cover
Contact Name
Lathifaturrahmah
Contact Email
lathifaturrahmah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281288084740
Journal Mail Official
jpm@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Matematika (PMTK) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Jl. A. Yani Km 4,5 Banjarmasin 70235
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 23549645     EISSN : 26210355     DOI : https://doi.org/10.18592/jpm.v1i2.7591
Core Subject : Education,
The focus and scope of JPM: Jurnal Pendidikan Matematika include various aspects of Mathematics Education, such as research and development, quantitative and qualitative studies, experimental research, correlation and regression analysis, application of theory, critical analysis studies, and Islamic studies related to Mathematics Education or Mathematical Science.
Articles 85 Documents
Student’s Error Analysis in Solving The TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) of Number Content With Fong’s Schematic Model for Error Analysis Eni Rahayu
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2018
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v6i1.2124

Abstract

This research is a qualitative descriptive research that aims to find out student’s errors and the cause of errors in solving the TIMSS problem of number content and reasoning cognitive. The subject of this reseach are students of class VIII.C SMP Srijaya Negara with 26 students. Data collection techniques in this research are tests and interviews. Analysis of test and interview data follows Fong's Schematic Model for Error Analysis. The result of the research are student’s error consist of language errors, operational errors, and mathematical themes errors, but student’s errors are more dominant in operational error. The factors that cause student’s error are (a) the lack of students accuracy in reading problem or in process of calculation, (b) in hurry in solving the problems, c) the lack of mastery of material students, (d) students are not accustomed to write information known and asked on question, (e) students are not accustomed to correcting answers before being collected.
Perbandingan Hasil Belajar Menggunakan Metode Problem Solving dengan Metode Problem Posing Materi Kubus Kelas VIII Fitri Mei Suciati
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2018
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v6i1.2134

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “apakah ada perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode problem solving dengan metode problem posing pada materi kubus di kelas VIII SMP Negeri 1 Jarai Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Dimana kelas VIII3 sebagai kelas yang diajarkan menggunakan metode problem solving dan kelas VIII8 sebagai kelas yang diajarkan dengan metode problem posing. Hipotesis  dalam penelitian ini adalah ada perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode problem solving dengan metode problem posing di kelas VIII SMP Negeri 1 Jarai tahun pelajaran 2017/2018. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, kemudian hasil tes dianalisis dengan menggunakan statistik uji t’. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata kelas VIII3 = 71,81 dengan simpangan baku= 303,49 , dan nilai rata-rata kelas VIII8 63,32 dengan simpangan baku= 361,51. Dan nilai  sedangkan pada tarafsignifikan 5% didapat nilai . Terima  jika  dan tolak  dalam hal lainnya, dari hasil perhitungan tersebut didapat -2,02  jelas bahwa 2,07 ada diluar penerimaan , dalam hal ini hipotesis  yang berbunyi “Ada perbandingan hasil belajar siswa yang menggunakan metode problem solving dengan metode problem posing pada materi kubus di kelas VIII SMP Negeri 1 jarai tahun pelajaran 2017/2018“,  diterima kebenarannya.
Pengembangan dan Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Visual Basic Aplication di MTs Negeri 2 Tidore Maluku Utara dengan Materi Persamaan dan Fungsi Kuadrat Aji Joko Budi Pramono
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2018
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v6i1.2183

Abstract

Pemasalahan yang biasa terjadi di sekolah adalah permasalahan tentang kesulitan dalam memahami materi pelajaran terutama pada materi matematika. Sedangkan  Permasalahan yang timbul dari  guru yaitu banyaknya materi yang harus disampaikan terbatasi dengan alokasi waktu, model latihan dan evaluasi berbasis paper base  test menjadi kurang efektif karena waktu habis untuk persiapan pembagian soal, mengoreksi dan  biaya yang mahal.Tujuan penelitian ini adalah membuat media pembelajaran berbentuk multimedia pembelajaran interaktif untuk mata pelajaran matematika dengan materi Persamaan dan fungsi kuadrat menggunakan perangkat lunak VBA ( visual Basic Aplication)  power point dan  mengetahui kelayakanya multimedia pembelajaran interaktif yang telah di bangun di kelas IX MTs Negeri 2 Tidore Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development). Hasil penilaian menunjukkan bahwa ahli materi memberikan skor sangat baik (86,12%.) ahli media memberikan skor sangat baik 81,55%. guru memberikan skor sangat baik (85,41%. dan siswa pada uji lapangan awal memberikan skor sangat baik 82,67%. pada uji coba lapangan siswa memberikan skor sangat baik 86,66%. dan pada uji pelaksanaan lapangan siswa memberikan skor sangat baik (90,13 %. Uji  perbedaan pada kelas kontrol dengan kelas eksperimen  di dapat nilai uji t-hitung 5.74 lebih besar dari t-tabel 1.65 yang mengindikasikan terjadi perbedaan hasil belajar siswa lebih baik daripada tidak mengunakan media pembelajaran interaktif, dengan rata-rata kemajuan nilai post-test sebesar 30.47. dengan hasil penilaian tersebut maka produk multimedia pembelajaran berbasis Visual Basic Aplication Power Point ini layak di gunakan di MTs Negeri 2 Tidore kepulauan
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Riski Kartikasari; Arfatin Nurrahmah; Anik Pujiati
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2018
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v6i1.2186

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Instrumen pada penelitian ini berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menggunakan soal essay sebanyak 9 soal. Uji persyaratan data yang digunakan adalah uji normalitas dengan uji Liliefors dan uji homogenitas dengan uji Fisher. Adapun hasil perhitungan uji normalitas disimpulkan bahwa data yang terdapat pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal. Dari hasil uji homogenitas diperoleh simpulan kedua data memiliki varians homogen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, dan uji beda rerata (uji-t). Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung (2,91) > ttabel (2,006), sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) memiliki pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) wahyuddin wahyuddin
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2019
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v6i1.2661

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan model kooperatif tipe think pair share (TPS) dengan mengacu pada kriteria keefektifan pembelajaran, yaitu: (1) hasil belajar, (2) aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, (3) respon siswa terhadap proses pembelajaran (4) keterlaksanaan pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan desain the one group pretest posttest. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas XSMA MAS Guppi Batuara Kabupaten Bulukumba sebanyak 60 orang yang tersebar pada 3 kelas dengan sampel sebanyak 20 orang dari kelas X IPS 2 yang diperoleh dengan teknik random sampling. Penelitian dilaksanakan selama 6 kali pertemuan yang diawali dengan free tes, perlakuan tindakan, dan pos tes. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan angket respon siswa serta keterlaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan infrensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar siswa setelah diterapkan model think pair share sebesar 78,75 dan memenuhi tuntas klasikal dengan nilai gain ternormalisasi yaitu 0,60 berada pada kategori sedang yang meningkat dari hasil belajar sebelum tindakan yaitu sebesar 44,40; (2) Aktivitas siswa berada pada kategori aktif dengan rata-rata 76,42%. (3)  Angket respon siswa menunjukkan kategori positif dengan rata-rata 71% (4) Keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori terlaksana sangat baik dengan rata-rata 3,59%. Dari hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar siswa melalui metode think pair share menunjukkan bahwa nilai Sig. (2–tailed) yaitu 0,000 < 0,05 maka H0  ditolak dan H1 diterima, ketuntasan hasil belajar secara klasikal menunjukkan bahwa nilai Zhit Ztabel yaitu 2,11 1,64 artinya secara inferensial ketuntasan hasil belajar secara klasikal signifikan, rata-rata gain ternormalisasi diperoleh nilai = 1,73 dan  karena diperoleh = 1,73 maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya rata-rata gain ternormalisasi pada siswa kelas XSMA MAS Guppi Batuara Kabupaten Bulukumba 0,29. Dengan demikian pembelajaran matematika efektif melalui metode Think pair share pada siswa kelas XSMA MAS Guppi Batuara Kabupaten Bulukumba. 
Hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Hots Neneng Faizatul Hasanah; Sigit Raharjo; Fitrizah Alkikipa; Nella Anwari Ramadani
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2019
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v6i1.2963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasaan emosional terhadap kemampuan pemecahkan masalah soal hots di sekolah MTS Daarul Muttaqien Tangerang. Metode penelitian yang dipakai adalah kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data penelitian ini menggunakan hasil tes siswa dalam menyelesaikan soal hots. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahaan masalah soal hots dengan taraf signifikan uji normalitas 0,74 > 0,05 yang berarti data berdistribusi normal, taraf signifikan uji homogenitas dengan nilai sig P-value > 0,05 yaitu 0,372 > 0,05 maka H0 diterima sehingga kedua sampel homogen. Kesimpulan pembahasan penelitin ini adalah terdapat hubungan kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah soal hots siswa MTS Daarul Muttaqien Tangerang dengan hasil yang didapatkan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 75,69 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 54,48Kata Kunci: Kecerdasam Emosional, Pemecahan Masalah, Hots
Menumbuhjan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self-Confidensy Melalui Model DLPS (Double Loops Problem Solving) Amanah Uyun Damarjati; Jayanti Putri Purwaningrum
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 7 NOMOR 1 JUNI 2020
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v7i1.3346

Abstract

Pada masa ini kemampuan pemecahan masalah di Indonesia sendiri masih tergolong rendah. Bedasarkan hasil observasi dan  wawancara  yang pernah penulis lakukan di salah satu SMK Swasta di Kudus menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah mereka masih tergolong rendah dikarenakan guru masih mengajar menggunkan metode ceramah selain itu masih banyak siswa yang nilainya masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).  Apabila masalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah tersebut tidak segera ditangani maka akan berdampak lebih parah seperti siswa kesulitan apabila diberi soal yang berbeda tetapi dengan penyelesaian yang sama, dan juga berdampak pada sikap self-confidency siswa yang rendah. Karena hal tersebut penulis mencoba mencari solusi dalam mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan model pembelajaran berbasis masalah yaitu DLPS (Double Loops Problem Solving).
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Gaya Belajar Siswa SMP Koumaidah Koumaidah; Heni Purwati; Aryo Andri Nugroho
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 6 NOMOR 2 DESEMBER 2019
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v6i2.3402

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki oleh setiap siswa berbeda-beda. Perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada siswa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah gaya belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Weleri dan subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII B tahun pelajaran 2019/2020. Subjek yang diambil sebanyak 3 siswa berdasarkan masing-masing gaya belajar yang diplih melalui pengisian angket gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil angket, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode triangulasi metode, dengan teknik tes dan wawancara. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut yaitu subjek dengan gaya belajar visual dan auditorial mampu memecahkan masalah matematika dengan benar dan tepat serta menggunakan empat tahapan Polya. Sedangkan pada subjek dengan gaya belajar kinestetik mampu memecahkan masalah matematika mengggunakan empat tahapan Polya namun hasil yang diperoleh kurang tepat. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah siswa dengan masing-masing gaya belajar mampu memecahkan masalah matematika dengan empat tahapan Polya namun siswa dengan gaya belajar kinestetik hasil yang diperoleh kurang tepat.
Pengembangan Kofagra Sebagai Media Pembelajaran untuk Materi Persamaan dan Fungsi Grafik Dedeh Ramadhatun
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 8 NOMOR 1 JUNI 2021
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v8i1.3426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megembangkan media pembelajaran matematika (Kofagra) pada materi Persamaan dan fungsi kuadrat yang diharapkan dapat memfalisitasi pembelajaran matematika kelas IX SMP semester I. Media pembelajaran berupa alat peraga ini dibuat berdasarkan hasil analisis kebutuhan terhadap kompetensi matematika yang seharusnya dimilik siswa kelas IX SMP. Alat pengumpulan data diperoleh dari guru sekolah dan siswa yang berupa angket pertanyaan. Jenis penelitian ini diadaptasi dari Model Pengembangan Instruksional (MPI) M. Atwi Suparman yang mempunyai beberapa langkah, yaitu : mengidentifikasi kebutuhan dan menulis tujuan instruksional, melakukan analisis intruksional, mengidentifikasi perilaku dan karakteristik awal siswa, menulis tujuan instruksional khusus, menyusun alat penilaian hasil belajar, menyusun strategi instruksional, mengembangkan bahan instruksional, melaksanakan evaluasi formatif. Dari penelitian ini dihasilkan suatu bahan ajar berbentuk alat peraga berbentuk koper yang sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika siswa kelas IX SMP pada semester I.
Problematika Siswa Difabel Rungu dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Inklusi Shafa Ridha S. A.; Muhamad Ngasimurrohman; Riyana Ulfaini; Aulia Ekarini; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 7 NOMOR 1 JUNI 2020
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v7i1.3619

Abstract

Manusia  adalah  mahluk  ciptaan  Tuhan  yang  paling  sepesial  begitupun Tuli  karena  pada  hakekatnya  manusia  pada  umumnya  dan  tuli khususnya  merupakan  mahluk  yang  penuh  dengan  dinamika. Pada dasarnya individu Tuli atau Difabel rungu sama  dengan  individu  berpendengaran  normal  pada  umumnya,  di mana mereka juga memerlukan kebutuhan akan kasih sayang, adanya rasa aman,  pengakuan  akan  harga  diri,  serta  kebutuhan  akan  pendidikan. Penelitian ini membahas tentang problematika Difabel rungu dalam masyarakat serta dalam pendidikan terutama dalam mata pelajaran matematika di sekolah inklusi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengambilan data berupa wawancara terhadap Siswa dan Guru mata pelajaran. Kehilangan  pendengaran  akan  menyebabkan  miskinnya  kebahasaan yang dimiliki oleh individu tuli sehingga akan menghambat komunikasi individu difabel secara nyata. Akibatnya individu ini akan kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, terutama dalam hal menyesuaikan diri dengan kondisi yang belum lazim dialaminya. Dalam bersosial mereka agak malu dan kadang sering diam menyendiri. Mereka berbahasa dengan bahasa isyarat yang menggunakan gerakan tangan dan mimik wajah. Difabel rungu mengalami kesulitan dalam pembelajaran matematika seperti halnya banyaknya bilangan. Hal itu dikatakan wajar karena yang normalpun tetap merasa kesulitan.