cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2024)" : 10 Documents clear
Hubungan Perilaku CERDIK Dengan Derajat Hipertensi Di Puskesmas Tanjung Agung Reka Romaini; Ita Dwiaini; Syahputra, Candra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku CERDIK berperan penting dalam membantu penderita hipertensi dalam proses mengontrol tekanan darah atau menurunkan derajat hipertensi. perilaku CERDIK yaitu Cek Kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin Aktifitas Fisik, Diet seimbang, Istirahat Cukup, Kelola Stres. Tujuan Mengetahui Hubungan Perilaku Cerdik Dengan Derajat Hipertensi di Puskesmas Tanjung Agung. Metode Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Dengan Jumlah Sample 49 responden. Untuk mengidentifikasi perilaku CERDIK yaitu Kuesioner yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan, sedangkan untuk mengukur derajat hipertensi dengan alat tensimeter digital, serta Uji statistic yang digunakan adalah uji chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden tidak baik dalam melakukan perilaku CERDIK 35 responden (71,4% ), untuk derajat hipertensi Sebagian besar peserta hipertensi derajat 2 yaitu sebanyak 24 responden (49,0% ). Hasil uji statistic dengan menggunakan uji chi-Square nilai p value 0,000 < 0,005, sehingga HO ditolak. Diperoleh nilai koofisien korelasi 0, dengan arah korelasi positif. Kesimpulan bahwa semakin Baik Perilaku CERDIK maka semakin Rendah derajat hipertensi di Puskesmas Tanjung Agung. Saran Bagi tenaga Kesehatan agar lebih memotivasi peserta berprilaku CERDIK dalam mengontrol/menurukan Tekanan Darah dan berpola hidup sehat
Efektifitas Kombinasi Aromaterapi Lavender Dan Terapi Murottal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pra Operasi Di Ruang Rawat Inap Rsal Dr. Mintohardjo Jakarta Idzastavia Khismawati Ifzaakfifnie; Emi Yuliza; Nurul Ainul Shifa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan pre operasi merupakan tahap pertama dari perawatan perioperatif yang dimulai sejak pasien diterima masuk di ruang terima pasien dan berakhir ketika pasien dipindahkan ke meja operasi untuk dilakukan tindakan pembedahan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui efektivitas kombinasi aromaterapi lavender dan terapi murottal terhadap kecemasanpada pasien pre operasi di ruang rawat inap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu skala Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS). Dari data yang diperoleh didapatkan persentase usia terbesar yang akan melakukan operasi berada di range usia 17 – 25 tahun dengan total pasien sebanyak 7 pasien dengan persentase 35%. Sebelum dilakukan pretest pasien banyak mengalami kecemasan rendah dengan total subjek sebanyak 6, setelah dilakukan intervensi kecemasan pasien didominasi dengan kecemasan normal dengan total subjek sebanyak 7 pasien. Uji hipotesis menggunakan uji paired t test pengujian yang dilakukan dan kecemasan rendah sebanyak 10 pasien dengan menggunakan significant 0.05 (α=5%) antar variabel independen dengan variabel dependen. Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara efektivitas kombinasi aromaterapi lavender dan terapi murottal terhadap kecemasan pada pasien pre operasi di ruang rawat inap
Pengaruh Terapi Kombinasi Bantalan Pemanas Elektrik Serta Terapi Musik Klasik Terhadap Skala Nyeri Dismenore Pada Siswi SDN Cipedak 03 Pagi Emi Yuliza; Salsabila Putri Rahmadani; Weslei Daeli
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenorea merupakan masalah wanita yang sering terjadi mayoritas mengalami nyeri panggul bagian bawah sebelum sampai saat haid, 1-3 hari di setiap bulannya tidak bisa beraktivitas. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan upaya penanganan non-farmakologi mengurangi nyeri yaitu terapi kombinasi bantalan pemanas elektrik serta terapi musik klasik. Mengetahui pengaruh pemberian terapi bantalan pemanas elektrik serta terapi musik klasik terhadap skala nyeri dismenore pada siswi SDN Cipedak 03 Pagi. Desain penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan one group pretest-postest, dengan pengambilan sample purposive sampling dan menggunakan analisis data One Sample T-Test. Populasi penelitian siswi SD kelas IV dan V SDN Cipedak 03 Pagi, jumlah sample 20 responden. Uji one sample t-test didapatkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) artinya ada pengaruh pemberian bantalan pemanas elektrik serta terapi musik klasik terhadap skala nyeri dismenore pada siswi SDN Cipedak 03 Pagi. Ada pengaruh terapi kombinasi bantalan pemanas elektrik serta terapi musik klasik terhadap skala nyeri dismenore pada siswi SDN Cipedak 03 Pagi tahun 2023.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Hepatitis B 0 Pada Bayi Baru Lahir Di Posyandu Puskesmas Tanjung Agung Yuliasnita; Ita Dwiaini; Erma Erfiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi Hepatitis B 0 merupakan pencegahan dini terhadap penyakit hepatitis B 0 namun angka cakupan Imunisasi Hepatitis B0 yang diberikan kurang dari 7 hari pada bayi di Puskesmas Tanjung Agung cukup rendah . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi hepatitis B 0 pada bayi baru lahir di Posyandu Puskesmas Tanjung Agung .metode penelitian yaitu analitik survey dengan pendekatan cross sectional pada ibu yang memiliki bayi usia 8-28 hari dengan total populasi 303 orang yang dilakukan pada 43 orang responden. Pengumpulan data diperoleh dari data prime dan data sekunder dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian didapatkan 43 responden sebagian besar 58,1% memiliki tingkat pengetahuan kurang, hampir setengahnya 44,2% memiliki tingkat pendidikan dasar, hampir seluruhnya 95,3% penolong persalinan merupakan Nakes dan responden sebagian besar bayi 67,4% tidak mendapatkan imunisasi Hepatitis B 0 di usia 0-7 hari. Hasil uji chi square menunjukan penolong persalinan tidak berhubungan dengan pemberian imunisasi hepatitis B 0 yang memperoleh nilai p= 0,314. tingkat pengetahuan berhubungan dengan pemberian imunisasi hepatitis B 0 dengan nilai p= 0,000. tingkat pendidikan berhubungan dengan pemberian imunisasi hepatitis B 0 dengan nilai p= 0,001.di sarankan perlu adanya upaya promotif melalu edukasi tentang imuniasi
Gambaran Karakteristik Responden Pada Pasien Spinal Anestesi Di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap Kharisma Aditama; Rahmaya Nova Handayani; Arlyana Hikmanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anestesi merujuk pada kehilangan segala jenis sensasi, termasuk sensasi nyeri, sentuhan, suhu, dan posisi, baik sebelum, selama, maupun setelah prosedur anestesi. Terdapat tiga kategori utama jenis anestesi, yaitu anestesi umum, anestesi lokal, dan anestesi regional. Spinal anestesi adalah metode yang melibatkan penyuntikan anestetik lokal ke dalam ruang subaraknoid untuk menciptakan blokade nyeri. Tujuan: dari penelitian ini untuk mengidentifikasi karakteristik responden pada pasien yang menjalani spinal anestesi. Metode: penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara non probabilitas dengan menggunakan Random Sampling pada pasien yang menjalani spinal anestesi. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 26-35 tahun sebanyak 12 responden (32,4%), memiliki indeks massa tubuh dalam kategori normal sebanyak 23 responden (62,2%), dan durasi operasi paling umum adalah 1-2 jam sebanyak 24 responden (64,8%).
Penerapan Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi 0-6 Bulan Safitri, Listin; Simanjuntak, Vitalia Hanako Murni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode bayi merupakan fase penting dan kritis dalam perkembangan individu karena sensitivitasnya terhadap lingkungan, waktu yang singkat, dan tidak dapat diulang. Bayi yang mendapat tidur yang cukup akan terlihat lebih segar dan jarang rewel. Gangguan tidur pada bayi dapat diidentifikasi dengan durasi tidur malam kurang dari sembilan jam, bangun tidur lebih dari 3 kali, dan terjaga lebih dari 1 jam. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental dengan tipe one group pretest-posttest design. Kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan sebelum dan sesudah dilakukan pijat bayi yaitu sebanyak 60%. Hasil dari perhitungan ρ value adalah 0,02 < α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada penerapan pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 0-6 bulan.
Hubungan Self Awerness Dengan Kepatuhan Pemeriksaan Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Kuamang Kuning 1 Haryanti; Erma Erfiana; Rida Suriani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Self-awareness merupakan proses mengenali motivasi, pilihan dan kepribadian lalu menyadari faktor penilaian, keputusan dan interaksi dengan orang lain. Kepatuhan merupakan suatu perilaku pasien dalam menjalani pengobatan, mengikuti diet, atau mengikuti perubahan gaya hidup lainnya sesuai dengan anjuran medis dan kesehatan. Menurut WHO sekitar 422 juta orang di dunia menderita Diabetes. Penyebab kesadaran diri pasien DM yang rendah akan mengakibatkan pada kadar gula darah tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui hubungan self awareness dengan kepatuhan pemeriksaan gula darah pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Kuamang Kuning I Tahun 2023 Penelitian ini masuk dalam penelitian kuantitatif Dengan metode Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kuamang Kuning I. Pengambilan sampel menggunakan teknik Acidental Sampling, sebanyak 79 responden. Berdasarkan uji Chi-Square diperoleh ada hubungan yang bermakna antara Self Awareness dengan kepatuhan pemeriksaan gula darah pasien diabetes mellitus dengan nilai p value = 0,001 ≤ 0,05. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara Self Awareness dengan Kepatuhan Pemeriksaan Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Kuamang Kuning I Tahun 2023. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam meningkatkan dan memperluas ilmu pengetahuan mahasiswa keperawatan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur Dengan Perilaku Pemeriksaan Iva Test Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuamang Kuning 1 Urmaneti; Erma Erfiana; Dian Eka Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus baru kanker di Indonesia pada tahuan 2020 sebanyak 396.314 kasus dengan kematian sebesar 234.511 orang. Berdasarkan data Puskesmas Kuamang 1 terdapat 15 kasus kanker serviks dimana hanya 7,68% yang melakukan pemeriksaan IVA test dari 8.071 wanita usia subur yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kuamang Kuning1. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks dengan perilaku pemeriksaan IVA test. Metode penelitian analitik dan desain cros sectional dengan populasi 102 orang wanita usia subur. Teknik pengambilan sampel Purposive sampling, dengan sampel 81 wanita usia subur. Analisa bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 76,9% responden memiki tingkat pengetahuan tinggi tentang kanker serviks, 67,9%, tidak melakukan pemeriksaan IVA test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tingkat pengetahuan tentang kanker serviks dengan perilaku pemeriksaan IVA test ( p – value 0,187 > 0,05). Penelitian ini diharapkan sebagai kontribusi wawasan ilmu pengetahuan terhadap para tenaga kesehatan dan sebagai tambahan referensi baru bagi Puskesmas Kuamang Kuning 1.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegiatan Contack Tracing TB Paru Diwilayah Kerja Puskesmas Kuamang Kuning 1 Miftakhudin; Candra Syah Putra; Dian Eka Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. yang menduduki peringkat kedua dalam daftar penyakit paling banyak menyebabkan kematian setelah COVID-19, dikutip dari Global TB Report tahun 2022. Salah satu upaya untuk menemukan penderita TB paru secara dini adalah dengan melakukan contack tracing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kegiatan contack tracing TB paru Desain penelitian survey analitik dengan populasi keluarga yang kontak serumah, jumlah sampel 56 orang dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kuamang Kuning I pada bulan Januari 2024 dengan menggunakan alat ukur kuisioner. Analisa bivariat menggunakan uji chi-square dengan nilai (0,015)atau p-value < 0,05 yang menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kegiatan contack tracing TB paru, nilai (0,672) atau p-value ≥ 0,05 berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kegiatan contack tracing TB paru, kemudian nilai (0,000)atau p-value < 0,05 ada hubungan yang bermakna antara paparan informasi dengan kegiatan contack tracing TB paru. Kesimpulan: Pengetahuan keluarga tentang TB paru dan paparan informasi merupakan faktor yang mempengaruhi kegiatan contack tracing TB paru. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan, masukan dan tambahan referensi sebagai bahan dasar untuk penelitian selanjutnya.
Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Petugas Dengan Kemandirian Keluarga Rawan Kesehatan Di Puskemas SP II Sekutur Jaya Meri Yulia Fitri; Astuti Ardi Putri; Costarin Enopadria
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian keluarga dalam meningkatkan derajat kesehatan merupakan upaya dalam menjaga status kesehatan keluarga namun beberapa masalah kesehatan keluarga cenderung dikaitkan dengan rendahnya pengetahuan dan kemandiran keluarga dalam menentukan status kesehatan secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengetahuan keluarga, petugas kesehatan dan kemandirian keluarga dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas SP II Sekutur Jaya pada bulan januari tahun 2024. Populasi penelitian berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sampel total sampling karena jumlah populasi kurang dari 100. Pengelolaan data dilakukan secaraanalisa univariat dan bivariat, uji statistik yang di pakai adalah chi-sguare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik tentang keluarga rawan hampir 26 (80,0%), perilaku petugas yang baik 27 (60,0%), kemandirian keluarga rawan kategori II yang baik hampir setengah responden 22 responden (48,9%). Kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan perilaku petugas terhadap kemandirian keluarga rawan. Saran supaya menginformasikan kepada masyarakat tentang kemandirian keluarga rawan dan pentingnya manfaat tentang kemandirian keluarga rawan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10