cover
Contact Name
Kursih Sulastriningsih S
Contact Email
stikesbhaktipertiwiindonesia37@gmail.com
Phone
+6281382388476
Journal Mail Official
jik.stikesbpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jagakarsa No.37 14, RT.14/RW.1, Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12620
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI
ISSN : 25494031     EISSN : 29629721     DOI : https://doi.org/10.58813/stikesbpi
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhakti Pertiwi Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI merupakan jurnal peer review dan open access. Jurnal ini memfasilitasi penulis untuk menerbitkan artikel ilmiah di bidang kesehatan termasuk keperawatan, kebidanan dan kesehatan masyarakat dan menyediakan akses terbuka bagi masyarakat untuk membaca abstrak dan makalah lengkap
Articles 55 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN KE POSYANDU DI POSYANDU DELIMA DESA PENILIKAN Rizki, Muhamad; Nurlelawati, Ella; Ernawati, Novy; Rodiyah, Dedeh
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v9i1.240

Abstract

Posyandu diselenggarakan oleh kader yang telah terlatih secara terpadu dengan bantuan petugas puskesmas pada tempat dan waktu tertentu. Di kabupaten oku persentase cakupan D/S tahun 2022 yaitu57,1% meskipun mengalami peningkatan tetapi masih dibawah target pencapain yaitu 80%.Tujuan penelitian: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjugan ke posyandu pada ibu yang mempunyai balita usia 0-59 bulan di posyandu delima desa penilikan wilayah kerja puskesmas peninjaun kabupaten oku sum-sel. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 80 responden memakai data primer analisis menggunakan chi squer. Hasil penelitian: Ada hubungan antara umur dengan kunjugan ke posyandu nilai (p value = 0,005), ada hubungan antara pendidikan dengan kunjuganke posyandu nilai (p value = 0,001), tidak ada hubungan antara pekerjaan nilai (p value = 0,490), ada hubungan antara pengetahuan (p value = 0,000), tidak ada hubungan sikap nilai (p value = 0,699), tidak ada hubungan jarak tempuh nilai (p value = 0,675), Kesimpulan : dalam penelitian ini ada 3 variabel yaitu umur ibu, pendidikan ibu dan pengetahuan ibu yang berhubungan dengan kunjugan ke posyandu pada ibu yang mempunyai balita usia 0-59 bulan di posyandu delima desa penilikan kab. OKU sum-sel periode mei-juni tahun 2024. Saran : diharapkan dapat memberikan edukasi tentang pentingnya kunjugan ke posyandu dengan pendekatan wawancara atau diskusi dengan ibu dan keluarga di desa penilikan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA, PENDIDIKAN, DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KEAKTIFAN LANSIA DALAM KUNJUNGAN KE POSYANDU LANSIA X DI PAMULANG TAHUN 2024 Nanda, Prima Wira; 1Muninggar; Sugiharti
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN Bhakti Pertiwi Indonesia
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v8i2.218

Abstract

Latar belakang: Lansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Posyandu lansia terbilang banyak dan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, namun masih banyak kendala yang harus dihadapi dan ditanggulangi. Kendala tersebut antara lain kurangnya pengetahuan lansia mengenai keberadaan Posyandu lansia akibat kurang sosialisasi mengenai program yang ada pada Posyandu lansia, jarak lokasi yang jauh juga menyebabkan lansia sulit untuk datang ke posyandu lansia karena seorang lansia cenderung cepat merasa lelah apabila harus pergi dengan jarak yang jauh. Tujuan penelitian: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan lansia yang berkunjung ke Posyandu lansia di wilayah SJ RW. 02 Kec. Tanjung Priok Jakarta Utara tahun 2022. Metode penelitian: penelitian deskriptif kuantitatif, dengan metode pendekatan cross sectional, menggunakan total sampel dengan jumlah sampel 35 responden, memakai data primer (kuesioner), analisis menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian: hasil uji statistik chi-square terdapat hubungan antara usia (p-value = 0,000), tingkat pendidikan (p-value =0,021), dukungan keluarga (p-value = 0,001) dan jarak (p-value = 0,001). Sedangkan tidak terdapat hubungan antara variabel jenis kelamin (p-value = 0,113) dengan keaktifan lansia terhadap kunjungan ke Posyandu. Kesimpulan penelitian: dari lima variabel, terdapat empat variabel yang berhubungan dengan keaktifan Posyandu lansia, dan satu variabel tidak terdapat hubungan. Saran: untuk sering melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada lansia dan anggota keluarga tentang berbagai hal yang berkaitan dengan masalah kesehatan lansia dan pentingnya pendampingan lansia saat Posyandu.    
PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB E MUSTIKA JAYA BEKASI TIMUR TAHUN 2023 Emilia; Dyan Oktaviani
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN Bhakti Pertiwi Indonesia
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v8i2.219

Abstract

Nyeri punggung merupakan gangguan yang umum terjadi pada kehamilan, ibu hamil mungkin pernah memiliki riwayat sakit punggung sebelumnya. Untuk mengatasi nyeri punggung dapat dilakukan prenatal yoga yang bermanfaat membentuk postur tubuh yang tegap, memurnikan saraf pusat yang terdapat di tulang punggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di PMB E Mustika Jaya Bekasi Timur. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest desain. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil trimester III periode September-Desember 2023 yang mengalami nyeri punggung yang berjumlah 45 ibu hamil. Sampel berjumlah 40 ibu hamil diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan prenatal yoga hampir dari setengah ibu hamil mengalami nyeri punggung dengan skala 4-6 (nyeri sedang) sebanyak 25 responden (62,5%), kemudian setelah dilakukan prenatal yoga lebih dari setengah ibu hamil dengan skala 1-3 (nyeri ringan) sebanyak 28 responden (70%). Uji statistik spearman rank menunjukkan bahwa p value=0,000<a (0,05) sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada pengaruh prenatal yoga terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III. Diharapkan ibu hamil agar dapat mengikuti pelaksanaan prenatal yoga pada kelas ibu hamil, yang bermanfaat untuk mengatasi nyeri punggung, jika tidak ada maka ibu hamil dapat menerapkan sendiri di rumah
PENGARUH SENAM TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA PROPINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2018 Seftianingtyas, Woro Nurul
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 6 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v6i1.95

Abstract

Abstrak Semakin tinggi usia harapan hidup suatu negara menyebabkan semakin banyak pula jumlah lansia yang ada di negara tersebut. Hal tersebut diikuti dengan tingginya masalah kesehatan yang ada pada lansia, salah satunya adalah gangguan tidur. Lebih dari setengah populasi lansia sering mengeluhkan adanya gangguan tidur di malam hari. Senam lansia merupakan salah satu contoh aktivitas fisik yang direkomendasikan oleh WHO agar dapat dilakukan oleh lansia untuk memperbaiki kualitas tidurnya. Jenis senam lansia yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah Senam Lansia Menpora, Senam SKJ Lansia, Senam Lansia Tera, dan Senam Osteoporosis. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh senam lansia dengan kualitas tidur pada lansia di PuskesmasWundulako Tahun 2018. Penelitian ini mengunakan desian penelitian eksperimen murni dimana desain yang digunakan adalah posttest only with control group design Populasi dalam penelitian ini adalah 50 orang lansia, dengan tehnik penarikan sampel secara Random Sampling. Metode analisis menggunakan Uji Statistik independent t test.. Hasil penelitian Pada kelompok eksperimen kualitas tidur responden sebagian besar adalah baik yaitu sebanyak 20 (80%) responden, sedangkan pada kelompok kontrol kualitas tidur responden sebagian besar adalah buruk yaitu 18 (72%) responden. Ada perbedaan yang signifikan kualitas tidur responden kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yaitu p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Puskesmas diharapkan lebih rutin lagi dalam mengadakan senam lansia, sehingga kualitas tidur lansia lebih baik. Tenaga kesehatan diharapkan lebih intens lagi dalam membangun pola komunikasi dengan lansia dan menciptakan komunikasi yang mampu menarik perhatian lansia agar mau mengikuti senam lansia. Kata Kunci : kualitas tidur dan senam lansia Abstract The higher the life expectancy of a country, the greater the number of elderly people in the country. This was followed by high health problems that exist in the elderly, one of which is sleep disturbance. More than half of the elderly population often complains of sleep disturbance at night. Elderly exercise is one example of physical activity that is recommended by WHO to be done by the elderly to improve the quality of their sleep. Types of elderly gymnastics that are often performed by the people of Indonesia are Menpora Elderly Gymnastics, Elderly SKJ Gymnastics, Elderly Gymnastics Tera, and Osteoporosis Gymnastics. The purpose of this study was to determine the effect of elderly exercise with sleep quality in the elderly in Puskesmas Wundulako in 2018. This study used a purely experimental research design in which the design used was posttest only with control group design. The population in this study was 50 elderly people, with a sampling technique. Random Sampling. The method of analysis uses the independent t test. The results of the research in the experimental group were mostly good sleep quality by 20 (80%) respondents, while in the sleep quality control group the majority of respondents were bad, namely 18 (72%) respondents. There was a significant difference in the sleep quality of the respondents in the experimental group and the control group, which was p value 0,000 <0.05. The conclusion of this study is the Puskesmas is expected to be more routine in holding elderly exercises, so that the quality of sleep for the elderly is better. Health workers are expected to be even more intense in building communication patterns with the elderly and creating communication that is able to attract the attention of the elderly so that they want to follow the elderly gymnastics
ANALISIS FAKTOR KEJADIAN UNMET NEED KB MASA PANDEMI COVID - 19 DI BPM E CIBINONG gusti, niky wahyuning
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 6 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v6i1.102

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Angka Unmet Need KB yang tinggi menjadi penyebab tingginya Total Fertility Rate (TFR) dan kehamilan tidak diinginkan (unwanted pregnancy). Beberapa faktor yang mempengaruhinya yaitu umur, pengetahuan, persepsi, dukungan keluarga dan manajemen pelayanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian Unmet Need KB Pada Masa Pandemi Covid - 19 di BPM E Kecamatan Cibinong Bogor Tahun 2021. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur (PUS) di BPM E Kecamatan Cibinong Bogor terhitung dari bulan Maret-Agustus 2021 berjumlah 180 responden dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data merupakan data primer dianalisis menggunakan uji uji chi square. Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur (p = 0,000), pengetahuan (p = 0,000), persepsi (p = 0,000), dukungan suami (p = 0,000) dan manajemen pelaynanan KB (p = 0,000) dengan kejadian Unmet Need KB pada masa pandemi Covid-19. Kesimpulan penelitian ini yaitu umur ibu berpeluang tinggi terhadap kejadian Unmet Need KB pada masa pandemi Covid-19. Saran untuk tempat penelitian diharapkan ibu dapat meningkatkan pengetahuannya tentang batas usia masa subur sehingga tidak terjadi kesalahpahaman mengenai waktu berhentinya menggunakan alat kontrasepsi dan dapat meningkatkan motivasi ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi agar dapat mencegah kehamilan yang akan membawa dampak terhadap kondisi kesehatan ibu. Kata kunci : Unmet Need KB, Pandemi Covid-19, Umur, Pengetahuan, Persepsi, Dukungan Keluarga, Manajemen Pelayanan KB ABSTRACT Background: The high Unmet Need for Family Planning is the cause of the high Total Fertility Rate (TFR) and unwanted pregnancies. Several factors that influence it are age, knowledge, perception, family support and service management. The purpose of the study was to determine the analysis of factors related to the occurrence of Unmet Need for Family Planning during the Covid-19 Pandemic at BPM E, Cibinong District, Bogor in 2021. Methods: This research is a quantitative analytic study with a cross sectional design. The sample in this study was Couples of Childbearing Age (PUS) at BPM E, Cibinong District, Bogor, starting from March-August 2021, totaling 180 respondents using simple random sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Data is primary data analyzed using chi square test Result: The study found that there was a significant relationship between age (p = 0.000), knowledge (p = 0.000), perception (p = 0.000), husband's support (p = 0.000) and family planning service management (p = 0.000) with the incidence of Unmet Need for Family Planning. during the Covid-19 pandemic. The conclusion this study, the age of the mother has a high chance of the occurrence of Unmet Need for Family Planning during the Covid-19 pandemic. Suggestions for the research site, it is hoped that mothers can increase their knowledge about the age limit for the fertile period so that there are no misunderstandings about the time to stop using contraceptives and can increase the motivation of mothers to use contraceptives in order to prevent pregnancy which will have an impact on the mother's health condition. Keywords : Unmet Need for family planning, Covid-19 pandemic, age, knowledge, perception, family support, family planning service management
The PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA WHATSAPP TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI PMB D TAHUN 2022 Mutmainah, Vepti Triana
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 6 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v6i1.103

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Berdasarkan data dari WHO, rata-rata angka pemberian ASI eksklusif di dunia pada tahun 2017 hanya sebesar 38%, WHO menargetkan pada tahun 2025 angka pemberian ASI eksklusif pada usia 6 bulan pertama kelahiran meningkat setidaknya 50%. Menurut UNICEF (2017) rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif salah satunya disebabkan kurangnya pengetahuan tentang manajemen laktasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media whatsapp tentang ASI Eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap dalam memberikan ASI Eksklusif di Wilayah Kota Depok. Metode Penelitian: quasi eksperimen dengan desain one group pretest post test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 responden dengan teknik purposive sampling Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon Test Uji. Hasil Penelitian : menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil sesudah diberikan Pendidikan kesehatan tentang Asi Eksklusif dengan nilai pvalue 0,000. Kesimpulan : Adanya pengaruh pengetahuan dan sikap sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan menggunakan media whatsapp. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Pengetahuan, Sikap , Whatsapp, Ibu Hamil Trimester III Abstract Background: Based on data from WHO, the average rate of exclusive breastfeeding in the world in 2017 was only 38%, WHO targets that by 2025 the rate exclusive breastfeeding in the first 6 months of birth will increase by at least 50%. According to UNICEF one reasons for the coverage of exclusive breastfeeding is the lack of knowledge about lactation management. Research Objectives: To determine the influence of education through WhatsApp social media on the knowledge and attitudes of exclusive breastfeeding. Research Method: This research uses quasi-experimental design with one group pretest post test. The sample in this research is 46 respondents with purposive sampling technique. Statistical test uses the Wilcoxon Test. The results of the study: This research shows that there is an improvement in knowledge and attitudes of pregnant mother after being given education about eksclusive breastfeeding with a value (p <0.05). Conclusion: There is an influence of knowledge and attitudes after being given education using the WhatsApp social media group. Keywords: Exclusive breastfeeding, Knowledge, Attitude, Whatsapp, Third Trimester Pregnant Woman
HUBUNGAN USIA IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT DI RSIA NURUL ANNISA CIKARANG TAHUN 2021 reflisiani, dian
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 6 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v6i1.104

Abstract

ABSTRAK Pre-eklamsia adalah salah satu kasus gangguan kehamilan yang bisa menjadi penyebab kematian ibu.Faktor penyebab preeklampsia saat ini tak bisa diketahui dengan pasti, walaupun penelitian yang dilakukan terhadap penyakit ini sudah sedemikian maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Usia Ibu Bersalin dengan kejadian Preeklampsia Berat di RSIA Nurul Annisa Cikarang Tahun 2021. Metode Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin sebanyak 2817 responden.Pengambilan sampel yang digunakan rumus slovin didapatkan sebanyak 350 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 350 sampel ibu bersalin yang mengalami Preeklampsia Berat sebanyak 64 responden (18,3%) dan yang tidak mengalami Preeklampsia Berat ada 286 orang (81,7%). Hasil uji statistik terdapat adanya hubungan Usia Ibu Bersalin dengan Kejadian Preeklampsiadengan hasil (p = 0,000).Simpulan dan saran dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu bersalin dengan kejadian preeklampsia berat di RSIA Nurul Annisa Cikarang Tahun 2021. Dengan melihat hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan lebih meningkatkan pemberian konseling atau pendidikan kesehatan untuk masyarakat khususnya mengenai Preeklampsia Berat dengan lebih optimal dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan khususnya pelayanan kebidanan. ABSTRACT Pre-eklamsia is one of those cases of disorders of pregnancy can be the cause of maternal deaths. Preeklampsia cause factors not currently known with certainty, although research conducted against the disease is already in such a forward. This research aims to know the birthing Mother Age Relationship with Gen. Preeklampsia heavily at the RSIA Nurul Annisa Cikarang year 2021. The research method is quantitative using the analytic approach of cross sectional, the population in this research is the whole birthing mother as much as 2817 respondents . Sampling used formula slovin obtained as many as 350 respondents. The research results showed that 350 samples from the birthing mother who suffered Heavy Preeklampsia as much as 64 respondents (18.3%) and are not subjected to Heavy Preeklampsia there are 286 people (81.7%). The results of the statistical tests, there is a connection with the birthing Mother Age Preeklampsiadengan results (p = 0.000). Summary and advice from this research is the existence of a significant relationship between the age of the mother's maternity with Genesis preeklampsia heavily at RSIA Nurul Annisa Cikarang year 2021. By looking at the results of this research are expected to further increase the granting of health workers counselling or health education to the community especially about Preeklampsia Weight with a more optimal and are expected to increase quality of service in particular Ministry of midwifery. Keywords : Age, Heavy Preeklampsia
HUBUNGAN WAKTU PEMASANGAN KB IUD PASCASALIN DENGAN KEJADIAN EKSPULSI DI RS X sagita, widi
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 6 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v6i1.106

Abstract

ABSTRACT IUD expulsion is the occurrence of expulsion of the device from the uterus which usually occurs in the first trimester after insertion. Factors that influence the success of the IUD insertion are the type of IUD, the acceptor factor, the time of insertion (interval, postpartum, post-abortion, post-coitus), and the installation force. Based on a preliminary study at the X Hospital, the incidence of post placental and postpartum expulsion was 7% of 142 IUD acceptors in 2019, and 9% of 150 IUD acceptors in 2020. The purpose of this study was to determine the relationship between the timing of post-partum IUD insertion with expulsion incidence at X Hospital Period January-March 2021. Method This research is a descriptive analytic study with a cross sectional design, using a total sample of 78 respondents, using secondary data (medical records), analysis using SPSS. From the results of the study, the chi-square statistical test showed that there was a relationship between the timing of post-partum IUD insertion and the incidence of expulsion at the X Hospital for the period January-March 2021 (p-value = 0.047) with the highest incidence of expulsion at the time of post-placental insertion. Of the three variables, all of them have a relationship with the incidence of expulsion at the X Hospital for the January-March 2021 period. Keywords: Post partum IUD KB, Expulsion
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMILIH ALAT KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) DI PMB A DESA KALISUREN KEC.TAJURHALANG Sulastriningsih, Kursih
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 6 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v6i1.156

Abstract

Alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) merupakan pilihan alat kontrasepsi yang efektif, aman dan nyaman bagi banyak wanita dan Dukungan suami dalam KB merupakan bentuk nyata dari keperdulian dan tanggung jawab para pria. IUD merupakan metode kontrasepsi yang efektif dan reversibel dengan efektivitas > 99% dalam mencegah kehamilan, tetapi penggunaan IUD masih rendah dan mengalami penurunan. Penelitian ini bersifat deskriftif Analitik, yang menggambarkan hubungan antara Dukungan suami dan pengetahuan ibu dengan pengambilan keputusan memilih alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD), dengan pendekatan cross sectional yaitu penelitian diukur satu kali saja dalam kurun waktu yang bersamaan. sebagian besar responden yang tidak memilih Alat Kontrasepsi yaitu sebanyak 35 responden (79,5%) sedangkan responden yang memilih sebanyak 9 rseponden (20,5%). dari 44 responden, didapatkan 8 Akseptor yang memilih IUD yang mendapatkan dukungan dari suami. Dari hasi uji statistik didapatkan nilai p value=0,008 (p < nilai α) maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara dukungan suami dengan Pengambilan keputusan untuk memilih IUD. Dukungan suami adalah suatu bagian dari dukungan sosial.dukungan sosial merupakan suatu kenyataan, perhatian, penghargaan atau menolong orang dengan sikap menerima kondisi yang diperoleh dari individu atau kelompok. sangatlah penting dukungan suami dalam menentukan pengambilan keputusan memilih Alat Kontrasepsi IUD dikarenakan dukungan merupakan perhatian suami terhadap seorang istrinya.
Stres Akibat Kerja dan Strategi Coping Stress pada Guru Taman Kanak-Kanak Selama Masa Pandemi COVID 19 Kota Depok Tahun 2021 Wijayanti, ratna Utami
Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN STIKES BHAKTI PERTIWI INDONESIA VOL. 6 NO. 1, FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58813/stikesbpi.v6i1.183

Abstract

Stres akibat kerja merupakan respons yang timbul karena berhadapan dengan tekanan dan tuntutan kerja yang tidak sejalan dengan kemampuan dan pengetahuan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran stres kerja pada guru taman kanak-kanak dan strategi coping stress dalam menjalani proses pengajaran jarak jauh selama masa pandemic COVID 19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melibatkan guru taman kanak-kanak di Kota Depok tahun 2021. Metode pengambilan data penelitian ini adalah wawancara mendalam. Validasi data dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada pimpinan institusi dan observasi. Hasil penelitian ini adalah dampak positif stres yang dirasakan oleh para guru adalah mereka mampu menjalani proses pengajaran daring ini karena dukungan-dukungan yang diberikan kepada guru. Dampak negatif yang dirasakan oleh para guru lebih mengarah pada munculnya gangguan-gangguan kesehatan, seperti lelah, nyeri pinggang, mata berair dan lelah, serta tubuh terasa panas. Strategi coping stress yang dilakukan berupa Dukungan-dukungan dari berbagai pihak mampu meningkatkan ketahanan para guru dalam proses adaptasi, seperti pemberian kuota internet saat mengajar, Dukungan banyak diberikan kepada para guru, baik berupa pelatihan, pengembangan wawasan, diskusi dengan sesama guru dan atasan ketika mengalami kendala pengajaran, pemberian kuota internet, dan kerjasama dengan orangtua untuk memfasilitasi belajar para siswa.Kata kunci: stres kerja; coping stress; guru; pengajaran daring; taman kanak-kanak; kesehatan kerja