cover
Contact Name
Abd. Rohman
Contact Email
jurnal.forind@gmail.com
Phone
+6281233992973
Journal Mail Official
jurnal.forind@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas Gg. V No.24, Tlogomas, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
JADMENT: Journal of Administration and Development
Published by Penerbit Forind
ISSN : -     EISSN : 30643015     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
JADMENT: Journal of Administration and Development, platform publikasi ilmiah dengan desain open access sebagai media bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan dan wawasan tentang praktik, teori, dan penelitian masalah-masalah administrasi publik, pelayanan publik, manajemen publik, kebijakan publik, otonomi daerah, gender, dan perencanaan pembangunan Nasional, Daerah, Pembangunan Kelembagaan, Pembangunan Regional, Problema Pembangunan. JADMENT: Journal of Administration and Development diterbitkan empat bulan sekali (Maret, Juli, dan November) oleh Penerbit Forind bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (FISIP UNITRI) sejak tahun 2024.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024)" : 10 Documents clear
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGEMBANGKAN DAN MENGELOLA PARIWISATA DI DESA PUJON KIDUL KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG: Implementation Of Village Government Policy in Developing and Managing Tourism in Pujon Kidul Village Pujon District Malang District Witin, Robertus Paskalis Geli; Adiwidjaya, Ignatius; Setyawan, Dody; Ghunu, Agustinus
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.8

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi yang tidak bias tentang kebijakan pemerintah daerah Pujon Kidul dalam mempromosikan dan mengawasi pariwisata. Pengumpulan data untuk penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai bagian dari metodologi kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel secara purposif digunakan untuk memilih empat informan secara total: sekretaris desa, kepala pariwisata, kepala Desa Pujon Kidul, dan pelaku usaha dari masyarakat. Model interaktif yang dikembangkan oleh Huberman, Miles, dan Sadana digunakan untuk melakukan analisis data, yang meliputi pengumpulan data, pemadatan data, penyajian data, dan pembuatan kesimpulan. Empat indikator utama teori George Edward III komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi, dan disposisi juga digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa untuk mempromosikan dan mengawasi pariwisata telah berjalan dengan baik dan sejalan dengan rencana yang telah ditetapkan. Pemerintah, beberapa masyarakat, dan pekerja industri pariwisata mendukung pelaksanaan kebijakan ini, demikian pula ketersediaan dana dan sumber daya yang cukup. Namun kendala yang ada antara lain minimnya fasilitas dan adanya penentangan dari beberapa kelompok terhadap pendirian Kafe Sawah.
KINERJA APARATUR DESA ORO ORO OMBO KOTA BATU DALAM PELAYANAN PEMBUATAN KARTU KELUARGA (KK): Performance Of The Oro Oro Ombo Village Apparatu Batu City In Family Card (KK) Production Services Leo, Devince Duka; Ghunu*, Agustinus
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.9

Abstract

Optimalisasi kinerja aparat pemerintah desa dewasa ini sangatlah dibutuhkan untuk keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah. Dimana berdasarkan Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah yaitu dimana dalam mengutamakan pada daerah kabupaten/kota yang berwenang, luas, nyata dan bertanggung jawab kepada daerah. Otonomi daerah artinya terwujudnya pemerintah yang baik (good governance). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tentang kinerja aparatur desa dalam pelayanan pembuatan kartu keluarga desa Oro Oro Ombo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kartu keluarga desa Oro Oro Ombo Kota Batu yaitu dilihat dari lima indikator kinerja yaitu, kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, dan kemandirian sudah dapat dikatakan optimal. Namun disisi lain secara ketepatan waktu pelayanan masih menjadi kendala yang dihadapi masyarakat..
KINERJA BIDANG PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH BADAN KEUANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN: Performance of Regional Revenue Management Field of Regional Financial Agency of South Kalimantan Province Hermawan*, Ade; Jamili, Muhammad; Bakhtiar
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.10

Abstract

Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan memiliki akuntabilitas yang baik, mampu memenuhi kewajiban keuangan dengan baik, memiliki kejujuran yang baik, menerapkan prinsip efisiensi dan efektivitas dengan baik, serta kegiatan pengendalian pun terlaksana dengan baik pula. Jadi secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kinerja Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan semuanya mengarah pada kinerja yang baik.
MITIGASI BENCANA DALAM PERSPEKTIF KEBIJAKAN PUBLIK DI KOTA MALANG: Disaster Mitigation in Public Policy Perspective in Malang City Khoirurrohman, Moh; Setyawan*, Dody; Firdausi, Firman
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.11

Abstract

Bencana alam saat ini sering terjadi, termasuk di Kota Malang. Hal tersebut mendorong Pemerintah Pusat dan Daerah mengeluarkan ragam kebijakan baik Undang-undang, Peraturan Daerah atau Peraturan Wali Kota, serta berbagai peraturan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis mitigasi bencana yang dilakukan Pemerintah Kota Malang dari perspektif implementasi kebijakan publik dengan model Jorge Edward III. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informannya menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan telaah dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik interaktif dari Miles, Huberman, dan saldana meliputi pengumpulan data, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan dengan terjadinya bencana alam menyebabkan krisis multidimensi yang memiliki dampak pada kehidupan, kerugian baik dari material dan non-material, menjadi dasar bagi pemerintah untuk menjaga dan melindungi Masyarakat dalam bentuk edukasi pra-bencana. Implementasi mitigasi bencana dalam sudut pandang kebijakan publik khususnya di Kota Malang sudah berjalan dengan kebijakan yang ada. Dilihat dari data yang dihasilkan baik dari sosialisasi yang dikemas dalam bentuk sosialisasi dan edukasi terhadap Masyarakat, ketersediaan sumber daya, pemahaman pegawainya dan seragamnya perspektif menjadi indikator keberhasilan dalam proses implementasi. Faktor pendukung meliputi terdapatnya aturan sebagai dasar Mitigasi Bencana di Kota Malang dan letak tidak strategisnya kantor BPBD yang menjadi faktor penghambatnya.
PELAKSANAAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA: Implementation of the Functions of the Village Consultative Body (BPD) in the Implementation of Village Government Fatahilah, Ayunin Nur; Wahyuti*, Sri; Pasolang, Yoseph
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.12

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Terpedo Jaya adalah terbatasnya sarana dan prasarana yang ada sehingga tidak maksimal dalam menyerap aspirasi masyarakat secara detail. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana pelaksanaan fungsi BPD dalam mewujudkan pemerintahan desa yang baik serta dapat memberikan pelayanan yang baik. Penelitian ini dilakukan di Desa Terpedo Jaya Kabupaten Luwu Utara dengan metode penelitian kualitatif. Fokus penelitian adalah fungsi BPD dengan jumlah informan sebanyak 25 orang terdiri dari perangkat desa dan masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun peran dan fungsi sudah diatur secara jelas, BPD belum dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara baik. BPD dalam membuat kebijakan masih belum maksimal yang disebabkan oleh kurang memahami peran dan fungsinya, serta dari pemerintah desa tidak memberikan pelatihan dan pendidikan terkait peran dan fungsi BPD. Demikian juga fungsi menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat juga belum maksimal yang disebabkan oleh pola interaksi dengan masyarakat yang tidak maksimal, tidak adanya insentif, dan sistem pemilihan BPD yang masih dinilai kurang demokratis.
TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA: ANALISA TREN PENGELOLAAN DANA DESA 2016-2024: Transparency and Accountability in Village Fund Management: An Analysis of Trends in Village Fund Management 2016-2024 Ra’is, Dekki Umamur; Rini*, Yeni Tata
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.13

Abstract

Implementasi pengelolaan dana desa di Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan selama satu dekade terakhir, dengan peningkatan alokasi yang signifikan dan mekanisme tata kelola yang terus berkembang. Dari alokasi awal sebesar Rp20,8 triliun pada tahun 2015, komitmen pemerintah telah berkembang secara signifikan, mencapai sekitar Rp70 triliun pada tahun 2019 dan meningkat lebih lanjut menjadi Rp72 triliun pada tahun 2024. Penelitian ini berfokus pada analisis tren transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa selama periode 2016-2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan implementasi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan prinsip tersebut, dan merumuskan rekomendasi kebijakan untuk optimalisasi pengelolaan Dana Desa. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Untuk meningkatkan validitas dan reliabilitas temuan, penelitian ini menggunakan triangulasi data. Kerangka analisis penelitian ini mencakup dua dimensi utama, yaitu transparansi dan akuntabilitas. Hasil kajian mengungkapkan adanya kemajuan yang signifikan dan tantangan yang masih ada dalam pengelolaan Dana Desa. Meskipun program ini telah mencapai pembangunan infrastruktur dan transformasi digital yang substansial, masalah transparansi, akuntabilitas, dan korupsi masih menjadi perhatian utama. Keberhasilan program ini sangat bervariasi di berbagai daerah, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti literasi digital, ketersediaan infrastruktur, dan kapasitas tata kelola pemerintahan daerah. Adapun Tantangan utama meliputi Korupsi dan salah urus, Literasi digital yang terbatas, Kendala infrastruktur, dan Kualitas implementasi yang bervariasi. Maka kedepan diperlukan upaya untuk memperkuat infrastruktur digital dan program literasi, Meningkatkan mekanisme transparansi, Menstandarisasi sistem pelaporan, Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan, dan mengembangkan program pengembangan kapasitas yang tepat sasaran.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK MELALUI PENERAPAN DISPENDUK CARE OF DISABILITIES AND SOCIAL INCLUSION (D-CARDS) KOTA MALANG: Effectiveness of Public Services Through The Implementation of Dispenduk Care of Disabilities And Social Inclusion (D-CARDS) Malang City Gala, Imelda; Firdausi, Firman; Rohman*, Abd
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.14

Abstract

Pelayanan publik sebagai salah satu tugas utama pemerintah harus dirasakan semua kalangan tanpa diskrimasi. Namun faktanya masih terdapat kelompok masyarakat, yaitu disabilitas atau kelompok rentan dan lansia yang belum memperoleh dokumen kependudukan dengan pelayanan yang layak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas penerapan Dispenduk CARe of Disabilities and Social Inclusion (D-CARD) Dispendukcapil untuk memastikan pelayanan yang baik bagi semua. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian Dispendukcapil Kota Malang. Informan penelitian ditentukan dengan snowball sampling. Teknik analisis data menggunakan model interaktif, meliputi data collection, data condensation, data display, dan conclusion. Temuan penelitian adalah efektivitas pelayanan penerapan D-CARDS melalui standarisasi pelayanan publik telah memenuhi standar pelayanan dilihat dari aspek prosedur pelayanan, biaya pelayanan, sarana prasarana, dan kemampuan pegawai yang sesuai dengan aturan dan standart yang telah ditentukan. Namun dari aspek ketepatan waktu yang perlu dievaluasi karena faktor kondisi fisik penerima layanan (masyarakat disabilitas). Kondisi fisik penerima layanan yang tidak dapat dipaksakan sesuai dengan waktu pelayanan yang ditentukan Dispendukcapil kota Malang menjadi kendala utama. Sehingga perlu dilakukan pelayanan jemput bola sesuai dengan jam pelayanan dan waktu penerima layanan.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DI DESA SIDOMULYO KOTA BATU: Tourism Village Development Strategy To Improve Village Original Income in Sidomulyo Village Batu City Kana, Ketrin Nona Aflora Veronika; Chornelia, Roro Merry; Firdausi, Firman
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.15

Abstract

Pengembangan desa wisata membutuhkan partisipasi bukan saja dari pemerintah sebagai pemegang kewenangan, namun partisipasi masyarakat lokal juga sangat penting dalam keseluruhan tahap pengembangan, mulai dari tahap perencanaan, implementasi dan pengawasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi pengembangan Desa wisata untuk meningkatkan pendapata asli desa di desa Sidomulyo, kabupaten Batu, Kota Batu. Faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data sekunder dan data primer. Hasil penelitian menujukan bahwa Pemerintah Desa Sidomulyo berhasil dalam mengimplementasikan Stetegi pengembangan desa wisata untuk meningkatkan pendapatan asli desa, dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta mensejatrakan masyarakat desa Sidomulyo. Faktor pendukung Strategi pengembangan desa wisata untuk meningkatkan pendapatan asli desa adalah adanya integrasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam pengembangan desa wisata sedangkan faktor penghambatnya ialah pembangunan Infrastruktur jalan untuk masuk ke dalam ladang bunga petani yang belum selesai.
ANALISIS DAMPAK PROGRAM DESA WISATA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT: Analysis of The Impact of The Village Tourism Program on Community Welfare Loking, Erly Soniya; Wulandary, Roro Merry Chornelia; Firdausi, Firman
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.16

Abstract

Program desa wisata di Indonesia adalah sarana efektif untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Desa Sidomulyo, yang dikenal dengan potensi alam dan budayanya, merupakan salah satu desa yang menerapkan program desa wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program desa wisata terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Sidomulyo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan informasi melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program desa wisata memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata, pembukaan lapangan kerja baru, serta peningkatan keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia. Selain itu, program ini juga berkontribusi pada pelestarian budaya lokal dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam. Namun, beberapa tantangan seperti adanya masyarakat yang suka. dan tidak suka dengan program ini berkaitan dengan sumber daya manusianya serta adanya perubahan sosial yang mengakibatkan penjualan omset tanaman hias menurun . Secara keseluruhan, program desa wisata di Desa Sidomulyo telah berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
PERAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA: The Role Of Government And Community In Village Development Amra, Amra; Roba, Sahra; Mubarak, Baetul
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan utama mengenai sejauh mana peran pemerintah dan masyarakat telah berjalan secara seimbang dalam proses pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan khususnya di wilayah Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui beberapa tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan desa terlihat cukup seimbang. Pemerintah Desa bertanggung jawab untuk mengkoordinasi dan memfasilitasi masyarakat dalam pertemuan-pertemuan yang membahas pembangunan, menampung aspirasi masyarakat, memberikan pengarahan dan pembinaan, menyediakan dana pembangunan, serta berperan sebagai pelopor dan inovator, sekaligus memberikan dorongan kepada masyarakat. Sementara itu, masyarakat berperan aktif dalam setiap tahap perencanaan hingga evaluasi pembangunan dengan memberikan masukan dan usulan, melaksanakan pembangunan secara mandiri, mendukung pembangunan melalui kontribusi tenaga dan sumber daya lainnya, serta berperan dalam pengawasan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10