cover
Contact Name
Resti Nurmala Dewi
Contact Email
restinurmaladewi@gmail.com
Phone
+6281360927917
Journal Mail Official
rkl@che.usk.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala, Jl. Tgk. Syech Abdur Rauf No.7, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, INDONESIA
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JURNAL REKAYASA KIMIA & LINGKUNGAN
ISSN : 14125064     EISSN : 23561661     DOI : https://doi.org/10.23955/rkl.v18i2.34018
The Journal of Chemical Engineering and Environment is an open access journal that publishes papers on chemical engineering and environmental engineering. The following topics are included in these sciences: Food and biochemical engineering Catalytic reaction engineering Clean energy technology Environmental and safety technology Fundamentals of chemical engineering and applied industrial engineering Industrial chemical engineering Material science engineering Process and control engineering Polymer and petrochemical technology Membrane technology Agro-industrial technology Separation and purification technology Environmental modelling Environmental and information sciences Water and waste water treatment and management Material flow analysis Mechanisms of clean development
Articles 319 Documents
Assessment of the Water Quality of Jatiluhur Reservoir, the Downstream of Citarum Cascade River, Using Selected Physico-Chemical Parameters Corsita, Lieza; Arwin, Arwin; Muntalif, Barti Setiani; Salami, Indah Rachmatiah
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v10i1.2171

Abstract

Physico-chemistry and biological data were investigated from October 2010 until April 2011 of Jatiluhur reservoir. A total of six sampling stations were selected for this study. The discharge and hidrological data were obtained from Perum Jasa Tirta II Jatiluhur. The results showed that the hydrological regime in the reservoir Jatiluhur was affected by global phenomenon La Nina events in 2010 and early in 2011. Stream flows were determined during sampling to range from 78 to 482.5 m3/s. The water quality findings were as follows: pH (6.93-8.81), temperature (26.37-30.6C), dissolved oxygen (0.733-5.2 mg/l), conductivity (2.45-233mhos/cm), COD (7.36-96.9 mg/l), turbidity (4.063-65.6 NTU), total phosphate (0.002-0.324 mg/l), total nitrogen (0.99-5.96 mg/l), chlorophyl (2.237-43.37 mg/m3), visibility (30-160 cm). The eutrophication was pronounced at Jatiluhur reservoir. Canonical Correspendence Analysis found that some water quality parameters correlated positively with the discharge and the water level.
Kinetics of Phenol Degradation in Aqueous Solution Oxidized under Low Frequency Ultrasonic Irradiation Marwan, Marwan
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v10i1.2170

Abstract

Phenol is categorized as a refractory pollutant and its presence in water stream is strictly limited according to the government regulation. The present study investigated the degra-dation of phenol in aqueous solution by the effect of ultrasound. The process took place in a 500 ml glass reactor equipped with magnetic stirring and irradiated by low frequency (28 kHz) ultrasound from a horn type probe. Ultrasonic irradiation was found to enhance oxidation rates at ambient conditions, compared to other approaches. Optimum conditions were observed at a stirring speed of 400 rpm and temperature of 30 C in acidic solution. It was revealed that the phenol degradation was the first order kinetics with respect to phenol. A low value of the activation energy 6.04 kcal/mol suggested that diffusional steps were rate determining during the phenol decomposition. It also confirmed that phenol was mostly degraded in the film region and less occurred in the bulk solution.
Termodinamika Campuran Polipropilen/Karet Alam yang Ditambahkan Kompatibilizer Maleated Polypropylene Bahruddin, Bahruddin; Irdoni, Irdoni; Muhammad, Muhammad
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v10i1.2169

Abstract

Kajian terhadap aspek termodinamika suatu sistem campuran polimer-polimer diperlukan untuk mendapatkan informasi mengenai kemampuan pencampuran maksimal dan pemisahan fasa dari sistem campuran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan kemampuan pencampuran sistem karet alam (natural rubber, NR) dan polipropilen (PP) yang ditambahkan kompatibilizer Maleated Polypropylene (MAPP), dimana fasa NR tervulkanisasi dinamik dalam matrik PP dengan cross-link agent sulfur. Estimasi kemampuan pencampuran didasarkan pada energi bebas pencampuran yang dihitung dengan persamaan Flory-Huggins. Entalpi pencampuran dan volume molar masing-masing dihitung dengan persamaan van Krevelen dan metode Group Contribution Volume (GCVol). Parameter kelarutan juga dihitung menggunakan metode van Krevelen. Energi bebas pencampuran dihitung pada komposisi NR antara 0 sampai dengan 100% dan suhu 30oC. Proses vulkanisasi fasa NR dianggap menghasilkan jumlah molekul yang berikatan silang sebanyak 1113 dan terjadi secara monosulfidik. Komposisi MAPP divariasikan antara 0 sampai 10% massa, sedangkan jumlah gugus anhydrate (MA) dalam molekul MAPP berkisar antara 1 sampai 5% mol. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penambahan MAPP pada sistem campuran NR/PP dengan fasa NR tervulkanisasi dinamik hanya dapat menurunkan nilai energi bebas pencampuran, namun tidak mengubah sifat ketidakmampuan campurnya. Kadar MA dalam MAPP relatif tidak mempengaruhi kemampuan pencampuran sistem campuran tersebut.
A Comparative Study of Applying Active-Set and Interior Point Methods in MPC for Controlling Nonlinear pH Process Syafiie, Syam; Kwan, Chia Yaw
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v10i1.2168

Abstract

A comparative study of Model Predictive Control (MPC) using active-set method and interior point methods is proposed as a control technique for highly non-linear pH process. The process is a strong acid-strong base system. A strong acid of hydrochloric acid (HCl) and a strong base of sodium hydroxide (NaOH) with the presence of buffer solution sodium bicarbonate (NaHCO3) are used in a neutralization process flowing into reactor. The non-linear pH neutralization model governed in this process is presented by multi-linear models. Performance of both controllers is studied by evaluating its ability of set-point tracking and disturbance-rejection. Besides, the optimization time is compared between these two methods; both MPC shows the similar performance with no overshoot, offset, and oscillation. However, the conventional active-set method gives a shorter control action time for small scale optimization problem compared to MPC using IPM method for pH control.
Karakteristik Pembakaran Beberapa Jenis Biomassa dalam Fluidized Bed Boiler Mahidin, Mahidin; Hamdani, Hamdani; Muhtadin, Muhtadin; Faisal, Muhammad; Mahyuddin, Mahyuddin
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v10i1.2167

Abstract

Pembakaran biomassa dalam rangka memproduksi energi termal untuk menghasilkan utilitas lain dapat dilakukan dengan mengkonversi energi tersebut ke bentuk energi lain. Boiler dengan unggun terfluidisasi dipilih sebagai teknologi konversi energi termal menjadi energi listrik, karena kukus yang diproduksi dapat digunakan untuk menggerakkan turbin yang dikopling dengan generator listrik. Unit dimana proses pembakaran berlangsung, yaitu ruang bakar dan freeboard dipilih sebagai target pengamatan untuk mengevaluasi kinerja boiler tersebut. Hasil pengamatan terhadap pembakaran tiga jenis biomassa, serpihan kayu ketam, kulit pinang dan ranting kayu kering, memperlihatkan bahwa masing-masing jenis biomassa memiliki karakteristik pembakaran tersendiri. Temperatur pembakaran maksimum untuk serpihan kayu ketam dan ranting kayu kering didapatkan pada waktu pembakaran 30 detik, sementara untuk kulit pinang pada 20 detik. Hasil yang sangat menarik adalah ditemukan bahwa temperatur maksimum dapat ditingkatkan dengan mengubah sistem pengumpan bahan bakar. Sistem pengumpan antara memberikan temperatur maksimum yang lebih tinggi dibanding dengan sistem pengumpan biasa.
Pengolahan Limbah Cair Pabrik Pupuk Urea Menggunakan Advanced Oxidation Processes Darmadi, Darmadi
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v10i1.2166

Abstract

Limbah cair pabrik pupuk urea terdiri dari urea dan amonium yang masing-masing mempunyai konsentrasi berkisar antara 1500-10000 ppm dan 400-3000 ppm. Konsentrasi urea yang tinggi di dalam badan air dapat menyebabkan blooming algae dalam ekosistem tersebut yang dapat mengakibatkan kehidupan biota air lain terserang penyakit. Peristiwa ini terjadi karena kurangnya nutrisi bagi biota air dan sedikitnya sinar matahari yang dapat menembusi permukaan air. Disamping kedua hal tersebut di atas, algae juga dapat memproduksi senyawa beracun bagi biota air dan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah urea menggunakan oksidasi konvensional (H2O2) dan Advanced Oxidation Processes (kombinasi H2O2-Fe2+) pada pH 5 dengan parameter yang digunakan adalah variasi konsen-trasi awal H2O2 dan konsentrasi Fe2+. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penurunan konsentrasi urea tertinggi diperoleh pada penggunaan reagen fenton (8000 ppm H2O2 dan 500 ppm Fe2+), yaitu dapat menurunkan urea dari konsentrasi awal urea 2566,145 ppm menjadi 0 ppm. Kinetika reaksi dekomposisi urea menjadi amonium dan amonium menjadi nitrit dan nitrat yang diuji mengikuti laju kinetika reaksi orde 1 (satu) terhadap urea dan orde satu terhadap amonium dengan konstanta laju reaksi masing-masing k1 = 0,019 dan k2 = 0,022 min-1.
Produksi Ramnolipid dan Polihidroksialkanoat secara Simultan dari Produk Samping Industri Biodiesel dengan Bahan Baku CPO Nurani, Darti; Marsudi, Sidik
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 4 (2013): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v9i4.1235

Abstract

Produksi bioplastik polyhydroxyalkanoates (PHA) oleh bakteri menghadapi masalah biaya produksi yang tinggi. Masalah yang sama juga terjadi pada produksi ramnolipid biosurfaktan. Strategi baru telah diusulkan untuk mengurangi biaya produksi PHA, yaitu sel pertama diarahkan untuk menghasilkan produk ekstraseluler yaitu ramnolipid, lalu sel tersebut digunakan kembali untuk menghasilkan produk intrasleluer, yaitu PHA. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari produksi poli-hidroksialkanoat (PHA) dan ramnolipid secara simultan dari sumber karbon yang relatif murah menggunakan teknik batch kultur. Dalam penelitian ini, produk samping industri biodiesel dari minyak sawit mentah (CPO) digunakan sebagai sumber karbon dan sebagai pembanding digunakan minyak sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sumber karbon produk samping CPO menghasilkan konsentrasi maksimum ramnolipid dan PHA masing-masing 80 mg/l dan 0,15 mg/l, yang dicapai pada konsentrasi sumber karbon 25 g/l dan waktu kultivasi 24 jam.
Leaching of Oil from Tuna Fish Liver by Using Solvent of Methyl-Ethyl Ketone Lubis, Mirna Rahmah; M., Nova
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 4 (2013): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v9i4.1233

Abstract

Research of oil leaching from Tuna Fish Liver has been carried out by extracting of tuna fish liver in soxhlet by using methyl-ethyl ketone as solvent. Liver of fresh tuna fish is blended, put into soxhlet, and extracted at temperatures of 60oC, 65oC, 70oC, 75oC, and 80oC. After obtaining the oil, separation between solvent and oil is carried out by distillation. Oil obtained is analyzed by testing the yield, acid number, Iodine value, viscosity, and its impurities content. Yield obtained is influenced by temperature and time of leaching. Both variables indicates that the higher the variables, the more fish liver oil obtained. Maximum yield obtained is 25.552% at operating condition of leaching temperature 80oC, and leaching duration of 5 hours.
Ekstraksi Oleoresin dari Limbah Penyulingan Pala Menggunakan Ultrasonik Arpi, Normalina; Satriana, Satriana; Rezekiah, Kiki
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 4 (2013): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v9i4.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ukuran partikel limbah penyulingan pala (Myristica fragrans Houtt.) dan suhu ekstraksi terhadap rendemen dan mutu oleoresin pala yang dihasilkan pada proses ekstraksi pelarut menggunakan bantuan ultrasonik. Etanol mutu teknis (technical grade) digunakan sebagai pelarut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan ulangan sebagai kelompok yang terdiri dari ukuran partikel bahan (P) yaitu P1= 10 mesh, P2= 40 mesh dan P3= 60 mesh dan suhu ekstraksi (S) yaitu S1= 40oC, S2= 50oC dan S3= 60oC. Analisis oleoresin pala yang dilakukan meliputi analisis awal (kadar air dan kadar abu) dan analisis akhir (bobot jenis, indeks bias, dan sisa pelarut). Hasil penelitian menunjukkan ukuran partikel dan suhu ekstraksi berpengaruh terhadap rendemen dan mutu oleoresin yang dihasilkan. Rendemen tertinggi sebesar 7,16% diperoleh pada ukuran partikel 10 mesh dan suhu 60oC. Hasil analisis bobot jenis oleoresin menunjukkan bahwa bobot jenis tertinggi yaitu 1,250 dihasilkan pada suhu ekstraksi 50oC. Sementara itu, hasil analisis indeks bias oleoresin menunjukkan bahwa ukuran partikel dan suhu ekstraksi memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap oleoresin pala dimana ukuran partikel 40 mesh pada suhu ekstraksi 40oC dan 60oC serta ukuran partikel 60 mesh pada suhu 50oC memiliki nilai indeks bias yang lebih tinggi yaitu berkisar antara 1,476 hingga 1,480. Hasil analisis sisa pelarut juga menunjukkan bahwa ukuran partikel dan suhu ekstraksi berpengaruh terhadap tingginya sisa pelarut, dimana ukuran partikel 10 mesh mengandung sisa pelarut 0,229% dan suhu ekstraksi 40oC mengandung sisa pelarut 0,265%.
Kombinasi Proses Koagulasi dan Sistem Ultrafiltrasi dengan Membran Poliakrilonitril untuk Pemurnian Air Berwarna Aprilia, Sri; Arifin, Bastian; Anugerah, Ricky Rivaldi; Safriadi, Indra
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 4 (2013): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v9i4.1230

Abstract

Penelitian pengolahan air berwarna berdasarkan proses koagulasi dan ultrafiltrasi dengan membran poliakrilonitril (PAN) telah dilakukan. Studi ini bertujuan untuk membuat dan mengevaluasi karakteristik membran PAN untuk aplikasi pada pengolahan air berwarna. Membran PAN berbentuk plat dibuat dengan melarutkan polimer PAN kedalam dimetilformamida (DMF). Konsentrasi PAN divariasikan pada 15, 20, dan 25 (% berat). Membran yang dihasilkan selanjutnya dikarakterisasi untuk parameter struktur morfologi dengan scanning electron microscopy (SEM), fluks dan rejeksi larutan menggunakan modul filtrasi tipe dead-end. Selanjutnya dilakukan uji molecular weight cut-off (MWCO) membran menggunakan larutan dekstran dengan berat molekul 9500, 19500, dan 39000 Da. Hasil uji SEM menunjukkan bahwa membran mempunyai pori dengan struktur asimetrik. Uji ultrafiltrasi yang diawali dengan proses koagulasi dapat merejek warna air 92,5%, dengan perolehan fluks mencapai 364,8 ml/m2.s.

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2025): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2025) In Press Vol 20, No 1 (2025): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2025) Vol 19, No 2 (2024): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2024) Vol 19, No 1 (2024): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June 2024 ) Vol 18, No 2 (2023): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2023 ) Vol 18, No 1 (2023): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2023 ) Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2022) Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2022) Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2021) Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2021) Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2020) Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2020) Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2019) Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2019) Vol 13, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (December, 2018) Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2018) Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 11, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 11, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 4 (2015): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 3 (2015): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 4 (2013): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 3 (2013): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 2 (2012): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 1 (2012): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 8, No 2 (2011): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 8, No 1 (2011): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 7, No 4 (2010): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 7, No 3 (2010): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 6, No 2 (2007): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 6, No 1 (2007): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 5, No 1 (2006): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan More Issue