cover
Contact Name
Frinawaty Lestarina Barus
Contact Email
frinabarus@ymail.com
Phone
+6281376362755
Journal Mail Official
basastra@gmail.com
Editorial Address
Jalan Willeam Iskandar Pasar V Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23015926     EISSN : 2579793X     DOI : https://doi.org/10.24114/bss.v9i2
Core Subject : Education,
Basastra MENU Focus and Scope Flag Counter web analytics View My Stats OPEN JOURNAL SYSTEMS Journal Help USER You are logged in as... basastra My Journals My Profile Log Out INFORMATION For Readers For Authors For Librarians HOME ABOUT USER HOME SEARCH CURRENT ARCHIVES FOCUS & SCOPE CONTACT EDITORIAL TEAM VISITORS STATISTICS REVIEWER PUBLICATION ETIC JOURNAL HISTORY AUTHOR GUIDELINES Home > About the Journal > Editorial Policies Editorial Policies Focus and Scope Section Policies Open Access Policy ETIKA PUBLIKASI Focus and Scope Jurnal Basastra adalah jurnal yang bergerak dibidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Unversitas Negeri Medan. Jurnal ini berisi tentang hasil penelitian dan konseptual dalam bidang pembelajaran, penilaian, linguistik, dan sastra dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
Articles 384 Documents
Laut sebagai Sarana Pembebasan Diri: Kajian Ekofeminisme dalam Cerpen Sampan Zulaiha Karya Hasan Al Banna Tri Lande; Bhramastya Sandy Hargita
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 14 No. 3 (2025): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/6kwx6589

Abstract

  Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi ekofeminisme dalam cerpen Sampan Zulaiha karya Hasan Al Banna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk menafsirkan simbol, relasi tokoh, dan makna ekologis dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan tiga representasi utama ekofeminisme, yaitu: laut sebagai ruang spiritual, tempat perlindungan, dan media pembebasan diri bagi perempuan; kekerasan patriarki terhadap tubuh perempuan dan alam; serta perlawanan perempuan melalui relasi ekologis. Temuan ini menegaskan bahwa penindasan terhadap perempuan dan eksploitasi alam memiliki akar ideologis yang sama, yakni patriarki. Melalui tokoh Zulaiha, laut dimaknai sebagai medium resistensi, pembebasan diri, dan kemandirian perempuan. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian ekofeminisme sastra Indonesia, khususnya dalam konteks sastra maritim, serta menegaskan sastra sebagai medium kritik sosial dan kesadaran ekologis berperspektif gender. Kata kunci: ekofeminisme; cerpen; pembebasan; perempuan; laut
Variasi Akustik Kosakata Serupa Bahasa Bali dan Sunda:Studi Praat Zachira Nur Rizkia Warokka; Aprilliyani Yulia Yusela; Alifia Hudzwah Nurhusna; Sri Wiyanti
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 15 No. 2 (2026): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/4v3j9868

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas fonologi akustik, cabang linguistik yang menganalisis gelombang suara, dengan fokus pada perbedaan pengucapan kosakata serupa dalam Bahasa Sunda (BS) dan Bahasa Bali (BB). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengucapan kosakata serupa dalam bahasa Bali dan Sunda menggunakan perangkat lunak Praat melalui analisis durasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan komparatif, berdasarkan teori sistem bunyi konsonan dan diagram vokal bahasa Bali oleh Purwiati (2013) dan teori sistem bunyi konsonan dan diagram vokal menurut Sudaryat (2013). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan penutur asli menggunakan alat perekam suara dan aplikasi Praat sebagai instrumen penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun terdapat persamaan kosakata secara ortografis, terdapat perbedaan dalam makna, pengucapan, dan transkrip fonetiknya. Perbedaan tersebut disebabkan oleh durasi pengucapan, penekanan saat pengucapan, dan tinggi rendahnya suara. Adapun persamaan kosakata antara bahasa Bali dan Sunda sebagian besar disebabkan oleh warisan bahasa proto (cognate). Kata kunci; Bahasa Bali, Bahasa Sunda, Praat. Abstract This study examines acoustic phonology, a branch of linguistics concerned with the analysis of speech sound waves, by focusing on differences in the pronunciation of similar lexical items in Sundanese and Balinese. It aims to analyze the pronunciation of comparable vocabulary in both languages using the Praat software through duration analysis. The study employs a descriptive method with a comparative approach, grounded in the theory of the Balinese consonant sound system and vowel diagram proposed by Purwiati (2013) and the Sundanese consonant sound system and vowel diagram described by Sudaryat (2013). Data were collected through interviews with native speakers using audio recording devices, with Praat serving as the primary research instrument. The findings reveal that despite orthographic similarities between certain lexical items in Sundanese and Balinese, differences exist in their meanings, pronunciations, and phonetic transcriptions, which are influenced by variations in articulatory duration, stress, and pitch, while the observed lexical similarities are largely attributed to their shared proto-language heritage (cognates). Keyword: Balinese, Sundanese, Praat.
Analisis Verba ‘Angkat’ dalam Korpus Bahasa Indonesia: Studi Linguistik Korpus Wardani Febrina; Mahriyuni; Tengku Silvana Sinar
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 15 No. 2 (2026): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/w4kxds49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah penggunaan verba ‘angkat’ dalam korpus bahasa Indonesia dengan membandingkan data otentik dari teks berita melalui perangkat lunak AntConc dan entri leksikal pada KBBI Edisi VI. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan linguistik korpus. Data dikumpulkan melalui teknik konkordansi (KWIC) untuk menganalisis pola kalimat, sentimen aktor, dan sentimen pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara definisi netral dalam kamus dengan realitas penggunaan bahasa. Dalam korpus, verba ‘angkat’ memiliki dua kutub ekstrem: sebagai representasi prestasi yang terkendala pada bidang olahraga (seperti ‘angkat berat’ dan ‘angkat besi’) serta representasi tragedi kemanusiaan pada bidang kriminal (seperti ‘anak angkat’ dan ‘orangtua angkat’ yang berkolokasi dengan kekerasan). Penelitian ini membuktikan bahwa metode korpus mampu mengungkap sisi pragmatis dan muatan sentimen kompleks yang tidak terakomodasi dalam panduan leksikal standar .Kata kunci : Linguistik Korpus; Verba ‘Angkat’; AntConc; Analisis Sentimen This study aims to examine the use of the verb angkat in the Indonesian language corpus by comparing authentic data from news texts analyzed using AntConc software with the lexical entry of angkat in the Sixth Edition of the Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). This study employs a descriptive qualitative method with a corpus linguistics approach. The data were collected using the Keyword in Context (KWIC) concordance technique to analyze sentence patterns, actor sentiment, and patient sentiment. The results reveal significant differences between the neutral definitions provided in the dictionary and the realities of language use. In the corpus, the verb angkat exhibits two extreme poles: as a representation of achievement, predominantly associated with the field of sports, such as angkat berat and angkat besi, and as a representation of humanitarian tragedy in the context of crime, as reflected in expressions such as anak angkat and orangtua angkat, which frequently co-occur with narratives of violence. These findings demonstrate that corpus-based methods can reveal pragmatic dimensions and complex sentiment patterns that are not fully captured by standard lexical descriptions. Keywords: Corpus Linguistics; Verb ‘Angkat’; AntConc; Sentiment Analysis.  
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Merumuskan Masalah Penelitian Bahasa dan Sastra: Studi Fenomenologi dan Rekomendasi Intervensi Lasenna Siallagan; Mustika Wati Siregar
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 15 No. 2 (2026): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/5c662t61

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan yang dialami mahasiswa dalam merumuskan masalah penelitian bahasa dan sastra, mengungkap faktor-faktor yang melatarbelakanginya, serta merumuskan rekomendasi intervensi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran metodologi penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Medan, sedangkan objek penelitian berupa proposal penelitian yang telah disusun mahasiswa. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen proposal penelitian dan wawancara mendalam terhadap mahasiswa. Data dianalisis melalui tahap reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan makna pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan mahasiswa meliputi: (1) ketidakmampuan mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap), (2) kesulitan membatasi fokus penelitian secara spesifik, (3) ketidaksesuaian antara latar belakang, tujuan, dan rumusan masalah, (4) belum optimalnya pemahaman terhadap konsep penelitian bahasa dan sastra, serta (5) keterbatasan kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam mengonstruksi masalah penelitian. Faktor penyebab kesulitan tersebut berasal dari kurangnya pengalaman membaca artikel ilmiah, pemahaman metodologi penelitian yang belum memadai, dan minimnya latihan merumuskan masalah penelitian secara sistematis. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan intervensi berupa pembelajaran berbasis analisis artikel ilmiah, penggunaan scaffolding dalam penyusunan proposal, serta pengembangan modul diagnostik perumusan masalah penelitian bahasa. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran metodologi penelitian yang lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dalam menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas. Kata kunci: analisis kesulitan, perumusan masalah penelitian, penelitian bahasa,                             intervensi akademik Abstract This study aims to analyse the forms of difficulties experienced by students in formulating language research problems, identify the underlying factors contributing to these difficulties, and propose intervention strategies that can be implemented in research methodology courses. The study employed a qualitative approach with a phenomenological design. The participants were students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program at Universitas Negeri Medan, while the research objects consisted of research proposals prepared by the students. Data were collected through document analysis of research proposals and in-depth interviews with the participants. The data were analyzed through the stages of data reduction, categorization, interpretation, and meaning-making of participants' experiences. The findings revealed that students encountered several difficulties, including: (1) an inability to identify research gaps, (2) difficulties in narrowing the research focus to a specific scope, (3) inconsistencies among the background of the study, research objectives, and research problem formulation, (4) inadequate understanding of language research concepts, and (5) limited critical and analytical thinking skills in constructing research problems. These difficulties were attributed to insufficient experience in reading scholarly articles, inadequate understanding of research methodology, and limited practice in systematically formulating research problems. Based on these findings, the study recommends several interventions, including learning activities based on the analysis of scholarly articles, the application of scaffolding strategies in proposal writing, and the development of a diagnostic module for language research problem formulation. This study is expected to contribute to the development of more responsive research methodology learning strategies that address students’ needs in producing high-quality research proposals. Keywords: difficulty analyse, research problem formulation, language research,                        academic intervention

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2026): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 15 No. 1 (2026): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 14 No. 3 (2025): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 14 No. 2 (2025): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 14 No. 1 (2025): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 13 No. 3 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 13, No 2 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 13 No. 2 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 13, No 1 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 13 No. 1 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 12 No. 3 (2023): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 12, No 3 (2023): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 12, No 2 (2023): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 12, No 1 (2023): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 11, No 3 (2022): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 11, No 2 (2022): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 11, No 1 (2022): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 3 (2021): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2021): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2021): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 3 (2020): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2020): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2020): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 3 (2019): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2019): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2019): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 4 (2018): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 3 (2018): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2018): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2018): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 4 (2017): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 3 (2017): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2017): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2017): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 4 (2016): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2016): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2016): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2016): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 4 (2015): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 3 (2015): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2015): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2015): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 4 (2014): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 3 (2014): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2014): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2014): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 4 (2013): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 3 (2013): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2013): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2013): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 3 (2012): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2012): Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Basastra More Issue