cover
Contact Name
Sukmawati
Contact Email
lppm@mail.unasman.ac.id
Phone
+6285213633358
Journal Mail Official
agroterpadu@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pertanian Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar Jl. Budi Utomo No. 2 Manding Polewali Manda
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Agroterpadu
ISSN : -     EISSN : 28296168     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/ja.v3i2 [Add to Citavi
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroterpadu adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu pertanian mencakup Agronomi, Manajemen dan Produksi, Sosial Ekonomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, Ekologi, Fisiologi Tanaman, Genetika dan Pemuliaan, Teknologi Benih, dan Bioteknologi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Agroterpadu terbit tiga kali dalam setahun yaitu Maret, Juli dan November. Jurnal Agroterpadu mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian. Naskah yang diajukan adalah naskah Asli (tidak plagiat) dan belum pernah dipublikasikan.
Articles 178 Documents
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI EKSTRAK DAUN MIMBA DAN WAKTU PEMBERIAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CIPLUKAN (Physalis angualata L.) Nurca’na Nurca’na; Iinnaninengseh Iinnaninengseh; Abd. Jamal
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2813

Abstract

Ciplukan adalah Salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat dan khasiatnya menurut beberapa penelitian, tanaman ini yang dianggap gulma atau pengganggu budidaya tanaman  yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai penurun gula darah atau antidiabetetes, efek dari antidiabetes buah ciplukan disebabkan karena didalam tumbuhan ini memiliki kandungan kimia flavonoid. Namun pada pembudidayaan tanaman Ciplukan itu sendiri cukup rentang, dikarenakan dimasa pembuahan tanaman ciplukan pada proses pemasakan secara sempurna membuat tanaman ini mudah terserang hama, bakteri dan pathogen lainnya. Salah satu tanaman yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan atau mengusir hama adalah dengan menunggunakan tanaman mimba (Azadirachtaindica A. Juss; Meliaceae). Penelitian ini dilaksanakan di Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung dari Bulan April sampai bulan Juli 2020. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektifitas tingkat keberhasilan hasil produksi dan produktivitas tanaman  Ciplukan dengan pemberian ekstrak daun mimba. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan Pola Faktorial, terdiri dari 2 faktor yaitu Faktor pertama interval waktua plikasi yang terdiri dari 4 taraf yaitu: pada saat : umur 45 hari, umur 59 hari, umur 73 hari dan umur 87 hari. Faktor kedua pemberianekstrakdaunmimba yang terdiri dari 4 taraf yaitu : 0 ml/liter, 100 ml/liter, 200 ml/liter dan 300 ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kombinasi pemberian ekstrak daun mimba tidak memberikan pengaruh pada parameter pengamatan umur berbunga, daun yang rusak, buah yang rusak dan buah yang baik. Pemberian ekstrak daun mimba dengan di umur 87 hari memberikan pengaruh terbaik pada parameter pengamatan buah yang baik.
Uji Sistem Jajar Legowo 2:1 Dan Konvensional Dengan Pemberian Pupuk Npk Mutiara 16 16 16 Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Pada Tanaman Jagung Pulut (Zea mays ceratina L.) Yani, Ahmad; Auliah, Muh Rifky; Fatman, Masdar
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5286

Abstract

Penelitian ini akan dilaksanakan di Dusun Kampuno Desa Tumpiling Kec.Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung dari bulan Maret 2023 sampai dengan bulan juni 2023., bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem jajar legowo 2:1 dan konvensional dengan pemberian pupuk  npk mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman jagung pulut (zea mays ceratina l.). Metode penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk rancangan acak kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah sistem tanam jajar legowo terdiri atas 2 perlakuan yakni: L0 = Kontrol (40 cm x 80 cm ),L1 = Legowo 2:1 ( 20 cm x20 cm ),L2 = Tegel ( 25 cm x 25 cm ) dan Faktor kedua adalah dengan dosis pemberian pupuk NPK Mutiara 16 16 16 dengan 3 taraf: M1 = 20 g/liter air, M2 = 40 g/liter air, M3 = 60 g/liter air .Hasil pengamatan menunjukkan sistem jarak tanam Konvensional 20 cm x 20 cm  dengan pemberian pupuk NPK Mutiara 16 16 16 dengan dosis 40 g / liter air (L2M2) memberikan pengaruh baik untuk meningkatkan produksi tanaman Jagung.
ANALISIS PENDAPATAN PETANI PADA PRODUKSI MINYAK ATSIRI NILAM DI DESA TAMPAK KURRA KECAMATAN TABULAHAN KABUPATEN MAMASA Roland Destria; Nurhaya Kusmia; Zulkifli Basri; Andi Nurul Amsari
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  1) nilai pendapatan petani dari hasil budidaya nilam di desa Tampak kurra, 2) Untuk mengetahui kelayakan keusaha tani nilam di desa tampak kurra, dan 3) untuk mengetahui hal apa saja yang perlu di ketahui dan dipertimbangkan oleh petani,dalam upaya meningkatkan pendapatan ataupun meminimalisir kerugian dalam usaha produksi minyak nilam. Penelitian ini dilakukan didesa tampak kurra, kecamatan tabulahan, kabupaten mamasa dan mulai dilaksanakan di bulan desember 2021. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan berjumlah 40 0rang yang di peroleh dari 199 orang  populasi. Jenis data yang dipergunakan merupakan data primer dan  data sekunder dengan tekhnik pengumpulan data melalui obvervasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan R/C ratio dan break efent point (BEP).Hasil dari penelitian ini menunjukkan struktur biaya pada usaha tani nilam di desa tampak kurra, dengan rata - rata total biaya produksi(TC) adalah  Rp. 2.473.555, rata – rata total penerimaan(TR) adalah Rp. 3.426.000, dan rata- rata pendapatan adalah Rp. Rp. 952.445. Nilai R/C ratio pada usaha tani nilam di desa tampak kurra adalah 1,3 yang berarti usaha tersebut memperoleh keuntungan dan layak diussahakan, sedangkan nilai BEP nya adalah 1,9 untuk BEP unit dan Rp. 877.015 untuk BEP rupiah.
UJI EFEKTIFITAS PEMBERIAN POC JAKABA DARI AIR LERI DAN BEGAGAI SISTEM TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JEWAWUT (SETARIA ITALICA. L).
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i2.4156

Abstract

Jewawut (Setaria italica (L.) P. Beauv) atau foxtail millet merupakan serealia yang telah banyak didomestikasi oleh masyarakat sebagai panganan alternatif pengganti beras. produksi jewawut nasional tergolong masih rendah, Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu melalui pengembangan teknologi pupuk organik dan sistem tanam yang tepat. Penelitian ini dilaksanakan di Kampuno, Desa Tumpiling, Keamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, yang berlansung pada bulan maret februari sampai april 2023. Penelitian ini menggunakan Ranangan Acak Kelompok faktorial yang terdiri dari : Faktor Pertama pemberian POC Jakaba dari air leri (air cucian beras) dengan terdiri dari tiga taraf yaitu 0, 30, 40, dan 50 ml/liter air. Faktor Kedua sistem tanam yaitu Tegal (25x25, Legowo 2 : 1 (25x12,5), Hambur. hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara POC Jakaba 50ml/liter air dan sistem tanam legowo 2:1 memberikan hasil terbaik pada parameter berat malai basah per plot dan berat malai keribg per plot. Sistem tanam jejar legowo 2:1 memberikan pengaruh baik dan berbeda sangat nyata pada parameter panjang malai, berat malai basah per tanaman, berat malai kering per tanaman, berat malai basah per plot, berat malai kering pe plot, dan berat biji per plot. Pemberian POC Jakaba dengan dosis 50 ml/liter air memberikan pengaruh baik dan berbeda sangat nyata di banding dengan perlakuan lainnya pada parameter tinggi tanaman umur 30 HST, berat malai basah per tanaman, berat malai kering per tanaman, berat malai basah per plot, berat malai kering per plot, dan berat biji per plot.Kata Kunci: Jewawut, POC Jakaba, Sistem Tanam
Respon Pemberian Pakan Azolla Microphylla Terhadap Kualitas Fisik Daging Itik
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 1 (2024): Volume 3, Nomor 1, April 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i1.4227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik daging itik (pH daging, daya ikat air, daya putus daging, keempukan, susut masak, warna L*, a* dan b*) dengan penambahan ransum Azolla microphylla. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 kombinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pakan Azolla microphylla pada sistem pemeliharaan intensif tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap parameter nilai pH, daya ikat air (DIA), daya putus daging (DPD), keempukan, susut masak dan warna L*, a*, b*. Kesimpulan penelitian ini pemberian pakan Azoolla microphylla sampai pada level 60% memberikan kualitas fisik daging yang optimal
PENGARUH KOMPOSISI POC DARI BERBAGAI BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium Cepa L) DI DATARAN RENDAH Ade Mukarrama; Harli A. Karim; Satriani MS.
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3159

Abstract

Bawang Merah (Allium cepa,. L.) merupakan salah satu kebutuhan pokok, namun kebutuhan bawang merah tidak dapat dihindari oleh consumen rumah tangga sebagai pelengkap bumbu masakan sehari-hari. Kegunaan lain dari bawang merah ialah sebagai obat tradisional yang manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat luas. Kebutuhan dan permintaan bawang merah dari sektor industri makanan olahan memacu peningkatan pendapatan petani di berbagai daerah, Produktivitas bawang merah di Indonesia masih tergololong rendah dengan kisaran 9 ton ha-1, sedangkan potensinya dapat mencapai 17 ton ha-1 (;Karim HA, dkk., 2019), Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengan melakukan pemberian pupuk organik untuk menigkatkan hasil produksi pada bawang merah. Pupuk organik merupakan pupuk dengan bahan dasar yang diambil dari alam dengan jumlah dan jenis unsur hara yang terkandung secara alami. Pupuk organik yang dapat digunakan adalah pupuk organik cair (POC).Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Mambu Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan pada bulan April sampai Juni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi berbagai sumber bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah pada dataran rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor yaitu penggunaan POC yang terdiri dari 7 taraf yaitu :K0:  Kontrol, K1:  Urin kambing 50% + Kirinyuh 30% + Air cucian beras 20%, K2    : Urin  kambing 20% + Kirinyuh 50% + Air cucian beras 30%, K3        :  Urin kambing 30% + Kirinyuh 20% + Air cucian beras 50%, K4:Urin kambing 20% + Kirinyuh 30% + Air cucian beras 50%, K5:  Urin kambing 30% + Kirinyuh 50% + air cucian beras 20%, K6:  Urin kambing 50% + Kirinyuh 20% + air cucian beras 30%. Dengan demikian dalam penelitian ini terdapat 7 kombinasi perlakuan dan setiap kombinasi masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat  unit percobaan dan setiap perlakuan terdapat 16 tanaman sehingga jumlah tanaman yang digunakan adalah  tanaman.336 Hasil penelitian menunjukkan Tidak terdapat bahan komposisi POC dari berbagai bahan organik yang memberikan pengaruh terbaik terhadap semua parameter yang diamati Kata Kunci : Bahan Organik, pertumbuhan, produksi bawang merah. 
Strategi Pemasaran Jamur Tiram Di Dusun Basseang Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar mustajab taja; Hasanuddin Kandatong; Nurhaya Kusmiah
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3719

Abstract

Jamur tiram adalah jamur pangan dengan tudung mirip cangkang tiram, dengan bagian tengah sedikit cekung dan berwarna putih hingga berwarna krem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor Internal dan faktor Eksternal Strategi Pemasaran Jamur Tiran di Dusun Basseang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisi SWOT dari metode tersebut menunjukkan bahwa Strategi PemasaranJamur Tiram di Dusun Basseang Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar telah memenuhi kriteria karakter penelitian. Untuk menganalisis strategi pengembangan menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran Jamur Tiram pada usaha Rumah Jamur Basseang (RUJAB) yaitu faktor Internal memiliki faktor kekuatan dengan nilai total 1,9 lebih besar dibandingkan faktor kelemahan dengan nilai total yaitu 1,23 hal ini dapat menunjukkan bahwa kekuatan dapat mendukung pengembangan Jamur Tiram pada Rumah Jamur Basseang (RUJAB). Sedangkan faktor Eksternal memiliki faktor peluang dengan nilai total yaitu 1,56 lebih besar dari faktor ancaman dengan nilai total yaitu 1,44 hal ini menunjukkan bahwa Jamur tiram pada Rumah Jamur Basseang (RUJAB)  memiliki potensi peluang yang sangat besar.  Posisi Strategi Jamur Tiram pada Rumah Jamur Basseang (RUJAB) di Dusun Basseang berada pada Kuadran I dimana mendukung strategi agresif / positif-positif, menggunakan strategi SO ( Strength-Opportunity ) dimana menggunakan seluruh kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Pelaku usaha perlu meningkatkan produksi dan memperkuat promosi.
Tingkat Keberhasilan Pemberian Pupuk Super Nasa Dan Power Nutrition Nasa Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Terung Ungu (Solanum Melongena L)
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i3.4190

Abstract

Terung ( Solanum Melongena L) Merupakan tanaman sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat namun budidaya terung di Indonesia masih rendah di karenakan minat usahatani akan tanaman terung jumlah peminatnya tidak begitu banyak. Indonesia merupakan negara agraris yang membentang luas darat maupun lautan dengan produksi pertanian khususnya komoditas hortikultura yang melimpah sehingga perlu dan sangat dibutuhkan generasi penerus untuk lebih memahami sistim budaya yang baik dan benar. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat, yang dilaksanakan bulan april sampai dengan juni 2022, bertujuan untuk mengetahui keberhasilan pemberian pupuk super nasa dan power nutrition nasa terhadap pertumbuhan, produksi tanaman terung. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari enam perlakuan Yaitu: N0 = tanpa pemberian, N1= Pupuk Super Nasa 7,5gr/ 15ltr air/perlakuan, N2 =  Pupuk power Nutrition nasa 7,5gr / 15Lt air / perlakuan, N3 = pupuk super nasa 15gr + pupuk power nutrition nasa 7,5gr / 15Lt air / perlakuan, N4 = pupuk super nasa 7,5gr + pupuk power nutrition nasa 15 gr / 15Lt air / perlakuan, dan N5 = pupuk super nasa 15gr + power nutrition nasa 15gr 15 / 15Ltr air / perlakuan. Setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 15 unit penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk super nasa  dosis 15gr + Pupuk power nutrition nasa dosis 15gr dilarutkan dalam 15 lt air / perlakuan -1 (N5) berpengaruh baik padda tinggi tanaman umur 42 hari setelah tanam, jumlah daun umur 28, 42, dan 49 hari setelah tanam, dan jumlah buah pada tanaman terung. 
ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN MELALUI METODE THAWING DI DESA KUAJANG KECAMATAN BINUANG KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 1 (2024): Volume 3, Nomor 1, April 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i1.4299

Abstract

Penelitian tentang “Analisis Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan melalui Metode Thawing di Desa Kuajang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2022 di Desa Kuajang, Kecamatan. Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.Sampel dalam penelitian adalah akseptor IB yaitu sebanyak 20 ekor.. metode dalam pengumpulan data observasi,wawancara, dokumentasi dan analisis data. Penelitian ini lebih menekankan pada pengungkapan makna yang terkandung di dalam deskripsi data tersebut, karena itu penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Pada table 1 umur ternak 2-3 tahun 7 ekor, 3-4 tahun 8 ekor, 4-5 tahun 5 ekor dan table 2 karakteristik bangsa sapi, sapi bali sebnayak 13 ekor, sapi limousin 4 ekor dan sapi simental 3 ekor. jarak antara tempat penampungan strauw dengan rumah peternak berkisar 20-30 menit  dengan jarak 10-15 Km., parameter untuk mengetahui keberhasilan inseminasi buatan ternak diukur dengan menghitung Service Per Conception  (S/C) dan Conception Rate (CR). CR IB 1 10%, IB 2 22,22%, IB 3 0% sedangkan S/C IB ke 1 dari 20 ekor yang bunting 2 ekor tidak bunting 18 ekor S/C 1 , dari 18 ekor di IB 2 bunting 4 ekor tidak bunting 14 ekor S/C 2 dan dari IB ke 3 dari 14 ekor yang bunting 0 ekor tidak bunting 14 ekor S/C 0  Dengan nilai S/C keseluruhan 2,22 memiliki tingkat fertilitas yang cukup baik dengan menggunakan metode thawing ditempat penampungan straw dengan jarak waktu tempuh 20-30 menit.
EFEKTIFITAS TRICHOKOMPOS TERHADAP PENGENDALIAN PENYAKIT PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Harli A. Karim; Nur Aksan; Hikmahwati Hikmahwati
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2831

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditi Hortikultura dengan permintaan pasar tinggi dan 10 komoditas Hortikultura yang di fokuskan pengembangannya di Indonesia, Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Balai Benih Induk Hortikultura Provinsi Sulawesi Barat. Yang berlansung pada bulan September - Desember 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Trichokompos terhadap pengendalian Penyakit Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum, L.) Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama waktu pemberian trichokompos yang terdiri dari 2 taraf yaitu 7 dan 14 hari sebelum tanam dan faktor kedua dosis trichokompos yang terdiri dari 4 taraf yaitu 1 kg; 1.5 kg; 2 kg; dan 2.5 kg / petak. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi kombinasi pemberian trichokompos tidak meberikan pengaruh pada parameter Tinggi tanaman, Jumlah daun, Jumlah umbi, Berat Basah, Berat kering, Intensitas serangan penyakit. Pemberian trichokompos dengan dosis 2,5 kg petak-1  di umur 15 hst meberikan pengaruh terbaik pada parameter Tinggi tanaman dan interaksi pemberian trichokompos dengan dosis 1,5 kg petak-1 Di umur 30 hst menunjukan pengaruh baik pada parameter pengamatan jumlah daun.

Page 5 of 18 | Total Record : 178