Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2 (2025)"
:
20 Documents
clear
Peran Ibu Dalam Pencegahan Karies Gigi Pada Anak Usia Prasekolah Di TK Dharma Wanita Dusun Godang Desa Sambikerep Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk
Rahayu Budi Utami;
Lia Nuril Istikomah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1597
Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia prasekolah. Peran ibu sangat penting dalam upaya pencegahan karies gigi melalui edukasi tentang pola makan sehat, kebersihan gigi, dan kunjungan rutin ke dokter gigi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai pencegahan karies gigi pada anak prasekolah. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, demonstrasi, dan diskusi interaktif yang melibatkan ibu dan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi anak serta perubahan perilaku dalam membiasakan anak menyikat gigi secara rutin. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mencegah karies gigi pada anak usia dini.
Efektifitas Kegiatan Bermain Origami Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia Dini Di TK Nur Ilahi Kota Padang
Afrira Esa Putri;
Ririn;
Linda Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1598
Motorik merupakan salah satu aspek perkembangan anak yang penting dan harus dikembangkan, karena motorik merupakan gerakan tibuh yang memerlukan keseimbangan dan koordinasi (otak, syaraf, otot dan rangka) pada diri anak. Perkembangan motorik terbagi menjadi dua yaitu kemampuan motorik halus dan kemampuan motorik kasar. Kemampuan motorik halus dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari seperti makan, berpakaian, menulis dan bermain. Keterampilan ini dicapai dengan pematangan sistem saraf pusat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus adalah bermain origami. Bermain origami merupakan permainan yang menggunakan kertas dilipat menjadi berbagai bentuk sehingga dapat merangsang kreatifitas dan mengembangkan motorik halus anak. Kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun masih banyak yang belum sesuai dengan tahapan perkembangannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui efektifitas kegiatan bermain origami terhadap kemampuan motorik halus anak di TK Nur Ilahi Lubuk Buaya Kota Padang
Penyuluhan Tentang Kesehatan Mental Remaja Dengan Tema “From Heart To Heart: Nurturing Mental Health In Families For A Stronger Generation” Di SMK Kesehatan Fajar Kencana Kabupaten Bandung Barat
Bagja Angga Sukma;
Aan Somana;
Anfira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1600
Kesehatan mental merupakan salah satu aspek yang semakin mendapatkan perhatian dalam konteks pendidikan, terutama bagi remaja yang menghadapi tekanan akademik dan sosial. Penyuluhan kesehatan mental dengan tema "From Heart to Heart: Nurturing Mental Health in Families for a Stronger Generation" diadakan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK Kesehatan Fajar Kencana Bandung Barat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini dirancang untuk mengurangi stigma, meningkatkan kesadaran deteksi dini, dan mempromosikan perilaku yang mendukung kesehatan mental melalui seminar, diskusi interaktif, dan roleplay. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap kesehatan mental. Penyuluhan kesehatan mental ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung kesejahteraan psikologis siswa.
Edukasi Breast Care Pada Ibu Post Partum Untuk Kelancaran Produksi Asi Di Praktek Mandiri Bidan (Pmb) Bdn. Rahma Putri Idaman, M. Keb Kota Padang
Silfina Indriani;
Linda Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1603
Masa nifas merupakan periode penting dalam kesehatan ibu dan bayi, di mana pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif menjadi faktor utama dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Salah satu kendala utama dalam pemberian ASI eksklusif adalah kurangnya pemahaman ibu post partum mengenai perawatan payudara (breast care), yang dapat menyebabkan masalah seperti produksi ASI yang tidak lancar, puting lecet, hingga mastitis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu post partum dalam melakukan breast care guna mendukung kelancaran produksi ASI. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi dan penyuluhan yang dilakukan secara langsung kepada ibu post partum di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Bdn. Rahma Putri Idaman, Kota Padang. Sebelum edukasi diberikan, dilakukan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dan setelahnya diberikan post-test guna mengevaluasi efektivitas penyuluhan. Materi yang diberikan mencakup langkah-langkah perawatan payudara, manfaatnya bagi kesehatan ibu dan bayi, serta teknik pemijatan oksitosin untuk merangsang produksi ASI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu post partum mengenai pentingnya perawatan payudara dalam mendukung pemberian ASI eksklusif. Edukasi ini juga membantu mengurangi hambatan dalam proses menyusui serta meningkatkan kesiapan ibu dalam memberikan ASI yang optimal bagi bayinya. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan ibu dan bayi serta menjadi model edukasi yang dapat diterapkan secara luas di berbagai fasilitas kesehatan.
Pencegahan Kanker Nasofaring Terhadap Bahaya Merokok Pada Remaja SMAN 3 Kota Bengkulu
Weti;
Liza Fitri Lina;
Lussyefrida Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1606
Karsinoma nasofaring (KNF) merupakan tumor ganas yang tumbuh pada daerah Fossa Rossenmuller dan dibagian atas nasofaring. KNF adalah tumor yang berasal dari sel epitel yang menutupi permukaan nasofaring. Kanker nasofaring ini dapat meluas ke bagian telinga, hidung, tenggorokan, kepala dan leher. Kanker nasofaring di Indonesia menduduki urutan ke empat terbanyak diantara kanker yang mengenai tubuh manusia. Pengabdian ini bertujuan agar siswa/i mampu meningkatkan pengetahuan terkait penyakit kanker nasofaring. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dan edukasi kesehatan berupa pemberian informasi secara lisan mengenai gejala dan pencegahan dari penyakit kanker nasofaring, serta diakhiri dengan diskusi tanya jawab terkait materi yang disampaikan. Hasil dari pengabdian kesehatan ini, siswa/i mampu meningkatkan pemahamannya mengenai penyakit kanker nasofaring dan meningkatkan kesadaran terhadap penyakit kanker nasofaring yang disebabkan oleh rokok, faktor genetik dan pola hidup yang tidak sehat. Kegiatan ini juga diharapkan menambah wawasan kepada siswa/i untuk mengetahui bagaimana cara mengenali gejala serta pencegahannya
Sosialisasi Perencanaan Laba Dengan Anggaran Beban Pokok Penjualan Untuk Meningkatan Keberhasilan Pada Usaha Rendang Niyas
Rita Dwi Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1607
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Kota Solok khusus nya kelurahan Sinapa Piliang pada umkm Rendang Niyas dalam meningkatkan perencanaan laba menuju UMKM yang unggul. Rendang Niyas merupakan salah satu UMKM penghasil rendang khas Sumatera Barat yang telah sampai ke internasional, yang bersertifikat halal MUI dan terdaftar di BPOM . Di tinjau dari letak grafis daerah tersebut sehingga dapat di manfaatkan sebagai potensi untuk mengembangkan dan memberikan pengetahuan pada masyarakat di Kelurahan Sinapa Piliang Kota Solok. Kelompok sasaran bersama mahasiswa PKM melakukan kegiatan PKM pada mata kuliah Akuntansi Manajerial mengenai perencanaan laba dengan materi anggaran beban pokok penjualan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam perencanaan laba untuk mendukung UMKM. Diharapkan setelah sosialisasi ini para usaha UMKM bisa menyusun penganggaran usahanya menjadi lebih baik
Terapi Butterfly Hug Dalam Mengurangi Kecemasan Pada Lansia
Siska, Fera;
Christina, Elvrinica
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1608
Kecemasan adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar yang berkaitan dengan perasaan tidak pasti dan tidak berdaya, kecemasan dialami secara subyektif dan dikomunikasikan secara interpersonal. Menurut World Health Organization (WHO) populasi global penderita gangguan kecemasan pada tahun 2020 diperkirakan lebih dari 200 juta orang (3,6% dari total populasi) diseluruh dunia menderita kecemasan. Gangguan kecemasan sendiri lebih sering terjadi pada wanita daripada pria (4,6% dan 2,6%). Jumlah penderita gangguan kecemasan didunia diperkirakan dengan total 264 juta jiwa. Hal ini mengalami peningkatan sebesar 14,9% dari tahun 2015 sebagai akibat dari meningkatnya jumlah pertumbuhan penduduk. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat adalah Untuk memberikan terapi butterfly hug dalam mengurangi kecemasan pada lansia.
Edukasi Pentingnya Keluarga Berencana (KB) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Puskesmas Nanggalo Tahun 2024
Silfina Indriani;
Titin Ifayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1609
Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, cakupan peserta KB aktif di Indonesia, khususnya dalam penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), masih tergolong rendah dan jauh dari target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Salah satu faktor penyebab rendahnya angka partisipasi adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman Wanita Usia Subur (WUS) mengenai alat kontrasepsi yang tersedia. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemilihan alat kontrasepsi pada WUS melalui edukasi mengenai pentingnya KB. Kegiatan ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo, Kota Padang, dengan menggunakan metode penyuluhan dan edukasi langsung kepada peserta. Evaluasi keberhasilan program dilakukan dengan mengukur perubahan tingkat pemahaman dan keputusan pemilihan alat kontrasepsi oleh peserta setelah menerima edukasi. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan pemahaman WUS mengenai alat kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan mereka, serta meningkatkan partisipasi dalam program KB, khususnya penggunaan MKJP. Selain itu, luaran dari kegiatan ini mencakup publikasi dalam jurnal pengabdian masyarakat dan penyusunan buku panduan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Edukasi Tentang Mengkonsumsi Sari Kacang Hijau Pada Kelas Ibu Hamil Dalam Upaya Meningkatkan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Di Puskesmas Lubuk Buayakota Padang
Binarni Suhertusi;
Fatmi Nirmala Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1613
Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang dapat berdampak buruk bagi ibu dan janin, seperti risiko infeksi, perdarahan postpartum, berat badan lahir rendah, hingga kematian maternal dan perinatal. Salah satu penyebab utama anemia pada kehamilan adalah defisiensi zat besi. Upaya peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil dapat dilakukan melalui edukasi gizi, salah satunya dengan mengonsumsi sari kacang hijau yang kaya akan zat besi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, serta uji statistik T dependen dengan p-value < 0,05. Subjek penelitian adalah ibu hamil trimester III yang berkunjung ke Puskesmas Lubuk Buaya. Intervensi dilakukan dengan pemberian sari kacang hijau selama periode tertentu, dan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kadar hemoglobin setelah konsumsi rutin sari kacang hijau. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup sosialisasi, edukasi, dan diskusi terkait pentingnya konsumsi sari kacang hijau bagi ibu hamil dalam upaya mencegah anemia. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengelolaan anemia ibu hamil di fasilitas pelayanan kesehatan primer.
Penyuluhan Terhadap Tingkat Kepatuhan Remaja Putri Dalam Mengkonsumsi Tablet FE Di Wilayah Kerja Puskesmas X Tahun 2024
Waode Suiyarti;
Sunarto S;
Wa Ode Syaika;
Ervianingsih;
Chitra Astari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1615
Pemberian tablet tambah darah pada remaja putri minimal 60 mg zat besi elemental (dalam bentuk sediaan furamat atau Ferro Glukonat) dan 0,50 mg asam folat pada remaja putri usia 12-18 tahun di institusi pendidikan (SMP dan SMA atau sederajat) dan untu wanita subur (WUS) usia 15-49 tahun. Meskipun presentase remaja putri yang mendapat tablet tambah darah di Sulawesi Tenggara mencapai 81 %, tetapi masih ada tantangan dalam meningkatkan kepatuhan. penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet Fe di wilayah kerja Puskesmas Bungi Kota Baubau tahun 2024. Rancangan penyuluhan ini menggunakan kuantitatif dengan jenis pre experimental design dimana subjek yaitu remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Bungi Kota Baubau. Metode pengumpulan data dengan cara pemberian scoring untuk pertanyaan kepatuhan yang diukur menggunakan skala guttman dengan pemberian bobot pada setiap pertanyaan kuesioner selama 1 minggu. Analisa data yang digunakan adalah Analisa data univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Setelah dilakukan penyuluhan, didapatkan hasil ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet Fe di wilayah kerja Puskesmas Bungi Kota Baubau tahun 2024, dengan nilai PValue = 0,00 < 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Saran dalam penyuluhan ini agar remaja putri lebih aktif mengikuti program penyuluhan tentang kesehatan, khususnya terkait dengan pentingnya konsumsi tablet Fe, menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari penyuluhan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk mengonsumsi tablet Fe secara teratur dan sesuai anjuran.