cover
Contact Name
Sukmawati
Contact Email
lppm@mail.unasman.ac.id
Phone
+6285213633358
Journal Mail Official
agroterpadu@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pertanian Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar Jl. Budi Utomo No. 2 Manding Polewali Manda
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Agroterpadu
ISSN : -     EISSN : 28296168     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/ja.v3i2 [Add to Citavi
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroterpadu adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu pertanian mencakup Agronomi, Manajemen dan Produksi, Sosial Ekonomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, Ekologi, Fisiologi Tanaman, Genetika dan Pemuliaan, Teknologi Benih, dan Bioteknologi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Agroterpadu terbit tiga kali dalam setahun yaitu Maret, Juli dan November. Jurnal Agroterpadu mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian. Naskah yang diajukan adalah naskah Asli (tidak plagiat) dan belum pernah dipublikasikan.
Articles 178 Documents
Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Kelompok Wanita Tani KWT (Studi Kasus KWT Teratai Pengolahan Ikan Bandeng) Desa Rappang Barat Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar Nurhaliza, Siti; Manggabarani, Ishak; Siadina, Siadina
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5666

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dan desa selalu dikaitkan dengan berbagai permasalahan seperti kemiskinan, akses terhadap kebutuhan hidup yang layak, kesenjangan sosial, institusi yang tidak efisien, dan kemandirian masyarakat pedesaan. Perempuan dianggap sebagai contoh permasalahan masyarakat di tingkat pedesaan. Menariknya, banyak sekali permasalahan yang mereka hadapi di segala aspek kehidupan sehingga menjadi pusat perbincangan. Baik itu bidang politik, ekonomi, hukum, maupun bidang sosial budaya. Metode ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif. Pendekatan deskriptif merupakan analisis data yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data, mengelola data, dan menyajikan data observasi sehingga orang lain mudah memperoleh gambaran pokok bahasan secara utuh. Berdasarkan hasil survei kuesioner terhadap informan, evaluasi pemberdayaan perempuan melalui Program Kelompok Wanita Tani dikatakan berhasil, dan meskipun kurang lebih tiga tahun telah berlalu sejak program ini diluncurkan, dampaknya masih sangat rendah . Pemberdayaan Perempuan melalui KWT merupakan program yang membantu perempuan petani mengembangkan potensi, memperluas pengetahuan, serta menanamkan rasa tanggung jawab dan semangat.
ANALISIS PEMASARAN TOMAT DI PASAR SENRAL PEKKABATA KELURAHAN PEKKABATA KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Haswinda Haswinda; Muh. Arman Yamin Pangala; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3274

Abstract

Penelitian dilakukan di Pasar Sentral pekkabata selama tiga bulan dari bulan Oktober hingga Desember 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran tomat. Volume margin di setiap saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran tomat di saluran pemasaran. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara purposive (sengaja)dan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis margin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Di Pasar sentral Pekkabata terdapat dua saluran pemasaran tomat yaitu saluran pertama petani - pengecer - konsumen dan saluran kedua petani - pengepul - pengecer – konsumen. Dan margin Saluran I Rp 3.000 dan Saluran Pemasaran II Rp 4.000. Sedangkan efisiensi Saluran Pemasaran I sebesar 1,40% dan Saluran Pemasaran II sebesar 95,45%.Kata kunci: analisis, pemasaran, margin, tomat
EFEKTIFITAS PUPUK NPK PHONSKA PLUS PADA TANAH PODSOLIK DENGAN PENAMBAHAN SEKAM BAKAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM)
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i2.4092

Abstract

Bawang merah ( Allium ascalonicum L ) merupakan salah satu jenis komoditas hortikultura yang banyak dibutuhkan terutama sebagai pelengkap bumbu masak guna menambah cita rasa dan kenikmatan masakan. Selain itu bawang merah juga dapat dijual dalam bentuk olahan seperti minyak atsiri dan bawang goreng. Ditingkat Provinsi khususnya Provinsi Sulawesi Barat Produksi bawang Merah Tahun 2019 hanya mencapai 507 ton, produksi ini turun sekitar 6,8 % bila dibandingkan pada tahun 2018 produksi mencapai 544 ton. Dari segi produktifitas rata-rata hanya mencapai 3,93 ton/ha, sedangkan ditingkat kabupaten khususnya kabupaten Mamasa hanya mencapai 16 ton dengan produktifitas 2 ton/ha dan luas penen hanya mencapai 8 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektifitas pupuk NPK ponska plus pada tanah podsolik dengan penambahan sekam bakar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilakukan di Desa Orobua Kecamatan Sesenapadang Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat dan  Pelaksanaan Penelitian ini  pada bulan April Tahun 2022 sampai pada bulan Juli Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari tuju pertlakuan yaitu Tanpa perlakuan (control), Pupuk NPK phonska plus 2,2 gram/tanaman, pupuk NPK phonska plus 2,7 gram/tanaman, pupuk NPK phonska plus 3,2 gram/tanaman, pupuk NPK phonska 2,2 gram/tanaman + sekam bakar 150 gram/tanaman, pupuk NPK phonska plus 2,7 gram/tanaman + sekam bakar 150 gram/tanaman, pupuk NPK phonska plus 3,2 gram/tanaman + sekam bakar 150 gram/tanaman.
RESPON PEMBERIAN PAKAN Azolla Microphylla TERHADAP PRODUKTIVITAS ITIK LOKAL BERDASARKAN SISTEM PERKANDANGAN INTENSIF
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 1 (2024): Volume 3, Nomor 1, April 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i1.4234

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penambahan Azolla Microphylla terhadap performa dan level pemberian pada itik. Metode penelitian ini adalah menggunakan sistem perkandangan intensif dengan rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) denngan menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan, dimana masing-masing perlakuan menggunakan 5 ekor itik yang berusia 1 bulan. Sehingga jumlah itik yang digunakan yaitu 60 ekor. Hasil penelitian ini adalah pemberian pakan Azolla microphylla tidak berpengaruh nyata terhadap parameter konsumsi pakan dan FCR dan berpengaruh nyata pada parameter PBB dan PBB mingguan. Hasil dari penelitian ini adalah Diketahui bahwa dengan pemberian pakan Azolla microphylla tidak berpengaruh nyata terhadap parameter konsumsi pakan dan FCR tetapi berpengaruh sangat nyata pada parameter PBB (pertambahan bobot badan) harian dan PBB (pertambahan bobot badan) mingguan. Kesimpulan penelitian ini adalah persentase penambahan Azolla microphylla sebanyak 20% diketahui sangat berpengaruh nyata terhadap PBB (pertambahan bobot badan) harian dan PBB (pertambahan bobot badan) mingguan. 
EKSPLORASI TRICHOKOMPOS KOTORAN KAMBING DAN JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Joesviawati Arruan Solo; Hasanuddin Kandatong; Hikmahwati Hikmahwati
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3089

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Darma Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat berlangsung pada bulan Agustus sampai bulan Oktober 2021, bertujuan untuk mempelajari tingkat keberhasilan pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah dengan pemberian Trichokompos kotoran kambing dan jerami padi. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan factor perlakuan penggunaan limbah organic kotoran kambing dan jerami padi yang terdiri dari TK1 : Kotoran Kambing = 80 gram / tanaman TK2 : Kotoran Kambing = 100 gram / tanaman TK3 : Limbah Jerami Padi = 80 gram / tanaman TK4 : Limbah Jerami Padi = 100 gram / tanaman TK5 : Kotoran Kambing + Limbah Jerami Padi = 80 gram / tanaman TK6 : Kotoran Kambing + Limbah Jerami Padi = 100 gram / tanaman Setiap perlakuan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 18 unit penelitian, setiap unit terdapat 16 tanaman sehingga tanaman yang digunakan sebanyak 288 tanaman.Hasil pengamatan dan analisis data statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat salah satu perlakuan eksplorasi Trichokompos kotoran kambing dan jerami padi yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Keywords: Trichokompos Kotoran Kambing, Trichokompos Jerami Padi, bawang merah
PENGARUH FAKTOR SOSIAL PETANI TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN JAGUNG (Zea mays L.) DI DESA BULO KECAMATAN BULO KABUPATEN POLEWALI MANDAR. hasnani hasnani; Arman Yamin Pagala; Siadina Siadina
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3727

Abstract

Pengaruh Faktor Sosial Petani Terhadap Peningkatan Pendapatan Jagung (Zea mays L.) Di Desa Bulo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar Oleh HASNANI. Muhammad Arman Yamin Pagala dan Siadina mengawasi proyek tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bulo Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani jagung dan bagaimana pengaruh faktor sosial terhadap peningkatan pendapatan petani jagung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan metode pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Jenis dan sumber data diperoleh dengan menggunakan data primer dan data sekunder.
Pengaruh Pemberian Pupuk Bioboost dan Pupuk Kompos Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L)
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i3.4213

Abstract

 Penelitian ini dilakukan di Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar yang berlangsung pada Bulan Januari sampai Mei tahun 2023.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari Pengaruh Pemberian Pupuk Bioboost Dan Pupuk kompos Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah Pupuk Bioboost (B) yang terdiri dari tiga taraf yaitu :, antara lain : B0: Kontrol, B1              : 5 ml/Liter air, B2  : 5 ml/Liter air,  Faktor kedua terdiri 3 taraf antara lain K1   : Kompos Eceng Gondok 1 kg/plot , K2 : Kompos Eceng Gondok 2 kg/plot, K3 : Kompos Eceng Gondok 3 kg/plot. Hasil penelitian tentang Pengaruh Pemberian Pupuk Biobost dan Kompos Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Pengaruh Pemberian Pupuk Biobost dan Kompos Eceng Gondok  Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter pengamatan. Pengaplikasian tanpa pemberian pupuk biobost dan dosis kompos eceng gondok 1 kg/plot (B0K1) memberikan hasil terbaik pada parameter tingi tanaman dengan nilai 72,00 cm, dan pada parameter jumlah daun perlakuan pupuk biobost 5 ml/liter air dan kompos eceng gondok 2 kg/plot memberikan hasil terbaik dengan nilai 611,33 helai. perlakuan pupuk biobost 10 ml/liter air dan kompos eceng gondok 3 kg/plot (B2K3) memberikan hasil terbanyak pada parameter jumlah polong dan hasil terberat pada parameter berat polong per petak dengan nilai 113,33 polong dan 14,23 g. Sedangkan pada parameter berat 100 biji perlakuan pupuk biobost 10 ml/liter air dan kompos eceng gondok 1 kg/plot (B2K1) memberikan hasil dengan nilai 2,17 g.
Pengaruh dosis dan interval pemupukan unsur hara makro phospor P (SP36) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max l.)
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 1 (2024): Volume 3, Nomor 1, April 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i1.4308

Abstract

Kedelai merupakan salah satu bahan pangan terpenting ketiga di Indonesia setelah beras dan jagung. Kedelai berperan sebagai sumber protein nabati. Hal ini sangat penting dari segi peningkatan gizi manusia karena aman bagi kesehatan dan relatif murah dibandingkan dengan sumber protein hewani. Tanaman kedelai juga merupakan tanaman dengan konsumsi kalsium, kalium, natrium, besi dan fosfor tertinggi di Indonesia. Survei dilakukan di Desa Salubalo, Kecamatan Sumarolong, Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan pertumbuhan dan produktivitas kedelai dengan pemberian unsur hara utama berupa fosfor (P). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu dosis dan interval. Elemen pertama adalah dosis, yang terdiri dari tiga tingkatan: masing-masing 4 gram, 6 gram dan 8 gram untuk dua aplikasi pertumbuhan. Elemen kedua adalah interval, yang terdiri dari tiga tahap: 2 minggu, 3 minggu, dan 4 minggu. Analisis statistik menunjukkan bahwa interaksi antara dosis pupuk fosfor tinggi (P) dan interval aplikasi nyata untuk parameter berikut: tinggi tanaman, waktu berbunga, jumlah cabang, jumlah polong isi, jumlah polong kosong dan biji. untuk tidak berpengaruh. Berat per 100 biji. Hasil penelitian dan analisis statistik menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: Interaksi antara takaran aplikasi dan selang waktu aplikasi pupuk P cukup baik dengan takaran aplikasi 3 gram saja untuk berat benih per 100 biji per tanaman. Tinggi tanaman, jumlah cabang, waktu berbunga, jumlah polong berisi dan jumlah polong hampa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan ini,dan interval waktu pemberian pupuk phosphor juga tidak terdapat pengaruh nyata.
EFEK PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM RAS PETELUR TERHADAP PRODUKTIVITAS AYAM RAS PEDAGING Patric Vicardo; Andi Tenri Bau Astuti Mahmud; Santi Santi
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian tepung cangkang telur ayam ras petelur terhadap produktivitas ayam ras pedaging. Peneletian dilaksanakan bulan Januari - Maret 2021 di kandang percobaan Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar Sulawesi Barat. Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dengan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 kombinasi perlakuan. Masing-masing terbagi atas perlakuan P0 (pakan komersial), P2 (pakan komersial + tepung cangkang telur 2%), P3 (pakan komersial + tepung cangkang telur 4%) dan P3 (pakan komersial + tepung cangkang telur 6%). Hasil uji Duncan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap produktivitas yang diantaranya konsumsi pakan, bobot badan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan, namun parameter lain tidak mengalami pengaruh yang signifikan seperti konsumsi air minum dan mortalitas. Penelitian ini menemukan bahwa perlakuan terbaik pada P3 (pakan komersial + 6% tepung cangkang telur) dengan nilai konsumsi pakan 666,81 (g/ekor/minggu), konsumsi air minum 290,51 (g/ekor/minggu), BB 2641,01 (g/ekor/minggu), PBB 736,79 (g/ekor/minggu) dan FCR 1,64 (g/ekor).
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK SIFAT FISIK TANAH UNTUK EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN KOPI DI DATARAN MENENGAH DI POLEWALI MANDAR STUDI KASUS DI DESA KURRAK KECAMATAN TAPANGO Irma Ang Raeni; Harli A Karim; Hasanuddin Kandatong
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3516

Abstract

Pemelihara eksklusif untuk produksi tanaman kopi adalah Kabupaten Polewali Mandar. Satu-satunya daerah yang bergerak dalam produksi biji kopi adalah Kabupaten Tapango. Salah satu kota yang menjadi fokus pembangunan adalah Desa Kurrak. Desa Kurrak terletak 400 meter di atas permukaan laut pada tahun berjalan. Area Perkebunan Kopi 2020 di Desa Kurrak 100 hektar seluruhnya. Evaluasi suatu lahan sangat penting untuk mencapai tingkat produktivitas yang tinggi. Tujuannya adalah untuk memahami karakteristik fisik lahan yang cocok untuk budidaya kopi guna meningkatkan produktivitas tanaman kopi yang terakhir daripada yang sebelumnya. Penelitian dilaksanakan di Desa Kurrak, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, pada bulan Maret sampai Mei 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling, observasi, dan survei. Wawancara, analisis data, atau tes laboratorium. Hasil penelitian aspek fisik laut dilakukan di Laboratorium Uji Universitas Hasanuddin Makassar. Sifat fisik wilayah studi tidak mempengaruhi hasil kedai kopi. Karakteristik penataan ruang yang efektif, batuan permukaan, dan tekstur di daerah penelitian tanah sangat sesuai (S1), agak sesuai (S2), dan sangat sesuai (S3) untuk konsumsi kopi.

Page 2 of 18 | Total Record : 178