cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 9 (2024)" : 20 Documents clear
Penerapan Senam Nifas Terhadap Involusi Uteri Pada Ibu Post Partum Di Bidan Praktik Mandiri Kecamatan Purwantoro Diahayu Fatmasari; Sitti Rahma Soleman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah persalinan, kira- kira 60% kematian ibu akibat kehamilan terjadi setelah persalinan, dan 50% kematian pada masa nifas terjadi dalam 24 jam pertama setelah kelahiran. Involusi uteri suatu proses kembali ke kondisi semula, apabila terjadi kegagalan involusi uteri maka akan menyebabkan sub involusi dan terjadi perdarahan, Faktor-faktor yang membantu mempercepat proses involusi uteri salah satunya melakukan aktivitas senam nifas. Tujuan; Mendeskripsikan hasil pengukuran involusi uteri pada ibu Postpartum sebelum dan sesudah dilakukan intervensi senam nifas. Metode; metode ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan pretest dan postest dan lembar observasi yang berisikan tentang pengukuran tinggi fundus uteri sebelum dan sesudah senam nifas selama 3 hari secara berturut-turut dengan waktu pertemuan 30 menit. Hasil; Penerapan menunjukkan hasil kepada dua responden pada Ny. A mengalami penurunan TFU dari 12 cm ke 8,3 cm sedangkan pada Ny. M mengalami penurunan TFU dari 11,5 cm ke 8 cm. Kesimpulan; Penerapan senam nifas dapat mempercepat proses penurunan Involusi Uteri.
Penerapan Terapi Nesting Pada Saturasi Oksigen Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah Di RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Anisya Nur Innama; Maryatun
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahunnya di dunia 15,5% dari semua kelahiran atau 20 juta anak yang lahir adalah BBLR. 96,5% dari kelahiran ini terjadi di negara-negara terbelakang Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2021 Angka Kematian Bayi (AKB) menurut sebesar 73,1% diantaranya pada masa neonatal (20.154 kematian). Penyebab kematian terbesar pada tahun 2021 adalah kondisi berat badan lahir rendah (BBLR) sebesar 34,5% dan asfiksia sebesar 27,8% dan penyebab kematian lain di antaranya adalah kelainan kongenital dan infeksi.. Tujuan : Mendeskripsikan hasil pengukuran saturasi oksigen pada bayi dengan berat badan lahir rendah dengan menggunakan terapi nesting. Metode : Metode studi ini menggunakan metode studi kasus dengan desain deskriptif dan menggunakan lembar observasi yang berisikan tentang pengukuran saturasi oksigen selama penerapan 3 hari dengan waktu 30 menit. Hasil : Setelah dilakukan penerapan terapi nesting pada kedua responden bayi yang mengalami berat badan lahir rendah menunjukan adanya perubahan saturasi oksigen, pada By. Ny. S dengan saturasi oksigen 99% dan By. Ny. W dengan saturasi oksigen 99% dan termasuk dalam kategori meningkat. Kesimpulan : Penerapan terapi nesting dapat meningkatkan saturasi oksigen pada bayi dengan berat badan lahir rendah.
Hubungan Tingkat Spiritualitas Pada Pasien Skizofrenia Dengan Mekanisme Koping Diana Arianti; Amelia Susanti; Ihsan Sanusi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien dengan skizofrenia memiliki gangguan kognitif dan tingkah laku yang meyebabkan terjadinya mengalami ketidakmampuan untuk menentukan koping yang sesuai sehingga berdampak pada perubahan emosional. Penggunaan koping maladaptif juga berdampak pada kepasifan dalam beragama. Pada individu dengan skizofrenia, tingkat spiritualitas dapat semakin meningkat maupun menurun, tergantung pada mekanisme koping individu dalam mengatasinya. Mekanisme koping yang adapatif dan penerapan spiritualitas menjadi kolaborasi yang baik untuk meningkatkan ketenangan batin dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan skizofrenia. Penelitian ini merupakan penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling,. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 orang. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Andalas di Padang dari bulan Februari s/d Agustus 2023. Variabel independen dalam penelitian ini Tingkat Spritualitas pasien Skizofrenia dan Variabel dependen Mekanisme Koping. Hasil penelitian responden memiliki tingkat spiritualitas sedang 66 responden (52,3%), responden dengan spiritualitas tinggi sebesar 28 responden (31,8%) dan yang terendah responden dengan spiritualitas rendah sebesar 14 responden (15,9%). Teknik statistik digunakan Chi-square dengan analisa bivariat p value 0,002, artinya ada hubungan tingkat spiritualitas pada pasien skizofrenia dengan mekanisme koping di Puskesmas Andalas Padang.
Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Dengan Campuran Garam Sebagai Upaya Penurunantekanan Darah Penderita Hipertensi Di Kelurahan Mojosongo Siti Nurlaela Mahappy; Irma Mustika Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi meupakan salah satu masalah seseorang mengalami masalah kesehatan, berdasarkan data WHO prevalensi hipertensi sebesar 22%. Menurut Riskesdas bahwa prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%, penyakit hipertensi menempati proporsi terbesar di Jawa Tengah dengan angka 29,3%. Data yang di dapatkan di kota Surakarta sebanyak 67.355 jiwa. Faktor penyebab hipertensi yaitu tidak merubah pola hidup, terlalu banyak konsumsi garam, dan minum-minuman alkohol. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penerapan rendam kaki air hangat dengan campuran garam sebagai upaya penurunan tekanan darah. Metode : Pengaruh rendam kaki air hangat degan campuran garam dilakukan pada penderita hipertensi dengan metode deskriptif merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara sebelum diberikan terapi. Hasil: Pengaruhnya rendam kaki air hangat dengan campuran garam dapat menurunkan hipertensi pada dua responden, setelah dilakukan penerapan rendam kaki air hangat dengan campuran garam selama 7 hari berturut-turut selama 15 menit. Kesimpulan: Penerapan rendam kaki air hangat dengan campuran garam selama 7 hari berturut-turut selama 15 menit dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Penerapan Boneka Tangan Untuk Mengembangkan Bahasa Dan Sosial Anak Prasekolah Di PAUD Yasmin Gunungsono Tia Nabila; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan meliputi yaitu perkembangan fisik motorik, kognitif, perkembangan seni, perkembangan sosial emosional, perkembangan berbicara secara umum pada usia 4-6 tahun anak selalu bertanya, memperhatikan dan membicarakan semua yang di dengar maupun dilihat. menurut riskesdas 2018 terdaapat 69,9% gangguan perkembangan pada anak. profil kesehatan indonesia terdapat 12,8%-28,5%. Jawa tengah terdapat 33,4%. sragen 39,32%. kecamatan miri 107,7%. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan boneka tangan terhadap perkembangan bahasa. mengetahui hasil sebelum dan sesudah dilakukan penerapan boneka tangan. Metode : pengaruh terapi bermain boneka tangan dilakukan pada anak pra sekolah dengan metode deskriptif merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara sebelum diberikan terapi. Hasil : Perkembangan bahasa dan sosial meningkat pada ke 2 responden perkembangan pada tumbuh kembang anak dilakukan dengan bermain boneka tangan yang diberikan sebanyak 7 kali dalam 2 minggu dengan waktu 15 menit. Kesimpulan : penerapan bermain boneka tanagan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan bersosialiasi.
Penerapan Mobilisasi Dan Massage Terhadap Pencegahan Resiko Luka Tekan Pada Pasien Tirah Baring Di RSUD Bagas Waras Klaten Dhamas Andrika Miko Yahya; Fida` Husain
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data WHO pravelensi resiko terjadinya luka tekan ICU sebesar 1-56%. Data yang di dapat di Klaten sebanyak 1250 kasus. Faktor penyebab luka tekan yaitu gaya gesek di tempat tidur dan keringat yang berlebih. Luka tekan disebabkan adanya tekanan berkepanjangan dalam jangka waktu panjang di area tertentu . Tujuan : Untuk mengetahui tingkat resiko luka tekan pada pasien tirah baring, untuk mengetahui hasil sebelum dan sesudah dilakukan mobilisasi dan massage. Metode : Penerapan Mobilisasi dan massage terhadap pencegahaan resiko luka tekan dilakukan pada pasien tirah baring denga metode deskriptif, dilakukan 3 hari berturut-turut untuk mobilisasi dilakukan 2 jam 2 kali tiap 2 jam dalam sehari sedangkan massage di lakukan sehari sekali setelah mandi pagi untuk instrumennya menggunakan skala braden. Hasil : Pengaruhnya mobilisasi dan massage dapat menurunkan luka tekan pada 2 responden, setelah dilakukan penerapan mobilisasi selama 2 jam sekali sebanyak 2x dan massage 1 kali setiap hari selama 3 hari berturut-turut . Kesimpulan : Penerapan mobilisasi 2 jam sekali dan massage 1 kali setiap hari selama 3 hari berturut-turut dapat menurunkan resiko luka tekan.
Studi Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Antenatal Care Di Wilayah Kerja Puskesmas Hoga Desa Sama Bahari Kecematan Kaledupa Wa Ode Nur Syuhada; Rina Inda Sari; Harmanto; Dilla
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan ibu merupakan bagian dari kesehatan masyarakat yang digambarkan meningkat jika angka kematian ibu menurun dan meningkatnya pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dimana persalinan tersebut terjadi di fasilitas kesehatan. Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator penting yang dapat menggambarkan kesejahteraan masyarakat pada suatu negara. Setiap tahun diperkirakan 529.000 wanita di dunia meninggal akibat timbulnya komplikasi dari kehamilan dan persalinan, sehingga dapat diperkirakan angka kematian ibu yang terjadi yaitu sebesar 400 per 100.000 kelahiran hidup. Beberapa determinan penting yang berpengaruh terhadap kasus kematian ibu secara langsung antara lain status gizi ibu dan anemia pada kehamilan. Selain itu tingkat pendidikan, kesehatan lingkungan fisik maupun budaya, ekonomi keluarga dan pola kerja rumah tangga. Penyebab kematian ibu sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan yang memadai. Dengan melaksanakan antenatal care (ANC) secara teratur pada ibu hamil, diharapkan dapat mendeteksi dini dan menangani komplikasi yang bisa terjadi pada ibu hamil, sehingga hal ini penting untuk menjamin bahwa proses alamiah dari kehamilannya berjalan dengan normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap antenatal care di wilayah kerja UPTD Puskesmas Hoga Desa Sama Bahari Kecematan Kaledupa Tahun 2024. Desain pada penelitian ini termasuk penelitian deskriptif, dengan maksud untuk memberikan studi tentang pengetahuan ibu hamil tanpa membuat perbandingan atau hubungan antara variabel independen dan dependen. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Hoga Desa Sama Bahari Kecematan Kaledupa dengan jumlah 36 orang pada periode bulan Januari-Mei tahun 2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling dimana suatu teknik penarikan sampel yang jumlah sampelnya sama dengan jumlah populasi. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan dan antenatal care pada ibu hamil. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuisioner selanjutnya dianalisis menggunakan analisa deskriptif melalui tabel distribusi, frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 35 responden sebagian memiliki pengetahuan cukup 15 responden (42,9 %) dan sebagian kecil memiliki pengetahuan kurang 10 responden (28,6%).dari hasil penelitian tersebut di atas dapat di jelaskan bahwa ternyata semua ibu hamil yang melakukan kunjungan dipuskesmas hoga kecamatan kaledupa sebagian besar telah memiliki pengentahuan yang cukup tentang Antenatal care hal ini di sebabkan Karena berdasarkan wawancara peneliti terhadap ibu hamil ternyata beberapa ibu hamil pernah menjadi kader posyandu,di mana banyak hal-hal yang berhubungan dengan Antenatal care.
Dukungan Petugas Kesehatan Dengan Kepatuhan Keluarga Penderita Tuberkulosis Dalam Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumurgung Lailatul Khotimah; Su’udi; Titik Sumiatin; Wahyuningsih Triana Nugraheni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam hal kematian dan morbiditas global, tuberkulosis (TB) menempati urutan pertama. Dengan meningkatnya jumlah kasus dan kematian, penyakit ini terus menjadi masalah kesehatan global yang signifikan. Sejumlah faktor berkontribusi terhadap peningkatan risiko tertular tuberkulosis, termasuk sosialisasi yang tidak merata tentang penyakit tersebut, tingkat deteksi kasus yang rendah, dan ketidakpatuhan terhadap pengobatan. Jumlah kematian kumulatif dari 2015 hingga 2019 adalah 14%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kepatuhan tenaga kesehatan terhadap rencana pengobatan pada pasien tuberkulosis (TB) yang menjalani terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) di Puskesmas Sumurgung. Desain penelitian berdasarkan korelasi dan menggunakan metode cross-sectional. Dengan menggunakan pendekatan purposive sampling, kami dapat mengumpulkan data dari 40 dari total populasi 44. Variable Independen yaitu dukungan petugas kesehatan dan variable dependen yaitu kepatuhan keluarga penderita TB dalam TPT. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diketahui seluruh keluarga penderita TB memiliki dukungan petugas kesehatan yang baik dan seluruhnya anggota keluarga TB memiliki kepatuhan TPT yang patuh. Hasil uji Spearman Rank didapatkan p-value = 0,015 yang berarti ada hubungan antara dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan keluarga penderita tuberkulosis dalam TPT di wilayah kerja Puskesmas Sumurgung. Dukungan petugas kesehatan berkaitan erat dengan kepatuhan keluarga dalam TPT artinya semakin baik dukungan petugas kesehatannya, semakin patuh juga keluarga dalam TPT. Sehingga terwujudnya kualitas hidup yang lebih baik dan perilaku yang sehat.
Pengetahuan Dengan Tingkat Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Di SMK Abdi Negara Tuban Rahmalia Alia Farida; Titik Sumiatin; Su’udi; Wahyuningsih Triana Nugrahaeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini atau kawin muda sendiri adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu padangan yang masih dikategorikan remaja yang berusia dibawah 19 tahun. Indonesia menjadi salah satu negara dengan praktik pernikahan dini terbanyak di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi di SMK Abdi Negara Tuban. Indonesia menjadi salah satu negara dengan praktik pernikahan dini terbanyak di dunia. Praktik pernikahan dini masih ditemukan terjadi di Indonesia. Desain penelitian ini adalah corrrelational dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 11,12 SMK Abdi Negara Tuban TA 2023/2024 dengan besar sampel sejumlah 98 siswi dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya remaja putri memiliki pengetahuan baik mengenai dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi. Dan sebagian besar remaja putri memiliki sikap positif. Hasil uji spearman rank didapatkan p-value = 0,020 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi di SMK Abdi Negara Tuban. Sikap berkaitan erat dengan Pengetahuan. Artinya, semakin baik pengetahuan seseorang, semakin memiliki sikap yang positif karena pengetahuan yang baik akan menjadikan seseorang mampu mengetahui, memahami, dan mengaplikasikan sehingga terwujud perilaku yang sehat.
Penerapan Terapi Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) Untuk Menurunkan Respiratory Rate Pada Pasien TB Paru Di Ruang Tulip RSUD Dr. Soeratno Gemolong Isnaini; Ika Silvitasari; Fitria Purnamawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang terutama menyerang sistem pernapasan manusia. Sehingga pasien tuberkulosis paru bisa mengalami sesak nafas dan respiratory rate meningkat. Salah satu cara untuk membantu menurunkan respiratory rate pasien yaitu dengan cara terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT). Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT) untuk menurunkan Respiratory Rate pada pasien dengan tuberkulosis paru. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam dengan jenis penelitian studi kasus. Diberikan terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT) selama 5 hari kepada 2 responden. Hasil penelitian dari kedua responden keduanya menunjukkan adanya penurunan respiratory rate pasien setelah diberikan intervensi terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT). Pasien pertama respiratory rate dari 29 x/menit menjadi 18 x/menit dan pasien kedua respiratory rate dari 28 x/menit menjadi 21 x/menit. Kesimpulan : Terapi Active Cycle Of Breathing Technique (ACBT) ini dapat diterapkan pada pasien Tuberkulosis Paru di ruang Tulip RSUD dr. Soeratno Gemolong, Sragen.

Page 2 of 2 | Total Record : 20