cover
Contact Name
Agna Rizky Putra Anggara
Contact Email
agnarizkyputra@gmail.com
Phone
+6281235003948
Journal Mail Official
bakticendekianusantara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cempaka, Kelurahan Patokan, Kabupaten Situbondo 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Lentera Edukasi
ISSN : -     EISSN : 30314321     DOI : https://doi.org/10.70305/jle.v2i3
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Lentera cendekia: pendidikan dan pembelajaran adalah jurnal ilmiah dalam pendidikan dan pembelajaran, meliputi penelitian pembelajaran baik inovasi penelitian ataupun inovasi terapan media pembelajaran, penelitian secara teoritis, kajian ilmiah penelitian tindakan kelas, penelitian terapan bimbingan konseling dan kajian penelitian yang memiliki hubungan dengan pembelajaran sekolah.
Articles 68 Documents
STRATEGI GURU DALAM MENGAJARKAN BAHASA INDONESIA YANG MENYENANGKAN (TEACHER’S STRATEGY IN TEACHING FUN INDONESIAN) Hamdani, Nurul; Ihsani, Daimil; Beckham Yusuf, Muhammad
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i1.187

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan kemampuan berbahasa siswa, yang merupakan keterampilan dasar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tantangan utama yang dihadapi oleh guru adalah bagaimana mengelola pembelajaran bahasa Indonesia agar efektif, menyenangkan, dan dapat meningkatkan motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pelatihan inovatif bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran bahasa Indonesia yang tidak hanya memenuhi standar kurikulum, tetapi juga menarik dan menyenangkan bagi siswa. Pelatihan ini mencakup pengenalan metode dan teknik pembelajaran kreatif, seperti penggunaan teknologi dalam pembelajaran, permainan edukatif, dan pendekatan berbasis media digital. Penekanan pada pemahaman gaya belajar siswa dan adaptasi metode pengajaran yang sesuai juga menjadi bagian penting dalam pelatihan ini. Dengan demikian, diharapkan guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, serta meningkatkan keterampilan berbahasa siswa. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia yang dapat berdampak positif terhadap hasil belajar siswa dan memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIVITAS SISWA MADRASAH ALIYAH Nurhayati, Septi; Yurita Erviana; Lita
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v3i4.194

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah tidak hanya menuntut penguasaan teks, tetapi juga pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Namun, praktik pembelajaran di kelas masih cenderung berorientasi pada hafalan dan pemahaman teoritis sehingga keterampilan berpikir tingkat tinggi belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Project Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta menganalisis dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, kemampuan menganalisis dan mengevaluasi informasi, serta menghasilkan produk teks yang kreatif dan komunikatif. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek memperkuat kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Project Based Learning efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
ANALISIS PENERAPAN TIK BERBASIS PRINSIP TOTAL QUALITY MANAGEMENT DI SMP NEGERI 4 SENTANI Andreas Resdianto; Danny Manongga; Stefanus Relmasira
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i1.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP Negeri 4 Sentani melalui perspektif Total Quality Management (TQM). Latar belakang penelitian adalah pentingnya integrasi TIK tidak hanya sebagai alat, tetapi sebagai bagian dari sistem manajemen mutu untuk peningkatan layanan pendidikan secara berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menjadikan SMP Negeri 4 Sentani sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen dengan informan kunci meliputi kepala sekolah, koordinator TIK, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya komitmen kepemimpinan dan upaya perbaikan berkesinambungan dalam pemanfaatan TIK, yang sejalan dengan prinsip TQM. Namun, tantangan utama terletak pada aspek keterlibatan total (total involvement) di mana masih terdapat kesenjangan kompetensi TIK antar guru. Diskusi menunjukkan bahwa penerapan TIK di sekolah ini menunjukkan elemen-elemen TQM, namun belum terintegrasi secara holistik. Keberhasilan implementasi sangat bergantung pada budaya perbaikan berkelanjutan dan dukungan kepemimpinan yang kuat.
PERAN PENDIDIKAN BERKUALITAS DALAM MEWUJUDKAN GENERASI EMAS INDONESIA 2045 THE ROLE OF EDUCATION IN REALIZING INDONESIA’ S GOLDEN GENERATION IN 2045 Ahmad Sherif; Aditiya Moh Ihsaq; Beny Sulaiman; Khoirul Musthofa
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.184

Abstract

Pendidikan berkualitas memiliki peran strategis dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045, yaitu generasi yang diharapkan mampu berdaya saing tinggi, memiliki karakter yang kuat, dan berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa. Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, nilai moral, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis serta kreatif. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman, peningkatan kompetensi pendidik, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Di samping itu, peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Pemerataan akses pendidikan berkualitas juga menjadi tantangan yang perlu diselesaikan agar seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu, diharapkan Indonesia mampu mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global dan menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Pengaruh Mata Kuliah PKN Terhadap Sikap Ideologi Pancasila Desti Andriani Pasaribu; Syamzaimar Syamzaimar
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.205

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memegang peranan krusial sebagai instrumen penguatan jati diri bangsa di tengah arus globalisasi dan infiltrasi ideologi asing yang semakin masif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi nilai-nilai kebangsaan dan adanya indikasi pergeseran orientasi ideologis di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana efektivitas mata kuliah PKn dalam membentuk dan memperkuat sikap ideologi Pancasila pada mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada sampel mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah PKn, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana untuk melihat signifikansi pengaruh variabel pembelajaran terhadap variabel sikap. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah PKn memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemantapan sikap ideologi Pancasila. Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara intensif cenderung memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial, serta menunjukkan komitmen yang lebih kuat untuk menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Meskipun demikian, ditemukan pula bahwa aspek afektif lebih dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang bersifat dialogis dibandingkan dengan metode ceramah konvensional. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya revitalisasi kurikulum dan inovasi pedagogi dalam pengajaran PKn agar tidak sekadar menjadi transfer pengetahuan, melainkan mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara substansial. Pihak perguruan tinggi diharapkan
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII A PADA MATERI TEKANAN Anis Wildatus Saqinah; Aminatur Rosyidah; Faridatul Amanah
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi Tekanan di kelas VIII MTsN 5 Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan SPSS 26. Berdasarkan hasil uji normalitas, data tidak berdistribusi normal sehingga pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest setelah penerapan model PBL dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi Tekanan.
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Argumentasi Siswa Pada Materi Sistem Peredaran Darah Faridatul Amanah; Aminatur Rosyidah; Anis Wildatus Saqinah
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.209

Abstract

Kemampuan argumentasi ilmiah merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran IPA Abad 21, namun faktanya masih rendah di kalangan siswa SMP karena pembelajaran yang didominasi ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas VIII pada materi sistem peredaran darah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah 33 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tegaldlimo yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah tes esai kemampuan argumentasi ilmiah yang mengacu pada indikator claim, evidence, dan warrant dari Toulmin's Argument Pattern. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata nilai siswa dari 69,70 (pretest) menjadi 83,33 (posttest). Uji hipotesis menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 (p<0,05), yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model PjBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Temuan ini merekomendasikan PjBL sebagai model inovatif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 di kelas IPA.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE 360 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP Ulfiyatul Fitriyah; Riris Idiawati
Jurnal Lentera Edukasi Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Bakti Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70305/jle.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan seberapa besar dampak penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 360 terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode true eksperimental menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas VII C (kelas eksperimen, N = 36) dan kelas VII D (kelas kontrol, N = 36) di SMP Plus Darussalam, Banyuwangi, yang dipilih secara random. Instrumen pengumpulan data menggunakan 10 butir soal esai yang telah dinyatakan valid r hitung > 0,361 dan reliabel ɑ = 0,967. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis Independent Samples T-Test melalui program SPSS. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, namun varians data tidak homogen (Sig. = 0,000). Pengujian hipotesis pada baris equal variances not assumed menunjukkan nilai t hitung = 2,115 dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,039 < 0,05. Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Nilai rata-rata ( Mean ) post-test kelas eksperimen ( 62,97) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (54,86). Standar deviasi kelas eksperimen yang lebih kecil (10,325) menunjukkan bahwa media ini mampu meratakan pemahaman siswa dan memperkecil kesenjangan di kelas. Kesimpulannya, penggunaan media interaktif berbasis Articulate Storyline 360 berpengaruh signifikan secara positif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.