cover
Contact Name
Abd. Rohman
Contact Email
jurnal.forind@gmail.com
Phone
+6281233992973
Journal Mail Official
jurnal.forind@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas Gg. V No.24, Tlogomas, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
JADMENT: Journal of Administration and Development
Published by Penerbit Forind
ISSN : -     EISSN : 30643015     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
JADMENT: Journal of Administration and Development, platform publikasi ilmiah dengan desain open access sebagai media bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan dan wawasan tentang praktik, teori, dan penelitian masalah-masalah administrasi publik, pelayanan publik, manajemen publik, kebijakan publik, otonomi daerah, gender, dan perencanaan pembangunan Nasional, Daerah, Pembangunan Kelembagaan, Pembangunan Regional, Problema Pembangunan. JADMENT: Journal of Administration and Development diterbitkan empat bulan sekali (Maret, Juli, dan November) oleh Penerbit Forind bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (FISIP UNITRI) sejak tahun 2024.
Articles 54 Documents
EFEK DOMINO KETERLAMBATAN SURAT MENYURAT: ANALISIS DAMPAK ADMINISTRATIF TERHADAP MASYARAKAT DI DESA BEJI KECAMATAN JUNREJO: The Domino Effect of Delays in Mailings: An Analysis of the Administrative Impact on the Community in Beji Village, Junrejo District Wahyuni, Christia; Firdausi, Firman; Putra, Ronny Erysa Novianto
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v3i1.55

Abstract

Pelayanan administrasi surat menyurat merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat desa karena menjadi dasar administratif bagi berbagai layanan lanjutan yang dibutuhkan masyarakat. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan permasalahan keterlambatan yang berdampak pada efektivitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlambatan surat menyurat serta efek domino yang ditimbulkannya terhadap pelayanan administratif masyarakat di Desa Beji Kecamatan Junrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur desa dan masyarakat pengguna layanan administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan surat menyurat terjadi pada beberapa tahapan pelayanan, terutama pada proses verifikasi data, penyusunan dokumen, dan pengesahan oleh pejabat berwenang. Keterlambatan tersebut disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia, tingginya volume pekerjaan administrasi, serta sistem pelayanan yang masih dilakukan secara manual. Dampak keterlambatan tidak hanya dirasakan pada satu proses administrasi, tetapi menimbulkan efek domino berupa tertundanya berbagai keperluan administratif lanjutan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlambatan surat menyurat bersifat sistemik dan memerlukan perbaikan menyeluruh pada sistem pelayanan administrasi desa untuk meningkatkan ketepatan waktu dan kualitas pelayanan publik.
PERAN PKK (PEMBERDAYAAN KESEJATERAAN KELUARGA) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DESA PENDEM KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU: The Role of the Family Welfare Empowerment Movement (PKK) in Enhancing Community Skills in Pendem Village Junrejo District Batu City Rega, Yusrianto Kalibata; Wulandary, Roro Merry Chonelia; Firdausi, Firman
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v3i1.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Pendem serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari perangkat desa, pengurus PKK, dan masyarakat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKK berperan signifikan dalam peningkatan keterampilan melalui pelatihan menjahit, kerajinan, dan pengolahan makanan. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah desa dan ketersediaan anggaran, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan waktu partisipasi anggota. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan PKK dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR JENIS ANGKUTAN BARANG DI DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATU: Implementation of Motor Vehicle Testing Service Policy for Freight Transportation in Batu City Adiwidjaya, Ignatius; Ghunu, Agustinus; Alfius, Alfius
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v3i1.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pelayanan pengujian kendaraan bermotor (KIR) jenis angkutan barang di Kota Batu dalam perspektif tata kelola publik yang humanistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan cukup efektif, terutama didukung oleh komunikasi formal dan komitmen aparatur. Namun demikian, keterbatasan infrastruktur pengujian kendaraan serta ketergantungan pada daerah lain menjadi kendala utama yang berdampak pada aksesibilitas dan efisiensi pelayanan. Selain itu, masih ditemukan praktik non-formal yang mengindikasikan belum optimalnya sistem pelayanan yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tidak hanya ditentukan oleh aspek administratif, tetapi juga oleh integritas, kapasitas kelembagaan, dan orientasi pelayanan yang berpusat pada masyarakat.
IMPLEMENTASI PROGRAM SMART KAMPUNG DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DESA JAJAG KECAMATAN GAMBIRAN KABUPATEN BANYUWANGI: Implementation of the Smart Village Program to Improve the Quality of Population Administration Services in Jajag Village Banyuwangi Regency Sampurna, Dody Wisnu
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v3i1.57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Smart Kampung dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Desa Jajag, Kabupaten Banyuwangi. Program Smart Kampung merupakan inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mewujudkan pelayanan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel di tingkat desa. Dalam implementasi kebijakan program smart kampung untuk meningkatkan kualitas pelayanan, masih terdapat banyak masyarakat yang belum memahami adanya program smart kampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis implementasi kebijakan dalam penelitian ini mengacu pada teori George C. Edwards III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Smart Kampung di Desa Jajag telah berjalan dengan baik dalam meningkatkan kecepatan serta kemudahan pelayanan administrasi kependudukan. Tetapi masih terdapat permasalahan pada aspek komunikasi yang masih belum merata. Pemerintah desa disarankan untuk meningkatkan intensitas sosialisasi metode interaktif secara rutin.