LPMGB Vol. 50 No. 3 (2016): LPMGB Vol. 50 No. 2 (2016): LPMGB Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB Vol. 49 No. 3 (2015): LPMGB Vol. 49 No. 2 (2015): LPMGB Vol. 49 No. 1 (2015): LPMGB Vol. 48 No. 3 (2014): LPMGB Vol. 48 No. 2 (2014): LPMGB Vol. 48 No. 1 (2014): LPMGB Vol. 47 No. 3 (2013): LPMGB Vol. 47 No. 2 (2013): LPMGB Vol. 47 No. 1 (2013): LPMGB Vol. 45 No. 3 (2011): LPMGB Vol. 45 No. 2 (2011): LPMGB Vol. 45 No. 1 (2011): LPMGB Vol. 44 No. 3 (2010): LPMGB Vol. 44 No. 2 (2010): LPMGB Vol. 44 No. 1 (2010): LPMGB Vol. 43 No. 3 (2009): LPMGB Vol. 43 No. 2 (2009): LPMGB Vol. 43 No. 1 (2009): LPMGB Vol. 42 No. 3 (2008): LPMGB Vol. 42 No. 2 (2008): LPMGB Vol. 42 No. 1 (2008): LPMGB Vol. 41 No. 3 (2007): LPMGB Vol. 41 No. 2 (2007): LPMGB Vol. 41 No. 1 (2007): LPMGB Vol. 40 No. 3 (2006): LPMGB Vol. 40 No. 2 (2006): LPMGB Vol. 40 No. 1 (2006): LPMGB Vol. 39 No. 3 (2005): LPMGB Vol. 39 No. 2 (2005): LPMGB Vol. 39 No. 1 (2005): LPMGB Vol. 38 No. 3 (2004): LPMGB Vol. 38 No. 2 (2004): LPMGB Vol. 38 No. 1 (2004): LPMGB Vol. 37 No. 1 (2003): LPMGB Vol. 36 No. 3 (2002): LPMGB Vol. 36 No. 2 (2002): LPMGB Vol. 36 No. 1 (2002): LPMGB Vol. 24 No. 2 (1990): LPMGB Vol. 24 No. 1 (1990): LPMGB Vol. 23 No. 3 (1989): LPMGB Vol. 23 No. 1 (1989): LPMGB Vol. 21 No. 3 (1987): LPMGB Vol. 21 No. 2 (1987): LPMGB Vol. 21 No. 1 (1987): LPMGB Vol. 20 No. 3 (1986): LPMGB Vol. 20 No. 2 (1986): LPMGB Vol. 20 No. 1 (1986): LPMGB Vol. 19 No. 3 (1985): LPMGB Vol. 19 No. 2 (1985): LPMGB Vol. 19 No. 1 (1985): LPMGB Vol. 18 No. 3 (1984): LPMGB Vol. 18 No. 2 (1984): LPMGB Vol. 18 No. 1 (1984): LPMGB Vol. 17 No. 2 (1983): LPMGB Vol. 15 No. 1 (1981): LPMGB Vol. 14 No. 3 (1980): LPMGB Vol. 14 No. 2 (1980): LPMGB Vol. 14 No. 1 (1980): LPMGB More Issue