cover
Contact Name
Faturachman Alputra Sudirman
Contact Email
fatur@uho.ac.id
Phone
+628233736038
Journal Mail Official
pamarenda@uho.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo, Kampus Baru Jl, H.E.A. Mokodompit, Kota Kendari, 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
PAMARENDA: Public Administration and Government Journal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27983838     DOI : 10.52423
Core Subject : Social,
PAMARENDA: Public Administration and Government Journal is a peer-reviewed journal published by the Department of Government Science, Faculty of Social and Political Science, Universitas Halu Oleo. Published three times a year in March, July, and November. PAMARENDA: Public Administration and Government Journal publish various concepts of thinking or ideas and the research in the following topics 1) State and Governance, 2) Policy and public services, 3) Government innovation, 4) Local Government and Public Policy, 5) Political and Government, and 6) State and Development.
Articles 32 Documents
Dinamika Kebijakan dan Implementasi Program Desa Maju: Studi Literatur dan Rekomendasi Kebijakan Sri Nurindah Sari Arsyad; Badu Ahmad
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.37

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi Program Desa Maju di Indonesia dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Merilee Grindle sebagai kerangka analisis. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi efektivitas program, serta mengukur sejauh mana program ini mencapai tujuannya dalam konteks pembangunan desa. Data dikumpulkan melalui metode kajian literatur yang ekstensif dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi yang komprehensif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kendala finansial, keterbatasan sumber daya manusia, dan kompleksitas birokrasi merupakan hambatan utama yang menghalangi efektivitas implementasi program. Selain itu, kurangnya dukungan politik dan ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan kondisi lokal turut mempersulit pencapaian hasil yang diharapkan. Berdasarkan temuan ini, penelitian menyarankan peningkatan kapasitas lokal melalui pelatihan dan pendidikan, penyederhanaan prosedur birokrasi, serta penguatan alokasi anggaran sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keberhasilan program di masa mendatang
Penanganan Sampah Rumah Tangga: Studi Deskriptif tentang Strategi Dinas Lingkungan Hidup di Kabupaten Buton Tengah Auliah Nanang Nuraeni; Muh Amir; Rekha Adji Pratama; Dewi Anggraini
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.38

Abstract

Tujuan penelitian ini tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Dinas Lingkungan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Rumah Tangga di Kabupaten Buton Tengah. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Tengah belum maksimal dalam melakukan strategi penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga dikarenakan berdasarkan Peraturan Bupati Buton Tengah Nomor 28 Tahun 2018 tersebut bahwasanya strategi Daerah Kabupaten Buton Tengah dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan sampah sejenis rumah tangga menerapkan lima  strategi yang ada yaitu Pemilahan, Pengumpulan, Pengangkutan, Pengolahan, dan Pemrosesan Akhir namun dalam peraturan tersebut  pihak dinas lingkungan hidup hanya satu strategi yang terealisasikan yaitu strategi pengangkutan (jemput angkut buang), Dikarenakan tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tidak adanya sarana dan prasarana, kurangnya petugas sampah, minimnya dana anggaran sehingga menyebabkan  empat strategi di atas tidak terlaksana akan tetapi dalam pelaksanaan strategi pengangkutan pihak Dinas Lingkungan Hidup Buton Tengah belum optimal hal ini dapat di lihat dari Kecamatan Mawasangka timur dan Kecamatan Sangia Wambulu yang sampai saat ini tidak mempunyai fasilitas armada pengangkutan sampah, yang menyebabkan dampak yang besar dua kecamatan tersebut yang di mana adanya tumpukan sampah di pinggir jalan dan adanya tumpukan sampah di laut.
Studi Deskriptif Collaborative Governance di Wakatobi: Implikasi untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Erfan Saputra; Saidin Saidin; Faturachman Alputra Sudirman
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Collaborative Governance dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Wakatobi. penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisis secara deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan informan Kepala bidang pendapatan I (BAPENDA) Kabupaten WakatobI dan Dua  (2) mitra yang melakukan kerja sama yaitu, Wakatobi Dive Resort,  Patuno Resot tersebut secara purposive sampling kemudian di dukung dengan Observasi dan Dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa collaborative governance dalam peningkatan pendapatan asli daerah kabupaten Wakatobi(studi pada badan pendapatan daerah kabupaten Wakatobi dilihat dari 3 aspek yaitu Principled Engagement (keterlibatan berprinsip), Shared Motivation (motivasi bersama), dan Capacity for Joint Action (kapasitas untuk tindakan bersama). Dari aspek keterlibatan berprinsip peneliti menyimpulkan bawah keterlibatan berprinsip belum terlaksana dengan maksimal yang dimana masih kurangnya kepercayaan antara pihak BAPENDA dengan sebagian mitra kerjasama dalam peningkatan pendapatan asli daerah di Kabupaten Wakatobi. Selanjutnya Pada aspek motivasi bersama peneliti menyimpulkan bawah motivasi bersama sudah  terlaksana dengan baik dikarenakan pada semua  aspek mulai dari rasa saling percaya, pengertian, legitimasi internal, serta komitmen sudah berjalan sesuai dengan yang diinginkan dan sesuai dengan regulasi yang ada.
Implementasi Absensi Online Terhadap Peningkatan Disiplin Kerja di Sektor Publik : Studi Badan Keuangan Daerah Konawe Selatan Yesi Riski Sukmawati; Muh Nasir; Wd. Srijuna Ramayana
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi absensi online dalam meningkatkan  disiplin kerja aparatur sipil Negara pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan Metode wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi absensi online dari variabel implementasi dikatakan belum berjalan dengan baik karena masih ada beberapa indikator  yang masih lemah, yaitu pada indikator Sumber daya dinilai masih kurang cukup efektif karena pada sarana dan prasarananya masih ada kekurangan seperti pada aplikasi absensi online yang masih sering mengalami eror. Indikator disposisi dianggap belum stabil dikarenakan aplikasi ini masih rentan terhadap rujukan seperti titip absen, aplikasi ini juga diharapkan bisa dikembangkan lebih lanjut agar dapat memantau lokasi karyawan dikantor setelah absen kehadiran. Dan indikator Struktur birokrasi belum berjalan cukup efektif dikarenakan belum sesuai dengan SOP yang ada. Sedangkan pada variabel disiplin,indikator yang masih dianggap lemah yaitu pada indikator balas jasa dikarenakan pada penerapan absensi online jika ada pegawai ASN yang datang terlambat tetap masuk hadir pada absensi manual sehingga pada pemberian balas jasa tetap diberi 100%. Sanksi hukuman yang belum cukup tegas untuk pegawai yang sudah datang terlambat tetapi masih diberi keterangan hadir diabsensi manual.
Efektivitas Penerapan Layanan Sistem Informasi Pendidik Tenaga Kependidikan (Simpatika) di MTs Negeri 1 Kolaka Nur Madiah; Abdul Sabaruddin; Yudi Agusman
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Layanan Sistem Informasi Pendidik Tenaga Kependidikan (Simpatika) di Sekolah Mts Negeri 1 Kolaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa  Efektivitas Penerapan Layanan Sistem Informasi Pendidik Tenaga Kependidikan (Simpatika) pada Sekolah Mts Negeri 1 Kolaka. Masih belum berjalan dengan efektif. Penyebab dari Penerapan Layanan Sistem Informasi Pendidik Tenaga Kependidikan (Simpatika) pada Mtsn 1 Kolaka, tidak berjalan dengan efektif adalah kurangnya pemahaman dan pengetahuan dari Pendidik dan Tenaga Pendidik (PTK) yang ada di Mtsn 1 Kolaka, dalam penggunaan Sistem Informasi Pendidik Tenaga Kependidikan (Simpatika) yang berbasis online. Kemudian tidak adanya pelatihan sebelumnya yang di lakukan oleh pihak sekolah maupun Kementerian Agama Kolaka dalam penggunaan Sistem Informasi Pendidik Tenaga Kependidikan (Simpatika). Mengakibatkan sulitnya Pendidik dan Tenaga Pendidik (PTK) mendapatkan pelayanan pada sistem Simpatik, dan keterlambatan dalam mengisi data ataupun dokumen yang di minta pada layanan sistem Simpatik.
Peran Pemerintah Kota Denpasar dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Konservasi SDA: Kebijakan dan Strategi I Gusti Nyoman Agung; Ni Putu Tirka Widanti; Ida Ayu Putu Sri Widnyani; Sayang Bidul
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.46

Abstract

Kota Denpasar, sebagai ibu Kota Provinsi Bali, menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan hidup dan konservasi sumber daya alam akibat pertumbuhan populasi dan aktivitas pembangunan yang intensif. Dalam konteks ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk menerapkan strategi pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan praktik modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pemerintah daerah dalam mengatasi pencemaran, pengelolaan limbah, dan keterlibatan masyarakat dalam konservasi sumber daya alam. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Denpasar telah meluncurkan berbagai inisiatif, termasuk program edukasi masyarakat dan proyek pertanian perkotaan yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya. Namun, tantangan seperti rendahnya kesadaran publik dan keterbatasan sumber daya menjadi kendala. Kesimpulannya, untuk mencapai keberlanjutan yang diinginkan, diperlukan peningkatan dalam keterlibatan masyarakat dan dukungan kebijakan yang lebih kuat dari pemerintah.
Analisis Kepemimpinan Lurah dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai : Studi di Kelurahan Kumoro Amelia, Resky; Arafat, Arafat; Agusman, Yudi
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan Lurah dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kelurahan Kumoro Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini sebanyak 9 orang. Teknik pengumpulan data adalah observasi langsung, wawancara langsung. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Kepemimpinan Lurah Kumoro Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka selalu tenang dan berpikiran positif dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi oleh Masyarakat dan Pegawai. Kepemimpinan tidak hanya cukup jika hanya memiliki jiwa tenang dan berpikiran positif jika tidak dibarengi rasa simpati yang dimiliki oleh pemimpin. Kepemimpinan Lurah Kumoro sebagai pemimpin yang mudah berkomunikasi dilihat dari kesediaan beliau untuk diajak berkomunikasi jika ada sesuatu hal yang ingin disampaikan pegawai kepada beliau. Pegawai yang mempunyai keluhan kepada Lurah mengenai beberapa hal termasuk pada persoalan yang menyangkut tugas dari masing-masing pegawai maka Lurah dalam hal ini mampu menjadi pendengar yang baik serta memberikan arahan dan motivasi agar pegawai dapat bekerja dengan baik. Lurah Kumoro merupakan pemimpin yang mampu menjaga perasaan pegawainya yang bisa dilihat dari kesiapannya untuk ditemui kapan saja jika ada masyarakat ataupun pegawai yang ingin menyampaikan sesuatu dengan bertemu langsung dengan Lurah.
Analisis Teori Perundang-Undangan: Toetsingrecht dalam Tradisi Hukum Eropa Kontinental dan Judicial Review dalam Tradisi Anglo-Saxon Putri, Akasyah Amalia; Hamdani, Airell Muhammad; Perdana , Zaki Akhtar; Kumbara, Rasyid Wiratama; Garozy, Husein Muhaemin; Utami , Tanti Kirana
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.47

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi perbedaan antara lembaga Toetsingrecht di negara-negara tradisi hukum kontinental dan lembaga pengujian yudisial dalam budaya hukum Anglo-Saxon. Toetsingrecht sebagaimana yang telah dipraktikkan di sejumlah negara Eropa, memungkinkan pengadilan untuk menguji konstitusionalitas peraturan perundang-undangan di bawahnya. Namun, peninjauan yudisial dalam sistem hukum Anglo-Amerika, dan Amerika Serikat pada khususnya, merupakan proses di mana pengadilan dapat meninjau dan membatalkan undang-undang yang bertentangan dengan konstitusi. Dengan demikian, artikel ini bertujuan untuk menyoroti persamaan dan perbedaan mendasar, di mana tradisi hukum di beberapa negara memiliki sifat seperti itu, tatanan legislatif dan perlindungan hak asasi manusia memiliki hubungan yang sistematis. Penelitian ini diyakini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai ruang lingkup di mana kedua sistem hukum ini beroperasi, dimensi tinjauan atas kekuasaan legislatif, dan keseimbangan nilai-nilai demokrasi.
Paradigma Baru Pengelolaan Sampah: Peran Budaya Organisasi dan Kapabilitas Dinamis dalam Program Bank Sampah Wandira, Rezky Surya; Susanti, Gita; Hans, Amril
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.49

Abstract

Pengelolaan sampah yang efektif menjadi tantangan besar di kota-kota berkembang, termasuk Kota Makassar, dengan meningkatnya volume sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan dynamic governance dalam pengelolaan Bank Sampah di Kota Makassar melalui budaya organisasi, kapabilitas dinamis, dan perubahan yang terjadi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, melibatkan informan dari Dinas Lingkungan Hidup, pengelola Bank Sampah, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang mengedepankan kolaborasi, transparansi, dan partisipasi aktif masyarakat didukung oleh edukasi dan koordinasi yang berkelanjutan. Kapabilitas dinamis tercermin dalam thinking ahead (inovasi seperti penukaran sampah dengan emas), thinking again (evaluasi rutin untuk adaptasi strategi), dan thinking across (kolaborasi lintas sektor). Program Bank Sampah telah mengurangi volume sampah ke TPA, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memberikan manfaat ekonomi. Namun, tantangan seperti rendahnya peran serta masyarakat dan koordinasi antar-lembaga masih ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan dynamic governance mendukung keberlanjutan pengelolaan sampah melalui kolaborasi multi-sektoral dan perubahan pola pikir kolektif. Keberhasilan memerlukan komitmen lintas sektor yang lebih kuat, dengan edukasi dan inovasi berkelanjutan sebagai kunci keberlanjutan program.
Tipologi Inovasi dalam Layanan Publik : Implementasi dan Tantangan Mall Pelayanan Publik di Kabupaten Sinjai Megawati, Megawati; Ahmad, Badu; Rusdi, Muhammad
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi pada Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Sinjai berdasarkan lima tipologi inovasi: produk/layanan, proses pelayanan, metode pelayanan, kebijakan, dan sistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk di MPP Sinjai meliputi digitalisasi layanan, seperti aplikasi mobile, sistem antrian berbasis teknologi, dan kios interaktif, telah mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik sekaligus meningkatkan kenyamanan dengan fasilitas tambahan. Dalam aspek proses, digitalisasi alur kerja berhasil meningkatkan efisiensi dan transparansi. Pada metode pelayanan, pendekatan layanan satu atap memungkinkan integrasi berbagai layanan publik dalam satu lokasi, sementara aplikasi elektronik memperluas jangkauan layanan. Kebijakan inovatif mendukung transparansi dan inklusivitas, memastikan akses bagi kelompok rentan. Keberhasilan inovasi sistem di MPP Sinjai tercermin dari integrasi layanan antar instansi melalui teknologi digital yang mempercepat alur kerja dan meningkatkan partisipasi publik. Namun, koordinasi antarinstansi dan hambatan budaya organisasi masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Penelitian mendatang dapat mengeksplorasi dampak inovasi ini terhadap kepuasan masyarakat, strategi mengatasi kesenjangan digital, dan studi komparatif dengan MPP di wilayah lain guna memahami praktik terbaik dan tantangan serupa.

Page 3 of 4 | Total Record : 32