cover
Contact Name
Abdul Hamid Kurniawan
Contact Email
abdul.hamid.kurniawan@polnes.ac.id
Phone
+6281331376667
Journal Mail Official
jtepolnes@polnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Samarinda, Jl. Cipto Mangun Kusumo, Sungai Keledang, Kec. Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75242
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
POLIGRID
ISSN : 27234428     EISSN : 27234436     DOI : https//doi.org/10.46964/poligrid
Core Subject : Engineering,
PoliGrid is a peer-reviewed and open-access journal published by the Department of Electrical Engineering, Politeknik Negeri Samarinda. The journal publishes articles in the broad areas of electrical engineering comprising electrical energy generation, transmission, distribution, and utilization. The presence of PoliGrid is expected to further enhance the enthusiasm and quality of research to create innovations for the humanity. Innovation is achieved by strengthening the understanding of science, skills in engineering, and mastery of technology. Due to the trend of interdisciplinary and transdisciplinary research to further develop innovation, PoliGrid accommodates the discussion of several cutting-edge fields such as: smart grids, renewable energy, automation, robotics, electric vehicles, and IoT.
Articles 26 Documents
Analisis Keandalan Jaringan Tegangan Menengah 20 kV Wilayah Tenggarong Sistem Mahakam Riza, Riza Wahyu Hidayat; Muhammad Syahrir Djalil; Ipniansyah
PoliGrid Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v4i2.33

Abstract

Analisis keandalan penyaluran energi listrik pada JTM 20 KV melalui penyulang R-1, R-3 dan R-5 ke konsumen di wilayah Tenggarong pada tahun 2018 sangat dipengaruhi jumlah gangguan yang terjadi. Untuk meningkatkan mutu pelayanan saat ini, maka harus diketahui mutu pelayanan sebelumnya. Penghitungan indeks keandalan dapat menggunakan rumus SAIDI (System Average Interruption Duration Index), SAIFI (System Average Interrupton Frequency Index), CAIDI (Consumer Average Interruption Duration Index), dan CAIFI (Consumer Average Interruption Frequency Index). Dari hasil analisis diperoleh bahwa untuk tahun 2018, nilai SAIDI-SAIFI pada R-1 sebesar 388,24 jam/pelanggan/tahun dan 30,82 kali/pelanggan/ tahun. Nilai SAIDI-SAIFI penyulang R-3 sebesar 535,36 jam/pelanggan/tahun dan 91,51 kali/pelanggan/tahun. Sementara, nilai CAIDI-CAIFI penyulang R-1 rata-rata mengalami pemadaman selama 12,59 jam/pelanggan dan sebanyak 0,000551 kali/pelanggan, CAIDI-CAIFI pada penyulang R-3 rata-rata mengalami pemadaman selama 5,85 jam/pelanggan dan sebanyak 0,00124 kali/pelanggan, sedang penyulang R-5 rata-rata mengalami pemadaman selama 9,91 jam/pelanggan dan sebanyak 0,00185 kali/pelanggan. Perbandingan antara hasil perhitungan SAIDI-SAIFI dengan standar SPLN 68-2 : 1986 menunjukkan bahwa sistem tidak handal karena nilai dari hasil penghitungan melebihi nilai maksimum standar PLN. Penyebab terbanyak terjadinya gangguan penyaluran adalah penyebab internal, sedang penyebab eksternal lebih sedikit.
Koordinasi Rele Arus Lebih dan Rele Gangguan Tanah Pada Penyulang J4 dan J5 di Gardu Induk Karang Joang Balikpapan Nainggolan, Onglan; Masing; Ikhwan Tantowi Ardiwinata
PoliGrid Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i1.37

Abstract

Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik. Sistem distribusi berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik dari sistem yang lebih besar sampai ke konsumen. Pada sistem ini digunakan tegangan menengah yang merupakan sistem yang paling banyak mengalami gangguan dibandingkan dengan sistem transmisi. Penggunaan peralatan proteksi dapat meminimalisir gangguan yang terjadi pada jaringan distribusi. Banyak peralatan proteksi yang digunakan pada jaringan distribusi diantaranya adalah over current relay (rele arus lebih) dan ground fault relay (rele gangguan tanah). Pengkoordinasian antara rele arus lebih dan rele gangguan tanah dilakukan agar alat proteksi dapat bekerja dengan tingkat selektifitas dan sensitifitas yang baik sehingga menjaga kontinuitas penyaluran energi listrik. Pada penulisan skripsi ini akan dibahas koordinasi setting rele arus lebih (OCR) dan setting rele gangguan tanah (GFR). Hasil perhitungan pada penyulang J4 diperoleh selisih waktu (grading time) OCR sebesar 0.4007 detik. Sedangkan untuk selisih waktu OCR pada penyulang J5 adalah 0.3983 detik. Untuk hasil perhitungan pada penyulang J4 diperoleh selisih waktu (grading time) GFR sebesar 0.3998 detik. Sedangkan untuk selisih waktu GFR pada penyulang J5 adalah 0.4 detik. Hal ini menunjukkan koordinasi dikatakan ideal.
Rancang Bangun Rele Arus Lebih Tipe Inverse Time Dengan Time Multiplier Setting 0,05 Detik Berbasis Arduino Wijaya, Becky Arya; Ihsandi, Arief; Nainggolan, Onglan; Murdiyat, Prihadi
PoliGrid Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i1.38

Abstract

Rele arus lebih adalah perangkat yang penting dalam sistem proteksi untuk melindungi peralatan listrik dari kerusakan akibat arus lebih yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengimplementasikan sebuah sistem rele arus lebih yang dapat mendeteksi dan menanggulangi arus lebih dengan prinsip proteksi inverse time, serta dikembangkan menggunakan platform Arduino yang populer dan mudah diakses. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan hardware dan software, serta pengujian performa sistem dengan cara melakukan percobaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi arus lebih dan mengaktifkan rele dalam waktu yang hampir sesuai dengan karakteristik tipe inverse time yang ditunjukkan pada simulasi software ETAP. Setelah diambil lima puluh lima sampel data pengujian jika dibandingkan dengan simulasi ETAP didapatkan nilai rata-rata error 2,07244%.
Rancang Bangun Rele Diferensial Berbasis Arduino Ibrahim, Muhammad Ismail; Wijaya, Rahmad Adi; Susilo, Rizky Aprylianto; Murdiyat, Prihadi
PoliGrid Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i1.41

Abstract

Rele diferensial adalah sebuah alat proteksi yang bekerja berdasarkan hukum Kirchoff arus. Hal ini dilakukan dengan cara membandingkan jumlah vektor arus yang masuk dan keluar dari rele. Jika jumlah antara vektor-vektor arus tersebut tidak sama dengan nol, maka rele akan bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang purwarupa proteksi kelistrikan menggunakan rele diferensial arus dengan metode arus bias yang berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Rele ini dirancang untuk bekerja pada sistem satu fase. Nilai arus yang terdeteksi oleh sensor PZEM-004T diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno untuk menentukan apakah terjadi gangguan atau masih dalam keadaan normal. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Arduino Uno akan mengontrol kerja rele. Karakteristik tripping ANSI 87T digunakan sebagai acuan dalam kerja rele ini, dengan slope yang mengacu pada SIPROTEC 7UT6. Slope ini diatur guna mengantisipasi tripping pada diferensial arus yang masih dapat dimaklumi. Hasil dari penelitian ini adalah rele dapat memutuskan saluran rangkaian, bila arus diferensial dan arus restrain yang terdeteksi oleh Arduino Uno diluar dari persentase slope yang telah diatur. Selain itu, terdapat perbedaan waktu kerja rele yang didapatkan dari simulasi software ETAP dengan waktu kerja rele sebesar 19%.
Unjuk Kerja LoRa Untuk Media Komunikasi Smart Farming di Area Persawahan Desa Manunggal Jaya Faizal Rahmansyah; Prihadi Murdiyat; Rusda
PoliGrid Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i1.42

Abstract

Agar produktifitas sektor pertanian di desa Manunggal Jaya, Kutai Kartanegara meningkat, smart farming merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan. Salah satu komponen penting dari smart farming adalah media komunikasinya, dan LoRa merupakan teknologi yang karakte-ristiknya sesuai untuk diterapkan di area pertanian. Artikel ini membahas unjuk kerja LoRa yang beroperasi pada frekuensi kerja 920 MHz sebagai kandidat dari media komunikasi smart farming. Pengujian unjuk kerja dilakukan dengan mengukur RSSI dan SNR yang dibaca oleh LoRa receiver ketika mendapat data yang dikirim oleh LoRa sender. Untuk jarak pengujian dari 9 hingga 128 meter diperoleh RSSI antara -67,80 hingga -91,70 dBm dan SNR 9,45 hingga 9.63 dB yang menjanjikan jangkauan yang lebih luas pada area pertanian di desa Manunggal Jaya.
Rancang Bangun Miniature Solar Tracking System Pada Penerangan Jalan Bertenaga Surya Berbasis Arduino Muhammad Dwiki Abdillah; Putra, Marson Ady; Rusda
PoliGrid Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i2.45

Abstract

Abstrak, Krisis energi global dan isu-isu lingkungan mendorong pengembangan sumber energi berkelanjutan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Efisiensi penyerapan energi matahari oleh PLTS untuk penerangan jalan umum masih rendah karena posisi panel surya pada penerangan jalan umum yang statis atau tidak mengalami perubahan posisi. Mengakibatkan panel surya menyerap sinar matahari tidak optimal dan energi listrik yang dihasilkan tidak mencukupi untuk pengisian baterai, sehingga baterai sering mengalami pengosongan dan mengakibatkan penurunan umur pakai atau bahkan rusak. Penelitian ini mengembangkan sistem pelacak matahari Solar Tracking System (STS) berbasis arduino ke dalam miniatur penerangan jalan dengan skala 1:2 sehingga dapat meningkatkan penyerapan energi matahari. Sensor Light Dependent Resistor (LDR) digunakan sebagai sensor pembaca posisi sinar matahari dan menggerakkan motor DC actuator melalui relay yang dikendalikan oleh Arduino Mega. Hasil rancangan ini menunjukkan bahwa panel surya dengan STS menjaga penyerapan radiasi matahari lebih optimal, di mana waktu puncak energi matahari yang dapat diserap panel surya pukul 08.00 hingga 17.30 mencapai 300.30 Wh. Sehingga energi listrik yang dihasilkan tersebut masih tersisa untuk disimpan pada baterai sehingga baterai tetap terjaga terisi setiap hari.
Rancang Bangun Alat Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis ESP32 Desa Purwajaya Ahmad Syafi'i; Abdul Hamid Kurniawan; Rusda
PoliGrid Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i2.47

Abstract

Tanaman memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan manusia sehingga pertanian merupakan sektor yang sangat penting untuk menunjang persediaan pangan masyarakat. Keberhasilan dalam bidang pertanian turut dipengaruhi oleh ketersediaan air dan pengelolaan pengairan pada lahan, seperti petani di Desa Purwajaya yang memiliki sebuah kendala yaitu penyiraman air pada tanaman yang masih menggunakan cara konvensional sehingga penggunaan air di lahan pertanian yang lebih atau kekurangan dapat menyebabkan tanaman membusuk dan mengering. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat penyiraman tanaman otomatis dengan IoT di Desa Purwajaya berbasis ESP32 dan aplikasi Blynk. Pada penelitian ini dirancang dan diimplementasikan alat dengan perangkat keras (ESP32, sensor DHT22, sensor YL-69, relay, dan pompa air) dan perangkat lunak (aplikasi Blynk). Alat ini memungkinkan monitoring dan kontrol penyiraman tanaman secara langsung dengan mendeteksi kelembaban tanah maupun melalui smartphone. Metode penelitian melibatkan studi literatur, perancangan sistem perangkat keras (mikrokontroler), perancangan sistem perangkat lunak (aplikasi blynk), dan uji coba sistem secara langusung. Hasil pengujian alat secara keseluruhan menyatakan bahwa sistem ini bekerja sesuai dengan harapan, dimana sensor YL-69 dapat mendeteksi tingkat kelembaban tanah, kemudian memberikan sinyal ke relay untuk kendali pompa air melakukan penyiraman. Pengujian pada sensor DHT22 memiliki rata-rata persentase nilai eror di bawah 10%.
Pengujian Alat Bantu Ajar Praktikum Sensor Dan Aktuator Berbasis Internet Of Things ( IoT) ESP8266 Menggunakan Aplikasi Blynk Dan ThingSpeak Susanna; Murdianto, Murdianto
PoliGrid Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i2.51

Abstract

Abstrak- Internet of Things merupakan suatu suatu penemuan yang sangat bermanfaat khususnya bagi dunia Pendidikan. IoT. Demikian juga untuk sistem kendali berbasis Internet of Things (IoT) terutama sensor dan aktuator dapat dijadikan area penelitian yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Proposal ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kendali berbasis IoT yang menggunakan modul ESP8266. Pengembangan perangkat lunak dilakukan menggunakan platform pemrograman yang sesuai, seperti Arduino IDE atau PlatformIO. Kode program ditulis untuk mengatur koneksi Wi-Fi, integrasi dengan sensor dan aktuator, serta logika kendali berbasis kondisi yang diinginkan. sistem akan diimplementasikan di lokasi yang ditentukan dan disiapkan untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui antarmuka pengguna yang sesuai. Sistem yang dibangun menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai pengendali utama dan komunikasi IoT melalui platform yang dipilih terbukti dapat bekerja secara stabil dan efisien pada saat pengujian dengan menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi dengan baik menggunakan sensor dan aktuator yang digunakan, termasuk pemantauan data sensor secara real-time dan respon aktuator yang tepat. Dengan demikian, alat ini layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk praktikum sensor dan aktuator dan IoT.
Penerapan Aplikasi Factory I/O Untuk Proses Kontrol Simulasi Dengan Animasi Sortir Benda Logam Dan Nonlogam Berbasis PLC Ardana, Farras Aprilistian; Yadie, Erry; Murdiyat, Prihadi
PoliGrid Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i2.46

Abstract

Perkembangan teknologi industri modern menuntut pemahaman yang mendalam tentang penggunaan Programmable Logic Controller (PLC). PLC merupakan perangkat elektronika digital dengan memori yang dapat diprogram untuk menjalankan instruksi khusus seperti operasi aritmetika, pewaktu, pencacah, logika, dan sekuensial guna mengendalikan perangkat dalam suatu sistem. Namun, kurangnya sarana pembelajaran menyebabkan rendahnya tingkat pemahaman mahasiswa mengenai konsep dasar dan praktik PLC. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan aplikasi Factory I/O sebagai media pembelajaran penggunaan PLC bagi mahasiswa Teknik Elektro, dengan fokus pada sebuah studi kasus sistem penyortiran benda logam dan nonlogam. Factory I/O adalah software simulasi yang memungkinkan perancangan dan pengujian sistem kontrol industri secara virtual. Dalam penelitian ini, Factory I/O digunakan untuk merancang simulasi pabrik yang kemudian dikendalikan oleh PLC dan dimonitor melalui HMI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini berhasil memisahkan benda logam dan nonlogam serta memberikan gambaran nyata tentang implementasi teori di industri. Dengan demikian, aplikasi Factory I/O yang dikombinasikan dengan PLC dan HMI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran pada mata kuliah PLC.
Analisis Pemanfaatan PLTS Pada Mesin Penanam Padi Prames Wara Laksono Putra, Vogie; Cornelius Sarri; Toyib
PoliGrid Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v5i2.48

Abstract

Renewable energy is alternative energy Its availability is abundant in nature by a certain process sustainable and can be used for everyday life. One of the most frequently used uses is solar or solar thermal energy. Power plants Solar Energy (PLTS) is a form of realization of utilization solar energy itself. It is also possible to utilize solar energy used in the agricultural sector to help the community villages in farming, especially in rice cultivation. As for example, namely modernizing agricultural equipment, such as implementation solar cells in rice planters. This research was conducted for planning, designing and knowing the panel's capabilities solar to supply the DC motor load on the planting machine paddy. The results of this planning use 2 solar panels monocrystalline type with a capacity of 120 Wp connected in series, 2 batteries with a capacity of 12V 30Ah connected in series, solar charge controller with capacity of 12/24V 20A with a DC motor load of 250W. Based on the test results obtained conversion efficiency the largest solar energy is 35.2% while the efficiency is the smallest namely 11.51%. With the average panel energy conversion efficiency solar between 16.14% to 24.35%. And motor efficiency DC as the planter arm drive supplied by the system namely 91.02%. In this research it still has The disadvantage is that DC motors heat up easily when working driving the rice planter arm, this is because controlling the rotational speed of the resulting motor the voltage supplied does not comply with the DC motor specifications.

Page 2 of 3 | Total Record : 26