cover
Contact Name
Kursih Sulastriningsih S
Contact Email
stikesbhaktipertiwiindonesia37@gmail.com
Phone
+6281382388476
Journal Mail Official
jik.stikesbpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jagakarsa No.37 14, RT.14/RW.1, Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12620
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI
ISSN : 25494031     EISSN : 29629721     DOI : https://doi.org/10.58813/stikesbpi
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Pertiwi Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI merupakan jurnal peer review dan open access. Jurnal ini memfasilitasi penulis untuk menerbitkan artikel ilmiah di bidang kesehatan termasuk keperawatan, kebidanan dan kesehatan masyarakat dan menyediakan akses terbuka bagi masyarakat untuk membaca abstrak dan makalah lengkap
Articles 55 Documents
PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP KUALIATS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB "A" CONDET TAHUN 2021 Nisa, Zakia Hary; P, Anggarani
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 6 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yoga adalah cara yang baik untuk mempersiapkan persalinan karena teknik latihannya menitik beratkan pada pengendalian otot, teknik pernafasan, relaksasi dan ketenangan pikiran. Dengan persiapan matang sang ibu akan lebih percaya diri dan memperoleh keyakinan menjalani persalinan dengan lancar dan nyaman. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap kualitas tidur hamil trimester III di PMB “A” Condet periode 1 juli-31 juli 2021. Metode Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan quasi eksperiment dengan pendekatan one group pre test post test design dengan teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III dan sample 32 ibu hamil trimester III yang mengikuti prenatal yoga mengisi kuesioner pre test kemudian diberikan perlakuan lalu dilakukan post test. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji data statistic analitik dengan bantuan program SPSS. Kesimpulan penelitian ini yaitu dari dua variable terdapat adanya pengaruh antara prenatal yoga dan kualitas tidur pada ibu hamil. Saran diharapkan untuk tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk mengurangi angka kematian pada ibu dan bayi.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DIKOMUNITASLOVEN HEALTHY TANGERANG Prihantiningsih, Anggarani
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 2 No. 2 (2018): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 2 NO. 2, JUNI TAHU
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v2i2.88

Abstract

ABSTRAK Kanker payudara merupakan penyebab kematian kedua setelah kanker leher rahim. Data Dinkes Kab. Tangerang pada 2014 terjadi 165 penderita kanker payudara.Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara di komunitas love in healthy Tangerang periode Juni – Juli 2017. Jenis penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh anggota di komunitas Loven Healthy Tangerang Bulan Juni – Juli 2017 adalah 256 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan rumus Notoatmodjo (2012) yaitu 72 orang. Data penelitian ini data primer melalui lembar angket, yang dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian dari 72 orang mayoritas pada kejadian kanker payudara stadium I-II sebesar 62,5%, umur < 20 th, > 35 th sebesar 94,4%, paritas multi dan gandemulti sebesar 76,4%, umur menarche < 12 tahun sebesar 62,5%, umur pertama hamil 20-30 tahun sebesar 77,8%, lama pemakaian KB Hormonal < 5 tahun sebesar 54,2%, ada riwayat keluarga sebesar 56,9%. Hasil uji statistik diperoleh tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian kanker payudara (p-value 0,145), ada hubungan antara paritas dengan kejadian kanker payudara (p-value 0,000), tidak ada hubungan antara umur menarche dengan kejadian kanker payudara (p-value 0,187), tidak ada hubungan antara umur pertama hamil dengan kejadian kanker payudara (p-value 0,770), ada hubungan antara lama pemakaian KB hormonaldengan kejadian kanker payudara (p-value 0,000), ada hubungan antara riwayat keluargadengan kejadian kanker payudara (p-value 0,012). Kata kunci : kanker, payudara ABSTRACT Breast cancer is the second leading cause of death after cervical cancer. Data of Health Office Kab. Tangerang in 2014 occurred 165 breast cancer patients. The aim of this research is to know factors related to breast cancer incidence in community love in healthy Tangerang period June - July 2017. This research type is analytical with cross sectional approach. Research population of all members in Tangerang Loven Healthy community June-July 2017 was 256 respondents. The sampling technique using Notoatmodjo formula (2012) is 72 people. The data of this research are primary data through questionnaire, which is analyzed by univariate and bivariate analysis. The results of the study of 72 people majority in the incidence of breast cancer stage I-II by 62.5%, age <20 th,> 35 th of 94.4%, multi parity and gandemulti of 76.4%, age menarche <12 years 62,5%, pregnancy age 20-30 years old 77,8%, duration of Hormonal use <5 years old 54,2%, family history 56,9%. There was no correlation between age with incidence of breast cancer (p-value 0.145), no relationship between parity and breast cancer incidence (p- value 0,000), no correlation between age of menarche and incidence of breast cancer (p-value 0.187 ), there was no correlation between duration of hormonal contraceptive use and breast cancer incidence (p-value 0,000), no relation between family history and incidence of breast cancer (p-value 0.770) value 0.012). Keywords : cancer, breast
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKBERHASILAN DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 0-6 BULAN DI KLINIK PRATAMA SPN POLDA METRO JAYA PERIODE 06 JUNI 06 – 06 JULI 2022 nisa, zakia hary
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 7 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v7i1.123

Abstract

Latar Belakang : Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi, karena komposisi yang terkandung didalamnya merupakan komposisi yang paling sempurna dan alamiah. Pemberian Asi eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan dan dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun pertama dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Berdasarkan data yang diperoleh, secara global menunjukkan tingkat pemberian ASI eksklusif cukup rendah yaitu hanya 41% tahun 2018. Di Indonesia dari data Riset Kesehatan Dasar yang dilakukan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa tingkat pemberian ASI eksklusif hanya mencapai 37% dari target yang ingin dicapai yaitu 40% tahun 2020. Tujuan penelitian untuk mengetahui mengetahui tentang faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan ketidakberhasilan dalam pemberian ASI Eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Klinik Pratama SPN Polda Metro Jaya periode 6 Juni – 6 Juli tahun 2022. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik, dengan menggunakan total sample, dengan jumlah sample 55 responden, memakai data yaitu data primer (kuesioner) dan sekunder (rekam medik), analisis menggunakan Chi-Square. Hasil Penelitian : Hasil uji Chi-Square terdapat pengaruh antara Pekerjaan, Jenis persalinan, Berat badan bayi, Nutrisi, Jarak Kehamilan, dan Dukungan suami terhadap ketidakberhasilan pemberian ASI Eksklusif dimana nilai (p-value = ≤0.05). Kesimpulan penelitian ini yaitu enam variabel semuanya terdapat adanya pengaruh antara Pekerjaan, Jenis persalinan, Berat badan bayi, Nutrisi, Jarak Kehamilan, dan Dukungan suami terhadap ketidakberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Saran kepada para tenaga kesehatan untuk dapat membantu memotivasi ibu menyusui dalam memberikan ASI Eksklusif. Kata Kunci : Asi eksklusif; Bayi usia 0-6 bulan; Air susu ibu
PERBANDINGAN KOHORT IBU DIGITAL DIBANDINGKAN DENGAN KOHORT IBU MANUAL TERHADAP KINERJA BIDAN DI PUSKESMAS JALAN GEDANG KOTA BENGKULU maulani, nurul
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 7 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v7i1.130

Abstract

Latar belakang: Kohort ibu adalah sumber data pelayanan ibu hamil yang bertujuan untuk mempermudah bidan dalam mengidentifikasi masalah kesehatan ibu. Namun dalam kenyataannya, sistem kohort ibu manual memiliki banyak kendala dikarenakan pengisian kohort ibu masih dilakukan secara manual sehingga memakan waktu lama, banyak kolom yang harus diisi, dan mudah rusak. Mengingat seorang bidan menguasai pencatatan maka di perlukan kohort ibu digital pengganti kohort ibu manual untuk mempermudah pencatatan Tujuan: Evaluasi kemudahan-kemudahan yang bermakna yang ada pada instrumen dalam mengobservasi hasil ukur instrumen pada kepraktisan. Pencatatan suatu indikator keberhasilan suatu kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kohort digital dibandingkan dengan kohort manualHasil: penelitian menunjukan bidan kinerja baik sebesar 60% pada kelompok kohort ibu digital sedangkan pada kelompok kohort ibu manual 40%. Kepraktisan baik sebesar 62,5% pada kohort ibu digital, sedangkan pada kohort ibu manual 37,5%. Hasil uji statistik menunjukannilai p <0,05. Kesimpulan: bahwa kohort digital lebih efektif daripada kohort ibu manual terhadap kinerja bidan di wilayah kerja Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu Kata kunci: Efektivitas; Kohort ibu manual; Kohort ibu Digital
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS CIOMAS TAHUN 2024 Nusafitri, Yulia; Walid Nasution, H. Khairil; Dewi Kristianti, Yasinta
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN BHAKTI PERTIWI INDONESIA
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/jikbpi.v9i2.242

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan yang saat ini masih menjadi salah satu prioritas dalampembangunan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya adalah stunting yakni gangguantumbuh-kembang balita dan anak akibat gizi buruk (Salam, et al., 2021). Tujuan: Untuk mengetahuifaktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil di PuskesmasCiomas. Metode: Pendekatan kuatitatif dengan desain korelasional dengan populasi seluruh ibu hamildi Puskesmas Ciomas Kabupaten Bogor pada bulan Januari 2024 dengan sampel 38 orangmenggunakan consecutive sampling. Hasil Penelitian: ibu hamil yang memiliki pengetahuan yang baikmengenai stunting, memiliki sikap yang baik tentang pencegahan stunting, serta mendapatkandukungan yang baik dari keluarga dan lingkungan sekitarnya mempunyai perilaku yang baik dalamupaya pencegahan stunting. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan ibu, sikapibu, dukungan keluarga, dukungan lingkungan dengan perilaku pencegahan stunting.Kata kunci: Ibu hamil;Perilaku Pencegahan;Stunting
HUBUNGAN USIA MENARCHE, LAMA MENSTRUASI DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DISMINORE PADA SISWI SMA PUSPITA CINTA MANIS BARU BULAN MARET TAHUN 2024 Mutmainah, Vepti Triana; Nitya Culodia, Ni Wayah
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN BHAKTI PERTIWI INDONESIA
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/jikbpi.v9i2.244

Abstract

Dysmenorrhea is abdominal pain originating from uterine cramps during menstruation. The pain emerges concurrently with the onset of menstruation and lasts for several hours to several days until it reaches its peak. According to the World Health Organization (WHO), there is the prevalence of 1,769,425 cases (90%) of women experiencing dysmenorrhea, of which 10-15% suffer from severedysmenorrhea. This is supported by research conducted in various countries with astonishing results, where the occurrence of primary dysmenorrhea in each countryis reported to be more than 50%. The purpose of this study was to determine the relationship of age at menarche, menstrual period, nutritional status to the occurrence of dysmenorrhea in female students of senior high school. Thiswas an analytical survey with a cross-sectional approach, involving 33 students. The data were analyzed by using the Chi-Square statistical test. The results of univariate analysis showed that 54.5% of the students experienced dysmenorrhea and 45.5% did not; 36.4% had abnormal age at menarche and 63.6% had normal age at menarche; 45.5% had abnormal menstrual period and 54.3% had normal menstrual period; as for nutritional status, 42.4% fell under the abnormal category and 57.6% under the normal category. The results of bivariate analysis showed a significant relationship. A significant relationship was found between age at menarche and the occurrence of dysmenorrhea, with the p-value of 0.032. A significant relationship also existed between menstrual period and the occurrence of dysmenorrhea, with the p-value of 0.002. Furthermore, a significant relationshipwas identified between nutritional status and the occurrence of dysmenorrhea, withthe p- value of 0.043. It is recommended that healthcare workers should provide and improve health counseling on dysmenorrhea.  
HUBUNGAN PEMANFAATAN BUKU KIA DAN FREKUENSI ANC TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL DALAM MENGENALI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI KLINIK A JAGAKARSA JAKARTA SELATAN TAHUN 2025 Pratiwi, Arsita; Gusti, Niky Wahyuning
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN BHAKTI PERTIWI INDONESIA
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/jikbpi.v9i2.246

Abstract

Tanda bahaya kehamilan merupakan tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan atau periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau terdeteksi bisa menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pemanfaatan buku KIA, frekuensi antenatal care dan keterpaparan informasi dengan perilaku ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan di Klinik A Jakarta Selatan tahun 2025. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan SPSS 20. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang rutin melakukan kunjungan antenatal care pada di Klinik A Jakarta Selatan. Hasil analisis bivariat bahwa pemanfaatan buku KIA pvalue = 0,001 < α 0,05 frekuensi antenatal care pvalue = 0,001 < α 0,05, keterpaparan informasi pvalue = 0,002 < α 0,05 memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan pemanfaatan buku KIA, frekuensi antenatal care dan keterpaparan informasi dengan perilaku ibu hamil mengenali tanda bahaya kehamilan. Disarankan kepada bidan di Klinik A agar lebih meningkatkan memberikan informasi kepada ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan, manfaat buku KIA dan memotivasi ibu hamil untuk melakukan ANC teratur sehingga terdeteksi secara dini resiko kehamilan.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT MITRA HUSADA TANGERANG Wira Nanda, Prima; Wardiah
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN BHAKTI PERTIWI INDONESIA
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/jikbpi.v9i2.247

Abstract

View the part of the body that is experiencing problems and ends with stitching the wound. Risks for post-cesarean section patients include impaired mobility, risk of infection, risk of bleeding, post-cesarean discomfort. At Mitra Husada Hospital, Tangerang, in 2022, 181 caesarean section patients were found in the room. Meanwhile, in 2023 there will be 153 caesarean section patients. This study aims to analyze the effect of deep breathing relaxation techniques on the intensity of maternal pain during post caesarean section at Mitra Husada Hospital, Tangerang. Research Method: using a quantitative approach with the Quasy experimental method with a one group pretest - post test design. It is used because the population of women post Sectio Cesaria in the obstetrics treatment room is known to be large. The sample in this study was 60 people using the Slovin formula technique. Results: The results of the average decrease in the mean before and after the deep breathing relaxation technique were carried out obtained a value of 30.50. pain before the breath relaxation technique was found by respondents experiencing 7-10 Severe pain as many as 39 (65.0%) respondents and pain after the breath relaxation technique was obtained by the majority with 11-3 mild pain as many as 32 (53.3%) respondents. The non- parametric statistical test Wilcoxon test, found a Wilcoxon value of -7.239 and a P-Value of 0.000 or <0.05, which means that H0 is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that there is a significant effect of deep breathing relaxation techniques on reducing pain intensity in post-section mothers. caesarean section at Mitra Husada Hospital, Tangerang.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN MOTIVASI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PMB NY E KABUPATEN BOGOR Widyasari, Reny; Karlina, Haura; Rimanda, Ayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN BHAKTI PERTIWI INDONESIA
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/jikbpi.v9i2.248

Abstract

Background: Breast milk or breast milk is the most recommended food for babies, at least for the first 6 months. Exclusive breastfeeding coverage in the world is around 44% (WHO, 2022). Based on the results of the 2022 Indonesian Nutrition Survey, it was recorded at 67.96%. According to the results of 2018 (RISKERDAS) data, it shows that the proportion of breastfeeding patterns for babies aged 0-6 months in Indonesia is 37.3%, according to the Bogor District Health Service (2021) it is 48.58%. The aim of this research is to determine the relationship between education and motivation with exclusive breastfeeding in PMB Ny E, West Cilebut village in 2024. Method Using quantitative research, the population of this research is mothers who have babies aged 7-12 months. Based on data from Mrs E's PMB in 2024, there were 56 people using non-probability sampling techniques. The results of the chi square test research were that there was a significant relationship between education level and exclusive breastfeeding, with a p value of 0.004 < α (0.05). The results of statistical tests between motivation and exclusive breastfeeding showed that comparative motivation was low motivation, low motivation with a moderate p value of 0.010 > α (0.05), low motivation with a high p value of 0.002 < α (0.05), it can be concluded that there is a relationship There is a significant relationship between motivation and exclusive breastfeeding in the Ny E PMB area in 2024. Suggestion: Can provide health promotion related to the importance of breast milk to the community so that the community is able to implement Exclusive Breastfeeding.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA GURU DI SEKOLAH X TAHUN 2025 Nuraeni Rosita, Eka Rizky; Nur Annisa, A. Fitria; Walid Nasution, Khairil
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN BHAKTI PERTIWI INDONESIA
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/jikbpi.v9i2.249

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu masalah psikososial yang dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental guru serta menurunkan kinerja dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada guru di Sekolah X Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 66 guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner baku dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, serta dihitung Prevalence Ratio (PR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 66 responden, sebagian besar berada pada kelompok usia ≥28 tahun, yaitu sebanyak 55 orang (83,3%). Berdasarkan Jenis Kelamin dan Tingkat Stres Kerja Guru di Sekolah X Tahun 2025, mayoritas responden adalah perempuan yaitu sebanyak 50 orang (75,8%), sedangkan laki‑laki sebanyak 16 orang (24,2%). Pada kelompok perempuan, sebagian besar mengalami stres berat yaitu 30 orang (60%), sedangkan pada kelompok laki‑laki, distribusi stres berat tercatat sebanyak 6 orang (37,5%). Terdapat hubungan signifikan antara beban kerja (PR=1,08). Disimpulkan bahwa faktor utama yang memengaruhi stres kerja guru adalah tingginya beban kerja. Saran dari peneliti ini adalah Upaya pencegahan stres kerja guru perlu difokuskan pada pengelolaan beban kerja, pembagian peran yang jelas, dan perbaikan lingkungan kerja fisik.