cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kota- Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science: Indonesian Journal of Science
ISSN : -     EISSN : 30628784     DOI : https://doi.org/10.31004/fdfy2e35
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2024)" : 11 Documents clear
Asuhan Keperawatan pada Ny. N dengan Hipertensi di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Tira tarianti; Indrawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.136

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang dapat mengakibatkan kesakitan (mortalitas). Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak diderita masyarakat indonesia (34,1%), semakin meningkatnya prevalensi hipertensi dari tahun ke tahun dikarenakan jumlah penduduk yang bertambah dan kurangnya pemgetahuan tentang hipertensi. Untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi di RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Penelitian ini dilakukan di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang. Hasil review yang telah dilakukan ditemukan adanya penurunan tekanan darah pada pasien. Ny. N saat pengkajian tekanan darahnya 150/100 mmHg dan saat evaluasi tekanan darah turun menjadi 120/79 mmHg. Pada penegakan diagnosa memiliki 4 masalah teratasi di hari ke tiga. Dari data klien terdapat kesenjangan antara teori dan asuhan keperawatan yang telah dilakukan yaitu ada 1 diagnosa yang tidak ditegakkan. Peneliti mampu melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi di RSUD Bangkinang. Untuk kedepannya diharapkan dapat melakukan asuhan keperawatan dengan tepat dan akurat agar asuhan keperawatan dapat tercapai sesuai dengan masalah yang ditemukan pada klien.
Penerapan Asuhan Keperawatan Tn ”A” dengan Diagnosa Appendisitis dengan Terapi Pijat Pinggang Terhadap Intensitas Nyeri pada Post Operasi Diruang Teratai Damayanti, Irma; Andayani , Sri Astutik; Khotimah, Husnul
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.138

Abstract

Apendiktomi merupakan pengobatan melalui prosedur tindakan operasi hanya untuk penyakit apendisitis  atau pengangkatan usus buntu yang terinfeksi. Apendiktomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan risiko perforasi lebih lanjut seperti peritonitis atau abses. Tindakan apendiktomi akan menimbulkan efek pasca operasi berupa nyeri. Nyeri pasca operasi dapat terjadi baik setelah operasi besar maupun operasi yang relative kecil. Pembedahan apendisitis akan mengakibatkan rasa nyeri. Nyeri yang hebat pasca operasi akan dirasakan terutaa pada bagian dalam abdomen. Nyeri pada penderita post operasi akan mengalami pasien sulit untuk tidur karena pasien tidak dapat mengontrol rasa nyeri. Nyeri merupakan sensasi tidak menyenangkan yang dirasakan klien nyeri yang dialami klien pasca operasi usus buntu disebabkan oleh kerusakan jaringan akibat sayatan atau sayatan pada saat operasi. Rasa sakit pasca operasi menimbulkan reaksi fisik dan psikir seperti gangguan mobilitas, kecil kemungkinan untuk beraktivitas, susah tidur kehilangan nafsu makan dan kecemasan. Metode Penelitian: Laporan kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek laporan kasus adalah seorang laki laki yang mengeluh nyeri perut dengan menggunakan terapi massase pinggang. Hasil Penelitian: setelah dilakukan intervensi nyeri akut pada kasus appendicitis dapat peningkatan terhadap terapi massase pinggang. Didapatkan hasil intervensi terapi massase pinggang /terapi pijat pada appendicitis yaitu untuk menghilangkan rasa nyeri perut. Kesimpulan: melihat dari hasil laporan kasus ini. Maka penerapan  intervensi terapi massase/terapi pijat pinggang marupakan intervensi yang tepat pada penangan kasus appendicitis.
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Asupan Energi Makanan Jajanan dengan Kejadian Gizi Lebih pada Santriwati Putri, Minazri Eka; Syafriani, Syafriani; Rizqi, Eka Roshifita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.142

Abstract

Salah satu masalah gizi yang mengancam remaja sampai saat ini yang mendapatkan perhatian serius adalah gizi lebih. Gizi lebih terjadi akibat asupan energi yang masuk ke dalam tubuh lebih besar dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan. Beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu pengetahuan gizi dan asupan energi makanan jajanan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan asupan energi makanan jajanan terhadap kejadian gizi lebih pada santriwati di Pondok Pesantren Sulaiman Al Fauzan. Rancangan penelitian ini kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 24-25 Mei 2024. Populasi dalam penelitian ini kelas X yang berjumlah 65 orang, diambil sampel 65 dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner, SQ-FFQ, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil analisis univariat menunjukkan status gizi lebih (35,4%), pengetahuan gizi tidak baik (60%), dan asupan energi makanan jajanan tidak baik (50,8%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan pengetahuan gizi p=0,013 (p<0,05) dan tidak ada hubungan asupan energi makanan jajanan dengan gizi lebih p=0,669 (p>0,05). Kesimpulan ada hubungan pengetahuan gizi dengan gizi lebih namun tidak ada hubungan asupan energi makanan jajanan dengan gizi lebih. Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan penyuluhan jenis makanan jajanan aman & sehat pada santriwati.
Hubungan Pola Makan dan Tingkat Stres dengan Status Gizi pada Remaja di SMAN 1 Pekanbaru Okti, Maharani Nilam; Afrinis, Nur; Apriyanti, Fitri
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.143

Abstract

Pemenuhan kebutuhan gizi berperan penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikis, karena pemenuhan zat gizi pada remaja perlu diperhatikan. Hal ini akan mempengaruhi status gizi pada remaja. Pola makan dan tingkat stres dapat memengaruhi status gizi remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara pola makan dan tingkat stres dengan status gizi pada remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini siswa kelas X dan XI berjumlah 774 orang, dengan sampel sebanyak 98 sampel. Menggunakan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Pengambilan data menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), Depression Anxiety Stress (DASS 42), pengukuran berat badan dan tinggi badan dengan alat timbangan dan microtoice. Hasil penelitian ini terdapat 67 responden (68,4%) memiliki status gizi normal, 68 responden (69,4%) memiliki pola makan yang baik, dan  68 responden (69,4%) tidak mengalami stres. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan tingkat stres dengan status gizi pada remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Diharapkan untuk dapat mengatur pola makan dan tingkat stres pada remaja agar tetap memiliki status gizi normal.
Hubungan Gangguan Tidur gengan Sleep Hygiene pada Anak Sekolah Dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau Ramadhani, Revany Nur; Afiah, Afiah; Indrawati, Iin
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.144

Abstract

Gangguan tidur merupakan kondisi yang ditandai dengan jumlah, kualitas, atau waktu tidur. Dampak gangguan tidur adalah gangguan belajar, memori, perilaku. Sleep hygiene adalah sebuah terapi non- farmakologis untuk masalah gangguan tidur yang memaparkan pembentukan rutinitas tidur, pola tidur yang baik dan tidur secara berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gangguan tidur dengan sleep hygiene pada anak sekolah dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 27 Mei 2024 jumlah sampel 60 orang yang diperoleh menggunakan total sampling. Teknik mengmpulkan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil uji fisher’s exast test menunjukkan ada hubungan antara gangguan tidur dengan sleep hygiene pada anak sekolah dasar di UPT SD Negeri 009 Pulau. Dengan diadakan penelitian ini diharapkan kepada penderita gangguan tidur dan sleep hygiene yang buruk agar dapat memperbaiki waktu tidur dan dapat tidur dengan lingkungan kondisi tempat tidur yang nyaman.
Gambaran Kejadian Phlebitis pada Anak Harianti, Sarini
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.165

Abstract

Phlebitis yang terjadi di Rumah Sakit dapat bertambahnya waktu perawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian phlebitis pada anak di Ruang Rawat Inap Anak Rumah Sakit Nurdin Hamzah. Penelitian dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan tanggal 02-31 Agustus 2023 di Ruang Rawat Inap anak. Sampel sebanyak 45 responden. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data diperoleh dengan menggunakan lembar observasi. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian sebagian besar tidak mengalami phlebitis yaitu 40 (88.9%) responden, dominan responden berusia 2-5 tahun sebanyak 20 (44.4%) responden,  stadium dini 1 responden (2,2%), stadium moderat 1 responden (2,2%), stadium lanjut 2 responden (4,4%) dan yang mengalami phlebitis 1 responden (2,2%) dan jenis kelamin yang paling banyak yaitu laki-laki sebanyak 26 responden (57,8%). Penelitian ini disarankan dapat memberikan masukan bagi perawat dalam bekerja untuk selalu memantau dan mengutamakan keselamatan pasien, bekerja sesuai standar operasional prosedur pemasangan infus sehingga angka kejadian phlebitis bisa diturunkan.
PENGARUH EDUKASI  DEVELOPMENTAL CARE TERHADAP PENGETAHUAN PERAWAT DALAM MEMBERIKA ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI BBLR Susilawati, Susilawati; Puspita, Mefrie; Sari, Rian Maylina
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.166

Abstract

Berat badan Lahir Rendah memerlukan kondisi lingkungan dan perawatan secara intensif. Developmental care merupakan intervensi meminimalkan stress pada bayi yang dirawat di ruang perawatan intensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh edukasi Developmental care terhadap pengetahuan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada bayi berat badan lahir rendah di RSUD Nurdin Hamzah tahun 2023. Jenis penelitian ini mengunakan Quasy Exsperiment design dengan rancangan one group pretest and posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Data dianalisas secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T test dependent dengan α = 0,05.  Hasil penelitian didapatkan Rata-rata pengetahuan responden sebelum Edukasi Developmental Care adalah 5.65. Rata-rata pengetahuan responden sesudah edukasi adalah 10.00. Terdapat pengaruh edukasi developmental care terhadap pengetahuan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada bayi BBLR dengan p value 0.000. Diharapkan kepada perawat agar memberikan asuhan keperawatan menerapkan prinsip Developmental Care pada bayi BBLR.
Potensi Bunga Telang dan Umbi Bit Sebagai Pendeteksi Formalin pada Daging Ayam Nurmala, Mirna; Pangestika, Rismawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.169

Abstract

Abstrak   Kebutuhan masyarakat akan daging ayam semakin meningkat, Hal ini dimanfaatkan oleh pedagang ayam yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemalsuan makanan dengan menambahkan formalin sebagai bahan pengawet. Dalam mendeteksi formalin dapat menggunakan bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bunga telang dan umbi bit sebagai pendeteksi formalin pada daging ayam. Metode yang digunakan eksperimen dengan berbagai variasi konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20 %. Desain penelitian menggunakan factorial design, penelitian dilakukan pada bulan september 2024. Sampel penelitian 20 gram bunga telang, 20 gram umbi bit, 50 gram daging ayam berformalin, 50 gram daging ayam tidak berformalin. Berdasarkan hasil pengujian seluruh konsentrasi larutan bunga telang pada daging ayam berformalin menghasilkan perubahan warna menjadi ungu sedangkan pada daging ayam tidak berformalin warna tetap menjadi biru. sedangkan hasil seluruh konsentrasi larutan umbi bit pada daging ayam berformalin menghasilkan perubahan warna menjadi merah muda sedangkan pada daging ayam tidak berformalin warna tetap menjadi merah.  
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Plantar Fasciitis di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh Lisa, Lisa Agustina; Emawati, Emawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.171

Abstract

Plantar fasitis merupakan peradangan pada plantar fascia dimana Fascia plantarisnya mengalami overstretch dan tension yang berlebihan dapat menyebabkan kerobekan pada jaringan fascia plantaris bermanifestasi sebagai nyeri pada bagian bawah tumit. Tujuan untuk mengetahui apakah ultrasound dan terapi latihan dapat mengurangi nyeri dan mengembalikan kemampuan fungsional pada pasien plantar fasciitis. Instrumen penelitian: pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Pengukuran kemampuan fungsional menggunakan foot and Ankle Disabilty Index (FADI) dan uji windlass test. Metode penelitian: ini menggunakan studi kasus dengan cara mengumpulkan data dengan proses fisioterapi dan melakukan penatalaksanaan fisioterapi pada pasien plantar fasciitis. Hasil Setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali didapatkan nyeri tekan berkurang 50%, nyeri gerak berkurang 40%, kemampuan fungsional meningkat 19%. Kesimpulan berdasarkan terapi yang telah dilakukan pada pasien plantar fasciitis dengan menggunakan modalitas ultrasound dan terapi latihan active exercise, hold rilex, stretching tendon Achilles didapatkan hasil mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional pasien. Saran sebaiknya gunakan skala FADI dalam peningkatan kemampuan fungsional dalam aktivitas dehari-hari.
Uji Efektifitas Larutan Daun Hati Ungu Sebagai Pendeteksi Formalin Tehadap Ikan Kembung Saputra, Muhamad Agung; Inaku, Awaluddin Hidayat Ramli
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.173

Abstract

Ikan kembung merupakan makanan laut yang beresiko adanya formalin sangat berbahaya pada manusia. Daun hati ungu memiliki warna pigmen merah yang dihasilkan dari senyawa flavonoid yaitu antosianin. Kandungan antosianin dapat dijadikan bahan pendeteksi alami formalin. Tujuan dari penelitian ini mengetahui keefektifitasan tanaman hati ungu untuk dijadikan alat pendeteksi kandungan formalin pada makanan dengan sampel ikan kembung. Metode penelitian ini adalah eksperimen yaitu pengujian formalin menggunakan pendeteksi bahan alami berupa larutan daun hati ungu dengan varian konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% 25% dengan tujuan untuk mengetahui ke efektivitasan dari larutan daun hati ungu terhadap ikan kembung berformalin dan ikan kembung tidak berformalin. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan daun hati ungu bereaksi terhadap sampel ikan kembung berformalin dengan adanya perubahan warna, semula berwarna putih kecoklatan menjadi warna violet atau ungu lembayung. dikarenakan formalin yang terdapat pada sampel  ikan kembung adalah larutan formaldehida yang bersifat asam, pH formalin berkisar antara 2,8-4,0. Ketika daun hati ungu ditambahkan ke larutan formalin, antosianin dalam daun hati ungu bereaksi dengan formaldehida yang menyebabkan perubahan warna menjadi violet. Sedangkan pada ikan kembung tidak berfomalin tidak terjadi perubahan warna. Oleh karena itu pengujian formalin pada ikan kembung menggunakan bahan alami dari daun hati ungu sangat efektif untuk mendeteksi kandungan formalin dan diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk diaplikasikan secara luas pada pengujian formalin dalam makan lainnya.  

Page 1 of 2 | Total Record : 11