cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 309 Documents
PENINGKATAN MINAT BELAJAR, KEAKTIFAN BELAJAR, DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMBELAJARAN AKTIF TEKNIK QUIZ TEAM Dewi Sufiyati, Dewi Sufiyati; VICTOR NOVIANTO, VICTOR NOVIANTO
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) peningkatan minat belajar IPS pada peserta didik; 2) peningkatan keaktifan belajar IPS pada peserta didik; 3) peningkatan hasil belajar IPS pada peserta didik kelas V SD Negeri Karanggede melalui Metode Pembelajaran Aktif Teknik Quiz Team Tahun Pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian ini adalah peserta didik dengan jumlah 23 peserta didik, 8 laki-laki dan 15 perempuan. Teknik pengumpulan data ini menggunakan angket, lembar observasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode pembelajaran aktif teknik quiz team dapat meningkatkan minat, keaktifan, dan hasil belajar IPS peserta didik kelas V SD Negeri Karanggede, Kec. Mirit, Kab. Kebumen. Peningkatan minat belajar IPS peserta didik pada prasiklus sebesar 29,21%, siklus I meningkat sebesar 34,93%, dan siklus II meningkat sebesar 40,04%. Peningkatan keaktifan belajar IPS peserta didik pada prasiklus sebesar 41,30%, siklus I meningkat sebesar 62,70%, dan siklus II meningkat sebesar 86,68%. Peningkatan hasil belajar IPS peserta didik pada prasiklus sebesar 57,52%, siklus I meningkat sebesar 77,47%, dan siklus II meningkat sebesar 79,34%. Persentase ketuntasan peserta didik pada prasiklus sebesar 13,04%, siklus I meningkat menjadi 65,21%, dan siklus II meningkat menjadi 91,30%.Kata kunci : Minat Belajar, Keaktifan Belajar, Hasil Belajar, Metode Pembelajaran Aktif Teknik Quiz TeamThis study aimed to determine: 1) the increase in social studies interest instudents; 2) increasing social studies learning activeness in students; 3) improvement of social studies learning outcomes for fifth grade students of SD Negeri Karanggede through the Active Learning Method of the Quiz Team Technique for the 2020/2021 Academic Year. This type of research is a classroom action research conducted in two cycles, each cycle consisting of two meetings consisting of planning, implementing, observing, and reflecting stages. The research design used Kemmis and Taggart's model. The subjects of this study were 23 students, 8 boys and 15 girls. This data collection technique uses questionnaires, observation Dewi Sufiyati adalah Alumni Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Victor Novianto adalah Dosen Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 16, No.2, November 2021 Dewi Sufiyati & Victor, Peningkatan…284sheets, and tests. The data analysis technique used quantitative descriptive. The results showed that through the active learning method, the quiz team technique could increase the interest, activeness, and social studies learning outcomes of the fifth grade students of SD Negeri Karanggede, Kec. Mirit, Kab. Kebumen. The increase in students' interest in social studies learning in pre-cycle was 29.21%, cycle I increased by 34.93%, and cycle II increased by 40.04%. The increase in social studies activeness of students in the pre-cycle was 41.30%, the first cycle increased by 62.70%, and the second cycle increased by 86.68%. The increase in social studies learning outcomes of students in the pre-cycle was 57.52%, the first cycle increased by 77.47%, and the second cycle increased by 79.34%. The percentage of completeness of students in the pre-cycle was 13.04%, the first cycle increased to 65.21%, and the second cycle increased to 91.30%.Keywords: Interest in Learning, Learning Activeness, Learning Outcomes, Active Learning Method of Quiz Team Techniques
PENGARUH MOTIVASI BERPRESTASI, KEBIASAAN BELAJAR, DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS FAUZAN ABADI, FAUZAN ABADI; SUNARTI, SUNARTI
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi berprestasi, kebiasaan belajar dan lingkungan keluarga secara parsial maupun bersama terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VIII MTs GUPPI Semin Gunungkidul Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs GUPPI Semin Gunungkidul tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 68 siswa. Seluruh siswa tersebut akan diteliti, sehingga penelitian ini merupakan penelitian studi populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket atau kuesioner kepada semua siswa kelas VIII MTs GUPPI Semin Gunungkidul TP 2019/2020 dan mendokumentasikan nilai prestasi mata pelajaran IPS dari raport semester II. Uji validitas instrumen menggunakan rumus korelasi product moment, sedangkan reliabilitas instrumen menggunakan uji statistik Cronbach’s Alpha. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier dengan menguji thitung terhadap ttabel untuk menguji pengaruh setiap variabel bebas (motivasi berprestasi, kebiasaan belajar, dan lingkungan keluarga) terhadap variabel terikat dengan taraf signifikansi 0,05. Selain regresi linier, penelitian ini juga menggunakan regresi ganda dengan menguji Fhitung terhadap Ftabel untuk menguji secara bersama-sama pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dengan taraf signifikansi 0,05.Kata kunci : motivasi berprestasi, kebiasaan belajar, lingkungan keluarga, prestasi belajar.This study aimed to determine the effect of achievement motivation, study habits influence, and the influence of family environment partially or jointly on learning achievements of students of class VIII MTs IPS GUPPI Semin Gunungkidul academic year 2019/2020. This study uses quantitative methods. The population used in this study were all eighth grade students of MTs GUPPI Semin Gunungkidul 2019/2020 school year, amounting to 68 students. All students will be studied, so this research is the study of population studies. Data collection was done by giving a questionnaire or questionnaires to all eighth grade students of MTs GUPPI Semin Gunungkidul TP 2019/2020 and documenting social studies achievement scores of the second semester report cards. Test the validity of the instrument using the formula product moment correlation, while the reliability of the instrument using Cronbach's Alpha statistical test. The data analysis technique used is linear regression with test tcount against ttable to test the effect of each independent variable (achievement motivation, study habits, and family environment) on the dependent variable with a significance level of 0,05. In addition to linear regression, this study also used multiple regression to test Fcount against Ftable to examine jointly the effect of independent variables on the dependent variable with a significance level of 0,05.Keywords : achievement motivation, study habits, family environment, school performance.
NILAI KEBERSAMAAN PADA TRADISI SAPARAN BEKAKAK DI DESA AMBARKETAWANG GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA OKTAVIANI DWI LESTARI, OKTAVIANI DWI LESTARI; ELSA PUTRI ESY, ELSA PUTRI ESY
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai kebersamaan masyarakat Desa Ambarketawang Gamping Sleman, untuk menjelaskan nilai kebersamaan pada tradisi saparan bekakak di Desa Ambarketawang Gamping Sleman, dan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi saparan bekakak berlangsung di Desa Ambarketawang Gamping Sleman. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data digunakan untuk menggambarkan fakta yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kualitatif model Miles dan Huberman terdiri dari data reduction, data display, dan verification. Penelitian ini, teknik triangulasi dilakukan untuk mengecek dan membandingkan data yang diperoleh dengan berbagai sumber, teknik, dan waktu sampai data terbukti keabsahannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kebersamaan masyarakat Desa Ambarketawang Gamping Sleman Yogyakarta dapat kita lihat pada saat tradisi saparan bekakak terdapat nilai gotong royong, adanya suatu rasa saling tolong menolong yang besar, sehingga seluruh kehidupan masyarakat itu berdasarkan rasa yang besar, sehingga seluruh kehidupan masyarakat dapat mewujudkan kerukunan antar warganya dan rasa gotong royong untuk saling membantu. Nilai kebersamaan pada tradisi saparan bekakak di Desa Ambarketawang Gamping Sleman Yogyakarta mampu meningkatkan dan menjaga sifat kegotong-royongan, persaudaraan, serta kerukunan masyarakat di wilayah Desa Ambarketawang. Pelaksanaan tradisi saparan bekakak berlangsung di Desa Ambarketawang Gamping Sleman. Pada tahun ini tradisi saparan bekakak dilaksanakan tetapi tidak menimbulkan kerumunan karena adanya pandemi covid-19. Tujuan diadakannya upacara tradisi saparan bekakak adalah untuk mengenang jasa dan kesetiaan Ki Wirasuta yang meninggal dunia dalam menjalankan tugas menunggu bekas pesanggrahan Kraton Ambarketawang atas perintah Sri Sultan Hamengkubuwono I.Kata Kunci: Nilai Kebersamaan, Tradisi, Saparan BekakakThis research aims to explain the value of togetherness of the people of Ambarketawang Gamping Sleman Village, to explain the value of togetherness in the tradition of saparan bekakak in Ambarketawang Gamping Sleman Village, and to know the implementation of bekakak saparan tradition taking place in Ambarketawang Gamping Sleman Village. The research method used in this study is qualitative method with ethnographic approach. The data is used to describe the facts that occur in Oktaviani Dwi Lestari adalah Alumni Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Elsa Putri ESY adalah Dosen Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 16, No.2, November 2021 Oktaviani & Elsa, Nilai Kebersamaan...308the field. Data collection techniques are observation, interview, documentation and document study. The data analysis techniques used in this study are qualitative data analysis of Miles and Huberman models consisting of data reduction, display data and verification. This research, triangulation technique was conducted to check and compare the data obtained with various sources, techniques, and time until the data proved validity. The results showed that the value of community togetherness Ambarketawang Gamping Village Sleman Yogyakarta can be seen at a time when the tradition of saparan bekakak there is a mutual value, there is a sense of mutual help to help the great, so that the whole life of the community is based on a great sense, so that the whole community life can realize harmony between its citizens and a sense of mutual mutual assistance to help each other. The value of togetherness in the tradition of saparan bekakak in Ambarketawang Village Gamping Sleman Yogyakarta is able to improve and maintain the nature of cooperation, brotherhood, and community harmony in the area of Ambarketawang Village. The Implementation of Saparan Bekakak Tradition Takes Place In Ambarketawang Gamping Sleman Village. This year the tradition of saparan bekakak was implemented but did not cause crowds due to the covid-19 pandemic. The purpose of the traditional ceremony of saparan bekakak is to commemorate the service and loyalty of Ki Wirasuta who died in carrying out the task of waiting for the former rest house Kraton Ambarketawang on the orders of Sri Sultan Hamengkubuwono I.Keywords: Keyword: Values of Togetherness, Tradition, Saparan Bekakak
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACVIEMENT DEVISIONS (STAD) MARHARJONO, MARHARJONO
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MarharjonoABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, dan prestasi belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Acviement Devisions (STAD). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan tes dengan deskriptif komperatif sebagai tehnik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan 1) motivasi belajar siswa meningkat dari sebanyak 21 siswa (58,3%) pada prasiklus, menjadi 23 siswa (69,9%) dan 27 siswa (75,0%) pada pertemuan I dan II siklus I, serta menjadi 29 siswa (80,6%) dan 32 siswa (88,9%) pada pertemuan I dan II siklus II. 2) prestasi belajar sejarah meningkat, pada prasiklus rata-rata 71,9 dan ketuntasan belajar 23 siswa (63,9%), meningkat menjadi rata-rata sebesar 75,9 dan ketuntasan belajar 28 siswa (77,8%) pada siklus I, serta rata-rata 82,4 dengan ketuntasan belajar sebanyak 33 siswa (91,7%) pada siklus II.Kata Kunci : motivasi, prestasi belajar, student teams acviement devisionsThis research aims to increase students' motivation and achievement through cooperative learning type Student Teams Action Divisions (STAD). This research is a classroom action research with 2 cycles. Collecting data using observation, questionnaires, and comparative descriptive tests as data analysis techniques. The results showed that there was an increase in 1) students' learning motivation increased from 21 students (58.3%) in the pre-cycle, to 23 students (69.9%) and 27 students (75.0%) at the first and second meetings of the first cycle. , and became 29 students (80.6%) and 32 students (88.9%) at the first and second meetings of cycle II. 2) history learning achievement increased, in pre-cycle the average was 71.9 and learning completeness was 23 students (63.9%), increased to an average of 75.9 and learning completeness was 28 students (77.8%) in the first cycle , and an average of 82.4 with learning completeness as many as 33 students (91.7%) in the second cycle.Keywords : motivation, learning achievement, student teams achievement divisions
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SARASWATI, SARASWATI; GUNAWAN SRIDIYATMIKO, GUNAWAN SRIDIYATMIKO
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah, proses pembentukan karakter, dan mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA N 1 Bantul. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru, karyawan, dan peserta didik, serta hasil observasi terhadap berbagai kegiatan yang ada di lapangan. Data sekunder diperoleh dari buku yang relevan, dokumen sekolah, arsip, dan data lain yang dimiliki sekolah. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa implementasi gerakan literasi sekolah dilaksanakan dengan beberapa teknik yaitu kegiatan rutin dan insidental. Proses pembentukan karakter melibatkan semua komponen (stakeholder), termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri. Penguatan pendidikan karakter dilaksanakan dengan menggunakan tiga pendekatan yaitu pendekatan berbasis kelas, sekolah dan masyarakat. Implementasi gerakan literasi sekolah dalam membentuk karakter siswa dengan kegiatan berbasis kelas, kegiatan berbasis budaya sekolah dan kegiatan berbasis lingkungan masyarakat, sedangkan karakter siswa yang ditingkatkan melalui gerakan literasi sekolah adalah disiplin, kejujuran, tanggung jawab, peduli, santun dan percaya diri.Kata kunci : gerakan literasi, pendidikan karakterThis study aims to increase social studies motivation, students' interest, and social studies learning achievement through problem-based learning methods. This type of research is classroom action research. Subjects in this study were students of class VIII H MTs Negeri 4 Bantul with 28 students. The stages in this study include four stages of planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques in this study used a questionnaire and observation collection. Data analysis techniques using quantitative descriptive methods with percentages. The results showed that 1) Student motivation can be improved through the problem based learning model. Evidenced by student motivation in the good category pre cycle 19 students (67.86%), first cycle 22 students (78.57%) and second cycle 26 students (92.85%). 2) Students interested can be improved through problem-based learning models. Student interest that is categorized as minimal good, in the pre-cycle 18 students (64.29%), first cycle 21 students (44.11%), cycle II 24 students (86%) 3) Social learning outcomes can be improved through problem-based learning models as evidenced by an increase in student learning outcomes, in pre-cycle the KKM value of 12 students (42.86%), first cycle 18 students (64.28 %)) and second cycle increased to 25 students (89.28%).Keywords: motivation,
PENDIDIKAN KETERAMPILAN HIDUP BAGI ANAK TUNAGRAHITA di SLB RIMBA ASAM BETUNG SURYANI ADAWIYAH, SURYANI ADAWIYAH
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan pendidikan bagi anak tunagrahita; (2) menjelaskan pendidikan keterampilan hidup bagi anak tunagrahita; (3) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan keterampilan hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa Rimba Asam Betung Sumatera Selatan. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Koordinator Urusan Kurikulum, dan pendidik keterampilan pertanian di Sekolah Luar Biasa Rimba Asam Betung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) layanan pendidikan untuk anak tunagrahita menerapkan model pembelajaran: terapi gerak, terapi bermain, kemampuan merawat diri, keterampilan hidup, pembelajaran vocasional. (2) pelaksanaan pembelajaran keterampilan bagi anak tunagrahita dilakukan dengan memaksimalkan fungsi manajamen kepala sekolah yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian/ pengawasan untuk tujuan evaluasi; (3) faktor-faktor hambatan pelaksanaan pembelajaran keterampilan bagi anak tunagrahita, uniknya karakteristik anak dan keadaan lingkungan namun fakor pendukung berupa sumber daya manusia yang berkompetensi, berdedikasi dan sumber pembiayaan pemerintah.Kata Kunci : Pendidikan, Keterampilan Hidup, TunagrahitaThis research aimed to: (1) explain the education for mentally retarded children; (2) describes life skills education for mentally retarded children;(3) know the supporting and inhibiting factors of the implementation of life skills education. This study uses a qualitative method. The study was carried out at the State Special Rimba Asam Betung, Sumatera Selatan,. The research subjects were the School Principal, Curriculum Affairs Coordinator, and skills educators at State Special Rimba Asam Betung. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques using interactive analysis which data reduction, data presentation, and conclusions drawing. The results of the study concluded that: (1) educational services for mentally retarded children apply learning models: occupational therapy, play therapy, daily living activities or self-care ability, life skills, vocational Suryani Adawiyah adalah guru di SLB Rimba Asam Betung Sumatera Selatan.Jurnal Sosialita, Vol. 16, No.2, November 2021 Suryani, Pendidikan Keterampilan…352therapy (work therapy); (2) the implementation of learning skills for mentally retarded children by maximizing the principal's management functions which include planning, organizing, directing, and controlling/supervising for evaluation purposes; (3) the obstacles to the implementation of skills learning for mentally retarded, the unique characteristics of children and the weather conditions, but supporting factors in the form of competent, dedicated human resources and funding sources from the government.Keywords: Education, Life Skills, Mentally Retarded
PERUBAHAN SOSIAL SEDULUR SIKEP DI DUKUH KARANGPACE DESA KLOPODUWUR KECAMATAN BANJAREJO KABUPATEN BLORA PADA ERA MODERN NURMALITASARI, NURMALITASARI
Jurnal Sosialita Vol. 16 No. 2 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) sejarah munculnya Sedulur Sikep di dukuh Karangpace; 2) Perubahan sosial Sedulur Sikep di dukuh Karangpace pada era modern; 3) Nilai-nilai kearifan lokal Sedulur Sikep untuk dijadikan literasi dalam pengembangan pembelajaran IPS di sekolah.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah Sedulur Sikep yang tingal di dukuh Karangpace. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Sedulur Sikep lahir dari sejarah seorang tokoh yaitu Samin Surosentiko yang mampu mengerakan massa untuk melawan kolonialisme Belanda. Dari gerakan ini masyarakat pengikut Samin semakin banyak dan meluas hingga ke berbagai daerah termasuk ke Jawa Timur. Masyarakat ini kemudian menyebut dirinya Sedulur Sikep. Artinya: Sikap menikah/ berumah tangga.2) terdapat perubahan sosial yang terjadi mencakup beberapa bidang yakni: Ilmu pengetahuan dan pendidikan, teknologi dan transportasi, agama dan kepercayaan, tradisi dan adat istiadat, dan moral ekonomi. 3) Nilai-nilai kearifan lokal dapat dijadikan salah satu literasi dalam pengembangan pembelajaran IPS di sekolah.Kata Kunci : Perubahan sosial, Sedulur Sikep, kearifan lokal, modernisasi.This study aims to find out: 1) the history of the emergence of Sedulur Sikep in the Karangpace hamlet; 2) Sedulur Sikep social change in the Karangpace hamlet in the modern era; 3) Sedulur Sikep local wisdom values in the Karangpace hamlet to be used as literacy in the development of social studies in schools. This research is a qualitative research. The subjects in this study were Sedulur Sikep who lived in the Karangpace hamlet. The data collections were carried out by interviews, observation and document. The results of this study indicate: 1) Sedulur Sikep was born from history of a figure namely Samin Surosentiko who was able to mobilize the masses to fight the Dutch colonialism. From this movement the followers of Samin became more numerous and extended to various regions including East Java. This community then call themself as Sedulur Sikep or Sikep Rabi. Meaning: The attitude of marriag, 2) There were social changes that occur in Sedulur Sikep which cover several fields, namely: Science and education, technology and transportation, religion and beliefs, traditions and customs, and economic morals. 3) The values of local wisdom can be used as literacy in the development of social studies learning in schools.Keywords: Social change, Sedulur Sikep, local wisdom, modernization.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR INDUKSI ELEKTROMAGNETIK MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PROBEX (PREDICT OBSERVE EXPLAIN) BAGI PESERTA DIDIK KELAS IX F SMP NEGERI 3 PURWOREJO SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Juniati, Juniati
Jurnal Sosialita Vol. 15 No. 1 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rendahnya kemapuan peserta didik dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan meningkatkan meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik melalui Probex.Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dan tiap siklus terdiri dari 3pertemuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik selalu termotivasi untuk belajar IPA meningkat dari 25% menjadi 52,5% pada siklus II dan ada kenaikan nilai rata-rata 77,92 pada siklus I menjadi 87,92 pada siklus IIdan ketuntasan belajar menunjukkan kenaikan dari 75% pada siklus I menjadi 91,6% pada siklus II. Disimpulkan bahwa pembelajaran probex pada konsep induksi elektromagnetik dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas IX F SMP Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2018/2019.Kata: kunci: motivasi, hasil belajar, Probex (Predict Obsere Explain)The problem in this study concerns with the students’ lower problem solving skill. This study aimed to improve students’ learning motivation and outcomes through Probex.The study was conducted in two 2 cycles with each of 3 meetings. Result of this study indicated that student were consistently motivated to learning Science, i.e. there was improvement from 25% to 52.5% at cycle II and the score average of 77.92 at cycle I improved to be 87.92 at cycle II; and learning mastery showed improvement from 75% at cycle I to 91.6% at cycle II. It is concluded that probex learning in electromagnetic induction is able to improve the student learning motivation and outcomes of class IX F at SMP Negeri (State Junior High School) 3 Purworejo in 2018/2019.Keywords: motivation, learning outcomes, Probex (Predict Observe Explain)
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN MODEL STAD SUPARDAL, SUPARDAL; SUNARTI, SUNARTI
Jurnal Sosialita Vol. 15 No. 1 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) peningkatan kemampuan berpikir kritis, (2) peningkatan aktivitas belajar, dan (3) peningkatan hasil belajar IPS, pada peserta didik kelas VIII G SMP 3 Bantul dengan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian berjumlah 29 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Pembelajaran IPS menggunakan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan (1) kemampuan berpikir kritis peserta didik, yaitu persentase peserta didik yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik dari pra siklus 24,14%, siklus I 62,07%, dan siklus II 79,31%, sehingga memenuhi kriteria yang ditetapkan yaitu 70% (2) aktivitas belajar peserta didik, yaitu persentase peserta didik yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik dari pada pra siklus 13,79%, siklus I 79,31%, dan siklus II 93,10%, sehingga memenuhi kriteria yang ditetapkan yaitu 75%, dan (3) hasil belajar IPS pada peserta didik, yaitu pada pra siklus nilai rata-rata sebesar 65,69, siklus I 77,38, dan siklus II 79,08, memenuhi kriteria yang ditetapkan sebesar 75. Ketuntasan belajar peserta didik juga meningkat dari pra siklus 44,83%, siklus I 79,31%, dan siklus II 86,21%, memenuhi kriteria yang ditetapkan yaitu 80%.Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, aktivitas, hasil belajar, STADThis research aimed to describe the improvement of Social Studies (1) critical thinking capability, i.e. the percentages of students achieving good minimum grade increased from 24.14% at pre-cycle to be 62.07%, and 79.31% at cycles I and II, respectively (2) learning activity, this was showed by the increasing percentages of 13.79% at pre-cycle to be 79.31%, and 93.10% at cycles I and II, respectively and (3) learning outcomes of Students, achievement score averagesalso increased from 65.69 at pre-cycle to be 77.38, and 79.08, respectively. Students’ learning mastery has also improved, from 44.83% at pre-cycle to be 79.31% and 86.21% at cycles I and II, respectively.Keywords:criticalthinking capacity, learning activity, learning outcomes, STAD
INTEGRASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KELUARGA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN PEMBIASAAN DI SEKOLAH UNTUK MEMBANGUN KARAKTER SISWA WIDIARTI, ERNI
Jurnal Sosialita Vol. 15 No. 1 (2021): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunyai dua tujuan yaitu (1) untuk mengetahui proses integrasi nilai-nilai pendidikan keluarga dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter siswa di SMAN 1 Godean. Sedangkan tujuan yang ke (2) adalah untuk mengetahui proses integrasi nilai-nilai pendidikan keluarga dalam pembiasaan di sekolah untuk membangun karakter siswa di SMAN 1 Godean. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Adapun tempat penelitian di SMAN 1 Godean. Waktu penelitian pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2015. Subjek penelitian adalah guru, siswa kelas X MIPA-IPS, kepala sekolah dan guru bimbingan konseling. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan metode diskriptif kualitatif dengan model interaktif yang meliputi: pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan selanjutnya penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disimpulkandua hal, (1) proses integrasi nilai-nilai pendidikan keluarga dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter siswa dapat dilakukan dengan cara melihat kompetensi inti dan kompetensi dasarnya serta dengan menerapkan model pembelajaran yang sesuai pula. (2) proses integrasi nilai-nilai pendidikan keluarga dalam pembiasaan di sekolah untuk membangun karakter siswa dapat dilakukan dengan menanamkan kebiasaan dan suri tauladan yang baik serta menerapkan visi dan misi untuk mendidik siswa agar tidak hanya pandai dalam hal kognitif saja tetapi juga berkarakter yang positif.Kata kunci : Integrasi Nilai Pendidikan Keluarga, Pembelajaran Pendidikan PKnThis research has twoobjectives. The first one is to know the integration process of family education in civics learning to build up the students` characters in SMA 1 Godean. The second objectives is to know the integration process in making the family education as a habit build. This research belong to qualitative research. It was conducted in SMA N 1 Godean in August to October 2015. The subject of the research were the teacher, the 10thgrade students, the headmaster and counselors. The method used in gathering the data were observation, interview and documentation. The data analysis used was descriptive qualitative with the interactive model involving: data collecting, data presentation, data reduction and conclusion. The research resultin two things. The first is that the Erni Widiarti adalah Alumni Program Pascasarjana PIPS Universitas PGRI Yogyakarta dan Buchory MS adalah Dosen Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 15, No.1, Maret 2021 Erni W dan Buchory, Integrasi Nilai-…34integration process of family education in civics learning to build up the students` characters can be done in some ways which are related to material, the competences and also the learning models. The second conclusion that the integration process in making the family education as a habit to build up the students` characters can be done by implementing it at school and giving model in achieving the school`s vision and mission, not only in the term of cognitive but also of positive characters.Keywords: Integration of Family Education Values, Civics Education Learning