cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 7 (2024)" : 21 Documents clear
Edukasi Perawatan Kaki Dan Penerapan Senam Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Melur Pekanbaru Syafrisar Meri Agritubella; Yoza Misra Fatmi; Yuliana Arsil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu gejala yang dirasakan oleh pasien DM adalah kesemutan pada kaki. Upaya mengatasi kesemutan pada kaki adalah dengan melakukan aktivitas fisik seperti senam kaki. Senam Kaki Diabetik merupakan Gerakan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya luka pada kaki dan membantu melancarkan aliran darah di bagian kaki. Tujuan Senam Kaki diabetic ini dapat menurunkan kadar gula darah sewaktu dan membantu memperkuat otot dan saraf kaki serta tungkai bawah. Mitra pengabdian adalah penderita DM di Wilayah Kerja Puskesmas Melur. Metode pengabdian Masyarakat ini adalah Service Learning (SL) yaitu pendekatan dalam pengajaran untuk menumbuhkan kesadaran dalam memecahkan persoalan secara langsung dan meningkatkan semangat belajar penderita DM. Hasil kegiatan didapatkan bahwa 8 pasien DM didapatkan 7 pasien (87,5%) mampu melakukan latihan senam kaki secara mandiri
Self Management Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Di Posyandu Lansia Lexy Oktora Wilda; Oktavia Salsadila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurunkan resiko komplikasi diabetes pada lansia dapat dilakukan dengan manajemen diri (self management). Self management pada diabetes mellitus sangat diperlukan pemantauan pola hidup yang terdiri dari perilaku tentang diet, latihan fisik, pemantauan gula darah dan perawatan kaki. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mengetahui gambaran Self Management pada Penderita Diabetes Mellitus di Posyandu Lansia. Metode pelaksanaan mengetahui self manajemen pada penderita Dibetes Mellitus menggunakan checklist DSMQ (Diabetes Self Management Quisioner). Waktu pelaksanaan pada tanggal 15 Februari 2024 di Posyandu Lansia Dusun Kedungwinong Desa Jintel Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Peserta 30 penderita. Hasil menunjukkan bahwa dari 9 lansia (30%) memiliki self management baik, 16 lansia (53%) memilki self management cukup dan 5 lansia (17%) memilki self management kurang. Dilihat dari lamanya menderita DM, seseorang yang lebih lama menderita mereka akan semakin banyak pengalaman yang mereka dapatkan dari informasi pengobatan atau terapi sebelumnya sehingga mereka lebih mudah memahami tentang pola hidup sehat yang mereka dapatkan sebelumnya. Selain itu, dukungan keluarga juga sangat memengaruhi self management terutama pada keluarga yang memiliki lansia dengan penyakit yang diderita. Karena semakin kuat dukungan yang diberikan oleh anggota keluarga lain maka semakin baik pula tingkat derajat kesehatan keluarga terutama pada lansia dengan penyakit yang diderita. Namun jika dukungan keluarga masih belum berhasil ada faktor lain yang menyebabkan dukungan tersebut seperti ketidakmauan penderita dalam menangani pola hidup pada dirinya
Strategi Pengelolaan Keuangan Nagari Dalam Meningkatkan Akuntabilitas Kinerja Nagari Witra Maison; Juita Sukraini; Nidia Anggreni Das; Lili Wahyuni; Rita Dwi Putri; Siska Yulia Defitri; Dini Onasis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan pengelolaan keuangan yang baik menjadi hal yang krusial, karena pengelolaan keuangan Nagari yang kurang tepat dapat berakibat fatal, seiring dengan dinamika pembangunan dan tuntutan transparansi dan akuntabilitas yang semakin kuat. Pengabdian dalam bentuk pemberian edukasi berupa workshop partisipatif, kasus dan diskusi menjadi bentuk pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada perangkat Nagari dan kepala jorong yang ada di Kenagarian Alahan Panjang Kabupaten Solok. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menyusun dan mengelola anggaran Nagari, dengan demikian pengelolaan juga dapat dapat dilakukan dengan baik. Keberhasilan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang untuk Nagari dan menjadi program pengabdian berkelanjutan.
Edukasi Birth Plan Untuk Mencegah Komplikasi Kehamilan Dan Persalinan Di Selumit Pantai, Kota Tarakan Nurul Hidayatun Jalilah; Ika Yulianti; Agus Purnamasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil survei tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai perencanaan dalam persalinan 15 orang ibu berpengetahuan rendah (45%), dan tidak mengetahuai persiapan persalinan seperti pendamping, biaya, mental, support keluarga sebanyak 12 orang (20%). Melalui persiapan emosional dan intelektual serta dukungan keluarga, ibu hamil dapat lebih mempersiapkan kehamilan dan kelahirannya. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada ibu hamil, suami serta keluarga terkait pentingnya birth plan atau perencanaan dalam persalinan untuk mencegah komplikasi kehamilan dan persalinan. Kegiatan ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Kebidanan Universitas Borneo Tarakan dan serta kader dalam mengumpulkan para ibu hamil yang tinggal di Selumit Pantai Kota Tarakan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu 6 April 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 60 ibu hamil dengan suami atau keluarga, sebelum diberikan edukasi ibu hamil diberikan pretest’s dan postest setelah dilakukan edukasi. Hasil akhir kegiatan dapat disimpulkan bahwa ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan rata-rata dari nilai 60 ke 80 sebanyak 45 ibu hamil (75%)
Penyuluhan tentang penting perawatan payudara di PMB Sonia Rama Agustina; Deby Utami Siska Ariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan Payudara adalah untuk memperlancar peredaran darah dan mencegah penyumbatan pada saluran susu sehingga memperlancar ASI dengan cara menjaga kebersihan dan menghindari puting susu yang lecet dan infeksi payudara. Salah satu perubahan fisik dalam masa nifas adalah laktasi. Terhambatnya pengeluaran ASI dipengaruhi salah satunya oleh karena pengeluaran hormon oksitosin yang tidak lancar, sehingga dapat menjadi pemicu terjadinya pembengkakan payudara (breast engorgement) yang berakibat pada rasa tidak nyaman yang dialami ibu pada masa nifas. Berdasarkan hasil evaluasi yang diberikan melalui post test didapatkan bahwa pengetahuan peserta penyuluhan tentang pentingnya perawatan payudara meningkat sebanyak 70%. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak memiliki kendala apapun pada saat melakukan penyuluhan dan praktiknya. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pentingnya perawatan payudara maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini bermanfaat untuk ibu – ibu menyusui dalam mengatasi payudara bengkak. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dan semua pihak yang terkait agar lebih meningkatkan upaya pemberian edukasi melalui kegiatan penyuluhan
Pemeriksaan Anemia Dan Pemeriksaan Gangguan Keseimbangan Pada Lansia Di Kelurahan Kwaren, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning Utami; Githa Andriani; Muhammad Fajar Shodik; Deny Febriyanto; Yohanes Ola Langkamau; Septiani Nur Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia memiliki kerentanan untuk menderita anemia. Pada lansia fungsi organ di dalam tubuh mulai menurun. Anemia pada lansia sering dijumpai tidak khas dan rata-rata penurunnya bersifat kronikPermasalahan yang ada di Posyandu di wilayah Kelurahan Kwaren, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten adalah belum pernah dilakukan pemeriksaan Hb dan pemeriksaan gangguan Keseimbangan pada lansia.Analisis situasi adalah pemeriksaan yang sering dilakukan tidak mencakup pemeriksaan Hb dan gangguan Keseimbangan pada lansia Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pemeriksaan baik kadar Hb dan gangguan Keseimbangan bagi yang hadir di pelayanan Posyandu Tujuan pengabdian Masyarakat adalah memberikan pemeriksaan kadar Hb untuk mengetahui status anemia dan pemeriksaan gangguan keseimbangan Metode Pelaksaanaan pengabdian Masyarakat pemeriksaan anemia dan pemeriksaan gangguan Keseimbangan pada lansia yang berkunjung di posyandu wilayah Kelurahan Kwaren, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten pada tanggal 12 Mei, 18 Mei dan 2 Juni 2024. Hasil total peserta sebanyak 57 orang yang terdiri dari 6 (10 %) pria dan 51 (90 %) peserta perempuan. lansia yang mengalami anemia sebesar 63 % (36) peserta sedangkan yang tidak mengalami anemia sebesar 37 % (21) peserta. sebanyak 2 % (1 ) peserta yang tidak mengalami gangguan dan sebanyak 98% (56) peserta mengalami gangguan keseimbangan. sebagian besar peserta mengalami anemia dan gangguan keseimbangan sebesar 60 % (34) peserta dan 40 % (23) peserta mengalami salah satu gangguan yaitu mengalami anemia saja atau mengalami gangguan keseimbangan saja Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat adalah Peserta Perempuan lebih banyak dari peserta pria, sebagian besar peserta mengalami anemia, sebagian besar peserta mengalami gangguan keseimbangan, sebagian besar peserta mengalami anemia dan gangguan keseimbangan
Pelatihan Mengenal Anemia Secara Mandiri Bagi Perempuan Usia Produktif Dan Pemeriksaan Hb (Haemoglobin) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sri Wulandari; Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning Utami; Marselina Labai Lejau; Debora Laura Elfira Silooy; Nathasya Deshandry R. Haima; Flaviana Dellani Abus; Hafida Fatima Azzahra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi sampai saat ini. Bahkan anemia perlu mendapat perhatian dan menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Dampak anemia pada Perempuan usia produktif adalah anak yang dilahirkan mengalami stunting.Analisis situasi yang dihadapi adalah belum pernah dilakukan pelatihan mengenal anemia secara mandiri pada perempuan usia productive. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pelatihan mengenal anemia secara mandiri kepada perempuan usia produktive sebagai upaya pencegahan stunting apabila memprogramkan memiliki keturunan. Tujuan pengabdian Masyarakat adalah memberikan pelatihan mengenal anemia secara mandiri sebagai upaya pencegahan stunting pada bayi yang dilahirkan dengan status Hb Ibu. Metode memberikan pertanyaan mengenai stunting serta memberikan contoh melakukan pemeriksaan anemia secara mandiri pada tanggal 12 Mei, 18 Mei dan 2 Juni 2024 di Pos Yandu Kelurahan Kwaren, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten. Hasil Semua (100 %) perempuan yang mengikuti pelatihan mengenal anemia secara mandiri mampu menyebutkan bahwa stunting. Sebanyak 64 % peserta dapat membuktikan kebenaran pemeriksaan anemia secara mandiri. Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat tentang mengenal secara mandiri yang telah dilakukan pada tanggal 12 Mei, 18 Mei, dan 2 Juni 2024 dapat disimpulkan bahwa semua ibu usia produktif (15-49 tahun) memiliki pengetahuan yang bagus mengenai stunting yaitu 100 %, Sebagian besar responden dapat menyebutkan dirinya mengalami anemia atau tidak.
Sosialisasi Panduan Diet Casein Free, Gluten Free, Sugar Free (CFGFSF) Pada Ibu dengan Anak Autism Spectrume Disorder (ASD) di Klinik Terapi Desa Tawang Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Neny Triana; Arsita Swadina; Atik Dwi Djayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Complementery and Alternative Medicine (CAM) Biological terapi, salah satunya dengan menjalankan diet bebas gluten/casein (CFGF/Casein free Glutein Free), Gula (SF/Sugar Free). Pelaksanaan Diet CFGFSF akan memperbaiki perkembangan komunikasi, Interaksi sosial, Sensori, Fisik dan Perilaku pada anak Autism Spectrume Disorder (ASD). Keberhasilan pelaksanan diet CFGFSF dengan langkah sosialisasi panduan diet dan aplikasi dari diet tersebut. Sosialisasi merupakan proses belajar seseorang sebagai anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat yaitu memberikan sosialisasi panduan diet CFGFSF dan mengaplikasikan panduan diet tersebut. Metode pelaksanaan sosialisasi kepada ibu yang mempunyai anak dengan anak Autis Spectrum Disorder (ASD) dengan memberikan sosialisasi melalui Health Education (HE) dan tanya jawab. Waktu pelaksanaan 12 Juni 2024 dan 15 Juni 2024 di Klinik Terapi Desa Tawanag Pare Kabupaten Kediri. Peserta sosialisasi 16 ibu yang mempunyai anak dengan ASD. Hasil setelah sosialiasasi panduan diet CFGFSF, ibu paham (100%) tentang diet CFGFSF dan akan mempraktikkan diet tersebut dengan sungguh-sungguh pada menu makan sehari-harinya. Sosialisasi panduan diet CFGFSF dari petugas kesehatan sangat diperlukan di dalam pemenuhan nutrisi pada ASD untuk perbaikan perkembangan komunikasi, Interaksi sosial, Sensori, Fisik dan Perilaku. Perbaika perkembangan pada anak dengan ASD sangat diperlukan kesadaran ibu untuk masa depan generasi muda yang tangguh
Penyuluhan Tentang Kesehatan Mental (Stop Bullying dan Cara Bersikap Yang Baik) Pada Anak Usia Dini Di RA BA Aisyiyah X Kota Bengkulu Susilawati; Fatsiwi Nunik Andari; Padila; Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental merupakan kondisi psikologis dan emosional yang dimiliki seseorang dalam keadaan baik, sehingga mereka mampu menerima kekurangan yang ada pada dirinya sendiri, tidak selalu menyalahkan diri sendiri atas sesuatu yang telah terjadi, memiliki semangat menjalani hidup, mampu bersosialisasi serta memiliki kemampuan untuk menangani masalah yang terjadi di dalam hidupnya. Kondisi kesehatan mental anak usia dini merupakan salah satu aspek perkembangan yang harus diperhatikan dan dikembangkan karena kesehatan mental anak akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan yang ditunjukkan oleh anak salah satunya dalam hasil belajarnya..Bentuk-bentuk kesehatan mental pada anak usia dini adalah stop bullying ,cara berprilaku yang baik. Kegian Penyuluhan Kesehatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang Kesehatan mental pada anak usia dini dan dapat mengetahui stop bullying dan cara bersikap yang baik pada naka usia dini. Penyuluhan Kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kesehtan mental anak usia dini di RA BA Aisyiyah X kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penyuluhan Kesehatan ini adalah metode video based learning dan ceramah serta tanya jawab. Hasil yang didapatkan setlah penyuluhan Kesehatan diharapkan anak-anak menerapkan perilaku yang baik, tidak suka membully, dan mampu mengelola emosi.
Membangun Kesadaran Nilai-Nilai Religius Dalam Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Afrieani Deasy; Wulan Novika Ambarsari; Alfina Febrianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan peralihan masa kanak-kanak menjadi dewasa yang melibatkan perubahan berbagai aspek seperti biologis, psikologis, dan social-budaya. Menurut WHO remaja adalah perkembangan dari saat timbulnya tanda sekunder hingga tercapainya maturase seksual dan reproduksi, suatu proses sosioeonomi menjadi mandiri. Secara biologis, saat seseorang anak mengalami pubertas dianggap sebagai indikator awal masa remaja. Kesehatan reproduksi hal yang sangat penting untuk pria maupun wanita. Kesehatan reproduksi didefenisikan sebagai suatu kesejahteraan fisik, mental dan sosial secara utuh tidak bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya. Banyak masalah akan timbul akibat mengabaikan kesehatan reproduksi, masalah-masalah yang timbul akibat kurangnya pengetahuan terhadap keesehatan reproduksi yaitu kehamilan yang tidak diinginkan (KTD), aborsi, perkawinan dan pernikahan dini, IMS dan HIV/AIDS. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai Kesehatan Reproduksi. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK PGRI 2 Cimahi pada 7 Juni 2024 yang melibatkan 69 responden. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dengan ceramah/pemberian informasi dan tanya jawab. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah remaja yang menjawab benar pada soal definisi kesehatan reproduksi pre test dan post test sebanyak 69 responden, pertanyaan fungsi testis yang benar 14 responden dan yg salah 55 responden, pertanyaan normalnya siklus menstruasi yang benar 60 responden dan yang salah 9 responden, pertanyaan IMS yang benar 19 responden dan yang salah 50 responden, pertanyaan tentang pengetahuan masalah reproduksi yang benar 69 responden, pertanyaan jenis resiko kesehatan reproduksi yang benar 69 responden. Dan pertanyaan tentang penyakit yang bisa menyerang sistem reproduksi yang menjawab benar 63 dan salah 6 responden

Page 2 of 3 | Total Record : 21