cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 6 (2024)" : 30 Documents clear
Pemberdayaan Dalam Pengelolaan Dokumentasi Kebidanan Praktek Mandiri Bidan Berbasis Aplikasi Mufida Dian Hardika; Rury Narulita Sari; Mochamat Bayu Aji; Fara Frameswari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumentasi kebidanan merupakan suatu bentuk pencatatan dan pelaporan yang harus dilakukan bidan setelah memberikan pelayanan dan asuhan kebidanan kepada pasien. Aplikasi dokumentasi kebidanan ini merupakan aplikasi sederhana yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi pencatatan dan pelaporan pelayanan kebidanan di Praktek Mandiri Bidan yang selama ini dilakukan secara manual. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan praktek secara langsung kepada bidan agar dapat mengelola dokumentasi kebidanan berbasis aplikasi. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di PMB A. Kabupaten madiun pada bulan Mei 2024. Capaian hasil yang didapatkan dari pengabdian masyarakat ini adalah bidan merasa senang dan termotivasi untuk menggunakan aplikasi sebagai sistem dokumentasi kebidanan di tempat praktek serta mendapatkan pengetahuan baru mengenai sistem dokumentasi kebidanan berbasis aplikasi dibuktikan dengan tim bidan PMB Atika, AMd. Keb dapat menjawab hasil postest dengan baik dan telah dapat mengoperasionalkan aplikasi tersebut. Kegiatan ini secara khusus bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sistem dokumentasi berbasis aplikasi yang murah dan mudah di tempat praktek mandiri bidan dan secara umum dapat meningkatkan kualitas PMB dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Edukasi Generasi Z Dan Deteksi Dini Kesehatan Mental Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Padang Tomi Jepisa; Linda Wati; Ririn; Husni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dan deteksi dini kesehatan mental pada generasi Z merupakan langkah krusial dalam mengatasi meningkatnya prevalensi gangguan mental di kalangan anak muda. Generasi Z, yang tumbuh di era digital, menghadapi berbagai tantangan unik seperti tekanan media sosial, ketidakstabilan ekonomi, dan perubahan sosial yang cepat. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan program edukasi yang dapat meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya kesehatan mental serta strategi deteksi dini yang efektif. Program edukasi kesehatan mental harus dirancang untuk menjadi inklusif, menarik, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari generasi Z. Menggunakan platform digital seperti edukasi dan deteksi dini dan sumber daya lainnya dapat menjadi metode yang efektif untuk menjangkau mereka. Materi edukasi harus mencakup informasi tentang tanda-tanda awal gangguan mental, cara mengelola stres, dan pentingnya mencari bantuan profesional. Deteksi dini dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, dengan menjawab pertanyaan melalui kuesioner yang disebar, aplikasi pemantauan kesehatan mental, serta pelatihan bagi generasi Z untuk mengenali tanda-tanda peringatan. Kerja sama antara sekolah, keluarga, dan komunitas sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental generasi Z. Dengan meningkatkan kesadaran dan menyediakan alat yang tepat untuk deteksi dini, diharapkan angka gangguan mental di kalangan generasi Z dapat ditekan dan kesejahteraan mereka meningkat. Program-program ini harus terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan terkini untuk memastikan efektivitasnya.
Peran Mahasiswa Dalam Edukasi Masyarakat Desa Tentang Kelebihan Metode Moist Wound Healing Dalam Perawatan Luka Nelky Suriawanto; Fathul Khair; Umi Aulia; Lilis Kurniawati A; Ribka Gracia Guampe; Aisah; Fira; Oktaviani; Muhamad Raehan; Nofriansa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan luka adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk merawat luka dengan tujuan meningkatkan re-epitelisasi jaringan baru dan mengembalikan fungsi fisiologis kulit yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik Moist Wound Healing terhadap proses penyembuhan luka di Kelurahan Martajaya, Lingkungan Taman Indah, Kecamatan Pasangkayu. Metode yang digunakan berupa penyuluhan atau pemberian informasi merupakan suatu kegiatan mendidik sesuatu kepada individu ataupun kelompok, memberi pengetahuan, informasi-informasi dan berbagai kemampuan agar dapat membentuk sikap dan perilaku hidup yang seharusnya. Kegiatan pemberian edukasi di lakukan oleh mahasiswa Universitas Widya Nusantara dengan sasaran Masyarakat Kelurahan Martajaya lingkungan Taman Indah. Setelah kegiatan KKN di mulai, di lakukan observasi masyarakat melalui perkenalan dan pendekatan bersama masyarakat antara mahasiswa dengan masyarakat di Kelurahan Martajaya Lingkungan Taman Indah. Setelah itu di lakukan pengisian kuesioner pra edukasi untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang perawatan luka dengan metode Moist Wound Healing masih rendah
Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Siswa Sekolah Dasar Rizky Aulia Fitriana; Indira Mustika; Nurul Hidayah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regulasi emosi adalah bagian dari kompetensi emosional yang merupakan salah satu elemen dalam penyesuaian psikologis dan sosial. Regulasi emosi juga berhubungan dengan pencapaian individu dalam hubungan intrapersonal dan interpersonal. Selain itu, pentingnya regulasi emosi ini juga berpengaruh pada kemampuan untuk mengendalikan emosi secara efektif melalui berbagai strategi yang dimiliki dan dipelajari individu. Munculnya ekspresi emosi yang dapat diamati merupakan hasil dari regulasi emosi itu sendiri. Untuk mengembangkan kematangan emosi, siswa dituntut untuk mengenali emosi, mengungkapkan perasaan secara wajar, memahami berbagai macam emosi dan ekpresi emosi dari diri sendiri dan orang lain, serta mengungkapkan perasaan berdasarkan pertimbangan konstektual. pada realitanya masih banyak anak-anak yang belum mampu meregulasi emosinya dengan baik atau disebut disregulsdi emosi . Keadaan ini dapat dilihat dari sifat individu yang mudah marah, sedih, tidak menentu, stres bahkan sampai depresi. Hal ini akhirnya akan berpengaruh pada aktivitas yang dilakukan individu. Selama fase anak, banyak bagian kehidupan yang disertai dengan emosi negatif yang intens seperti hubungan dengan teman sebaya dan orangtua yang sering tidak stabil. Pada masa anak juga terjadi peningkatan reaktivitas emosional. Atas dasar uraian tersebut, maka pengabdian masyarakat ini akan memfokuskan pada pemberian psikoedukasi kepada siswa sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan regulasi emosinya. Pengabdian akan dilakukan di SDN Banaran 1 Kota Kediri dengan sasaran siswa kelas 4
Skrining Tekanan Darah, Asam Urat, Kolseterol Dan Gula Darah Sewaktu Pada Lansia Di Dusun Faipanda Desa Rengggarasi Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka Antonia Rensiana Reong; Mediatrix Santi Gaharpung; Maria Sofia Aga; Imeldenti Nona Firani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penuaan pada individu tentunya berdampak pada berbagai aspek kehidupan terutama pada kesehatan, karena semakin bertambahnya usia fungsi organ pada tubuh akan mengalami penurunan karena faktor alamiah ataupun karena penyakit. Dengan demikian, fokus atau pendekatan utama pelayanan atau upaya kesehatan bagi usia lanjut perlu mengakomodir dan dikaitkan dengan proses degeneratif yang dialami penduduk usia lanjut. Tujuan : Melalui Skrining, lansia dapat mengetahui proses abnormal dalam tubuh secepat mungkin maka komplikasi terhadap penyakit tertentu pun dapat sedini mungkin dihindari . Metode : metode yang digunakan melalui survey mawas diri dan observasi langsung serta proses persiapan planning of action. Hasil : Skrining hipertensi bagi 42 warga Dusun Faipanda 17 orang (40%) yang terdeteksi menderita hipertensi, Skrining asam urat 20 orang, semuanya terdeteksi (100%) asam urat, kolesterol 4 0rang, 2 orang (50%) terdeteksi, dan gula darah sewaktu 15 orang, semuanya normal. Kesimpulan : fokus atau pendekatan utama pelayanan atau upaya kesehatan bagi usia lanjut perlu mengakomodir dan dikaitkan dengan proses degeneratif yang dialami penduduk usia lanjut. Saran: Bagi pelayanan kesehatan diharapkan untuk bisa melakukan upaya promosi kesehatan terkait dengan pemeriksaan gula darah dan asam urat kepada masyarakat luas khususnya bagi penderita diabetes dan asam urat sehingga dapat memantau kadar gula darah dan asam urat
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pentingnya Pemberantasan Jentik Nyamuk Dalam Mencegah Demam Berdarah Maria Kornelia Ringgi Kuwa; Maria Sofia Anita Aga; Antonia R. Reong; Fransiska Paula Bolo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang berhubungan dengan kurangnya PHBS adalah penyakit demam berdaRah dengue (DBD) Demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi karena virus dengue yang di keluarkan melaluai gigitan nyamuk aedes aegypty. Tujuan : Untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang PHBS, dan rumah bebas jentik. Metode : Metode yang dipakai dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat menggunakan metode Survey Pendahuluan, Observasi dan Wawancara langsung ke responden. Hasil : Pemantuan jentik di setiap rumah di dusun Faipanda dilaksanakan pada hari jumad 27 April 2024 melakukan pemantuan jentik di 86 rumah warga di dusun Faipanda dan ditemukan 21 rumah warga postif jentik (24%), Penyuluhan pencegahan DBD pada hari kamis 2 mei 2024, Masyarakat yang mengikuti penyuluhan yaitu sebanyak 28 dapat memahami penyebab dan cara-cara pencegahan DBD, Kesimpulan : Sebagian besar masyarakat Dusun Faipanda tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang masalah kesehatan yang dialami seperti Angka Bebas Jentik. Saran : Masyarakat diharapkan sering menguras bak penampungan air,sering melakukan membersihkan lingkungan sekitar, melatih masyarakat melakukan kegiatan 3 M (menguras,mengubur,menutup), tenaga kesehatan diharapkan rutin melakukan penyuluhan kesehatan yang berkaitan angka bebas jentik .
Penyuluhan Dan Pemberian Makanan Tambahan Bagi Anak Yang Menderita Stunting Di Dusun Lambalena Desa Rengggarasi Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka Maria Sofia Anita Aga; Gabriel Mane; Marianus Oktavianus Wega; Maria Silvana Titu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga periode awal kehidupan anak (1000 hari setelah lahir) Stunting patut mendapat perhatian lebih karena dapat berdampak bagi kehidupan anak sampai tumbuh besar. Beberapa faktor yang mengakibatkan kekurangan gizi kronis, Stunting dapat memberikan dampak buruk pada anak, baik dalam bentuk jangka pendek maupun jangka panjang Dampak jangka pendek stunting adalah terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pada pertumbuhan fisiknya, serta gangguan metabolisme.Sedangkan, dampak jangka panjang stunting yang tidak segera ditangani adalah penurunan kemampuan kognitif otak, kekebalan tubuh melemah sehingga mudah sakit, dan memiliki risiko tinggi terkena penyakit metabolik, seperti kegemukan, penyakit jantung, dan penyakit pembuluh darah. Tujuan : memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa memberikan makanan tambahan bagi anak-anak stunting mempunyai manfaat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Dusun Lambalena, Desa Renggarasi. Metode : metode yang digunakan melalui survey mawas diri dan observasi langsung serta proses persiapan planning of action. Hasil : penyuluhan tentang stunting dan pemberian makan tambahan sebanyak 2 kali pada tanggal, 01 diposyandu lambalena dan tanggal 04 mey 2024 di posyandu detuoja , makanan yang diberikan berupa bubur kacang hijo, dan bolu kukus. Bayi balita stunting yang hadir di posyandu lambalena sebanyak 2 orang anak yang mendapatkan makanan tambahan, dan posyandu detuoja sebanyak 4 orang anak stunting yang mendapatkan makan tambahan. Kesimpulan : Berdasarkan hasil kegiatan KKN/PKM 25 April -15 Mei tepatnya di Dusun Lambalena terdapat 6 anak yang stunting, berdasarkan hasil survei mawas diri yang dilakukan Faktor penyebabnya adalah yaitu pola asuh orang tua (80%), jarak fasilitas kesehatan yang jauh (80%) , kebiasaan jajan sembarang. (60%). Saran : Diharapkan keluarga mampu memahami stunting dan lebih memperhatikan pola makan anak, dan pola asuh,
Skrining Tekanan Darah, Gula Darah, Dan Asam Urat Di Dusun Wolofeo Desa Renggarasi Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka Mediatrix Santi Gaharpung; Marianus O. Wega; Maria K. Ringgi Kuwa; Maria Oktavianey
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penuaan pada individu tentunya berdampak pada berbagai aspek kehidupan terutama pada kesehatan, karena semakin bertambahnya usia fungsi organ pada tubuh akan mengalami penurunan karena faktor alamiah ataupun karena penyakit. Tujuan : lansia dapat mengetahui masalah kesehatan serta dapat dilakukan pencegahan dini terhadap penyakit hipertensi, asam urat, gula darah, dan kolesterol. Metode : Metode pengabdian masyarakat dengan melakukan intervensi skrining secara langsung kepada peserta di Dusun Wolofeo Desa Renggarasi Kecamatan Tanawawo yang didahului dengan Proses persiapan Planning Of action yang disusun berdasarkan hasil pengjkajian awal/ survey lokasi. Hasil : Scrining tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat dilaksanakan pada hari : Minggu 05 mei 2024,di Aula Pastoran Wolofeo diikuti oleh 41 orang masyarakat Wolofeo, dengan hasil: skrining tekanan darah terdapat 13 orang dengan tekanan darah tinggi dan juga merupakan pasien dengan riwayat hipertensi. skrining gula darah 2 orang, scrining asam urat 22 orang, 10 beresiko asam urat dan scrining kolesterol 8 orang, 5 orang beresiko. Kesimpulan : Dari kegiatan skrinning yang telah dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat Dusun Wolofeo tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang masalah kesehatan yang dialaminya seperti hipertensi, asam urat, gula darah dan kolesterol. Saran : Masyarakat diharapkan rutin melakukan kontrol di fasilitas kesehatan terdekat agar bisa dilakukan pencegahan dini terkait masalah kesehatan yang dihadapi dalam rangka memperbaiki pola hidup yang sehat.
Edukasi Melalui Penyuluhan Tentang Kebutuhan Dasar Ibu Nifas Wa Ode Sri Wati Lestari; Wa Ode Indang; Hermawati; Wa Ode Siti Zulaeha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas (puerperium) adalah dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas berlangsung kira-kira 6 minggu, akan tetapi, seluruh alat genital baru pulih kembali seperti keadaan sebelum hamil dalam waktu 3 bulan. Metode yang digunakan Action Reseacrh dengan bentuk penyuluhan pada ibu hamil sebanyak 15 peserta. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Wilayah Kelurahan Liabuku Kec. Bungi Kota Baubau hasilnya memuaskan, dan hasilnya yang diharapkan bisa memenuhi. Adapun hasil yang dapat dicapai setelah edukasi 70% pengetahuan ibu kurang pada pretest namun setelah post test pengetahuan ibu menjadi 90% perawatan payudara terhadap penilaian dengan baik
Edukasi Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Kejang Demam Pada Ibu Balita Farah Luqyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i6.1875

Abstract

Kejang demam merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan penanganan serta pertolongan pertama yang tepat agar bisa teratasi dengan baik serta tidak menimbulkan masalah baru atau komplikasi dari kejang demam. Penanganan kejang demam di rumah yang salah dapat mengakibatkan efek fatal serta mengancam nyawa anak. Ketepatan dalam penanganan kejang demam pada anak ditentukan oleh pengetahuan orang tua terkait dengan penanganan kejang demam di rumah, terutama seorang ibu yang sering bersama anak. Seringkali ibu merasa ketakutan serta panik bahkan tidak tahu harus melakukan apa Ketika melihat anaknya mengalami kejang demam. Oleh karena itu informasi penanganan kegawatdaruratan penanganan kejang demam pada anak sangat penting untuk diketahui oleh ibu,khususnya oleh ibu yang memiliki anak dengan rentang usia balita. Edukasi penanganan kegawatdaruratan kejang demam di rumah pada balita bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta sikap ibu balita ke arah positif dalam penanganan kejang demam pada balita di rumah. Sehingga, penanganan yang dilakukan oleh orangtua terutama ibu pada balita yang mengalami kejang demam di rumah dapat dilakukan secara tepat serta terhindar dari bahaya komplikasi kejang demam

Page 3 of 3 | Total Record : 30