cover
Contact Name
Agna Rizky Putra Anggara
Contact Email
agnarizkyputra@gmail.com
Phone
+6281235003948
Journal Mail Official
bakticendekianusantara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cempaka, Kelurahan Patokan, Kabupaten Situbondo 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Lentera Edukasi
ISSN : -     EISSN : 30314321     DOI : https://doi.org/10.70305/jle.v2i3
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Lentera cendekia: pendidikan dan pembelajaran adalah jurnal ilmiah dalam pendidikan dan pembelajaran, meliputi penelitian pembelajaran baik inovasi penelitian ataupun inovasi terapan media pembelajaran, penelitian secara teoritis, kajian ilmiah penelitian tindakan kelas, penelitian terapan bimbingan konseling dan kajian penelitian yang memiliki hubungan dengan pembelajaran sekolah.
Articles 76 Documents
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM DALAM MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR Lindasari Lindasari; Elok Hidayah
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.221

Abstract

Rendahnya literasi sains siswa Indonesia dalam hasil PISA 2022 menuntut inovasi pembelajaran IPA yang lebih aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pembelajaran berbasis praktikum guna meningkatkan literasi sains siswa pada materi Suhu dan Kalor. Optimalisasi dilakukan dengan menambahkan tahap evaluasi hasil praktikum yang sistematis, mencakup analisis data, interpretasi bukti ilmiah, dan pengaitan teori sesuai standar PISA. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 56 siswa kelas VII MTs Al-Amiriyyah yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa tes literasi sains pilihan ganda beralasan yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t (Independent Sample T-Test) setelah data dinyatakan normal dan homogen melalui transformasi statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata skor posttest yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,000<0,05). Kelas eksperimen mencapai rata-rata 83,29 (skor transformasi 4,4212), sementara kelas kontrol hanya mencapai 76,32 (skor transformasi 4,3343). Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis praktikum yang teroptimalisasi efektif mendikonstruksi miskonsepsi dan meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Disimpulkan bahwa keterlibatan aktif dalam eksperimen konkret mampu menjembatani pemahaman konsep termofisika yang abstrak menuju literasi sains yang kompetitif.
PERAN KETERAMPILAN JARINGAN DALAM MENINGKATKAN KETERPAKAIAN LULUSAN: SEBUAH KAJIAN PUSTAKA Alia Rega Pramesti; Sabila; Pitri Antika
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.225

Abstract

Di era pasar kerja yang semakin kompetitif dan dinamis, kepemilikan gelar sarjana saja tidak lagi cukup untuk menjamin pekerjaan, khususnya di Indonesia yang menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran terdidik dan kesenjangan keterampilan antara dunia pendidikan dan industri. Keterampilan jaringan (networking) telah muncul sebagai komponen kritis dari keterpakaian lulusan, yang memungkinkan individu mengakses informasi, peluang, dan dukungan profesional. Kajian pustaka ini bertujuan untuk menyelidiki peran penting keterampilan jaringan dalam meningkatkan keterpakaian lulusan di Indonesia. Dengan mengacu pada sumber sekunder, termasuk jurnal akademik, buku, dan laporan resmi, studi ini menggunakan analisis tematik untuk mengorganisasi dan mengekstrak wawasan yang bermakna. Kajian mengungkapkan bahwa keterampilan jaringan berkontribusi terhadap keterpakaian lulusan melalui tiga mekanisme utama: (1) meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, (2) memfasilitasi keberhasilan karir, serta (3) mendukung pencitraan diri pribadi dan pembelajaran sepanjang hayat. Temuan ini menekankan perlunya institusi pendidikan tinggi di Indonesia untuk mengintegrasikan pengembangan keterampilan jaringan ke dalam kurikulum guna mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja abad ke-21
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR Zulkarnain; Nandi Sepriadi; Bagus Suswosuyono
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.226

Abstract

Minat membaca merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kemampuan literasi dan keberhasilan belajar siswa di sekolah dasar. Namun, minat membaca siswa masih tergolong rendah karena dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berasal dari dalam maupun luar diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat membaca siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi dengan melibatkan guru kelas dan siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca siswa dipengaruhi oleh faktor internal berupa motivasi belajar, kebiasaan membaca, rasa ingin tahu, dan kemampuan membaca. Sementara itu, faktor eksternal meliputi dukungan orang tua, strategi pembelajaran guru, ketersediaan bahan bacaan, fasilitas perpustakaan, lingkungan sekolah, teman sebaya, serta penggunaan media digital yang berlebihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan minat membaca memerlukan sinergi antara sekolah, guru, keluarga, dan masyarakat dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
ANALISIS KEBUTUHAN BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Annisa Salsahena; Anisa Fitri
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.227

Abstract

Pembelajaran IPAS pada materi sistem pencernaan manusia di sekolah dasar menuntut peserta didik untuk memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak sehingga memerlukan strategi, media, dan sumber belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Kenyataannya, proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks sehingga menyebabkan rendahnya motivasi, partisipasi, serta pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan belajar siswa kelas V Sekolah Dasar pada materi sistem pencernaan manusia sebagai dasar pengembangan pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket kepada guru dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan memahami struktur dan fungsi organ pencernaan serta proses pencernaan makanan karena materi bersifat abstrak dan media pembelajaran yang digunakan masih terbatas. Guru juga menyatakan perlunya media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa. Selain itu, siswa menginginkan pembelajaran yang memanfaatkan gambar, video, animasi, permainan edukatif, serta kegiatan praktikum sederhana agar materi lebih mudah dipahami. Oleh karena itu, analisis kebutuhan belajar menjadi dasar penting dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sehingga mampu meningkatkan motivasi, pemahaman konsep, dan hasil belajar pada materi sistem pencernaan manusia. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif dan berbasis literasi sains diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sistem pencernaan manusia di kelas V sekolah dasar.
IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Riri Rientia; Daffra Aminah; Dinda Fadilah Rahmadahani
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.228

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia yang menjadi landasan dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, perkembangan globalisasi, kemajuan teknologi informasi, serta perubahan sosial membawa tantangan terhadap implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pancasila sebagai dasar negara serta mengidentifikasi berbagai tantangan dalam penerapannya di kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui analisis terhadap buku, jurnal ilmiah, dokumen peraturan perundang-undangan, dan sumber ilmiah lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pancasila telah diwujudkan dalam berbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, pemerintahan, hukum, ekonomi, sosial budaya, dan kehidupan bermasyarakat. Akan tetapi, penerapan nilai-nilai Pancasila masih menghadapi berbagai kendala, seperti meningkatnya individualisme, penyebaran hoaks, intoleransi, serta menurunnya semangat gotong royong di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara guna menjaga persatuan dan mewujudkan tujuan nasional Indonesia.
PENDIDIKAN TRASFOMASI DI ERA DIGITAL UNIVERSITAS ABDURRAHMAN SALEH SITUBONDO Hesti Anastia Lestari; Dewi Febriani Santoso; Siti Rohmatillah; Rohmatillah Feronika
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i1.176

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam metode, peran pendidik, dan pengalaman belajar siswa. Pemanfaatan teknologi informasi, seperti e-learning, Learning Management System (LMS), serta media interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR), telah membuka peluang baru untuk pembelajaran yang lebih fleksibel, inklusif, dan menarik. Di sisi lain, transformasi ini juga menghadirkan tantangan, seperti ketimpangan akses teknologi, kesiapan guru, serta keamanan data dan privasi. Tulisan ini membahas perubahan fundamental dalam pendidikan akibat digitalisasi, dampak positif dan negatifnya, serta strategi yang dapat diambil untuk menghadapi tantangan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi pendidikan digital memerlukan sinergi antara teknologi, kebijakan pendidikan, dan pengembangan kompetensi guru dan siswa agar tercipta proses belajar yang adaptif, efektif, dan berkelanjutan.