cover
Contact Name
Sukmawati
Contact Email
lppm@mail.unasman.ac.id
Phone
+6285213633358
Journal Mail Official
agroterpadu@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pertanian Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar Jl. Budi Utomo No. 2 Manding Polewali Manda
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Agroterpadu
ISSN : -     EISSN : 28296168     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/ja.v3i2 [Add to Citavi
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroterpadu adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu pertanian mencakup Agronomi, Manajemen dan Produksi, Sosial Ekonomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, Ekologi, Fisiologi Tanaman, Genetika dan Pemuliaan, Teknologi Benih, dan Bioteknologi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Agroterpadu terbit tiga kali dalam setahun yaitu Maret, Juli dan November. Jurnal Agroterpadu mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian. Naskah yang diajukan adalah naskah Asli (tidak plagiat) dan belum pernah dipublikasikan.
Articles 178 Documents
Strategi pemasaran tanaman nilam di desa aralle utara kecamatan aralle kabupaten mamasa
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i2.4630

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Arallee Utara, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa dan berlangsung selama tiga bulan, mulai September hingga November 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan strategi pemasaran yang paling tepat untuk tanaman nilam di Desa Arallee Utara. Dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis swot dengan matriks IFAS (Ringkasan Analisis Faktor Internal) dan EFAS (Ringkasan Analisis Faktor Eksternal), dapat diidentifikasi faktor-faktor di lingkungan eksternal yang menentukan kekuatan, kelemahan, peluang dan Menyajikan risiko nilam. Pemasaran Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa posisi strategi pemasaran nilam berada pada posisi yang berhubungan dengan fokus strategi dalam pemasaran nilam yaitu.Pemasaran: yaitu peluang pasar Tanaman Nilam sebesar 2,192 lebih besar dari nilai faktor ancaman 0,963, mengingat faktor strategi eksternal bahwa Pemasaran Nilam memiliki peluang potensial untuk pemasaran Tanaman Nilam dan nilai faktor kekuatan sebesar 1,62 lebih besar dari. Nilai keseluruhan faktor lemah adalah 1,38 jika dilihat dari hasil strategi internal bahwa faktor kuat dibandingkan dengan faktor lemah dapat mendukung pemasaran tanaman nilam
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Rumput Laut Di Lingkungan Manmgeramba Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 1 (2024): Volume 3, Nomor 1, April 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i1.4491

Abstract

Rumput Laut atau biasa disebut dengan alga adalah sebagian terbesar dari tumbuhan laut yang ada di Indonesia dan merupakan salah satu komoditi yang dapat ekspor yang memiliki nilai potensial untuk dikembangkan.Tujuan dari penelitian ini Yaitu menganalisis faktor pengaruh peningkatan produksi rumput laut di Lingkungan Mangeramba Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini Menggunakan Sumber data primer dan sekunder dengan metode pengambilan data yaitu   observasi,wawancara,kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu Regresi Linear Berganda. Hasil Penelitian setelah melakukan pengujian secara parsial (Uji T) Variabel Modal (X1) dinyatakan berpengaruh terhadap produksi rumput laut , sedangkan Variabel Bibit (X2), dan Tenaga Kerja (X3) dinyatakan tidak terdapat pengaruh terhadap produksi rumput laut. Kemudian Pengujian secara Simultan (Uji F) dari ketiga variabel yakni Modal, Bibit, dan Tenaga Kerja dinyatakan berpengaruh secara simultan terhadap produksi rumput laut di Lingkungan Mangeramba Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar dengan melihat nilai F hitung 8,928> F tabel 3,49 dan nilai Sig 0,003 < nilai toleransi 0,05. Berdasarkan nilaiAdjusted R Square  sebesar 0,629 sehingga dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh variabel Modal, Bibit, dan Tenaga Kerja  sebesar 62% terhadap Produksi rumput laut (Y) di Lingkungan Mangeramba Kelurahan Takatidung Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar.Kata Kunci : Modal, Bibit, Tenaga Kerja, Peningkatan Produksi Rumput Laut.
RESPON BERBAGAI JENIS MULSA DAN KOMBINASI PUPUK FOSFOR (P) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum annum L.) Supriadi Supriadi; Harli. A Karim; Iinnaninengseh Iinnaninengseh
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2817

Abstract

Cabai  besar (Capsicum Annum L.) adalah jenis tanaman hortikultura yang banyak di.gunakan  untuk kebutuhan rumah tangga, industri makanan ,dan obat-obatan. meningkatnya kebutuhan cabai sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan oleh konsumen di Indonesia. Manfaat cabai  bagi  konsumen ialah untuk  bahan penyedap atau  bumbu  masakan.Penelitian akan dilaksanakan di Desa Bunga-bunga, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Provensi Sulawesi Barat, mulai bulan September  2020 sampai dengan bulan Januari 2021. Tujuan penelitian ini untuk menegetahui respon pemberian berbagai jenis mulsa dan kombinasi pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai cabai besar. Penilitian ini menggunakan Racangan Petak Terpisah, terdiri dari dua petak yaitu. Petak Utama berbagai jenis mulsa tediri dari tiga taraf yaitu, mulsa plastik, mulsa alang-alang, mulsa jerami. Sedangkan anak petak pupuk fosfor (SP36) yang terdiri dari tiga taraf yaitu, 4 gram/tanaman, 8 gram/tanaman, 12 Gram per tanaman. Hasil penelitian mennjukkan bahwa Interaksi antara pemberian berbagai jenis mulsa dan pupuk fosfor tidak memberikan pengaruh pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman. Pemberian mulsa alang-alang memberikan pengaruh terbaik pada parameter tinggi tanaman.
Pengaruh Pemberian Kotoran Walet Dan Poc Kulit Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L) Anshari, Ahmad; Satriani, Satriani; Fitrianti, Fitrianti
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5181

Abstract

Tanaman buncis merupakan salah satu sayuran sebagai sumber protein nabati yang termasuk famili leguminosae yang berbentuk perdu atau tegak, banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Terdapat interaksi pemberian pupuk kotoran burung walet dan POC kulit pisang yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis. Terdapat pemberian kotoran burung walet yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.Terdapat pemberian POC kulit pisang yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kotoran burung walet dan POC kulit pisang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi petani dan pelaku usaha budidaya tanaman Buncis, serta dapat menjadi bahan acuan untuk penelitian selanjutnya demi meningkatkan dan hasil tanaman Buncis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan RAK dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, faktor pertama yaitu pupuk kotoran walet (W) yang terdiri dari tiga taraf yaitu :W1  : pupuk kotoran burung wallet 1,5 kilogram / plot W2 : Pupuk kotoran burung walet  3 kilogram / plot W3 : Pupuk kotoran burung walet  4,5 kilogram/ plot Faktor kedua yaitu  penggunaan POC Kulit Pisang (K) yang terdiri Penelitian ini terdapat 9 kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 unit penelitian dan setiap unit penelitian terdapat 9 tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah 108 tanaman.  Kata Kunci : Poc kulit pisang,  Produksi, Buncis 
UJI EFEKTIFITAS CENDAWA TRICHODERMA SP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KUNYIT (Curcuma longa). Dahlia Nurdin; Muhlis Yamin; Iinnaninengseh Iinnaninengseh
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3167

Abstract

Kunyit merupakan tanaman obat yang banyak diminati melalui sarana industri obat konvensional . Kunyit adalah tanaman dari organisasi Zingiberaceae berbentuk semak dan bersifat abadi yang tumbuh di daerah tropis. Rendahnya produksi kunyit menyebabkan berkurangnya kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang terus menerus dapat menjelaskan lingkungan termasuk meninggalkan residu . di tanah Penelitian ini akan dilaksanakan di Btn Lino Maloga Kelurahan Darma, kabupaten polewali mandar provinsi Sulawesi barat dari bulan april 2021 sampai juli 2021.bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian dosis Trichodema sp Tentang pertumbuhan dan produksi tanaman kunyit. Metode survey yang digunakan dalam survey ini adalah design acak kelompok (RAK) yaitu pemberian dosis Trichoderma sp terdiri dari 6 perlakuan T0 :0 gram/tanaman (Kontrol) T1 : 20 gram / tanaman T2 : 40 gram / tanaman T3 : 60 gram / tanaman T4 : 80 gram/ tanaman T5 : 100 gram/ tanaman. dengan demikian dalam penelitian ini terdapat 6 perlakuan dan setiap perlakuan masing-masing diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 unit penelitian dan setiap perlakuan terdapat 4 tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah 96 tanaman. hasil pengamatan dan analisis data statistic menunjukkan bahwa terjadi efektivitas pemberian dosis jamur Trichoderma sp, pada semua prameter. namun pada Parameter Tinggi tanaman dan jumlah daun menunjukkan pengaruh yang lebih besar terhadap perlakuan Trichodema sp dengan dosis 100 gram pertanaman (5).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis cendawan Trichoderma sp memberikan pengaruh terbaik terhadap semua parameter yang diamati Kata Kunci : Bahan Organik, pertumbuhan, produksi kunyit.  
Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Booster Dikombinasi Pupuk Kandang Kerbau Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Varietas Bima Pada Dataran Tinggi
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i2.4236

Abstract

Data Nasional produksi bawang merah sebesar 1,47 juta ton, sedangkan produktifitasnya hanya 9,93 ton/ha. Namun produktifitas maksimum yang dapat dicapai sesuai deskripsi varietas sekitar 15-17 ton/ha. Maka salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan jumlah produksi maupun produktifitas bawang merah adalah dengan cara menggunakan pupuk NPK Booster yang dikombinasikan dengan pupuk kandang kerbau. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tawalian 1.200 mdpl, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat pada awal bulan Mei tahun 2022 sampai dengan pertengahan bulan Agustus tahun 2022. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu RAK Faktorial yang dibentuk jadi dua faktor: F1 aplikasi  pupuk NPK Booster dengan 3 taraf perlakuan : D1= 1gr/tanaman,  D2 = 2gr/tanaman, D3 =3 gr/tanaman). Kemudian F2 aplikasi pupuk kandang kerbau yaitu: (K0 = kontrol, K1 = 50gr/tanaman, K2=  100gr/tanaman) dalam penelitian ini diperoleh hasil  yaitu: aplikasi pupuk NPK Booster 3gr/tanaman (D3) berpengaruh  baik pada tinggi tanaman umur 14, 28, 42 HST, banyaknya umbi, dan bobot umbi. Kemudian aplikasi pupuk kendang kerbau 100gr/tanaman (K2) juga berpengaruh baik pada banyaknya umbi dan bobot umbi. Namun tidak terdapat interaksi antara pemberian NPK Booster dengan pupuk kandang kerbau pada semua parameter yang diamati
ANALISIS KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA TERHADAP PENINGKATAN USAHA RUMAH TANGGA PETANI (HOME INDUSTRI) DIDESA LAPEO KECAMATAN CAMPALAGIAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR sinar, sinar; Pagala, Muhammad arman Yamin; Baso, Andi
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5271

Abstract

Sinar, Penelitian Analisis Kinerja Badan Usaha Milik Desa Terhadap Peningkatan Usaha Rumah Tangga Petani (Home Industri) Di Desa Lapeo Kecamatan Campalagian Dibawah Bimbingan Arman Yaman Pagala dan Ir Andi Baso.Badan Usaha Milik Desa adalah Lembaga usaha desa yang dikelolah oleh Masyarakat dan pemerintah desa dalam Upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Hal tersebut berarti pembentukan Badan Usaha Milik Desa didasarkan pada kebutuhan, potensi dan kapasitas desa, sebagai Upaya peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dari berbagai literatur seperti buku-buku, artikel, serta jurnal. Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa BUMDes lapeo merupakan BUMDes yang baik dalam menemukenali apa yang menjadi kebutuhan masyarakat serta pemanfaat. Pegawai BUMDes Lapeo juga telah melakukan pekerjaannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan pemanfaat sesuai dengan apa yang menjadi tugasnya.
PROSPEK PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAGUNG (Zea Mays) DI DESA TENGGELANG KECAMATAN LUYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Fajar Fajar; Haeruddin Haeruddin; Hasanudding Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3426

Abstract

Penelitian ini di laksanakan di Desa Tenggelang Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar. Berlangsung Selama tiga bulan yakni bulan oktober sampai dengan januari 2022.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Prospek pengembangan agribisnis jagung (Zea mays) di Desa Tenggelang yang paling tepat. Menggunakan Analisis Deskriptif dan Analisis Swot dengan matriks IFAS (internal Faktor analysis Summary) dan EFAS (Eksternal Faktor Analisis Summary) dapat diidentifikasikan Faktor-faktor dari lingkungan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan,peluang dan ancaman dari Prospek Pengembangan Agribisnis Jagung, Dari hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa possisi Strategi Prospek Pengembangan Agribisnis Jagung berada pada  posisi yang menunjukkan strategi yang di fokuskan bagi Prospek Pengembangan Agriisnis Jagung yaitu menggunakan strategi SO (sternght-Opportunites) yaitu dengan menggunakan seluruh kekuatan dan memanfaatkan peluang yang di miliki oleh Pengembangan Agribisnis Jagung yaitu 2,17 lebih besar dari nilai faktor ancaman 0,59 dengan melihat hasil faktor strategi eksternal bahwa Pengembangan Jagung memiliki potensi peluang untuk Pengembangan Jagung dan nilai faktor kekuatan adalah 1,88 lebih besar dari nilai total faktor kelemahan adalah 1,27 dengan melihat hasil strategi internal bahwa faktor kekuatan dapat mendukung Prospek Pengembangan Agribisnis Jagung apa bila dibandingkan dengan faktor kelemahannya.
Strategi Pemasaran Cabai Di Desa Segerang Kecematan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar Sainuddin Sainuddin
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3650

Abstract

Pada penelitian ini responden sebanyak 8 orang. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Deskriptif, Analisis pendapatan dan Analisis R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata petani cabai di Desa Segerang sebanyak Rp 17.456.875 dari total penerimaan sebanyak Rp 22.312.500 dan total biaya sebanyak Rp 4.855.625 dengan nilai R/C Ratio yang diperoleh sebesar 4,5 sehingga jika disesuaikan dengan kriteria R/C Ratio maka usahatani cabai dengan menggunakan strategi pemasaran dalam model Data Bass sangat layak karna hasilnya 4,5>1.
ANALISIS PENDAPATAN PETANI TAMBAK IKAN NILA DI KELURAHAN MATAKALI KECAMATAN MATAKALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i3.4730

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada usaha budidaya ikan nila di Kelurahan Matakali Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar selama 3 bulan yaitu bulan april sampai juni 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan serta untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan nila. Adapun analisis data yang digunakan yaitu metode analisis kuantitatif dengan analisis perhitungan seperti Analisis Pendapatan, R/C Ratio, B/C Ratio dan BEP. Dari hasil penelitian ini total produksi yang dihasilkan petani tambak ikan nila di Kelurahan Matakali sebesar 18.000 Kg dengan rata-rata sebesar 1.125 Kg. untuk total pendapatan yang di peroleh petani tambak ikan nila sebesar Rp. 199.332.400 dengan rata-rata pendapatan sebesar 12.458.275 dari total penerimaan sebesar Rp.450.000.000 dengan rata-rata sebesar Rp. 28.125.000 dan total biaya sebesar Rp. 250.667.600 dengan rata-rata sebesar Rp.15.666.725. Adapun nilai R/C Ratio yang di peroleh petani tambak nila sebesar 1,7 dan nilai B/C Ratio yang di peroleh petani tambak ikan nila sebesar 0,7 sehingga usaha budidaya ikan nila di Kelurahan Matakali dinyatakan layak dilihat dari R/C Ratio >1, namun di nyatakan tidak layak dilihat dari B/C Ratio nya <1, sedangkan nilai BEP yang perlu di pertimbangkan petani tambak ikan nila agar memperoleh keuntungan dan tidak mendapatkan kerugian dilihat dari 2 nilai BEP: untuk nilai BEP Unit adalah 1.286,83 Kg dengan rata-rata sebesar 80,42 Kg dan untuk BEP rupiah nya sebesar Rp. 32.170.756,8 dengan rata-rata sebesar Rp. 2.010.672,3.

Page 3 of 18 | Total Record : 178