cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Pengabdian Safari KB Implan: KB Implants Safari Service Serli Bahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1644

Abstract

Program safari keluarga berencana (KB) Implan sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga yang efektif. Kegiatan safari KB implan di Kota Kepahiang bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan edukasi mengenai penggunaan kontrasepsi implan. Melalui pendekatan langsung dan interaktif, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami manfaat, cara penggunaan, serta efek samping dari kontrasepsi ini. Metode pengabdian ini melalui tiga tahapan, yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pengabdian ini yaitu kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan di Puskesmas Bukit Sari Kepahiang pada tanggal 02 September 2024. Akseptor yang mengikuti pemasangan dan pelepasan KB implan merupakan wanita usia subur sejumlah 50 orang. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan pemahaman akseptor tentang KB Implan.
Kegiatan Penyuluhan Berdasarkan Pengetahuan Tentang Anemia di Desa Ibul Besar 2 Kecamatan Pemulutan Induk Kabupaten Ogan Ilir Rima Ernia; M Nabil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i2.1646

Abstract

Keberhasilan pembangunan nasional suatu bangsa ditentukan oleh ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, Namun sayangnya, masyarakat di Indonesia masih menghadapi beberapa masalah gizi, salah satunya adalah anemia. Anemia menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Bila oksigen yang diperlukan tidak cukup, maka akan berakibat pada sulitnya berkonsentrasi, sehingga prestasi belajar menurun, daya tahan fisik rendah sehingga mudah lelah, aktivitas fisik menurun, mudah sakit karena daya tahan tubuh rendah. Hasil penelitian di beberapa daerah di Indonesia juga menunjukkan masih tingginya prevalensi anemia pada remaja putri, yang mendapatkan prevalensi anemia yaitu 58,7 %. Dari beberapa 5 penelitian tersebut, didapatkan beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri, yaitu asupan energi, asupan protein, asupan zat besi, asupan vitamin C, kebiasaan minum teh atau kopi, investasi cacing, pengetahuan, pendidikan dan jenis pekerjaan orangtua, pendapatan keluarga, dan pola menstruasi
Pengembangan Strategi Branding Produk Lokal Di Desa Banjar, Kota Banjar Melalui Pemasaran Digital Agoes Hari Edy Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i3.1650

Abstract

Desa Banjar, Kota Banjar melalui pelatihan pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pelaksanaan pelatihan yang mencakup manajemen bisnis, strategi pemasaran digital, dan pendampingan usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pre-test, post-test, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait branding dan pemasaran digital. Rata-rata nilai pre-test peserta adalah 45%, sedangkan nilai post-test meningkat menjadi 80%. Selain itu, 70% peserta mampu menyusun laporan keuangan sederhana, 60% mulai menerapkan strategi pemasaran digital, dan 50% mengalami peningkatan omzet usaha sebesar 20%-30% setelah mengikuti pelatihan. Penerapan pemasaran digital memungkinkan peserta menjangkau pasar yang lebih luas, dengan 65% peserta mulai aktif menggunakan media sosial untuk promosi produk mereka. Namun, beberapa kendala masih dihadapi, seperti keterbatasan akses teknologi (40% peserta) dan perbedaan tingkat pemahaman yang memerlukan pendampingan tambahan (30% peserta). Untuk mengatasi tantangan ini, tim pelaksana memberikan modul dan video tutorial sebagai materi pendampingan lanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan pemasaran digital berkontribusi positif dalam meningkatkan daya saing UMKM di Desa Banjar. Oleh karena itu, program pelatihan serupa dengan dukungan pendampingan berkelanjutan disarankan untuk memastikan keberlanjutan dan dampak yang lebih luas bagi pelaku usaha.
Program Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Manajemen Bisnis Dan Kepemimpinan Di Desa Sindangmukti Ridwan Hakiki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i3.1651

Abstract

Program pemberdayaan perempuan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan kapasitas kepemimpinan. Desa Sindangmukti memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), namun keterbatasan dalam manajemen bisnis dan kepemimpinan masih menjadi kendala utama. Banyak perempuan di desa ini memiliki usaha kecil yang belum berkembang secara optimal akibat kurangnya pemahaman dalam pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, dan kepemimpinan dalam bisnis. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan perempuan di Desa Sindangmukti dalam mengelola usaha dan mengambil peran kepemimpinan dalam komunitasnya. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi identifikasi kebutuhan melalui survei awal, pelatihan manajemen bisnis dan kepemimpinan, workshop, mentoring oleh akademisi dan praktisi bisnis, serta evaluasi efektivitas program. Hasil dari pelaksanaan program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, terutama dalam aspek perencanaan bisnis, pemasaran digital, dan pengambilan keputusan strategis. Sebanyak 70% peserta mengalami peningkatan pemahaman dalam pengelolaan keuangan, dan 60% mulai menerapkan strategi pemasaran digital. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan perempuan di Desa Sindangmukti lebih berdaya dan mampu berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi desa. Program ini juga memberikan rekomendasi untuk mengembangkan sistem pelatihan berbasis digital guna menjangkau lebih banyak peserta serta menyesuaikan jadwal pelatihan agar lebih fleksibel bagi perempuan dengan tanggung jawab domestik.
Pengendalian Faktor Resiko Penyakit Degeneratif Pada Masyarakat Di Sekitar Kampus Iik Bhakta Kediri Nurul Hidayah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh IIK Bhakti Wiyata Kediri bertujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat yang tinggal di Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, Jawa Timur. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat, terutama bagi warga yang berada di sekitar kampus IIK Bhakti Wiyata Kediri. Diharapkan, kegiatan ini dapat membantu dalam deteksi dini penyakit tidak menular di kalangan masyarakat Bandar Lor, sehingga penanganan yang tepat dapat dilakukan. Penyakit tidak menular merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dan sering kali muncul tanpa gejala atau tanda klinis yang jelas, sehingga banyak orang tidak menyadari adanya risiko yang mengancam. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit tidak menular serta melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol untuk mendeteksi dini adanya penyakit tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pemeriksaan, konsultasi, dan pemberian obat-obatan bagi lansia yang memerlukan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus IIK Bhakti Wiyata Kediri dengan melibatkan 80 orang lansia yang tinggal di Kelurahan Bandar, Kota Kediri.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Pembuatan Keset Dari Limbah Kain Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan Di Desa Nania, Maluku Manuputty, Feky; Afdhal, Afdhal; Litaay, Simona Christina Henderika; Makaruku, Nathalia Debby
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 5 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i5.1675

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Nania, Maluku, dengan fokus pada pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pembuatan keset dari limbah kain sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari potensi sosial perempuan desa yang tinggi namun belum terakses secara optimal dalam sektor ekonomi, serta keberadaan limbah kain rumah tangga dan penjahit lokal yang belum dimanfaatkan. Tujuan utama pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan perempuan dalam mengolah limbah tekstil menjadi produk bernilai jual, menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis komunitas, dan mendorong kesadaran terhadap pengelolaan limbah rumah tangga. Mitra pengabdian adalah kelompok perempuan di Desa Nania. Kegiatan dilaksanakan melalui metode partisipatif, meliputi sosialisasi dan pemetaan potensi lokal, pelatihan teknis pembuatan keset, serta evaluasi dan pembentukan kelompok usaha bersama. Hasil yang dicapai meliputi peningkatan keterampilan aplikatif peserta, terbentuknya kelompok usaha kreatif, serta tumbuhnya kesadaran lingkungan. Program ini menunjukkan bahwa integrasi antara pemberdayaan gender, pengelolaan lingkungan, dan ekonomi kreatif dapat menjadi strategi efektif dalam pembangunan desa berkelanjutan
Identifikasi Potensi Pariwisata Lokal Di Negeri Wakasihu Kabupaten Maluku Tengah Simona Christina Henderika Litaay
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i3.1676

Abstract

Pariwisata memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian lokal serta melestarikan kekayaan alam dan budaya. Negeri Wakasihu di Kabupaten Maluku Tengah, yang terletak di wilayah pesisir Pulau Ambon, memiliki potensi wisata alam dan budaya yang belum teridentifikasi secara optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata lokal di Negeri Wakasihu guna mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Mitra pengabdian melibatkan pemerintah negeri, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan komunitas lokal untuk memastikan pendekatan yang kolaboratif dan partisipatif. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta pemetaan potensi wisata alam dan budaya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Negeri Wakasihu memiliki potensi wisata bahari yang menarik, termasuk pantai-pantai eksotis dan kawasan ekowisata, serta warisan budaya yang kaya seperti adat istiadat dan kesenian lokal yang dapat menjadi daya tarik wisata. Identifikasi ini menjadi dasar bagi perumusan strategi pengembangan pariwisata yang holistik dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat serta memperkuat posisi Maluku sebagai destinasi wisata unggulan
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Fadillah Ulva; Febriyanti Nursya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i4.1678

Abstract

Pada tahun 2020 jumlah kasus DBD di Indonesia yang telah dilaporkan sebanyak 95.893 kasus dengan kasus meninggal sebanyak 493 orang. Insidens Rate DBD di Indonesia pada tahun 2020 sebesar 49 per100.000 penduduk dengan CFR sebesar 0,51%. Insiden Rate kasus DBD di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 27.5 kasus per 100.000 penduduk dan CFR sebesar 0,97% dimana Kota Bekasi menduduki peringkat pertama dengan 796 kasus DBD. Kasus DBD di Indonesia terus mengalami peningkatan yang singnifikan. Pada tahun 2022 jumlah kasus DBD di Indonesia yaitu 143.184 kasus, dengan jumlah kematian akibat DBD mencapai 1.236 kasus. Jumlah temuan Insidence rate DBD (jumlah kasus DBD per 100.000) tertinggi terjadi pada provinsi Jawa Barat, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Utara (WHO, 2022). Sampai saat ini DBD masih menjadi masalah Kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya kasus DBD hampir diseluruh wilayah kabupaten/kota di Sumatera Barat. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat mencatat sebanyak 4.024 kasus demam berdarah terjadi selama 2022. Sebanyak 13 orang di antaranya meninggal dunia. Kabupaten/kota dengan kasus DBD tertinggi yaitu kota Padang 824 kasus, diikuti Pesisir Selatan 479 kasus, dan Tanah Datar 458 kasus (Dinkes Provinsi Sumatera Barat, 2022). Angka DBD berfluktuasi pada beberapa tahun kebelakang di Kota Padang, yakni pada angka 911 kasus di 2016, 608 kasus pada 2017, 699 kasus pada tahun 2018 serta 430 kasus ditahun 2019. Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat setidaknya ada 430 kasus DBD yang terjadi selama tahun 2019, 292 kasus pada tahun 2020, 366 kasus pada tahun 2021 dan 824 kasus pada tahun 2022 yang ditemukan diseluruh wilayah kerja Puskesmas di Kota Padang (Dinkes Kota Padang, 2021). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD). Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui ceramah dan diskusi
Pelatihan Dan Pendampingan Penyusunan Program Latihan Berbasis Iptek Keolahragaan Untuk Pelatih Utama Dan Calon Pelatih Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Komisariat Wilayah Buleleng Tahun 2024 I Gede Suwiwa; I Ketut Budaya Astra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i4.1679

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalm kegian pengabdian ini yaitu Memberikan Pengetahuan, Pemahaman dan Keterampilan Kepada Para Pelatih Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Komisariat Wilayah Buleleng tentang Penyusunan Program Latihan Berbasis Iptek Keolahragaan Melakukan pendampingan terhadap pelatih yang mengikuti Pelatihan dan pendampingan Para Pelatih Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Komisariat Wilayah Buleleng tentang Penyusunan Program Latihan Berbasis Iptek Keolahragaan sehingga mampu menyusun program latihan dengan benar. Sasaran peserta kegiatan ini yaitu 5 orang pelatih perwakilan unit-unit latihan yang di bawah naungan PPS SMI Komwil Buleleng yang berjumlah 40 orang. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 9 September 2024. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan 4 tahapan yaitu pemberian materi, diskusi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil akhir yang diharapkan Pelatih PPS SMI Komwil Buleleng Kabupaten Buleleng Memiliki permahaman, pengetahuan, dan keterampilan terkait Penyusunan Program Latihan Berbasis Iptek Keolahragaan.
Optimalisasi Posyandu Untuk Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Dan Kesehatan Ibu Hamil Meyi Yanti; Alkafi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan sarana penting dalam mendukung kesehatan masyarakat, terutama ibu hamil dan balita. Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia 2022, prevalensi stunting secara nasional adalah 21,6%, sementara di Kota Padang tercatat mencapai X% (Dinas Kesehatan Kota Padang, 2023). Selain itu, anemia pada ibu hamil masih menjadi tantangan besar, dengan prevalensi nasional sebesar 48,9% menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Beberapa permasalahan yang ditemukan dalam pelaksanaan posyandu di wilayah Puskesmas Ulak Karang meliputi: Kurangnya kapasitas kader dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak. Rendahnya partisipasi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan secara rutin. Sistem pencatatan kesehatan yang masih manual dan belum terintegrasi. Untuk itu, diperlukan program pengabdian yang fokus pada penguatan kapasitas kader, edukasi kepada masyarakat, dan perbaikan sistem pemantauan kesehatan anak dan ibu. Tujuan dan Manfaat dari kegiatan ini adalah Meningkatkan kualitas layanan posyandu untuk mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu hamil di Puskesmas Ulak Karang Kota Padang tahun 2024 Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif antara tim pelaksana, pihak Puskesmas Ulak Karang, serta Kader Kesehatan dan Ibu Hamil sebagai penerima layanan.