cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 309 Documents
PENINGKATAN MOTIVASI, MINAT, DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL INKUIRI TERBIMBING PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD Suraya, Sri; Sunarti, Sunarti
Jurnal Sosialita Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi, minat dan hasil belajar IPS melalui penerapkan model inkuiri terbimbing pada peserta didik kelas V SD. Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas (classroom action research), dengan subjek penelitian peserta didik kelas V SD Negeri 1 Kebumen semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 32 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus. Setiap siklus terdapat kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi guru, lembar observasi siswa, lembar angket, dan soal evaluasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa menerapkan model inkuiri terbimbing meningkatkan motivasi, minat, dan hasil belajar IPS. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan peningkatan motivasi pra siklus ke siklus I sebesar 50%, siklus I ke siklus II sebesar 25,1 %, peningkatan minat 43,5%, peningkatan siklus I ke siklus II 25%, dan pencapaian KKM pada pra siklus sebesar 15,6%. Setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan model inkuiri terbimbing pada siklus 1, pencapaian KKM meningkat menjadi 65,6%. Demikian pula setelah dilakukan perbaikan pada tindakan siklus 2, pencapaian KKM meningkat menjadi 100%. Kata kunci: Motivasi, Minat, dan Hasil Belajar IPS, Model Inkuiri Terbimbing
PENGARUH GAYA BELAJAR, PERHATIAN ORANG TUA, DAN PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN TERHADAP MINAT BELAJAR IPS Lestariningsih, Yuni; Sunarti, Sunarti
Jurnal Sosialita Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya belajar, perhatian orang tua, dan pemanfaatan perpustakaan terhadap minat belajar IPS baik secara parsial maupun simultan terhadap minat belajar. Penelitian menggunakan pendekatan expost facto. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, uji hipotesis menggunakan regresi berganda.Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa gaya belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajardengan nilai signifikansi 0,024, perhatian orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar dengan nilai signifikansi 0,002, pemanfaatan perpustakaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar dengan nilai signifikansi 0,000, gaya belajar, perhatian orang tua, dan pemanfaatan perpustakaan secara bersama-sama juga berpengaruf positif dan signifikan terhadap minat belajar dengan nilai dengan nilai R = 0,580; R2 = 0,336; F hitung 24,946; signifikansi 0,000. Kata Kunci: gaya belajar, perhatian orang tua, pemanfaatan perpustakaaan, minat belajar IPS
TRADISI UPACARA REBO PUNGKASAN DAN KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT WONOKROMO PLERET BANTUL Zunaroh, Siti; salamah, salamah
Jurnal Sosialita Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

enelitian ini bertujuan untukmengetahui sejarah, nilai, dan faktor pendukung serta penghambat penerapantradisi upacara Rebo Pungkasan pada kehidupan sosial masyarakat Wonokromo Pleret Bantul.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Subjek dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakanteknik analisisdeskriptif kualitatif dari Miles and Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Sejarah tradisi upacara Rebo Pungkasan di Wonokromo Pleret Bantul adalah Upacara Rebo Pungkasan dilaksanakan pada hari Terakhir pada bulan Sapar, sudah ada sejak tahun 1784 sampai sekarang pelaksanaan upacara tersebut bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, serta untuk menghormati Kiai Fakih Usman atau Mbah Kiai Welit. 2) Nilai tradisi yang mengandung makna sosial dalam upacara tradisi Rebo pungkasan terdapat dalamgunungan. 3)Faktor pendukung penerapan nilai tradisi upacara Rebo Pungkasan adalah para tokoh masyarakat yang ada di daerah Wonokromo, dan dinas pariwisata. Faktor penghambat adalah pergeseran nilai pada upacara adat Rebo Pungkasan bisa dilihat dari tujuan masyarakat dalam menghadiri upacara adat tersebut. Kata Kunci: tradisi, upacara adat rebo pungkasan.
PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN MOTIVASI MENGAJAR GURU KELAS III SD MELALUI BIMTEK Nur, Dwi
Jurnal Sosialita Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan motivasi mengajar guru kelas III SD se-Gugus Syech Maulana Maghribi melalui bimtek Tahun Pelajaran 2016/2017. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observassi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 7 orang guru kelas III. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen penilaian kompetensi dan angket motivasi. Simpulan penelitian ini adalah bimtek dapat meningkatkan kompetensi pedagogik dan motivasi mengajar guru kelas III SD Se-Gugus Syeh Maulana Maghribi UPT Dikpora Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci: kompetensi pedagogik, motivasi mengajar, bimtek
PRIBADI SRI SULTAN HAMENGKUBUWANA IX SEBAGAI SOSOK INPIRING BAGI BANGSA INDONESIA DAN NILAI-NILAI KE IPS AN TANG TERKADUNG DI DALAMNYA Sridiyatmiko, Gunawan
Jurnal Sosialita Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Sosialita
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk menemukan nilai-nilai keteladanan yang terdapat dalam sosok Sri Sultan Hamengkubuwana IX semasa hidupnya.Secara khusus bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam bagaimana biaografi kehidupan sosial Sri Sulktan Hamnegkubuwana IX, Nilai nilai Ke IPSan apa yang dapat diambil dari sosok Sri Sultan Hamengkubuwona. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan arsip dan dokumen yang diperoleh dari Perpustakaan Kraton Yogyakarta, Data Penelitian dikumpulkan dengan mencermati isi dokumen dan wawancara mendalam dengan tokoh tokoh kraton kasultanan Yogyakarta. Kaegiatan analisa data dengan model interaktif penarikan kesimpulan melalui tahap pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan perpanjangan waktu kerja, dan tiangulasi data. Penlitian menemukan bahwa tentang : 1 Mengkaji kiprah tokoh seperti Sultan Hamengku Buwana IX tidak terlepas dari kata “biografi”, berkaitan dengan riwayat hidup, pemikiran, aktivitas, dan sumbangan peran-peran nya dalam berbagai bidang kehidupan., 2. . konsep “tiga budi pekerti mulia” yang ditunjukkan oleh HB IX semasa hidupnya. “Tiga budi pekerti mulia” merupakan bagian dari panca laku, yang berasal dari kata panca yang berarti lima, dan laku berarti amalan, 2. keteladanan berupa sikap demokratis, keberanian, kebhinekaan, integritas dan kepemimpinan benar benar tetap terjaga dan dapat diresapi, serta dapat diteladani (inspiring) oleh generasi muda sekarang ini.  Kata Kunci: Sri Sultan, Inspiring, Nilai ke IPS
NILAI BUDAYA PADA RITUAL KEMATIAN DI SUKU BADUY KANEKES LEUWIDAMAR LEBAK BANTEN HANAFIAH, HANAFIAH
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui : 1) Nilai budaya apasajah yang terdapat pada ritual kematian di Suku Baduy Kanekes Leuwidamar Lebak Banten. 2) Apakah ada perubahan didalam pelaksanaannya. 3) Apasaja faktor pendukung dan faktor pendukung dan faktor penghambat yang didalam ritual kematian di Suku Baduy Kanekes Leuwidamar Lebak Banten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, arsip dokumen serta berdiskusi dengan para ahli, dengan melibatkan aparatur desa setempat, tokoh adat, serta warga masyarakat. Keabsahan data ditentukan dengan cara: memperpanjang waktu penelitian, pengamatan yang terus menerus, pengecekan dengan teman sejawat melalui diskusi, kecukupan refensi, uraian terperinci dan auditing. Analisis data yang digunakan analisis reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian mendeskripsikan dan mengkaji ulang tentang ritual kematian di wilayah Suku Baduy yang tidak jauh berbeda dengan ritual kematian yang dilakukan umat islam. Perbedaan tidak begitu signifikan, karena wilayah Suku Baduy ini masih kental dengan pikukuh adat yang mereka pegang, nilai budayanya dapat dilihat dari budaya dug dug rempug yakni budaya gotong royong.Kata kunci : Suku Baduy, nilai budayaThe aim of thisreasearch it to find out : 1) Cultural vaues are there in the that ritualin the Baduy Tribe Kanekes Leuwidamar Lebak Banten. 2) Whether thee is a change in its implementation and whatever the supporting factors 3) Inhibiting factor inthe death ritual in the Baduy Tribe Kanekes Leuwidamar Lebak Banten. This study used qualitative research methods. The data were collected through interviews, observations, document archives and discussions with experts, involving local villagers, traditional leaders, and community members. The validity of the data is determined by: extending research time, continuous observation, checking with peers through discussion, adequacy of references, detailed descriptions and auditing. The data analysis used data reduction analysis, data presentation, conclusions and verification. The results of the study illustrates dan research that the ritual of death in the Baduy Tribe region is having much similarities with Muslim’s general death ritual, yet they still stick with pikukuh, it is a legacy which still undergone by the tribe, their cultural value can be seen from the culture of dug dug rempug, it is a work together activity.Keywords: Baduy, cultural values
PENINGKATAN KREATIVITAS, MINAT DAN PRESTASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH MARYONO, MARYONO
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besaran peningkatan kreativitas, minat dan prestasi hasil belajar pada Ilmu Pengetahuan Sosial yakni kreativitas yang mendapat minimal baik 90%, minat belajar yang mendapat minimal baik 85% dan prestasi hasil belajar tuntas 100%. Rendahnya kreativitas, minat, dan prestasi hasil belajar siswa disebabkan oleh sebuah fenomena bahwa siswa sering merasa kurang tertarik dalam proses pembelajaran yang monoton. Pendekatan pembelajaran Make A Match dapat mengubah suasana pembelajaran, yang efektif, menjadi hidup dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas belajar siswa dari 11 (52,38%) kondisi awal meningkat 19 (90,47%) siswa,Minat belajar siswa kondisi awal 13 (61,90%) meningkat 18 (85,71%) siswa, sedangkan hasil belajar kondisi awal 15 (71.42%) meningkat menjadi 21 (100%) pada siklus II dengan KKM 78. Pendekatan model pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan kreativitas belajar, minat belajar dan prestasi hasil belajar siswa dalam menentukan prestasi di kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Girisubo.Kata kunci; Pendekatan kontekstual, kreativitas, minat dan prestasi belajar.This research is almed to establish the increasing of creativity, interest and achievement of social sciences lesson. For creativity student shoilget minimally Good 90% learning interest should get minimally good 85% and learning achievement get perfect 100%.A learning achievement approachment of Make A Match can change effective learning atmosphere, tobe more interesting and aliveThe research shows that student learning dreativity increased from II student’s from 11 (52,38%) and in cycle to 19 (90,47%) in cycle 2. Student’s learning interest increases from 13 (61,90%) and 18 (85,71%) in cycle 2. Whereas the learning achievement in the first conditions is 15 (71,42%) increases into and 21 (100%) in cycle 2. At least 78 (KKM). So it can be conclude that the approachment of Make A Match Learning Model can increase the student’s learning creativity, interest and achievement in establishing the achievement of X Akuntansi SMK N 1 Girisubo.Key words: Contextual Approachment, Creativity, Interest & Achievement
PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN IPS SEBAGAI PENGAMALAN NILAI MORAL PESERTA DIDIK SUBIYAH, SUBIYAH; SALAMAH, SALAMAH
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan pendidikan karakter, faktor pendukung dan penghambat pendidikan karakter pada pembelajaran IPS sebagai pengamalan nilai moral. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subyek peserta didik kelas IX SMP IT Bina Umat Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif naratif menurut Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dilakukan dengan mengintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS sesuai dengan kompetensi nilai moral yang harus dibentuk dalam kurikulum 2013. Faktor pendukung antaralain: kinerja pengurus, interaksi antara pendidik dan peserta didik, proses pembelajaran, dukungan orangtua, tokoh masyarakat dan warga setempat, lokasi yang strategis. Faktor penghambat antaralain: masih ada pelanggaran yang dilakukan oleh siswa, keterbatasan TIM guru tata tertib, belum terlibatnya seluruh siswa dalam kegiatan Idul Adha, beberapa siswa masih membuang sampah sembarangan, pemanfaatan kotak saran sebagai sarana penyampaian saran dan kritik kepada sekolah sangat minim dilakukan oleh siswa.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Pembelajaran IPS, Pengamalan Nilai MoralThis study aims to explain the implementation of character education, supporting factors and inhibitors of character education in social studies learning as the practice of moral values. This research is a qualitative study with the subjects of class IX IT Bina Umat Moyudan students, Sleman, Yogyakarta. Data collection techniques with observation, interviews and documentation. Data analysis techniques used descriptive narrative according to Miles and Hubberman. The results Subiyah adalah Mahasiswa Program Pasca Sarjana PIPS Universitas PGRI Yogyakarta dan Salamah adalah Dosen Program Pasca Sarjana PIPS Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 16, No.2, November 2021 Subiyah & Salamah, Pendidikan Karakter…232showed that character education is done by integrating into social studies learning in accordance with the competency of moral values that must be formed in the 2013 curriculum. Supporting factors include: management performance, interaction between educators and students, learning process, support of parents, community leaders and local residents, strategic location. Inhibiting factors include: there are still violations committed by students, limited TEAM teacher order, not yet involved all students in Eid al-Adha activities, some students still throw littering, the use of suggestion boxes as a means of delivering suggestions and criticism to the school is very minimal done by students .Keywords: Character Education, Social Studies Learning, Moral Practice
PENGARUH SARANA BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR, DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SUSTIANINGSIH, SUSTIANINGSIH
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh sarana belajar terhadap prestasi belajar IPS, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS, dan (3) pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar IPS, (4) pengaruh sarana belajar, motivasi belajar, dan disiplin belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS Siswa Kelas VII SMP Se-Kecamatan Wates, Kulon Progo Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah sarana belajar, motivasi belajar, disiplin belajar, dan prestasi belajar IPS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Siswa kelas VII SMP Sekecamatan Wates, Kulon Progo sebanyak 970 orang. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling kelompok (cluster sampling) dengan jumlah sampel mencapai 258 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisa regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh positif dan signifikan antara sarana belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa (diperoleh nilai thitung=2,314>ttabel=1,980 dengan sig=0,000<0,05 signifikan). Artinya meningkatnya sarana belajar akan diikuti peningkatan prestasi belajar IPS. (2) Ada pengaruh positifdan signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa (diperoleh nilai thitung=2,313>ttabel=1,980 dengan sig=0,000<0,05 signifikan). Artinya meningkatnya motivasi belajar akan diikuti peningkatan prestasi belajar IPS. (3) Ada pengaruh positifdan signifikan antara disiplin belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa (diperoleh nilai thitung=2,390>ttabel=1,980 dengan sig=0,000<0,05 signifikan). Artinya meningkatnya disiplin belajar akan diikuti peningkatan prestasi belajar IPS. (4) Ada pengaruh positifsarana belajar, motivasi belajar, dan disiplin belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS siswa (diperoleh nilai Fhitung=10,743>Ftabel=2,642 dengan sig 0,000<0,05 signifikan). Sarana belajar, motivasi belajar, dan disiplin belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar IPS siswa. Implikasi dalam penelitian ini, maka hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu referensi maupun sumber teori yang dapat digunakan sebagai materi pendukung dalam penelitian yang berhubungan dengan materi tersebut.Kata Kunci: sarana belajar, motivasi belajar, disiplin siswa, dan prestasi belajar IPSThis research aimed to identify the effects of (1) learning facilities, (2) learning motivation, and (3) learning discipline, individually, (4) learning facilities, learning motivation, and learning facilities, collectively, on Social Studies learning achievement of Junior High School (JHS) seventhgradersin Wates Sub-district, KulonProgo District in 2019/2020 Sustianingsih adalah Guru SMP.Jurnal Sosialita, Vol. 16, No.2, November 2021 Sustianingsih, Pengaruh Sarana…246Academic Year. This was a descriptive-quantitative research. Variables composed of learning facilities, learning motivation, learning discipline, and Social Studies learning achievement. Population involved 970 JHSseventhgraders in Wates Sub-district, KulonProgo. Cluster sampling technique was used on 258 students. Data were gathered through the useof questionnaire and documentation techniques. Multiple linear regression was adopted to analyze data. Result indicated that there were: (1) positive and significant effect of learning facilities on students’ Social Studies learning achievement (ttest=2.314>ttable=1.980with sig=0.000<0.05 significant). It indicated that the improvement of learning facilities was followed by the increase of Social Studies learning achievement; (2) positive and significant effect of learning motivation on students’ Social Studies learning achievement (ttest =2.313>ttable=1.980 with sig=0.000<0.05 significant). It indicated that the improvement of learning motivation was followed by the increase of Social Studies learning achievement; (3) positive and significant effect of learning discipline on students’ Social Studies learning achievement (ttest =2.390>ttable=1,980 with sig=0.000<0.05 significant was obtained). It showed that learning discipline was followed by the increase of Social Studies learning achievement; (4) positive effects of learning facilities, learning motivation, and learning discipline, collectively, on students’ Social Studies learning achievement (Ftest=10.743>Ftable=2.642 with sig 0.000<0.05 significant was). Learning facilities, learning motivation, and learning discipline have provided effects on students’ Social Studies learning achievement. It has implied that the result of this research is able to be adopted as one of references and theoretical sources to support material of related research.Keywords: learning facilities, learning motivation, learning discipline, and Social Studies learning achievement
PENINGKATAN MOTIVASI, KEAKTIFAN, DAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING Mas Indah Murdaningrum, Mas Indah Murdaningrum; ESTI SETIAWATI, ESTI SETIAWATI
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, keaktifan dan hasil belajar ekonomi peserta didik MAN 2 Bantul melalui Media Pembelajaran E-Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Bantul. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPS 2 MAN 2 Bantul yang jumlah 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pembelajaran dengan Media E-Learning dapat meningkatkan motivasi belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan motivasi belajar ekonomi peserta didik dengan kategori minimal cukup dicapai oleh 15 peserta didik (44,11%), meningkat pada siklus I menjadi 25 peserta didik (76,47%) dan pada siklus II menjadi 28 peserta didik (82,35%). 2) Pembelajaran dengan menggunakan Media E-Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan keaktifan belajar ekonomi peserta didik pada pra siklus peserta didik yang mempunyai keaktifan belajar kategori minimal cukup dicapai oleh 15 peserta didik (44,12%), meningkat pada siklus I menjadi 23 peserta didik (67,65%) dan pada siklus II menjadi 28 peserta didik (82,35%). 3) Pembelajaran dengan menggunakan Media E-Learning dapat meningkatkan hasil belajar. Peningkatan hasil belajar peserta didik dilihat dari rerata kelas pra siklus, siklus I dan siklus II mengalami kenaikan. Peserta didik yang mengalami tuntas belajar pada pra siklus 16 atau 47,06%, meningkat pada siklus I yaitu 22 peserta didik 64,71% tuntas belajar, dan meningkat pada siklus II sebanyak 26 peserta didik atau 76,47%.Kata Kunci: Motivasi, Keaktifan, Hasil Belajar, E-LearningThis study aims to increase the motivation, activeness, and economic learning outcomes of students at MAN 2 Bantul through E-Learning Learning Media. This research is Classroom Action Research. This research was conducted at MAN 2 Bantul. The subjects in this study were students of class X IPS 2, MAN 2 Bantul, with 34 students. Data collection techniques in this study used questionnaires, interviews, and tests. The data analysis technique used descriptive quantitative. The results of this study indicate that 1) Learning with E-Learning Media can increase learning motivation. This is evidenced by the increase in students' motivation to learn economics with a minimum category of enough to be achieved by 15 Mas Indah Murdaningrum adalah Mahasiswa Program Pascasarjana. Esti Setiawati adalah Dosen Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 16, No.2, November 2021 Mas Indah M & Esti S, Peningkatan…264students (44.11%), increasing in the first cycle to 25 students (76.47%) and in the second cycle to 28 students (82,35%). 2) Learning by using E-Learning Media can increase learning activity. This is evidenced by the increase in students' motivation to learn economics in the pre-cycle of students who have a minimum category of learning activity that is sufficient to be achieved by 15 students (44.12%), increasing in the first cycle to 23 students (67.65%) and in the second cycle II to 28 students (82.35%). 3) Learning by using E-Learning Media can improve learning outcomes. The increase in student learning outcomes seen from the average pre-cycle class, cycle I and cycle II experienced an increase. Students who have completed learning in pre-cycle 16 or 47.06%, increased in cycle I, namely 22 students, 64.71% completed learning, and increased in cycle II as many as 26 students or 76.47%.Keywords: Motivation, Activity, Learning Outcomes, E-Learning