cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
admin@jurnalfamul.com
Phone
+6282154639509
Journal Mail Official
admin@jurnalfamul.com
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Jalan Penajam, Kampus UNMUL Gn. Kelua, Samarinda, 75119. Indonesia.
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Kesehatan
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 23030267     EISSN : 24076082     DOI : 10.25026/jsk
Jurnal Sains dan Kesehatan menerima naskah karya asli (Artikel Penelitian, Artikel Review, dan Studi Kasus), baik eksperimental maupun teoretis, dalam bidang-bidang berikut: Sains dan Kesehatan (Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan lain-lain). Tujuan penerbitan Jurnal Sains dan Kesehatan adalah untuk menyediakan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu dan teknologi di bidang Ilmu Pengetahuan dan Kesehatan.
Articles 750 Documents
Hubungan Frekuensi Konsumsi dan Jenis Junk Food dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman: Relationship between Frequency of Consumption and Types of Junk Food with Menstrual Cycle in Students of Faculty of Medicine, Mulawarman University Gresya Elizabet Manurung; Abdillah Iskandar; Alfiani Rachmiputri
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i3.324

Abstract

Irregular menstrual cycle is one of the most frequent problems among adolescent girls, such as in medical faculty student of Mulawarman University. This study aimed to determine the association between the frequency of consumption and kinds of junk food with menstrual cycle among female student in medical faculty of Mulawarman University. This was an observational analytic study with cross-sectional design. The subject of this study were 66 female students in medical faculty of Mulawarman University and taken non-randomly using the consecutive sampling method. Food Frequency Questionnaire (FFQ) was used as the instrument to measure the frequency of consumption and kinds of junk food in this study. The result showed that the majority of respondents were 20 years old and getting menarche on 8-14 years old. Most of the respondents have regular menstrual cycle (51,5%), consumed junk food 2-3 days/week (39,4%), and consumed foods made from processed meat or foods that contain high amount of sugar (21,2%). The result of logistic regression test showed that Chi square count less than Chi square table and Sig. more than 0,05. This study concludes that there was no significant correlation between frequency of consumption and kinds of junk food and menstrual cycle. Keywords: frequency of consumption, kinds of junk food, menstrual cycle
Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Temindung Samarinda: Relationship of Complementary Feeding with the Incidence of Diarrhea in Infants Aged 6-24 months at Temindung Community Health Center in Samarinda Mahasti Irsa Cahyandiar; Siti Khotimah; Krispinus Duma
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i3.326

Abstract

Hingga saat ini masalah diare pada pada anak masih menjadi masalah di dunia. Menurut data, terdapat 535 ribu orang menderita penyakit Diare tiap tahunnya. Diare menjadi penyebab kematian kedua di dunia khususnya anak dibawah usia 5 tahun. Terdapat berbagai macam penyebab diare pada anak diantaranya adalah akibat pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian MPASI meliputi frekuensi pemberian MPASI, porsi pemberian MPASI, jenis MPASI dan cara pemberian MPASI dengan kejadian diare pada bayi usia 6-24 bulan di Puskesmas Temindung Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan case-control. Jumlah responden yang berhasil dikumpulkan pada penelitian ini sebanyak 60 responden dan dibagi menjadi 30 responden kelompok kasus (bayi yang terkena diare) dan 30 kelompok kontrol (bayi yang tidak terkena diare). Data responden diambil melalui wawancara orang tua responden dengan mengunakan kuisioner. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square dan jika nilai harapan kurang dari 5 maka uji yang digunakan adalah uji fisher’s exact. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan antara frekuensi MPASI (p= 0.003), porsi MPASI (p= 0.008), dan cara pemberian MPASI (p=0,000) dengan kejadian diare. Pada penelitian ini tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis MPASI dengan kejadian diare (p= 0.166).
Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Lingkar Pinggang dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Preklinik Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman: Relationship between Body Mass Index and Waist Circumference with Sleep Quality of Pre-clinical Students in Medical Study Program, Faculty of Medicine, Mulawarman University Rohmi Pawitra Sari; Denny Jeffry Rotinsulu; Evi Fitriany
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i3.327

Abstract

Sleep is defined as unconsciousness from which the person can be aroused by sensory or other stimuli. Long-term consequences of sleep deprivation increased the risk of hypertension, diabetes mellitus, obesity, heart failure, stroke, memory impairment as well as depression. Obesity is one of the factors that affect sleep quality. Obesity is associated with sleep quality through its effect of causing obstructive sleep apneu (OSA), increased proinflammatory cytokins and gastrointestinal disorders. This study aims to analyze the correlation between body mass index and waist circumference with the quality of sleep of the pre-clinical students of the Mulawarman University, Faculty of Medicine. This research is an observational analytic study with a cross-sectional approach. Sleep quality data were collected using the PSQI questionare while body mass index and waist circumference data were collected by measuring body height using microtoise, body weight using a weighing scale and waist circumference using an anthropometric band. The result showed that 81.2% of respondents had poor sleep quality, 28.2% of respondents with obesity category and 35.9% of respondents who had central obesity. The result of hypothesis testing using chi square showed that both body mass index and waist curcumference had a significant relationship with sleep quality (p=0.046 and p=0.027).
Front Cover, Editorial Information, Table of Content, Author Guideline, Back Cover Journal Editor
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i2.328

Abstract

Front Cover, Editorial Information, Table of Content, Author Guideline, Back Cover Journal Editor
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i3.329

Abstract

Analisis Kontak Pasien TB Terkonfirmasi Bakteriologis di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur Tahun 2019: Contact Analysis of Bacteriologically Confirmed TB Patients in the Work Area of ??Puskesmas Kongbeng, East Kutai Regency in 2019 Meri Utari Susanthy; Rahmat Bakhtiar; Marwan Marwan
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i4.333

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri yaitu Mycobacterium tuberculosis yang sering menginfeksi paru-paru. Tuberkulosis merupakan salah satu dari 10 penyakit penyebab utama kematian di dunia. Tahun 2018 diperkirakan secara global terdapat sekitar 10 juta orang menderita tuberkulosis dan telah menyebabkan sekitar 1.5 juta kematian. Angka penemuan kasus TB paru baru di Kutai Timur tiap tahunnya terus meningkat dimana faktor-faktor yang mungkin mempengaruhinya yaitu umur, status gizi, dan keadaan rumah penderita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kontak pasien TB, dan untuk melihat adakah hubungan antara umur, keadaan rumah penderita, serta status gizi dengan gejala pada kontak pasien TB. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode cross sectional. Penelitian ini di lakukan di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur dan menggunakan metode total sampling. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil analisis diperoleh tidak ada hubungan antara usia dengan gejala pada kontak pasien TB (P= 0,532) OR (0,667), tidak ada hubungan antara kondisi rumah dengan gejala pada kontak pasien TB (P=0,096) OR (4,306) dan tidak ada hubungan antara status gizi dengan gejala pada kontak pasien TB (P=0,075) OR 6,783. Kata kunci : Tuberkulosis, kontak,
Kajian Metode Ekstraksi dan Analisis Senyawa Astaxanthin yang Terkandung dalam Udang: Study of Extraction Methods and Analysis of Astaxanthin Compounds Contained in Shrimp Melvia Sundalian; Sri Gustini Sri Gustini; Fany Fistika Rishadi
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i4.337

Abstract

Astaxanthin merupakan senyawa yang memiliki beragam aktivitas bermanfaat yang terdapat dalam organisme laut, sebagai contoh yaitu udang. Bagi beberapa negara, udang merupakan salah satu komoditas andalan dalam sektor ekspor dimana daging udang diolah untuk kegiatan ekspor dan bagian kepala, cangkang, karapas, dan ekornya tidak digunakan atau bahkan menjadi limbah. Kurangnya pengetahuan dan metode pengolahan yang tepat menjadi salah satu penyebab banyaknya limbah yang masih belum dimanfaatkan secara optimal. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dalam limbah udang masih terkandung senyawa astaxanthin yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi suatu produk atau olahan yang dapat memiliki nilai tambah. Di dalam tinjauan ini dihimpun data ekstraksi dan identifikasi senyawa astaxanthin dalam udang, sehingga dapat menjadi referensi dalam menentukan metode ekstraksi dan identifikasi senyawa astaxanthin. Beberapa spesies udang juga telah diteliti terkait kandungan astaxanthin dan menunjukkan bahwa senyawa astaxanthin yang terkandung dalam setiap spesies bervariasi. Beragamnya kandungan astaxanthin baik pada spesies yang sama maupun spesies yang berbeda dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal dari masing-masing spesies udang.
Hubungan Penggunaan Smartphone dengan Keluhan Tension Type Headache pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman: Relationship between Smartphone Use and Tension Type Headache Complaints in Students of the Faculty of Medicine, University of Mulawarman Annas Rabbani; Arie Ibrahim; Abdillah Iskandar
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i4.338

Abstract

Tension Type Headache (TTH) merupakan jenis nyeri kepala primer terbanyak di dunia, diperkirakan sekitar tiga milyar orang mengalami kelainan nyeri kepala, 1.89 milyar dengan TTH dan 1.04 milyar dengan migraine. Pengguna smartphone di Indonesia diperkirakan sudah lebih dari 100 juta orang. Masalah kesehatan terbanyak yang pernah dilaporkan dari pengguna smartphone adalah TTH, yaitu 75,71% dari responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan posisi dan durasi penggunaan Smartphone dengan keluhan TTH pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Durasi dikategorikan menjadi lebih dari 3 jam dan kurang dari sama dengan 3 jam, posisi dikategorikan menjadi duduk dan berdiri. Penelitian observasional analitik dengan metode cross sectional ini menggunakan responden mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman yang terdiri dari angkatan 2017, 2018, dan 2019 sebanyak 141 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 77 orang (54,6%) mengalami TTH, 135 orang (95,7%) menggunakan smartphone dengan durasi lebih dari 3 jam, dan 103 orang (73%) menggunakan smartphone dengan posisi berbaring. Penelitian ini menunjukan tidak terdapat hubungan durasi penggunaan smartphone dengan nilai p=0,285 (p>0,05) dan tidak terdapat hubungan posisi penggunaan smartphone (p=0,114) dengan keluhan TTH.
Uji Aktivitas Ekstrak Daun Opo-Opo (Desmodium pulchellum Linn Benth) sebagai Antibakteri terhadap Pertumbuhan Streptococcus viridans dan Streptococcus pyogenes: Activity Test of Opo-Opo Leaf Extract (Desmodium pulchellum Linn Benth) as Antibacterial for the Growth of Streptococcus viridans and Streptococcus pyogenes Dewi Isnaeni; Andi Ulfah Magefirah Rasyid; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i2.339

Abstract

Streptococcal tonsillopharyngitis is a type of tonsillopharyngitis caused by group A streptococcal bacterial infection with common symptoms such as sore throat, fever more than 38oC, tonsilar exudate, and cervical adenopathy. Possible complications of streptococcal tonsillopharyngitis include rheumatic fever that occurs at weeks 1-5 after acute respiratory infections by Streptococcus viridans and Streptococcus pyogenes. Treatment needs to be done This research aims to determine the value of Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Kill Concentration (MKC) of Opo-opo leaf extract (Desmodium pulchellum Linn Benth) on the growth of Streptococcus viridans and Streptococcus pyogenes. This research uses a maceration extraction method of the ingredients. microbiological test and test using the liquid dilution method. The extract concentration used was 0.1% w / v, 0.25% w / v, 0.5% w / v, 0.75% w / v, 1% w / v, 1.25% w / v , 1.5% w / v, 1.75% w / v, 2% w / v, 2.25% w / v, 2.5% w / v with negative control of Na, CMC 1% w / v. The test results showed that the MIC of Opo-opo leaf extract on Streptococcus viridans was 0.75%, MKC of opo-opo leaf extract on Streptococcus viridaans was 1% while the MIC of Opo-opo leaf extract on Streptococcus pyogenes was 0.25% and the MKC of leaf extract. Opo-opo in Streptococcus pyogenes is 1%. The results of the phytochemical screening of Opo-opo leaf extract (Desmodium pulchellum Linn Benth) were positive for alkaloids, flavonoids, tannins and terpenoids.
Analysis of Platelet Count on Liver Cirrhosis Patients Based on Child-Pugh Classification Renanda Maulidya Fadyla; Rahmat Bakhtiar; RR. Ignatia Sinta Murti
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v3i4.340

Abstract

Liver cirrhosis is described as a diffused pathological process which marked with fibrosis and architectural changes of normal liver that becomes an abnormal nodular structure. Liver cirrhosis is caused by chronic liver disease of virus nor non virus. Thrombocytopenia is a hematology abnormality which frequently found on liver cirrhosis patients. Severity level and prognosis of liver cirrhosis can be determined by Child-Pugh classification. This research aims to know the difference of mean platelet count on liver cirrhosis patients based on Child-Pugh classification. It applied analytic observational method with cross-sectional design. The data was taken from medical records of patients at Abdul Wahab Sjahranie Hospital in Samarinda of 2018-2020 period. Statistical analysis was using Kruskal-Wallis test. The results showed liver cirrhosis patients in Child-Pugh C is at most. Mean platelet count of liver cirrhosis with Child-Pugh A is 73.250/?l, Child-Pugh B is 126.370/?l, and Child-Pugh C is 148.375/ ?l. Based on statistical test, the score p = 0,19 (p > 0,05), there are no differences of mean platelet count among the three Child-Pugh classifications.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 5 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 4 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 3 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 2 (2025): J. Sains Kes. Vol. 7 No. 1 (2025): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 6 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 5 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 4 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 3 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 2 (2024): J. Sains Kes. Vol. 6 No. 1 (2024): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 6 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 5 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 4 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 3 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 2 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. 1 (2023): J. Sains Kes. Vol. 5 No. SE-1 (2023): Spesial Edition J. Sains Kes. Vol. 4 No. 6 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 5 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 4 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 3 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 2 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. 1 (2022): J. Sains Kes. Vol. 4 No. SE-1 (2022): Spesial Edition J. Sains Kes. Vol. 3 No. 6 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 5 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 4 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 3 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 2 (2021): J. Sains Kes. Vol. 3 No. 1 (2021): J. Sains Kes. Vol. 2 No. 4 (2020): J. Sains Kes. Vol. 2 No. 3 (2020): J. Sains Kes. Vol. 2 No. 2 (2019): J. Sains Kes. Vol. 2 No. 1 (2019): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 10 (2018): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 9 (2018): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 8 (2017): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 7 (2017): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 6 (2016): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 5 (2016): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 4 (2015): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 3 (2015): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 2 (2015): J. Sains Kes. Vol. 1 No. 1 (2015): J. Sains Kes. More Issue