cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC)
ISSN : -     EISSN : 30321638     DOI : 10.70570
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) adalah Jurnal Penelitian untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Matematika, Humaniora, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll) Dan Bidang Ilmu Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TN.M DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN KEMENANGAN TANI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN TAHUN 2026 Alfridamai Gulo; Alia Sofiana Sijabat; Yunita Sitohang
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i7.2256

Abstract

Pengendalian hipertensi memerlukan keterlibatan keluarga dalam mendukung kepatuhan pengobatan, perubahan gaya hidup, dan pemantauan kesehatan. Asuhan keperawatan keluarga melalui pendekatan home visit menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi dengan asuhan keperawatan keluarga pada Tn. A dengan masalah hipertensi di Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain case study dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi selama tujuh hari melalui kunjungan rumah. Tahapan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengkajian menunjukkan tekanan darah pasien 150/90 mmHg dengan dua diagnosis keperawatan, yaitu defisit pengetahuan sebagai prioritas utama dan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif sebagai prioritas kedua. Intervensi berupa edukasi kesehatan mengenai hipertensi, diet rendah garam, kepatuhan pengobatan, perubahan gaya hidup, serta dukungan keluarga berhasil meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga. Setelah dilakukan intervensi, pasien mampu menjelaskan kembali pengelolaan hipertensi, bersedia mematuhi pengobatan dan diet rendah garam, serta keluarga menunjukkan peningkatan keterlibatan dalam perawatan dan pengendalian hipertensi. Penerapan asuhan keperawatan keluarga melalui home visit dan edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan keluarga, serta keterlibatan keluarga dalam pengelolaan hipertensi. Pendekatan ini dapat menjadi salah satu strategi untuk mendukung pengendalian hipertensi di tingkat keluarga dan komunitas.
Implementasi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Dalam Mewujudkan Partisipasi Masyarakat, Transparansi, Dan Penyelarasan Program Pembangunan Di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Adel Ramadhan Fitri; Hafifatul Hidayah; Nurfadilla; Witra Maison; Siska Yulia Defitri
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i7.2258

Abstract

Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan nagari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penyusunan RKP Nagari Aripan, tingkat partisipasi masyarakat, transparansi informasi publik, serta penyelarasan program pembangunan dengan ketersediaan anggaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan Kepala Wali Nagari Aripan, Marizal, dan perangkat nagari Riko Jurianto, serta observasi lapangan di Kantor Wali Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyusunan RKP Nagari Aripan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan Rembuk Jorong dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nagari (Musrenbang Nagari). Berbagai unsur masyarakat seperti Bundo Kanduang, Ninik Mamak, kelompok tani, pemuda, dan tokoh masyarakat dilibatkan dalam proses perencanaan. Transparansi pengelolaan anggaran dilakukan melalui media publikasi fisik berupa baliho dan spanduk yang dipasang di kantor wali nagari. Kendala utama yang dihadapi adalah ketidaksesuaian antara rencana pembangunan dan ketersediaan anggaran akibat kebijakan efisiensi serta perubahan regulasi. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa program pembangunan fisik harus disesuaikan dan dialihkan pada program pemberdayaan masyarakat serta bantuan sosial yang menjadi prioritas pemerintah. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi RKP Nagari Aripan telah menerapkan prinsip partisipatif dan akuntabel, meskipun masih menghadapi tantangan dalam aspek pendanaan dan keterbukaan informasi berbasis digital.
Jangan Menunggu Komplikasi: Pentingnya Patuh Minum Obat Diabetes Ruthsera Simbolon; Nia Sri Dewi Sembiring; Maria Fransiska; Enjelina Prastika
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i7.2260

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang membutuhkan pengelolaan berkelanjutan untuk mengendalikan kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi. Salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan diabetes adalah rendahnya kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antidiabetes. Pasien sering lupa mengonsumsi obat, mengurangi dosis, menghentikan pengobatan ketika merasa kondisinya membaik, khawatir terhadap efek samping, atau mengganti terapi medis dengan obat herbal tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Artikel ini bertujuan menjelaskan pentingnya kepatuhan minum obat dalam mencegah komplikasi diabetes serta menawarkan strategi edukasi yang sederhana dan mudah diterapkan oleh pasien. Penulisan artikel dilakukan melalui kajian literatur dengan menelaah pedoman, laporan kesehatan, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan diabetes, kepatuhan pengobatan, pengelolaan mandiri, serta komplikasi diabetes. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan terhadap pengobatan dapat menyebabkan hiperglikemia kronis yang meningkatkan risiko retinopati, nefropati, neuropati, penyakit jantung koroner, stroke, amputasi, rawat inap, dan kematian. Kepatuhan pengobatan dipengaruhi oleh pengetahuan pasien, kompleksitas terapi, kekhawatiran terhadap efek samping, dukungan keluarga, keterlibatan tenaga kesehatan, serta keteraturan pemeriksaan kesehatan. Sebagai upaya meningkatkan kepatuhan, diusulkan Gerakan PATUH DM yang terdiri atas Pantau kadar gula darah dan pengobatan, Atur jadwal minum obat, Tuntaskan penggunaan obat sesuai resep, dan Hubungi tenaga kesehatan apabila mengalami kendala. Gerakan ini dapat menjadi pendekatan edukasi berbasis pengelolaan mandiri untuk membantu pasien mempertahankan kepatuhan, mencapai pengendalian glikemik, dan mencegah komplikasi diabetes.
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Klien Dengan Masalah Diare Di Desa Kelurahan Kemenangan Tani Medan Tuntungan Tahun 2026 Anjeli Indah Mawarni Bu’ulolo; Brigitta Grace Trikasih Simorangkir; Bunga Rosario Rumabutar; Tania Theresia Manik
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i7.2266

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak dan berisiko menimbulkan komplikasi, terutama dehidrasi. Peran keluarga sangat penting dalam penanganan awal diare di rumah sehingga diperlukan asuhan keperawatan keluarga untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anak yang mengalami diare. Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan keluarga pada klien dengan masalah diare di Kelurahan Kemenangan Tani, Medan Tuntungan Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah satu keluarga yang memiliki anak dengan masalah diare. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Hasil pengkajian menunjukkan anak mengalami diare dan muntah selama dua hari disertai penurunan nafsu makan. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan keluarga dan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan mengenai penanganan diare, pencegahan dehidrasi, pemenuhan kebutuhan cairan dan nutrisi, demonstrasi pemberian oralit, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penerapan asuhan keperawatan keluarga melalui pendidikan kesehatan efektif meningkatkan kemampuan keluarga dalam menangani diare pada anak, mendukung proses pemulihan, serta membantu mencegah komplikasi dan kekambuhan.
Dukungan Keluarga Mendorong Gaya Hidup Sehat Melalui Keperawatan Keluarga Rotua Elvina Pakpahan; Alviani Sisilia Situmorang; Desry Futri Ani Tamba; Saskia Rugun Simbolon; Anna Srisartika Situmorang; Mei Elisanti Ginting
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i7.2276

Abstract

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg yang menjadi masalah kesehatan global serius, menyebabkan sekitar 9,4 juta kematian setiap tahun akibat penyakit jantung dan stroke. Di Indonesia, hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, terutama stroke. Selain kepatuhan pengobatan, penerapan gaya hidup sehat seperti pola makan rendah garam dan lemak, aktivitas fisik rutin, serta berhenti merokok sangat penting dalam mengendalikan tekanan darah, dan keberhasilannya banyak dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Dukungan keluarga, baik berupa emosional, informasional, instrumental, maupun penghargaan, terbukti meningkatkan motivasi pasien untuk patuh berobat dan menjalankan pola hidup sehat. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan penerapan gaya hidup sehat (OR = 2,882; p = 0,018) dan perilaku pencegahan stroke (OR = 3,875; p = 0,002). Artinya, semakin baik dukungan keluarga, semakin besar peluang pasien menjalani hidup sehat dan terhindar dari komplikasi stroke. Dengan demikian, dukungan keluarga berperan penting dalam pengelolaan hipertensi. Edukasi dan pendampingan keluarga secara berkelanjutan, didukung kerja sama dengan tenaga kesehatan, diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan menurunkan risiko komplikasi.
Language Education and the Construction of Cultural Identity: A Comparative Analysis of National Language Policies in Indonesia and Malaysia in the Era of Globalization Khodijah; Suci Dwina Darma
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i7.2278

Abstract

Language education serves as a strategic instrument in shaping cultural and national identity, particularly in multi-ethnic nations such as Indonesia and Malaysia. Utilizing a qualitative approach based on literature review, this article analyzes the contribution of language education to the construction of cultural identity in both countries. The theoretical framework encompasses Language Policy and Planning (Spolsky, 2004) and Language Ideology (Woolard, 1998). Findings indicate that Indonesia develops an integrative-pluralist model through the assertion of Bahasa Indonesia as a national unifier, while Malaysia implements an ethno-national orientation in language education with Bahasa Melayu as a symbol of majority identity. Despite sharing Malay linguistic roots, historical politics and social dynamics have shaped ideological differences in language education. This study also identifies research gaps in comparative language education policy studies that integrate globalization dynamics and multilingual realities within the ASEAN context. The article contributes to understanding how postcolonial nations navigate the tension between national unity, ethnic diversity, and global competitiveness through language education policies.
Sinergi Hukum Tata Negara dan Manajemen Keuangan dalam Pengembangan Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia Deby Ramadani Putri
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i6.2299

Abstract

Artikel ini mengkaji sinergi antara hukum tata negara dan manajemen keuangan dalam mendorong pengembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia. Kewenangan negara dalam mengatur sektor keuangan syariah tersebar pada tiga aktor utama, yaitu Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), yang idealnya bersinergi melalui mekanisme pengawasan berlapis antara pengawasan eksternal oleh OJK dan pengawasan internal oleh Dewan Pengawas Syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang menelaah bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, peraturan OJK, dan fatwa DSN-MUI, serta bahan hukum sekunder berupa jurnal ilmiah dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun kerangka kelembagaan pengaturan dan pengawasan lembaga keuangan syariah telah terbentuk, sinergi antara hukum tata negara dan manajemen keuangan syariah masih menghadapi tantangan, antara lain belum tegasnya batas kewenangan antarlembaga, keterbatasan independensi Dewan Pengawas Syariah, serta kesenjangan antara regulasi yang bersifat statis dengan dinamika produk keuangan syariah, khususnya pada sektor digital. Penelitian ini merekomendasikan penegasan kewenangan antarlembaga, percepatan penyerapan fatwa DSN-MUI ke dalam peraturan resmi, serta penguatan kapasitas Dewan Pengawas Syariah sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan mendukung pertumbuhan lembaga keuangan syariah di Indonesia secara berkelanjutan.
Implementasi Nilai-Nilai Ekonomi Islam Berdasarkan Tafsir QS. Al-Baqarah Ayat 275–281 M. Rafqi Amin
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i6.2300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penafsiran para mufasir terhadap QS. Al-Baqarah ayat 275–281, mengidentifikasi nilai-nilai ekonomi Islam yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis bentuk implementasi nilai-nilai tersebut dalam praktik ekonomi kontemporer. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya praktik ekonomi berbasis riba di tengah masyarakat modern, sementara Al-Qur'an melalui QS. Al-Baqarah 275–281 telah memberikan kerangka etika ekonomi yang komprehensif, namun kajian yang mengintegrasikan penafsiran keenam ayat tersebut secara utuh dengan analisis implementasinya masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari sumber primer berupa Al-Qur'an dan kitab-kitab tafsir, serta sumber sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Baqarah 275–281 memuat enam nilai ekonomi Islam yang saling berkaitan, yaitu keadilan dalam transaksi, orientasi pada keberkahan, konsistensi antara keimanan dan praktik ekonomi, ketegasan meninggalkan riba, kepedulian sosial terhadap pihak yang kesulitan, serta kesadaran akan pertanggungjawaban akhirat. Nilai-nilai tersebut relevan diimplementasikan pada tataran individu, lembaga keuangan syariah, maupun kebijakan ekonomi, meskipun tantangan implementasi tetap ada akibat kompleksitas transaksi keuangan modern yang kerap menyamarkan unsur riba dalam bentuk baru. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian tafsir ekonomi Islam sekaligus menjadi rujukan praktis bagi lembaga keuangan syariah, regulator, dan masyarakat dalam menerapkan nilai-nilai ekonomi Islam secara lebih konsisten.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA KEPADA NY.I DENGAN KASUS HIPERTENSI DI LINGKUNGAN II KELURAHAN KEMENANGAN TANI MEDAN TUNTUNGAN 2026 Irene Manullang; Dormala Simanullang; Dameria Yolanda Pintubatu; Algretto Marbun; Aqnes Valentina br Sembiring
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i8.2285

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan menjadi penyebab utama berbagai komplikasi kardiovaskular jika tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pengetahuan keluarga mengenai hipertensi dan kurangnya pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan dapat mempengaruhi keberhasilan pengendalian tekanan darah. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan pemeliharaan keluarga pada Ny. I dengan hipertensi di Lingkungan II Kelurahan Kemenangan Tani Medan Tuntungan Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan Ny.I mengalami hipertensi selama lima tahun dengan tekanan darah 160/80 mmHg, masih mengonsumsi makanan tinggi garam, kurang melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, serta belum memanfaatkan Posyandu Lansia. Diagnosis penyebab yang ditegakkan yaitu manajemen kesehatan keluarga tidak efektif, defisit pengetahuan keluarga, dan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan keluarga. Intervensi terfokus pada pendidikan kesehatan hipertensi mengenai pengelolaan gaya hidup sehat, pemantauan kepatuhan minum obat, teknik relaksasi pernafasan dalam, serta edukasi mengenai pemanfaatan Posyandu Lansia. Setelah dilakukan implementasi, keluarga menunjukkan peningkatan pengetahuan, memahami pentingnya pengendalian hipertensi, bersedia mengurangi konsumsi garam, mematuhi pengobatan, dan berkomitmen mengikuti Posyandu Lansia secara rutin. Asuhan keperawatan keluarga terbukti membantu meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengelola hipertensi sehingga diharapkan mampu mencegah terjadinya komplikasi.