cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024)" : 86 Documents clear
Metode Pengajaran dengan Meningkatkan Karakter Kerjasama Anak di Usia SD Anna Shanda Violla; Nadia Anis Sholikatun; Amanda Putri Wulandari; Itsni Handika Azzahara; Raselino Alvaro; Yoga Miftakul Huda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak sebagai individu yang berintegritas dan bertanggung jawab. Pengabdian ini bertujuan untuk mengaplikasikan mata kuliah pendidikan karakter melalui kegiatan bermain atau fun game dan menganalisis pengaruhnya terhadap perkembangan karakter anak-anak di sekolah dasar. Pengabdian ini menggunakan metode Fun Game dengan mengadakan lomba dalam kegiatan classmeeting. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui karakter anak dengan meningkatkan kerjasama di usia sekolah dasar. Adapun teknik pengumpulan data dalam pengabdian ini adalah menggunakan teknik observasi, wawancara pada guru dan mengadakan kegiatan lomba classmeeting pada sekolah dasar tersebut, dan studi dokumentasi. Dalam pengabdian ini yang menjadi sumber data adalah siswa-siswi di SD Muhammadiyah Progam Unggulan dari kelas 1 sampai 3. Hasil menunjukkan bahwa siswa-siswi kelas 1 masih kurang memahami dan kurang kerjasama antar teman kelompok, sehingga menimbulkan kegaduhan, beberapa anak masih ada yang saling menyalahkan temannya dan menyebabkan anak yang disalahkan tersebut menangis karena merasa terpojokkan, namun dibalik itu anak-anak memahami pentingnya kerjasama antar kelompok, dan hasil dari siswa kelas 2 dan 3 sudah mulai mengerti apa itu kerjasama.
Penanaman Pendidikan Karakter Untuk Menumbuhkan Sikap Kerjasama Melalui Game Problem Solving Skills Kanestren Salsabila; Shalihah Khoirina; Adinda Nimaz Dewandari; Selvina Ayudia; Brilianne Putri Wihardi; Al Rasyid Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter adalah usaha yang dilakukan untuk mengembangkan nilai-nilai yang baik. Bertanggung jawab, dan membentuk kepribadian yang baik. Oleh karena itu kita harus menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter dari usia dini. Melalui pengabdian ini kami bertujuan untuk meningkatkan jiwa kerja sama dan tanggung jawab anak melalui fun game di TK Inklusi Saymara. Karakter kerja sama dapat meningkatkan kemampuan berinteraksi dan percaya diri pada anak. Ada slogan pendidikan yang berbunyi “ belajarlah sambil bermain, bermain seraya belajar”. Dengan adanya slogan ini dapat diartikan jika bermain adalah salah satu metode yang dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri anak-anak. Metode pengabdian ini adalah melalui fun game yang mana ada tiga permainan yaitu permainan pertama keretaan yang dilakukan oleh semua anak, yang ketiga memasukkan bola ke cup dan yang terakhir yaitu lomba estafet bola. Dalam kedua permainan tersebut membutuhkan kerja sama antara anggota kelompok yang sudah ditentukan. Namun dalam permainan tersebut masih terdapat adanya kendala yang mana ada beberapa anak masih belum bisa menerapkan sistem kerja sama, dikarenakan masih kurang dalam memahami apa itu kerja sama dan cara menerapkannya. Oleh karena itu semoga dengan pengabdian ini dapat memberikan pembelajaran pada subjek. Kesimpulan dari hasil pengabdian ini adalah subjek. Pada dasarnya belum mengerti bagaimana menerapkan perilaku kerja sama. Dengan adanya pengabdian ini kami berharap dapat meningkatkan dan membangun kepribadian dalam hal penanaman kerja sama dalam pendidikan karakter pada subjek. Adanya dukungan peran orang tua, guru, dan teman mampu dalam membangun kepercayaan diri pada subjek.
Penanaman Nilai Karakter Melalui Permainan “Ikutilah Arahku dan Tebaklah Aku” untuk Menerapkan Nilai Kejujuran dan Pengetahuan Ratna Sari; Andrean Satria Pradama; Ananda Putri Santun; Zalfa Kirana Ramandita; Akira Aura Ratu; Falih Hasyid Efendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu faktor penunjang dalam pembentukan karakter suatu individu. Penerapan pendidikan karakter sejak dini dapat membentuk dan memperkuat kepribadian diri, meningkatkan, melatih mental dan moral individu, serta mencegah individu tersebut menjadi berakhlak buruk. Penerapan nilai pendidikan karakter bisa dilakukan salah satunya melalui kegiatan fun game yang kami laksanakan kepada subjek yang berjumlah 13 siswa di SD Negeri Blulukan 02. Metode pengabdian ini adalah melalui kegiatan fun game “ikutilah arahku” dan “tebaklah aku” yang diikuti oleh seluruh subjek. Permainan tersebut membutuhkan kejujuran serta ketepatan subjek dalam menyebutkan suatu hal sesuai dengan instruksi fasilitator. Namun dalam permainan tersebut, masih ditemukan kendala di mana terdapat beberapa subjek yang masih belum menerapkan sistem kejujuran sesuai dengan instruksi fasilitator dikarenakan masih kurangnya pemahaman mengenai kejujuran dan cara menerapkannya. Oleh karena itu semoga dengan pengabdian ini dapat memberikan serta menambahkan pemahaman mengenai nilai kejujuran dan pengetahuan pada subjek. Kesimpulan dari hasil pengabdian ini adalah subjek pada dasarnya masih minim dalam menerapkan nilai kejujuran. Dengan adanya pengabdian ini kami berhadarp dapat meningkatkan dan membangun penerapan nilai kejujuran dalam pendidikan karakter pada subjek. Dukungan serta peran orang tua, guru, dan teman sangat berpengaruh pada subjek dalam membangun nilai kejujuran dan pengetahuan.
Edukasi Pemenuhan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pada Perubahan Berat Badan Berdasarkan Kartu Menuju Sehat (KMS) Neny Triana; Vela Purnamasari; Nove Lestari; Ratna Sukma Damayanti; Silvina Tri Meike
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi sehat merupakan modal dasar aset pembangunan sumberdaya manusia Bangsa. Semua orang tua mempunyai impian yang sama, mempunyai anak yang tumbuh dan berkembang sesuai usianya. Pertumbuhan merupakan perubahan yang bersifat kuantitatif yang dapat diukur salah satunya dengan pengukuran Berat Badan (BB). Pengukuran BB salah satu untuk mengetahui status gizi anak, yang bisa dipantau ibu lewat Kartu menuju Sehat (KMS). Pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu semua anak Indonesia dalam hal pencegahan kekurangan Gizi dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Permasalahan muncul ketika anak mendapatkan PMT, akan tetapi ibunya merasa anaknya tidak ada gizi, merasa anaknya baik-baik saja, merasa gengsi anaknya di beri PMT, hal ini merupakan pekerjaan besar petugas kesehatan untuk memberikan edukasi pemenuhan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat memberikan edukasi pemenuhan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Terhadap Perubahan Berat Badan berdasarkan Kartu Menuju Sehat (KMS). Metode pelaksanaan edukasi kepada ibu yang mempunyai anak Balita dan observasi KMS. Waktu pelaksanaan 2 Oktober 2023 dan 7 November 2023 di Posyandu Gurah dan Kranggan Kabupaten Kediri, peserta 16 ibu, setelah diberikan edukasi hasil perubahan berat badan hampir setengah naik 5 anak (31,25%), sebagian besar berat badannya tidak naik 11 anak (68,75%). Edukasi petugas kesehatan sangat diperlukan di dalam pemenuhan Pemberian PMT. Faktor pengetahuan dan ekonomi ibu mempengaruhi status gizi Balita, sehingga pemberian PMT sangat diperlukan, karena secara langsung akan mempengaruhi Berat Badan anak saat kegiatan Posyandu.
Penerapan Physiological Exercise B Fit Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Verawati, Maria; Ajul, Keristina; Anggraini, Novita; Surani, Vincencius; srimiyati; Pranata, Lilik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses menua diikuti dengan adanya penurunan fungsi organ dan fisiologinya, salah satunya system kardiovaskuler. Maka jika tidak dilakukan intervensi akan menyebabkan kematian, salah satu yang dapat dilakukan mandiri oleh lansia salah satunya adalah Physiological Exercise B Fit. adapun tujuan kegiatan PkM Untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang fungsi fisiologi jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi. Adapun metode dengan edukasi dan interevensi dengan Physiological Exercise B Fit, dengan jumlah peserta 32 lansia, dilakukan pada 10-14 Agustus 2023 di panti sosial lansia harapan kita, hasil kegiatan menujukan adanya peningkatan pengetahuan dan hasil pemeriksaan menujukan setelah dilakukan Physiological Exercise B Fit. Ada perubahan dengan adanya penurunan tekanan darah pada lansia yang hipertensi. Maka kegiatan ini perlu dilakukan dengan kontinyu dan bimbingan petugas panti.
Peningkatan Keterampilan dan Minat Baca Siswa Melalui Inovasi Literasi Intensif di SMP Negeri Satu Atap 8 Palangka Raya Yolanda Abesda; Nurhadi , Muizzu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan literasi yang baik memungkinkan seseorang untuk memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi secara efektif. Menurut data UNESCO, Indonesia masuk dalam posisi 61 negara dengan tingkat literasi terendah. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan fokus terhadap peningkatan mutu pendidikan terlebih di bidang literasi. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman yang berkaitan dengan pendidikan bagi mahasiswa lintas jurusan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kualitas literasi yang rendah pada siswa sekolah. Kolaborasi antara pemerintah, mahasiswa, pihak kampus, dan para guru di sekolah ini diarahkan secara khusus kepada sekolah sasaran dan seluruh siswa. Metode pengabdian dilakukan dengan survey, pendampingan, pembelajaran, dan evaluasi. Rencana Aksi Kolaborasi yang dilaksanakan dan dijalankan memberi terobosan dan semangat baru bagi peningkatan minat baca dan motivasi belajar siswa.   
Penanaman Pendidikan Karakter Pada Anak Tk Dengan Melatih Rasa Disiplin Melalui Game “Sebutkan 5” Naada Na’afiah Fitria; Angeliana Dea Lestari; Gira Fitria Ramadhani; Arstya Lacsa Dewangga; Gunawan Salim; Faustina Audrey
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter adalah suatu pendidikan yang digunakan untuk menanamkan dan mengembangkan karakter kepada peserta didik, sehingga mereka memiliki karakter yang luhur setelah memiliki maka dapat menerapkanya dalam kehidupan sehari – hari baik di rumah, di sekolah maupun dimasyarakat. Oleh karena itu pendidikan karakter lebih baik dilakukan sejak usia dini, agar anak – anak memiliki budi pekerti yang baik sejak dini. Dalam kegiatan pengabdian ini, kami memiliki tujuan untuk meningkatkan karakter disiplin kepada anak – anak diusia dini. Dengan memiliki sikap disiplin, anak dapat belajar untuk mengambil keputusan dengan tanggungajawab atas tindakan mereka sendiri. Ini membantu pemahaman mereka tentang konsekuensi dari tindakan mereka sendiri. Metode pengabdian ini melalui fun game yang dimana kami melakukan dengan dua permainan. Permainan pertama adalah tebak gambar yang dilakukan oleh semua informan yang berjumlah 20 siswa, dimana sikap disiplinya diambil dari waktu yang kita tentukan. Permainan yang kedua adalah mewarnai, dimana informan tidak diperbolehkan mewarnai melewati garis yang sudah ditentukan oleh fasilisator. Dalam kedua permainan tadi dibutuhkan sikap disiplin oleh masing – masing informan. Hasil dari pengabdian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penanaman pendidikan karakter dengan game “sebutkan 5” ada beberapa anak yang kurang mengikuti instruksi yang diberikan.
Pentingnya Mindfullness dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mental Siswa SMK Gelora Jaya Nusantara Huwaina; Nurul Syahputri Siregar; Salwa Salsabila Siregar; Maulida Neza Hayati Sitompul; Wirdatul Jannah; Dea Sunjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas urgensi penerapan mindfulness untuk meningkatkan kesejahteraan mental siswa di SMK Gelora Jaya Nusantara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak praktik mindfulness terhadap kesejahteraan mental siswa, menganalisis metode implementasi mindfulness di lingkungan pendidikan SMK, dan mendokumentasikan hasil dari penerapan mindfulness pada kesejahteraan mental siswa. Metode penelitian yang digunakan meliputi survei, wawancara, dan observasi terhadap siswa SMK Gelora Jaya Nusantara yang terlibat dalam program mindfulness. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memahami efek positif mindfulness terhadap kesejahteraan mental siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mindfulness secara terstruktur di lingkungan pendidikan SMK dapat membantu siswa mengatasi stres, meningkatkan fokus belajar, mengelola emosi, dan memperkuat kesejahteraan mental secara keseluruhan. Penemuan ini memberikan panduan yang kuat untuk mendorong integrasi praktik mindfulness dalam kurikulum pendidikan SMK, membantu meningkatkan kualitas hidup siswa, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tuntutan kehidupan yang semakin kompleks.Top of Form Kata Kunci: Mindfullnes, Kesejahteraan Mental, Siswa SMK, Gelora Jaya Nusantara
Pemahaman Akan Dampak Kelainan Seksual Pada Remaja Di SMK Gelora Jaya Nusantara Tuntungan Huwaina Af’idah; Adelia Mazidah Lubis; Muhammad Amru Siddiq; Amelia Fernanda; Jusmaini; Meyliesa Raudhatusshofie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelainan seksual pada remaja merupakan perhatian yang signifikan, terutama di lingkungan pendidikan seperti SMK Gelora Jaya Nusantara Tuntungan. Remaja menghadapi berbagai tantangan dalam menghadapi perkembangan seksual mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran teoritis mengenai kelainan seksual pada remaja, menyoroti bentuk kelainan seksual, penyebabnya, dan dampaknya. Meningkatkan pemahaman siswa tentang kelainan seksual pada remaja, memberikan panduan untuk mencegah dan mengatasi kelainan seksual, serta menciptakan lingkungan yang aman untuk berdiskusi tentang isu-isu kelainan seksual. Penelitian ini melakukan intervensi edukatif kualitatif di SMK Gelora Jaya Nusantara Tuntungan pada tanggal 26 Oktober 2023. Intervensi melibatkan ceramah dan sesi tanya jawab interaktif untuk memperdalam pemahaman siswa tentang kelainan seksual. Intervensi edukatif berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang berbagai kelainan seksual pada remaja, penyebabnya, dan metode pencegahannya. Ini memfasilitasi partisipasi aktif, meningkatkan kesadaran, dan meningkatkan komunikasi. Intervensi ini memiliki potensi untuk mengurangi risiko kelainan seksual, mengurangi stigma, dan menyebarkan pengetahuan ke masyarakat lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi edukatif mencapai tujuannya, meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang kelainan seksual pada remaja. Untuk menjaga pendekatan edukasi yang efektif, disarankan untuk melakukan perbaikan dalam perencanaan dan koordinasi untuk intervensi di masa depan.
Pendidikan Kesehatan Dan Pemberian Hipnosis Lima Jari Penderita Diabetes Militus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Denpasar Timur I Lilik Setiawan; Wahyu Tanoto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan adalah rasa takut yang tidak jelas disertai dengan perasaan ketidakpastian, ketidakberdayaan, isolasi, dan ketidakamanan. Kecemasan adalah keadaan emosi tanpa objek tertentu. Hal ini dipicu oleh hal yang tidak diketahui dan menyertai semua pengalaman baru. Seorang individu yang mengalami kecemasan secara langsung dapat mengekspresikan kecemasannya melalui respon yang fisiologis dan perilaku, dan secara tidak langsung dapat mengembangkanya melalui mekanisme pertahanan dan melawan kecemasan. (Ismiati, 2015). Diabetes militus merupakan salah satu penyakit kronis yang masih menjadi salah satu masalah Kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian dalam pemberian pelayanan pengobatan yang berkelanjutan. Komplikasi diabetes terjadi disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa darah dan disregulasi metabolik yang mempengaruhi kualitas organ tubuh (Putri & Isfandiari, 2013). Akibat komplikasi ini dan metoda pengobatan yang berlangsung lama dapat menimbulkan beberapa respon dari masyarakat, terutama stres dan kecemasan (ansietas). Penggunaan hipnosis lima jari adalah seni komunikasi verbal yang bertujuan membawa gelombang pikiran subjek menuju trance (gelombang alpha/theta) (Dekawaty, 2021) dikenal juga dengan menghipnosis diri yang bertujuan untuk pemograman diri, menghilangkan kecemasan dengan melibatkan saraf parasimpatis dan akan menurunkan peningkatan kerja jantung, pernafasan, tekanan darah, kelenjar keringat (Aisyah, 2019).