cover
Contact Name
Muhammad Nazar
Contact Email
mnazar@usk.ac.id
Phone
+6285261619059
Journal Mail Official
kanapuspita@usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP USK Kopelma Darussalam
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kimia
ISSN : -     EISSN : 26216132     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia (JIMPK) merupakan media publikasi artikel hasil karya tugas akhir/skirpsi mahasiswa Pendidikan Kimia strata satu (S1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK guna untuk memenuhi kewajiban setiap mahasiswa sebagai salah satu syarat sidang dan yudisium sarjana. Artikel diterbitkan setelah diuji turnitin melalui website JIMPK.
Articles 103 Documents
Pengembangan E-Module Kimia SMA Pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Haris Zulvianda; Latifah Hanum; Muhammad Nazar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 3 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang berjudul Pengembangan E-Module Kimia SMA Pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit (Uji coba di SMA Negeri 1 Peukan Bada Aceh Besar). Penelitian ini Bertujuan (1) Mengembangkan dan membuat e-module kimia SMA pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit yang layak diterapkan di sekolah, (2) Mengetahui kelayakan e-module hasil pengembangan yang telah dikembangkan berdasarkan aspek materi dan aspek media, (3) Mengetahui bagaiamana tingkat penilaian e-module hasil pengembangan berdasarkan hasil uji coba terbatas. Penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan media (Research and Development). Objek penelitian adalah E-Module pembelajaran, subjek penelitian adalah guru bidang Studi kimia sebanyak 2 orang dan 10 orang siswa dari SMA Negeri 1 Perukan Bada Aceh Besar. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket. Berdasarkan hasil angket diperoleh hampir semua siswa memberikan tanggapan positif terhadap pengembangan E-Module Kimia SMA Pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit dengan alasan yang beragam seperti lebih mudah dipahami daripada membaca buku, menarik dan tidak membosankan, penyampaian bahasanya jelas dan tidak berbelit-belit, contoh-contoh yang ditampilkan dalam E-Module berhubungan langsung di dalam kehidupan sehari-hari. Semua Guru memberikan tanggapan positif terhadap kebenaran isi materi yang sudah sesuai dengan SK dan KD. Berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan E-Module Kimia SMA Pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit layak digunakan oleh guru pada proses belajar mengajar dan menarik bagi siswa untuk mempelajari materi tersebut.
Pengembangan Media Cerpen dalam Pembelajaran Kimia pada Materi Zat Aditif pada Makanan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTsN Rukoh. astina Ria; . Rusman; Muhammad Nazar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 1, No 3 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian yang berjudul Pengembangan Media Cerpen dalam Pembelajaran Kimia pada Materi Zat Aditif pada Makanan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTsN Rukoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ketuntasan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, aktivitas, dan tanggapan siswa terhadap pengembangan media cerpen kimia. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan lima tahap yaitu: (1) Analisis, (2) Perancangan, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, dan (5) Evaluasi. Data penelitian diperoleh melalui soal pilihan ganda untuk melihat hasil belajar, lembar aktivitas digunakan untuk mengukur tingkat keaktifan siswa dan angket disebarkan kepada siswa untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penilaian kelayakan media cerpen secara keseluruhan diperoleh sebesar 89% yang tergolong dalam kategori sangat layak. Hasil penerapan media cerpen dalam pembelajaran diperoleh skor aktivitas siswa dan penguasan pengetahuan siswa, masing-masing secara berurutan adalah 90% dan 79%, sedangkan penguasaan pengetahuan kelas kontrol persentase sebesar 62%. Tanggapan positif siswa sebesar 90% dan persentase tanggapan negatif sebesar 27%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media cerpen kimia pada materi zat aditif pada makanan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
ANALISIS LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA PADA MATA KULIAH PRAKTIKUM KIMIA DASAR I PADA PRODI PENDIDIKAN KIMIA Tuddin, Hidayat; Rahmayani, Ratu Fazlia Inda; Syahrial, Syahrial
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2024): JIMPK Juli-Desember 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.82415/jimpk.v9i2.32588

Abstract

ANALISIS TINGKAT KESULITAN DAN KUALITAS SOAL TES PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Shavira, Amalina; Rusman, Rusman; Inda Rahmayani, Ratu Fazlia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2024): JIMPK Juli-Desember 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.82415/jimpk.v9i2.31324

Abstract

Penelitian yang berjudul Analisis Tingkat Kesulitan dan Kualitas Soal Tes pada Materi Kesetimbangan Kimia. Penelitian ini ditujukan guna memahami kualitas dari soal tes yang digunakan pada perkuliahan kesetimbangan kimia. Jenis penelitiannya yaitu studi deskriptif berpendekatan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Syiah Kuala angkatan 2022 sebanyak dua kelas yang berjumlah 50 orang. Berdasarkan hasil analisis, soal yang valid jumlahnya 29 butir soal dan soal yang tidak valid jumlahnya 11 soal dengan persentase masing-masingnya 72,5% dan 27,5%. Hasil uji reliabilitas tes butir soal didapat koefisien relibialitas pada kelas 01 kuis 1 dan kuis 2 secara berurutan diperoleh koefisien reabilitas adalah sebesar 0,4123 dan 0,7514. Kelas 02 pada kuis 1 dan 2 secara berurutan adalah 0,8785 dan 0,7869. Dari 40 soal yang mempunyai daya beda baik sebesar 75% atau 30 soal, cukup sebesar 15% atau 6 soal dan yang kurang 10% atau 4 soal. Tingkat kesukaran disimpulkan bahwa terdapat 22 soal yang termasuk kedalam kategori sedang, 6 soal kategori sukar, 2 soal kategori sangat sukar, 9 soal kategori mudah serta 1 soal kategori sangat mudah. Efektivitas Pengecoh dipasangkan 20 pengecoh dan terdapat 7 soal (35%) pengecoh yang tidak berfungsi seperti pada nomor 8 dan 11 dan terdapat 13 soal (65%) pengecoh yang berfungsi baik.
THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL ON THE TOPIC OF FACTORS AFFECTING CHEMICAL EQUILIBRIUM Sari, Maini Sari; Rusman, Rusman; Hanum, Latifah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2024): JIMPK Juli-Desember 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.82415/jimpk.v9i2.32976

Abstract

The research titled "Implementation of the Problem Based Learning (PBL) Model on Factors Affecting Chemical Equilibrium" aims to describe student activities, analyze learning outcomes, and gather student responses to the application of the Problem Based Learning model. This research uses a descriptive type of study with a qualitative approach. The subjects of this research were 33 students of class XI IPAS 2 at SMA Negeri 2 Timang Gajah in the 2023/2024 academic year. The instruments used in this study included student activity observation sheets, learning outcome test questions, and student response questionnaires. The data analysis results showed that the average percentage of student activity was 79% in the first meeting and 93% in the second meeting. The average percentage of students achieving learning mastery was 80%, categorized as good. Student responses to the Problem Based Learning model indicated a positive reaction, with a percentage of 86%, categorized as very good. Based on the results of this study, it can be concluded that the implementation of the Problem Based Learning model can enhance student activity, ensure learning mastery, and receive very good feedback from students.
IDENTIFIKASI KESULITAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS XI PADA MATERI ASAM BASA DENGAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN FOUR-TIER MULTIPLE CHOICE DIAGNOSTIC TEST DI SMA Sahfitri, Cindy Dien Rani; Adlim, Adlim; Winarni, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2024): JIMPK Juli-Desember 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.82415/jimpk.v9i2.32911

Abstract

Materi asam-basa sering menjadi tantangan besar dalam pembelajaran kimia di sekolah menengah, terutama dalam hal memahami konsep-konsep yang kompleks seperti reaksi pengenceran, netralisasi, dan teori asam-basa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas XI mengenai materi asam-basa melalui analisis menggunakan instrumen Four-Tier Multiple Choice Diagnostic Test, dan mengidentifikasi konsep-konsep yang dianggap sulit oleh siswa pada materi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis hasil dari Four-Tier Multiple Choice Diagnostic Test yang diterapkan pada 64 siswa kelas XI di SMA. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengukur tingkat kesulitan dan memahami penyebab miskonsepsi pada materi asam-basa. Hasil penelitian ini menunjukan dari 64 siswa, 15 siswa mengalami kesulitan dengan kategori "cukup sulit" (nilai 41-60), 41 siswa berada dalam kategori "sulit" (nilai 21-40), dan 8 siswa termasuk dalam kategori "Sangat sulit" (nilai 0-20). Rata-rata persentase pemahaman siswa menunjukkan 14,9% siswa paham konsep, 35,5% mengalami miskonsepsi, 32,4% tidak paham konsep, dan 17,2% melakukan eror. Indikator materi asam-basa menunjukkan bahwa reaksi pengenceran netralisasi dikategorikan "cukup sulit", teori asam-basa, perhitungan pH, dan tetapan kesetimbangan ion dikategorikan "sulit", sedangkan materi peranan asam-basa dalam kehidupan sehari-hari dikategorikan "sangat sulit". Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi rata-rata kesulitan siswa berada pada kategori 'sulit', disebabkan oleh pemahaman yang rendah terhadap materi asam-basa. Kesulitan pemahaman konsep siswa dalam materi asam basa tersebar pada berbagai konsep dengan tingkat kesulitan yang bervariasi, di mana materi tentang peranan asam-basa dalam kehidupan sehari-hari merupakan yang paling sulit.Kata Kunci: Kesulitan Pemahaman Siswa, Miskonsepsi, Asam Basa, Four-Tier Multiple Choice Diagnostic Test
Penentuan Kandungan Polifenol Sebagai Antioksidan Edible Active Film dari Campuran Pati Aren-Kitosan dan Minyak Serai Wangi Haya, Yulia Fatihul; Hasan, M.; Rahmayani, Ratu Fazlia Inda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2024): JIMPK Januari-Juni 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.82415/jimpk.v9i1.18164

Abstract

AbstrakPengembangan edible film dapat dimanfaatkan sebagai pengemas makanan, untuk meningkatkan kualitas pengemas dapat ditambahkan antioksidan yang berfungsi menjaga makanan agar lebih tahan lama. Minyak serai wangi (Citronella oil) merupakan salah satu bahan yang dapat ditambahkan kedalam pengemas makanan yang berfungsi sebagai antioksidan karena memiliki kandungan fenolik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan total senyawa fenolik yang ada di dalam active film dengan penambahan sebanyak 1%, 3%, dan 5% minyak serai wangi. Kadar total fenolik minyak serai wangi yang ditambahkan di dalam film ditentukan dengan menggunakan metode Folin-Ciocalteu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak serai wangi dengan persentase 1%, 3% dan 5% yang ditambahkan di dalam film memiliki kadar total fenolik secara berturut-turut 0,1679, 0,1822 dan 0,1987 mgGAE/g. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin banyak minyak serai wangi yang ditambahkan ke dalam film, semakin baik pula sifat antioksidan yang dimiliki film tersebut.Kata Kunci: Citronella oil, Kadar Total Fenolik , Folin-Ciocalteu.
Pengembangan LKPD Berbasis Model Group to Group Exchange (GGE) Pada Materi Koloid Fitraliana, Fitraliana; Hanum, Latifah; Rahmayani, Ratu Fazlia Inda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2024): JIMPK Januari-Juni 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.82415/jimpk.v9i1.18177

Abstract

The research has been carried out on the development of LKPD based on the GGE model on colloidal material at SMAN 4, SMAN 8, SMAN 11, and SMAN 12 Banda Aceh. The objectives of this study are to: (1) analyze the feasibility of the LKPD based on the GGE model that has been developed on colloidal material, (2) describe the responses of class XI chemistry teachers at SMA Banda Aceh to the LKPD based on the GGE model. This study uses a qualitative approach that produces descriptive data. The type of research used is Research and Development (RD) with a 4-D model with four stages, namely (1) Define, (2) Design, (3) Develop and (4) Disseminate. The sampling technique was carried out by purposive sampling. The study was conducted in four schools, namely SMAN 4, SMAN 8, SMAN 11 and SMAN 12 Banda Aceh. This study obtained results, namely (1) the validation of the feasibility of the LKPD by expert validators by 90% and based on the assessment of chemistry teachers by 89% in the very feasible category and (2) the results of the chemistry teachers' responses to the LKPD by 99% in the very category. good. Based on the results of the study, it can be concluded that the LKPD based on the GGE model on colloidal material is valid and feasible to be used as teaching material on colloidal material.Keywords: Development, LKPD, GGE, Colloid
Efektivitas Penggunaan Arang Aktif Pelepah Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) Terhadap Penurunan Kadar Logam Kadmium (Cd) Dalam Air Sharah, Siti; Adlim, Adlim; Rahmayani, Ratu Fazlia Inda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2024): JIMPK Januari-Juni 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.82415/jimpk.v9i1.18162

Abstract

Penelitian tentang Efektivitas Penggunaan Arang Aktif Pelepah Kelapa Sawit Terhadap Penurunan Kadar Logam Kadmium telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas arang aktif sesuai SNI 06-3730-1995 dan penyerapan terhadap logam kadmium. Limbah pelepah kelapa sawit diperoleh dari kebun kelapa sawit masyarakat di Kota Langsa. Sampel diaktivasi menggunakan NaOH 10% dan dilakukan pirolisis. Karakterisasi arang aktif diuji berdasarkan persyaratan SNI 06-3730-1995.Hasil penelitian karakterisasi arang aktif meliputi uji kadar air 5,8% , kadar abu 9,9% , kadar zat mudah menguap 18,4% , kadar karbon 65,9% dan daya serap methylene blue270,264 mg/gsudah sesuai SNI.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah yield yang didapatkan sebesar 42%. Penentuan waktu kontak optimum arang aktif dilakukan dengan 5 variasi waktu yaitu, 0, 15, 30, 60 dan 90 menit.Waktu kontak optimum arang aktif untuk menyerap logam kadmium adalah 30 menit dengan absorbansi0,3634 A. Kapasitas adsorpsi arang aktif pelepah kelapa sawit terhadap larutan kadmium adalah 0,134 mg/g. Efisiensi penyerapan tertinggi yaitu 89,4%. Arang aktif dari pelepah kelapa sawit sudah layak digunakan sebagai adsorben karena dapat menyerap logam kadmium dan memenuhi SNI.
Analisis Kadar Besi (Fe) dan Kadmium (Cd) dalam Air Hasil Filtrasi dengan Variasi Jenis Adsorben Nano Filter Secara Spektrometri Serapan Atom Septiana, Oni; Nasir, M.; ., Habibati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2024): JIMPK Januari-Juni 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.82415/jimpk.v9i1.23088

Abstract

Air adalah salah satu komponen utama dalam kelangsungan makhluk hidup terutama bagi manusia. Air yang dibutuhkan adalah air bersih yang dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Namun seiring berjalannya waktu, peningkatan populasi dan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan manusia dan limbah pabrik mengakibatkan pencemaran air bersih. Air yang tercemar dapat mengandung zat kimia berbahaya seperti logam berat sehingga berdampak pada kesehatan. Oleh karena itu, pengolahan air bersih perlu dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan pasokan air bersih yang dapat dilakukan dengan proses filtrasi (penyaringan). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui daya serap logam besi dan kadmium oleh adsorben nano filter yang dianalisis secara spektrometri serapan atom serta pengaruh penggunaan variasi jenis adsorben nano filter dalam penelitian terhadap kadar logam. Hasil penelitian diperoleh daya serap filter terhadap logam besi dengan kombinasi sedimen dan karbon aktif 0%, adsorben nano filter sedimen dan pasir silika sebesar 83,86%, sedimen dan manganes greensand sebesar 37,13% dan kombinasi keempat adsorben nano filter (sedimen, karbon aktif, pasir silika, manganes greensand) sebesar 61,13%. Sedangkan daya serap filter terhadap logam kadmium pada kombinasi adsorben nano filter sedimen dan karbon aktif sebesar 28,62%, sedimen dan pasir silika sebesar 97,21%, sedimen dan manganes greensand 10,36% dan keempat adsorben nano filter (sedimen, karbon aktif, pasir silika, manganese greensand) sebesar 66,51%. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa kombinasi adsorben nano filter sedimen dan pasir silika layak digunakan karena memiliki daya serap paling baik terhadap kadar logam besi dan kadmium.Kata Kunci: Air, besi, kadmium, adsorben, filtrasi, spektrometri serapan atom

Page 10 of 11 | Total Record : 103