cover
Contact Name
Naziel Savero
Contact Email
savero762@gmail.com
Phone
+6282251606018
Journal Mail Official
savero762@gmail.com
Editorial Address
Universitas Sumatera Utara Jalan Dr. T. Mansur No.9, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20222
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
journal of social and economic research
ISSN : 27156117     EISSN : 27156966     DOI : https://doi.org/10.54783/jser.v6i2
Core Subject : Social,
Journal of Social and Economics Research (JSER) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 Issue 2 in June and December and already have a registration number p-ISSN: 2715-6117 and e-ISSN: 2715-6966 since 2019.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 942 Documents
PENGARUH HUMAN CAPITAL, TALENT MANAGEMENT TERHADAP ORGANIZATIONAL PERFORMANCE YANG DI MEDIASI OLEH ORGANIZATIONAL INNOVATION PADA BANK BCA DI JAKARTA Yeny Rahman Putri Lawati; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Human Capital dan Talent Management terhadap Organizational Performance dengan mediasi Organizational Innovation. Studi ini melibatkan 215 responden yang merupakan karyawan Bank BCA di Jakarta, dengan mayoritas responden berjenis kelamin wanita, berusia 20–30 tahun, berpendidikan D3/S1, dan memiliki pengalaman kerja 1–5 tahun. Penelitian menguji tujuh hipotesis dengan hasil yang bervariasi. Human Capital terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Organizational Innovation, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Organizational Performance, baik secara langsung maupun melalui mediasi Organizational Innovation. Talent Management juga memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Organizational Innovation, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap Organizational Performance, baik secara langsung maupun melalui mediasi Organizational Innovation. Selain itu, Organizational Innovation sendiri tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Organizational Performance. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Human Capital dan Talent Management berkontribusi terhadap inovasi organisasi, keduanya tidak secara langsung maupun tidak langsung meningkatkan kinerja organisasi. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam konteks perbankan, serta menekankan pentingnya mengevaluasi kembali peran inovasi organisasi dalam mendukung kinerja organisasi.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUH EMPLOYEE PERFORMANCE PADA KARYAWAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN Adifa Khairunisa; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Organizational Commitment, Competency terhadap Employee Performance yang di mediasi oleh Organizational Citizenship Behavior pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Data dikumpulkan dari 175 responden karyawan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta dengan menggunakan tekink pengumpulan data yang digunakan Snowball Sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan mencari rata-rata dan untuk pengujian hipotesis menggunakan SEM AMOS. Sebelumnya instrument telah diuji dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas dimana seluruh pernyataan valid dan reliabel, serta dilakukan pengujian model dengan Goodness of Fit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organizational Commitment memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour, Organizational Commitment memiliki pengaruh positif terhadap Employee Performance, Competency memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour, Competency tidak memiliki pengaruh terhadap Employee Performance, Organizational Citizenship Behaviour memiliki pengaruh positif terhadap Employee Performance. Sedangkan untuk peran mediasi, Organizational Citizenship Behaviour dapat memediasi secara parsial pengaruh Organizational Commitment terhadap Employee Performance, dan Organizational Citizenship Behaviour juga dapat memediasi secara parsial pengaruh Competency terhadap Employee Performance. Implikasi manajerial dalam penelitian, pihak manajemen dapat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan Organizational Commitment karyawan, yang pada akhirnya berdampak positif pada kinerja mereka.
PENGARUH WORKPLACE INCIVILITY, HRM PRACTICES YANG DIMEDIASI OLEH OCB TERHADAP JOB PERFORMNACE PADA KARYAWAN TRAVEL AGENTS “TRAVELOKA” Adifa Khairunisa; Melda Alifiah Syam; Sasikirana Zahra Putri; Netania Emilisa
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Workplace Incivility dan HRM Practices terhadap Job Performance yang dimediasi oleh Organizational Citizenship Behavior (OCB). Penelitian dilakukan pada 210 karyawan Traveloka, mayoritas perempuan berusia 25-35 tahun dengan pendidikan terakhir S1 dan pengalaman kerja 1-5 tahun. Penelitian ini menguji tujuh hipotesis, di mana empat hipotesis didukung dan tiga tidak didukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Workplace Incivility memiliki pengaruh positif terhadap OCB, (2) Workplace Incivility memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Job Performance, (3) HRM Practices berpengaruh positif terhadap OCB, (4) HRM Practices memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Job Performance, (5) OCB memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Job Performance, (6) OCB bertindak sebagai mediasi penuh antara Workplace Incivility dan Job Performance, dan (7) OCB juga bertindak sebagai mediasi penuh antara HRM Practices dan Job Performance. Temuan ini menyoroti pentingnya peran Organizational Citizenship Behavior dalam mengurangi dampak negatif Workplace Incivility dan mengoptimalkan efektivitas HRM Practices terhadap Job Performance.
GAMBARAN SELF COMPASSION PADA DEWASA AWAL DI JABODETABEK Cendana, Fitriya Sri
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat self-compassion pada individu dewasa awal di Jabodetabek. Self-compassion adalah kemampuan memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan, kesadaran terhadap pengalaman manusia universal, dan keseimbangan dalam menghadapi emosi negatif. Studi ini melibatkan 422 partisipan dewasa awal berusia 20–40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas partisipan berada pada kategori self-compassion sedang (76,8%), dengan dimensi common humanity memiliki rata-rata skor tertinggi dibandingkan dimensi lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa individu di Jabodetabek memiliki kesadaran terhadap kesamaan pengalaman manusia, meskipun masih ada ruang untuk meningkatkan dimensi self-kindness. Penelitian ini menjadi langkah awal dalam memahami self-compassion pada populasi dewasa awal di kawasan urban.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INNOVATIVE WORK BEHAVIOUR TERHADAP KARYAWAN PERBANKAN SWASTA DI JAKARTA Haikal Arrayyan; Ilham Nanda Syaputra; Syarif Aqil Hibatullah; Netania Emilisa
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh High Commitment Work Practices dan Organizational Psychological Ownership terhadap Innovative Work Behavior yang dimediasi oleh Knowledge Sharing. Penelitian dilakukan pada 150 karyawan perbankan swasta di Jakarta, dengan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, berusia 35-46 tahun, berpendidikan terakhir S1, dan memiliki masa kerja 5-10 tahun. Hasil penelitian mendukung tujuh hipotesis yang diajukan, dengan temuan utama sebagai berikut: (1) Organizational Psychological Ownership berpengaruh positif terhadap Innovative Work Behavior; (2) High Commitment Work Practices berpengaruh positif terhadap Innovative Work Behavior; (3) Organizational Psychological Ownership berpengaruh positif terhadap Knowledge Sharing; (4) High Commitment Work Practices berpengaruh positif terhadap Knowledge Sharing; (5) Knowledge Sharing berpengaruh positif terhadap Innovative Work Behavior; (6) Knowledge Sharing memediasi hubungan antara Organizational Psychological Ownership dan Innovative Work Behavior; dan (7) Knowledge Sharing memediasi hubungan antara High Commitment Work Practices dan Innovative Work Behavior. Temuan ini menegaskan pentingnya praktik kerja yang berkomitmen tinggi dan rasa kepemilikan psikologis organisasi dalam mendorong perilaku kerja inovatif melalui berbagi pengetahuan.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INNOVATIVE WORK BEHAVIOR PADA KARYAWAN INDUSTRI PERBANKAN BCA DI JAKARTA Syarif Aqil Hibatullah; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ethical leadership terhadap innovative work behavior dengan mediasi psychological well-being dan psychological safety. Responden penelitian terdiri dari 125 karyawan Bank BCA di Jakarta, mayoritas perempuan berusia 24-34 tahun, berpendidikan terakhir S1, dengan masa kerja 1-5 tahun, dan sebagian besar bekerja di cabang di Jakarta Timur. Penelitian menguji tujuh hipotesis, di mana lima hipotesis didukung dan dua hipotesis tidak didukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa ethical leadership memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap innovative work behavior serta psychological well-being. Namun, ethical leadership tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap psychological safety. Selain itu, psychological well-being tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap innovative work behavior dan tidak berperan sebagai mediator hubungan antara ethical leadership dan innovative work behavior. Sebaliknya, psychological safety tidak memiliki pengaruh langsung terhadap innovative work behavior tetapi berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara ethical leadership dan innovative work behavior. Temuan ini menekankan pentingnya peran ethical leadership dalam mendorong perilaku kerja inovatif dengan memperhatikan aspek psychological safety di lingkungan kerja.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FIRM PERFORMANCE TERHADAP JOB STRESS PADA KARYAWAN PENGGUNA PROVIDER TELKOMSEL DI JAKARTA Yustika Anggraini; Dita Oki Berlianti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.697

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Firm Performance terhadap Job Performance, di mediasi Work Engagement pada PT.Telkomsel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Karyawan dari PT.Telkomsel di Jakarta yang berjumlah 221 responden. Metode pengambilan sampelnya adalah Snow Ball. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Structural Equation Model (SEM) dengan software AMOS 26 dan software SPSS 27. Hasil menunjukkan bahwa Work Engagement memiliki pengaruh positif terhadap Firm Performance dan Job Stress, Percieved organizational support tidak berpengaruh signifikan terhadap Firm Performance dan Job Stress. Peran work engagement memediasi secara penuh. Implikasi manajerial adalah Meningkatkan intensitas kerja karyawan dapat dilakukan dengan memberikan tujuan yang jelas, penghargaan, insentif, lingkungan kerja positif, pelatihan, dan feedback konstruktif untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas. Untuk mempertahankan karyawan tetap sepenuh hati dan terikat, peluang pengembangan, tujuan yang jelas, dan keseimbangan kerja-hidup yang baik, serta ciptakan komunikasi dan lingkungan kerja yang mendukung.
PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN KARYAWAN HOTEL BINTANG 3 DI JAKARTA Wiradanu Aji Pamungkas; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan buat menganalisis dampak Human Resource Development Practices, Job Satisfaction, Employee engagment terhadap Organizational Commitment pada Hotel di Jakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus terhadap karyawan Hotel di Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Samp dan AMOS. Hasil menunjukkan bahwa Human Resource Development Practices, Job Satisfaction, Employee engagment terhadap Organizational Commitment berpengaruh positif yang diolah dengan menggunakan SPSS versi 25. Implikasi bagi manajer SDM yaitu diharapkan dapat meningkatkan kinerja yang dilakukan oleh pemimpin untuk meningkatkan kualitas kepada karyawan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EMPLOYE RETENTION PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DI JAKARTA UTARA Yosfandrik Nur Hamzah; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan penilaian kinerja serta keseimbangan kerja dan kehidupan (work-life balance) terhadap retensi karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Responden penelitian ini sebanyak 176 karyawan industri manufaktur di Jakarta Utara, yang mayoritas adalah wanita berusia 18-24 tahun dengan pendidikan terakhir SMA/sederajat dan lama kerja kurang dari 1 hingga 5 tahun. Analisis data dilakukan dengan pengujian tujuh hipotesis, di mana empat hipotesis didukung dan tiga hipotesis tidak didukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan. Kompensasi dan penilaian kinerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Keseimbangan kerja dan kehidupan memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kompensasi dan penilaian kinerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan. Keseimbangan kerja dan kehidupan memiliki pengaruh positif terhadap retensi karyawan. Kepuasan kerja berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara kompensasi dan penilaian kinerja terhadap retensi karyawan. Kepuasan kerja juga memediasi sepenuhnya hubungan antara keseimbangan kerja dan kehidupan terhadap retensi karyawan. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengelolaan sumber daya manusia yang mencakup kompensasi yang adil, penilaian kinerja yang efektif, serta keseimbangan kerja dan kehidupan untuk meningkatkan kepuasan dan retensi karyawan di industri manufaktur.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SALESPERSON CREATIVITY PADA PERBANKAN DI JAKARTA Ilham Nanda Syaputra; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Salesperson Creativity pada sektor perbankan di Jakarta. Fokus utama adalah pengaruh Leadership Humility dan Responsible Leadership terhadap Salesperson Creativity dengan Knowledge Sharing sebagai variabel mediasi. Penelitian ini melibatkan 175 responden karyawan perbankan di Jakarta, mayoritas berjenis kelamin wanita, berusia 18-24 tahun, berpendidikan terakhir SMA/sederajat, dan memiliki masa kerja antara 1 hingga 5 tahun. Terdapat tujuh hipotesis yang diuji, di mana enam hipotesis didukung dan satu hipotesis tidak didukung. Hasil analisis penelitian ini adalah sebagai berikut: Leadership Humility berpengaruh positif dan signifikan terhadap Knowledge Sharing. Leadership Humility berpengaruh positif terhadap Salesperson Creativity. Responsible Leadership berpengaruh positif terhadap Knowledge Sharing. Responsible Leadership tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Salesperson Creativity. Knowledge Sharing berpengaruh positif terhadap Salesperson Creativity. Knowledge Sharing memediasi hubungan positif antara Leadership Humility dan Salesperson Creativity. Knowledge Sharing memediasi hubungan positif antara Responsible Leadership dan Salesperson Creativity. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya kepemimpinan yang rendah hati dan bertanggung jawab dalam meningkatkan kreativitas tenaga penjualan, dengan berbagi pengetahuan sebagai faktor mediasi yang signifikan. Strategi yang mendukung peningkatan Knowledge Sharing dapat memperkuat dampak positif dari kepemimpinan terhadap kreativitas tenaga penjualan.