cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 309 Documents
OPTIMALISASI SUPERVISI AKADEMIK PENDEKATAN KOLABORATIF GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU KELAS Suwarti, Suwarti
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk mengungkapkan optimalisasi supervisi akademik pendekatan kolaboratif guna meningkatkan kompetensi guru kelas I dan IV dalam menyusun RPP dalam proses pembelajaran saintifik pada guru sekolah binaan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Subyek penelitian adalah guru penganpu guru kelas IV sekolah binaan Kecamatan Ngaglik berjumlah dari tiga sekolah terdiri dari 8 orang guru perempuan, dilakukan 2 siklus dengan alur: penentuan masalah, perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi. Data penelitian diperoleh melalui angket, observasi, dokumentasi, dan catatan. Analisis data dilakukan secara diskriptif, baik kualitatif maupun kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam pembelajaran saintifik meningkat. Hal itu nampak dalam perolehan hasil dari pra silkus dari pencermatan RPP rata-ratanya adalah baru 34,02 %, pada siklus 1 perolehan hasil 67,17% dan pada siklus 2 perolehan hasil 86,75%. Hasil dari pengamatan proses saintifik adalah dari pra siklus 57,5%, siklus I 73,75%, 88,12%, Kata kunci: Supervisi Akademik, Pendekatan Kolaboratif, Kompetensi  
PENINGKATAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DALAM MELAKSANAKAN PMP MELALUI PEMBIMBINGAN Winoto, Gregorius
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam melaksanakan PMP melalui pembimbingan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dua siklus. Tempat penelitian yaitu Gugus WR Supratman, UPT Dikpora Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dasar yang tergabung di Gugus WR Supratman berjumlah 7 orang. Objek penelitian adalah kompetensi kepala sekolah dalam melaksanakan PMP. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualititatif. Berdasarkan tindakan penelitian sekolah pada Siklus I dan Siklus II maka diperoleh kesimpulan bahwa Kepala Sekolah se-Gugus WR Supratman UPT Dikbudpora Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo dapat meningkatkan kompetensinya dalam melaksanakan PMP. Kepala sekolah mampu menjelaskan prosedur dan langkah-langkah dalam menyusun laporan PMP, menjawab secara runtut setiap pertanyaan tentang PMP. Ada peningkatan kompetensi melaksanakan PMP dari 62 % menjadi 94 %. Melalui pembimbingan, pengawas sekolah dapat meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam melaksanakan PMP. Kata Kunci : Kompetensi Kepala Sekolah, PMP, Pembimbingan
MENINGKATKAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DALAM MENYUSUN KTSP MELALUI PEMBINAAN TERPROGRAM Muhlasin, Muhlasin
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam menyusun KTSP melalui pembinaan terprogram. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Agustus sampai dengan Oktober 2016 dengan subjek penelitian adalah tujuh Kepala Sekolah Dasar yang termasuk dalam daerah binaan peneliti. Sedangkan objek penelitian adalah kompetensi Kepala Sekolah Dasar dalam menyusun KTSP. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, angket/soal, dan observasi. Penelitian ini menggunakan model spiral dari Kemmis dan Taggart. Tehnik yang digunakan dalam menganalisis data menggunakan tehnik analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan terprogram dapat meningkatkan kompetensi kepala sekolah dasar dalam menyusun KTSP. Nilai rata-rata tes awal adalah 65, sedangkan nilai rata-rata tes akhir 80, ada kenaikan 23,1%. Kepala sekolah dapat menjawab secara runtut pertanyaan mengenai KTSP, dapat menjelaskan prosedur dan isi KTSP. Tim di bawah pimpinan kepala sekolah dapat menyusun KTSP yang sesuai dengan buku Pedoman Penyusunan KTSP di Sekolah Dasar yang diterbitkan oleh BSNP. Kata Kunci: meningkatkan, kompetensi, pembinaan terprogram, KTSP
PENINGKATAN KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH MELALUI PEMBINAAN PENGAWAS SEKOLAH SECARA RUTIN Ngadiman, Ngadiman
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru menggunakan alat peraga dalam kegiatan pembelajaran melalui penerapan kegiatan In House Training. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri segugus Mranggi. Subyek penelitian ini adalah Kepala Sekolah Dasar se Gugus Mranggi Kecamatan Bruno. Waktu Penelitian pada tahun pelajaran 2016/2017. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, angket dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil pada pra siklus: guru yang tidak menggunakan alat peraga dalam proses pembelajaran mencapai 82,6%, Siklus I: guru yang tidak menggunakan alat peraga dalam proses pembelajaran mencapai 50,7 %, siklus II: guru yang tidak menggunakan alat peraga dalam proses pembelajaran mencapai 7,2 %. Data aktivitas guru dalam menggunakan alat peraga dalam pembelajaran untuk pra siklus : 12 guru yang memakai alat peraga dan 57 guru tidak memakai, siklus I: 35 guru memakai alat peraga dan 34 guru tidak memakai alat peraga, siklus II: 64 guru sudah memakai alat peraga. Kata-kata kunci: Kemampuan guru, alat peraga, In House Training.
PENINGKATAN KINERJA GUGUS SEKOLAH MELALUI STRATEGIC THINK, SHARE & ACTION (TSA) Poniman, Poniman
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

enelitian terhadap kinerja gugus ini difokuskan pada manajemen gugus yang menurut instrumen dari Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, terdiri dari aspek perencanaan, pelaksanaan, transparansi dan evaluasi-pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kinerja gugus sekolah melalui Strategic Think, Share & Action (TSA). Pada metode penelitian, sebagai subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru dan stakeholder yang ada di Gugus Gatutkaca Kecamatan Bagelen. Penelitian tindakan ini menggunakan Siklus I dan II yang masing-masing siklus terdapat alur perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian dilaksanakan bulan Juli 2017 sampai 30 Desember 2017. Dari hasil siklus I terdapat kenaikan kinerja gugus dari kondisi awal, yaitu dari 33,6 % (katagori kurang) menjadi 46,4 % (katagori cukup). Demikian juga untuk siklus II ada kenaikan dibanding siklus I, dari 46,4 % meningkat menjadi 64,8 % (katagori baik). Penggunaan strategi TSA mampu meningkatkan skor kinerja gugus untuk manajemen gugus dari kondisi awal 33,6 (katagori kurang) menjadi 64,8% (katagori baik). Kata kunci : Think, Share & Action, peningkatan, kinerja gugus
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN PAKEM MELALUI PENDAMPINGAN BERBASIS DISKUSI Sukiyanto, Sukiyanto
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode studi dokumen, observasi, dan tes. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dengan melihat rata-rata skor hasil observasi dari siklus I siklus II. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa indikator keberhasilan belum tercapai dalam semua aspek, baik kemampuan guru dalam pengembangan silabus, kemampuan guru dalam pengembangan RPP, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran PAKEM, maupun tingkat aktivitas/ pertisipasi siswa dalam pembelajaran, serta prestasi hasil belajar siswa. Siklus II menunjukkan bahwa semua indikator keberhasilan sudah tercapai dalam semua aspek, baik kemampuan guru dalam pengembangan silabus, kemampuan guru dalam pengembangan RPP, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran PAKEM, maupun tingkat aktivitas/pertisipasi siswa dalam pembelajaran, serta prestasi hasil belajar siswa. Penelitian diakhiri setelah siklus kedua menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Kata kunci: pembelajaran, PAKEM, diskusi
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN MELALUI KEGIATAN SUPERVISI KLINIS Suyono, Suyono
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan di gugus WR Supratman UPT Dikpora Kecamatan Kaligesing melalui kegiatan supervisi klinis. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, dilaksanakan di WR Supratman dengan subjek penelitian guru SD di WR Supratman Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah 8 guru. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif. Dari kondisi awal guru yang belum mampu melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan PAKEM adalah 8 orang. Pada kondisi akhir siklus II menjadi yang masuk predikat Baik ada 75 %, dan yang amat baik 25%. Jadi dapat disimpulkan bahwa melalui supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan di wilayah Gugus WR Supratmn Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata kunci: kemampuan guru, pendekatan PAKEM, supervisi klinis.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IX A SMP N I CANDIMULYO Susilo, B. Puji
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPS melalui model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD). Subjek penelitian ini berjumlah 33 siswa terdiri dari 16 siswa putra dan 17 siswa putri. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Penggunaan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari pra siklus siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi mencapai 45.45% meningkat pada siklus II 66.67% dan pada siklus II 84.75%. (2) Penggunaan model pembelajaran terpadu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran IPS. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa pada pra siklus sebesar 27.27%, meningkat pada Siklus I sebesar 51.51 % dan ketuntasan belajar siswa sebesar pada siklus II meningkat menjadi 81.82%. Kata Kunci : model STAD, motivasi belajar, prestasi belajar
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT Suratmi, Sri
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini : 1) meningkatkan motivasi belajar IPS melalui pemberian reward dan punishment. 2) meningkatkan prestasi belajar IPS melalui pemberian reward dan punishment. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa siswa kelas IV SD Negeri Sleman 5 Yogyakarta yang berjumlah 30 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Teknik pengumpulan data adalah tes, angket, dan observasi. Instrument yang digunakan yaitu tes, lembar angket, dan lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian kesimpulan dalam penelitian ini adalah 1) Peningkatan motivasi belajar IPS melalui pemberian reward dan punishment siswa kelas IV SD Negeri Sleman 5 Yogyakarta dapat dilihat dari pada pra siklus motivasi belajar siswa yang berkategori baik sebesar 40%, meningkat pada siklus I sebesar 73,33% dan pada siklus II meningkat 90%. Peningkatan prestasi belajar IPS melalui pemberian reward dan punishment siswa kelas IV SD Negeri Sleman 5 Yogyakarta, pada pra siklus siswa yang mencapai nilai tuntas sebanyak 12 siswa (40%), meningkat pada siklus I sebanyak 17 siswa (56,7%), dan pada siklus II meningkat 26 siswa (86,7%). Kata kunci:reward dan punishment, motivasi, prestasi belajar, IPS
PENINGKATKAN KREATIVITAS, MOTIVASI, DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Pristinah, Agung
Jurnal Sosialita Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas belajar, motivasi belajar, prestasi belajar IPS melalui pendekatan saintifik siswa kelas IV SD Negeri Tlepokwetan Kecamatan Grabag Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Tlepokwetan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Tlepokwetan yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan kreativitas. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kreativitas belajar siswa dengan kategori minimal baik dicapai oleh 13 siswa (61,90% ), meningkat pada siklus I menjadi 16 siswa (76,19%) dan pada siklus II menjadi 18 siswa (85,72%). 2) Pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan motivasi belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan motivasi belajar siswa pada pra siklus siswa yang mempunyai motivasi belajar dengan kategori minimal baik dicapai 14 siswa (66,67%) siswa, meningkat pada siklus I menjadi 16 siswa (76,19%) dan pada siklus II meningkat menjadi 19 siswa (91,48%). 3) Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan prestasi belajar. Peningkatan prestasi belajar peserta didik dilihat dari rerata kelas pra siklus, siklus I dan siklus II mengalami kenaikan. Siswa yang mengalami tuntas belajar pada pra siklus 10 atau 47,62%, meningkat pada siklus I 13 siswa (61,90%) tuntas belajar meningkat pada siklus II: 17 atau 80,95%. Kata Kunci: motivasi belajar, kreativitas belajar, prestasi belajar, pendekatan saintifik