cover
Contact Name
Abdul Rahman
Contact Email
alliri@unm.ac.id
Phone
+6282394977366
Journal Mail Official
alliri@unm.ac.id
Editorial Address
Kampus Gunungsari Baru Jl. A.P. Pettarani Makassar Prodi Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
ALLIRI: Journal of Anthropology
ISSN : 26849925     EISSN : 26849925     DOI : https://doi.org/10.26858
Core Subject : Humanities, Social,
ALLIRI: Journal of Anthropology providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about the results of ethnographic/qualitative research on certain topics and is related to ethnic/social groups in Southeast Asia, particularly in Indonesia; This article is a detailed discussion of applied and collaborative research with strong involvement between the author and the subject of collaborators in implementing intervention programs or other development initiatives that emphasize social, political and cultural issues; A theoretical writing that outlines the social and cultural theories related to the theoretical discourse of anthropology; Finally, the article is a critical review of anthropological references and other ethnographic books that must be published in at least the last 3 years. Published by Prodi Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar.
Articles 116 Documents
PANRE BESSI DI KELURAHAN MASSEPE KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Patahuddin .
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 No.1 Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Alur pemasaran dan jenis-jenis peralatan yang di produksi oleh panre bessi di Kelurahan Massepe. 2). Dampak keberadaan panre bessi terhadap perekonomian keluarga di Kelurahan Massepe. 3). Hubungan sosial budaya antara panre bessi di Kelurahan Massepe. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Alur pemasaran dan jenis-jenis produksi, Untuk melakukan suatu pekerjaan yang terlebih dahulu panre bessi menyiapkan bahan, adapun bahan utama yang digunakan panre bessi di Kelurahn Massepe yaitu besi. Mereka biasanya mendapatkan besi dari pengusaha yang di bawah langsung ke rumah panre bessi. Besi ini biasanya dikirim dari Kalimantan. Adapun jenis-jenis yang di produksi oleh panre bessi di Kelurahan Massepe yaitu, pisau, parang, sabit, cangkul, kapak dan linggis. 2). Keberadaan panre bessi terhadap perekonomian keluarga, dengan adanya panre bessi di Kelurahan Massepe mereka sudah dapat memenhi kebutuhan keluarganya, mulai dari bisa memenuhi kehidupan hari-hari sampai dengan biaya sekolah anak-anak mereka. Namun ada juga yang lebih memilih untuk mendapatkan menghasilan tambahan dengan cara mencari pekerjaan lain seperti bertani, jual besi, atau usaha las. 3). Hubungan sosial budaya panre bessi di Kelurahan Massepe, seperti yang telah dilihat langsung oleh peneliti, bahwa kehidupan sosial masyarakat pada Kelurahan Massepe yaitu seperti kehidupan desa pada umumnya, yang dimana saling mengenal dengan tetangganya. Mengapa saya mengatakan demikian karena saya melihat langsung kalau mereka saling mengenal satu sama lain terbukti dari misalnya tau nama tetangga, pekerjaan dan saling bertegur sapa ketika bertem. Adapun budaya yaitu seperangkat pengetahuan manusia yang digunakan untuk memahami lingkungannya demi untuk kebutuhan keluarganya. Masyarakat Massepe saling menguntungkan, butinya saja ada yang jual besi untuk diolah oleh panre bessi, ada yang bikin pegangan pisau yang terbuat dari kayu.   
AMMOTERE ABBAJI ; STUDI TENTANG PENERIMAAN KELUARGA PIHAK PEREMPUAN DI KECAMATAN TOMPOBULU KABUPATEN GOWA Sri Wulandari; St Junaeda
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 No.2 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Apa dampak yang ditimbulkan dari kasus ammotere abbaji di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa (2) Bagaimana proses  penerimaan keluarga dari pihak perempuan dalam proses ammotere abbaji di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observas, wawancara dan dokumentasi yang melibatkan beberapa informan. Hasil dari penelitian ini menunjukan : (1) Untuk mengetahui dampak seperti apa yang ditimbulkan akibat  Khasus Ammotere Abbaji di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa, Dampak ammoterek abbaji bagi  keluarga. Akan tetapi dengan dilaksanakannya ammotere abbaji khususnya di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa silariang ini dapat kembali ke keluarga sehingga hubungan keluarga di dalamnya dapat kembali harmonis (2) Untuk mengetahhui bagaimana proses penerimaan pihak keluarga dari perempuan di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa  
PERAN PEMUDA DALAM MELESTARIKAN PERMAINAN TRADISIONAL DAN LAGU-LAGU SUKU MANDAR Zulfa .
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 3, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Apa yang melatari sehingga pemuda mengambil peran dalam pelestarian Permainan Tradisional dan Lagu-Lagu Suku Mandar, (2) Bagaiamana upaya pemuda dalam melestarikan dan mempertahankan Permainan Tradisional dan Lagu-Lagu Suku Mandar, (3) Bagaimana bentuk dukungan masyarakat dan pemerintah setempat terhadap upaya pemuda dalam melestarikan Permainan Tradisional dan Lagu-Lagu Suku Mandar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan individu sebanyak 10 (Sepuluh) orang informan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Alasan pemuda mengambil peran dalam pelestarian permainan tradisional dan lagu-lagu suku mandar khususnya di Desa Katumbangan dikarenakan perkembangan teknologi, semakin berkembangnya teknologi maka pemuda di Desa Katumbangan berinisiatif untuk tetap melestarikan budaya suku mandar. (2) Upaya pemuda dalam melestarikan dan mempertahankan permainan tradisonal dan lagu-lagu mandar khususnya di Desa Katumbangan yaitu dengan memanfaatkan teknologi, pemuda memanfaatkan sosial media khususnya sosial media youtube dengan membuat konten-konten tentang permainan tradisional dan mengcover lagu-lagu mandar kemudian menguploadnya di youtube, pemuda lebih memfokuskan youtube karena lewat youtube mereka bisa mendapatkan penghasilan. (3) Bentuk dukungan masyarakat dan pemerintah setempat terhadap upaya pemuda dalam melestarikan dan mempertahankan permainan tradisonal dan lagu-lagu mandar khususnya di Desa Katumbangan yaitu masyarakat dan pemerintah ikut berkomentar positif di sosial media, masyarakat dan pemerintah ikut membagikan konten-konten yang pemuda upload di sosial medianya masing-masing, masyarakat dan pemerintah turut menghadiri langsung kegiatan yang pemuda laksanakan, masyarakat dan pemerintah memfasilitasi tempat kepada pemuda untuk melaksanakan kegiatan.  
TINJAUAN INCE DALAM STRUKTUR KEKERABATAN KETURUNAN MELAYU DI KABUPATEN PANGKEP Rostina . ,; Mubarak dahlan .; Ibrahim . ,
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine: 1) the origin of the arrival of the Ince Malay descendants in Pangkep; 2) Ince's kinship system in Pangkep Regency; 3) The existence of Malay culture in the Ince Malay community in Pangkep. This research uses descriptive qualitative research. The research subjects are people who come from Ince Malay descent and members of the Ince/Intje Malay family bond community (IKRM). Then in the process of collecting data used observation techniques, interviews, and documentation. The results showed that: 1) The Ince title was a title given to the Malay nobility in Sulawesi. The beginning of the arrival of these descendants in Pangkep around the 16th century in 1561 which was marked by the arrival of the Chatib including Datuk Ri Bandang, Datuk Ri Tiro, and Datuk Patimang. At the time of his arrival the title Ince was already used as the identity of the Malay descent. They came with two missions, namely spreading Islam and trading. Starting from there, his staff who came from Malay aristocrats married girls in Lempangeng and spread to Parang-parang and Tekolabbua; 2) The kinship system adopted by the Ince Descendant Community is a Unilateral kinship system, namely the kinship system through only one line of relationship, namely through the patrilineal or patrilineal lineage. So who can give the title Ince to his name when his father is of Malay descent. In the kinship system, Ince descendants are free to marry non-Ince descendants. 3) The existence of Malay culture in the Ince Malay descendants has now begun to erode. Apart from the very distinctive name, there is also something that is believed by the Ince community in the form of ideas or ideas in the form of regulations, namely the prohibition of eating small shrimp (Ambari/Balacang).  
MA’PASILAGA TEDONG: DAYA TARIK WISATA PADA ACARA RAMBU SOLO’ DI PALLAWA’ KECAMATAN SESEAN KABUPATEN TORAJA UTARA Anioclara Massang Paerunan; Asmunandar .
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 No.1 Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses ma’pasilaga tedong di Pallawa’ Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara (2) daya tarik wisata dalam ma’pasilaga tedong pada acara rambu solo’ di Pallawa’ Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara (3) peran pemerintah dalam ma’pasilaga tedong pada acara rambu solo di pallawa’ Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) proses ma’pasilaga tedong dimulai dari diaraknya kerbau memasuki arena yang diikuti para suporternya menggunakan umbul-umbul dengan menyanyikan yel-yel yang mereka buat dengan di dahului oleh tim pengusung gong dan sejumlah wanita dari keluarga yang berduka ke lapangan yang berlokasi di rante.Tradisi ini dimulai dengan dua kerbau yang diadu dan menghantamkan tanduk masing-masing ke tanduk lawannya dan saling menjatuhkan satu sama lain. Kerbau yang dinyatakan kalah adalah kerbau yang berlari dari arena Mapasilaga Tedong. Ma’pasilaga tedong hanya boleh dilaksanakan oleh kaum bangsawan atau orang yang telah mang rapai’  
BUDAYA TELINGA DADOK PADA SUKU DAYAK KENYAH DI DESA BUDAYA PAMPANG KECAMATAN SAMARINDA UTARA Nadia Fadhila; Andi Ima Kesuma
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 No.2 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) makna tradisi Telinga Dadok pada suku Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang, (2) terjadinya dekadensi Telinga Dadok pada suku Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang, (3) faktor dekadensi Telinga Dadok pada suku Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif serta teknik pengumpulan data yaitu data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumen/dokumentasi dari informan, serta data sekunder yang diperoleh melalui literatur, jurnal-jurnal, buku, dan iklan. Serta teknik pengambilan sampel tertentu kemudian menunjuk sampel berikutnya, serta melibatkan beberapa informan yang terdiri dari masyarakat suku Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Telinga Dadok ini memiliki makna yang terkandung yaitu kita harus memiliki keberanian, kesabaran, dan rela berkorban dalam kehidupan ini. Akan tetapi terjadi pergesaran kebudayaan dimana berkurangnya masyarakat suku Dayak Kenyah yang memanjangkan telinganya.   
PEMANFAATAN TRANSPORTASI OJEK ONLINE (STUDI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR PELANGGAN GRABBIKE) Andi Maulana Mappeati
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 3, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; dampak transportasi ojek online (GrabBike) terhadap pola kehidupan mahasiswa UNM, Faktor yang mendorong mahasiswa UNM memilih transportasi ojek online (GrabBike), Nilai yang berubah dengan kehadiran Driver GrabBike dan mahasiswa UNM sebagai pelanggan GrabBike. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu, observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Dampak transportasi ojek online GrabBike terhadap mahasiswa Universitas Negeri Makassar dalam fenomena social budaya antropologis sangat bermanfaat dengan pola kehidupan mahasiswa, karena cara pemesanan yang praktis mahasiswa dapat bepergian kemana saja kemudian pelayanan dari driver GrabBike yang cepat, aman, nyaman serta tarif yang terbilang murah sehingga dapat mengatur waktu dan keuangan menjadi lebih efektif dan efisien. 2) Minat para mahasiswa Universitas Negeri Makassar sehingga menggunakan jasa transportasi ojek online, peran para Driver GrabBike yang mempunyai Sikap ramah serta pembahasan menarik sehingga membuat pelanggan merasa nyaman saat berkendara. 3) Nilai-nilai yang berubah yaitu hilangnya nilai solidaritas para mahasiswa yang biasanya bersama-sama menunggu angkutan umum seperti pete-pete yang dapat meningkatkan ikatan emosional sesama mahasiswa. Sedangkan nilai positifnya yaitu mahasiswa dapat termotifasi untuk ikut berprofesi sebagai driver GrabBike untuk menambah pengalaman dan penghasilan mereka.        
PERKEBUNAN TEH MALINO HIGHLAND DI KABUPATEN GOWA ( SUATU DESTINASI WISATA ) MAULIYANA, NUR
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 3, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Dampak sosial budaya yang terjadi pada kawasan objek wisata Malino Highland (2) Persepsi masyarakat dengan adanya parawisata Malino Highland (3) Strategi pemasaran yang dilakukan oleh pihak pengelola perkebunan teh Malino Highland. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif yang dianalisis dan dituliskan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan individu sebanyak 10 (sepuluh) orang informan.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Intensitas dan pelaku interaksi mempengaruhi perbedaan dampak ini, dari yang mengarah pada perubahan pandangan masyarakat akan budaya asing, perubahan nilai sosial dalam masyarakat lokal sampai pembelajaran budaya lokal oleh wisatawan. Hal ini memicu timbulnya dampak baik positif ataupun negatif pada kedua belah pihak. (2) Masyarakat lokal memiliki kedudukan yang sama pentingnya sebagai salah satu pemangku kepentingan (stakeholder) dalam pembangunan kepariwisataan, selain pihak pemerintah dan industri swasta. (3) adapun strategi pemasaran yang dilakukan pihak pengelola dengan cara membentuk tim marketing yang memang khusus untuk pemasaran. Dengan cara menyebarluaskan tentang perkembangan objek wisata yang terjadi di Malino Highland. Kata kunci: Malino, kebun teh, wisata
ANALISA DAMPAK PERNIKAHAN DINI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PALETEANG KABUPATEN PINRANG Eka Hasmayanti Baharuddin; Mubarak dahlan ,; Supriadi Torro .
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1.)  Penyebab terjadinya pernikahan dini di Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang mengetahui bagaimana 2.) Persepsi masyarakat terhadap pernikahan dini di Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang. 3.) Implikasi pernikahan dini terhadap pendidikan masyarakat di Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang. Penelitian  Ini mengunakan metode Penelitian Kualitatif Deskriptif. Dengan proses pengumpulan data dilakukan dengan cara Wawancara dan Dokumentasi. Dengan menganalisa apa saja dampak dalam pernikahan dini terhadap pendidikan anak tersebut. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa : 1.) Penyebab terjadinya pernikahan dini karena perjodohan orang tua, mereka dijodohkan dengan keluarga atau kerabat terdekat mereka untuk tetap menjaga tali silaturahmi dan menghindari perzinahan atau pergaulan bebas. 2.) Persepsi masyarakat terhadap pernikahan dini yaitu ada yang setuju, karena melindungi keluarga dari masa depan anak dan tidak setuju karena, ingin anak-anak itu melanjutkan pendidikannya dan mendapatkan pekerjaan yang layak.  3.) Implikasi pernikahan dini terhadap pendidikan anak yaitu munculnya pengangguran karena rendahnya pendidikan sehingga sulit untuk mencari pekerjaan kemudahan keretakan rumah tangga karena cenderung memiliki sifat yang masih labil. 
TRADISI PASSIDAKKA TAUMATE DI DESA BONTOMATE’NE KECAMATAN TURATEA KABUPATEN JENEPONTO Syamhidjrah . ,; St. Junaedah .
ALLIRI Journal of Anthropology Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 No.2 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menetahui (1) Bagaimana pandangan masyarakat tentang Tradisi Passidakka Taumate di Desa Bontomate’ne. (2) Mengapa tradisi passidakka taumate masih dipertahankan di Desa Bontomate’ne. (3) Apa nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi passidakka taumate di Desa Bontomate’ne. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan metode Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi dengan melibatkan informan. Berdasarkan hasil dilapangan menunjukan bahwa: 1). Pandangan masyarakat terhadap tradisi passidakka taumate mengatakan bahwa akan tetap dilaksanakan dan tetap dilestarikan karna dalam tradisi ini memiliki unsur untuk membantu dan memberi orang lain dengan ikhlas sehigga dapat mengurangi beban ekonomi bagi yang melaksanakan tradisi ini. 2). Eksistensi keberadaan tradisi passidakka taumate ini akan tetap ada dan tetap dilestarikan karena memiliki nilai kemanfaatan seperti membantu orang lain yang menjadi budaya yang turun temurun dari nenek moyang yang masih dilakukan oleh masyarakat. 3). Adapun beberapa nilai yang terkandung dalam tradisi passidakka taumate diantaranya gotong royong yang merupakan suatu sarana utuk berkumpulnya keluarga atau masyarakat, nilai kekerabatan yang dapat mempererat kekerabatan. Nilai sosial sebagai salah satu yang bermanfaat untuk dapat membantu orang lain dengan bertujuan bersedekah sehingga menimbulkan rasa sukacita, kerelaan hati untuk melaksanakan tradisi ini. Kata Kunci : Tradisi, Passidakka Taumate, Desa Bontomate’ne 

Page 6 of 12 | Total Record : 116