cover
Contact Name
Finadatul Wahidah
Contact Email
fynadatulwahidah@gmail.com
Phone
+6281217509251
Journal Mail Official
lp2m.unikhams@gmail.com
Editorial Address
https://aijpkm.unikhams.ac.id/index.php/pkm/Editor
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 2746492X     EISSN : 27464938     DOI : https://doi.org/10.53515/aijpkm
Fokus dan Ruang Lingkup Al-Ijtimā: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. serta Desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2025): April" : 26 Documents clear
Penguatan Literasi Keuangan Melalui Sosialisasi Peran OJK Dalam Menanggulangi Investasi Ilegal, Pinjol Ilegal dan Judi Online di Sekolah MI. Muhammadiyah 04 Ampel Wuluhan Jember Syafi’i, Muhammad; Nur, Siti Khayisatuzahro
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.238

Abstract

Internet merupakan jaringan telekomunikasi dan informasi yang bersifat global yang semua negara diera sekarang pasti membutuhkan, termasuk Indonesia sebagai negara tepadat keempat jumlah penduduknya. Berdasarkan data yang dikeluarkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menjelaskan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2024 adalah sejumlah 221.563.479 dari total penduduk Indonesia ditahun 2024 sebesar 278.696.200 atau sekitar 79,5% dari total penduduk Indonesia. Perkembangan internet memudahkan semua bidang mobilitas penduduk, termasuk dalam bidang ekonomi. Akan tetapi perkembangan internet kalau tidak diimbangi dengan pemahaman penggunaannya akan menjadi celah bagi sebagian oknum untuk melakukan kejahatan dalam bidang ekonomi digital, seperti investasi online ilegal, pinjaman online ilegal dan judi online yang semakin lama semakin marak ditengah masyarakat. Dan korban secara keuangan luar biasa. Maka dari itu, perlu kiranya kerjasama semua pihak, baik dari OJK, praktisi, akademisi serta masyarakat luas untuk mensosialisasikan tentang kejahatan fintech kepada masyarakat agar kedepan mereka lebih faham, lebih waspada serta lebih bijak dalam menggunakan internet agar terhindar dari kejahatan ekonomi digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pemahaman khususnya bagi pihak guru di sekolah MI. Muhammadiyah 04 Ampel kecamatan Wuluhan tentang Peran OJK dalam Menanggulangi Investasi Ilegal, Pinjol illegal dan Judi Online. Kegiatan ini kami lakukan adalah bersifat offline, artinya langsung melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para guru di sekolah MI. Muhammadiyah 04 Ampel kecamatan Wuluhan tentang Peran OJK dalam Menanggulangi Investasi Ilegal, Pinjol illegal dan Judi Online. Hasil dari kegiatan ini kami kemas dalam bentuk artikel ilmiah dan diterbitkan dalam jurnal pengabdian yang terakreditasi.
Peningkatan Pemahaman Siswa SMA Negeri 6 Pulau Enggano Melalui Edukasi Keuangan Dan Investasi Pasar Modal Herpazah, Miskia; Mursalin, Supardi; Indra, Yetti Afrida
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.239

Abstract

The low level of financial literacy among Indonesians, particularly in remote areas such as Enggano Island, poses a significant challenge in fostering a financially literate generation capable of managing personal finances wisely. According to data from the Financial Services Authority (OJK), financial literacy in the capital market sector in 2016 was only 4.40%, with financial inclusion reaching just 1.25%. This condition highlights the urgent need for continuous educational interventions, especially for youth in underdeveloped regions. This community service project aimed to improve students’ understanding of basic financial and capital market investment concepts at SMA Negeri 6 Pulau Enggano. Implemented through a structured approach—including preparation, the delivery of a Level 1 Capital Market School (SPM), and evaluation using pre-test and post-test methods—the program recorded a significant improvement in students' comprehension. The average pre-test score of 6.7 increased to 12.75 in the post-test, with an N-Gain Score of 74.72%, indicating a high category of improvement. Challenges such as students' limited time and low initial understanding were addressed through interactive methods and contextual analogies. This initiative not only positively impacted students’ financial literacy but also served as a practical educational model for the 3T (Frontier, Outermost, Disadvantaged) regions. Recommendations from this activity include periodic replication of the program, involvement of financial institutions such as OJK and BEI, and integration of financial education into the school curriculum. Ultimately, the goal is to ensure equal access to financial literacy across all regions, including remote areas like Enggano Island.
Pemberdayaan Guru Tpq: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Al-Qur'an Di TPQ Al-Khoirot Dengan Metode At-Tanzil Juli Priyono, Dwi; Azisi, Azisi; Rizal, Syaiful
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.190

Abstract

Abstract Al-Qur'an education at the Al-Qur'an Education Park (TPQ) institution often faces challenges in teaching effective reading methods. The At-Tanzil method is expected to increase students' fluency in reading the Al-Qur'an according to the rules of recitation. This research uses a community service approach by applying the At-Tanzil method at TPQ Al-Khoirot, Nurul Imam Foundation, Sumberjambe, Jember. Training is provided to TPQ teachers to improve their abilities in teaching reading the Koran. Evaluation is carried out through observation and questionnaires to measure the improvement in students' reading abilities. The evaluation results showed that 80% of students experienced a significant increase in their ability to read the Koran after implementing the At-Tanzil method. In addition, 70% of students showed a better understanding of the rules of recitation. The program was also successful in instilling Islamic character values, with 75% of parents reporting positive changes in their children's behavior. The application of the At-Tanzil method not only improves the ability to read the Koran, but also contributes to the formation of the character of the students. Continuous training for TPQ teachers is very important to maintain the quality of teaching. Mentoring TPQ teachers using the At-Tanzil method has proven to be effective in increasing fluency in reading the Al-Qur'an and forming the character of students. Further efforts are needed to expand this program to other TPQs in order to improve the quality of Al-Qur'an education in society. Keywords: Mentoring, Education, At-Tanzil Method, Al-Khoirot TPQ Teacher
Pendampingan Dalam Meningkatkan Kualitas Ibadah Melalui Ilmu Fikih di Rumah Qur’an Munzala Al-Badar Palangka Raya Haliza, Noor; Yulistiana, Afda; Surawan, Surawan; Wahdah, Nurul
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.241

Abstract

Pembelajaran fiqih, yang mencakup tata cara ibadah dan interaksi sosial, sangat diperlukan untuk membentuk karakter dan pemahaman agama yang benar. Artikel ini membahas program pembelajaran di RQM Al-Badar, yang menggunakan metode Service Learning untuk meningkatkan kualitas ibadah anak, khususnya dalam pelaksanaan shalat. Hasil observasi menunjukkan bahwa santri mengalami peningkatan pemahaman terhadap bacaan dan gerakan shalat setelah mengikuti program ini. Dengan pendekatan terstruktur, diharapkan santri dapat lebih mudah memahami dan melaksanakan ibadah sesuai ajaran Islam. Penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai ilmu fikih, terutama dalam pelaksanaan ibadah shalat, melalui metode pembelajaran yang terstruktur dan interaktif. Hasil dari pendampingan di RQM Al-Badar menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman santri terhadap tata cara shalat yang benar. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengeksplorasi berbagai metode pembelajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau gamifikasi, serta melakukan evaluasi jangka panjang terhadap pemahaman dan praktik ibadah anak. Selain itu, melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran dan melakukan studi perbandingan antara lembaga pendidikan non-formal juga direkomendasikan, guna menemukan praktik terbaik yang dapat diterapkan di berbagai konteks. Peningkatan sumber daya bagi pengajar di lembaga pendidikan non-formal juga penting untuk memastikan efektivitas pengajaran materi fikih.
Pendampingan Membaca Al-Qur'an Dengan Ilmu Tajwid Bagi Santriwati Di TPQ Al-Ikhlas Kota Palangka Raya Siti Badriah; Khatimah, Khusnul; Surawan, Surawan
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.242

Abstract

Minimnya pemahaman mengenai ilmu tajwid, terutama terkait hukum nun mati dan tanwin, mengakibatkan banyak santriwati di TPQ Al-Ikhlas melakukan kesalahan dalam membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap ilmu tajwid, sehingga kualitas bacaan Al-Qur’an menjadi lebih baik dan sesuai dengan kaidah yang benar. Pendampingan ini menerapkan metode Service Learning (SL), yang menggabungkan pembelajaran teori dengan praktik secara langsung. Kegiatan ini melibatkan ceramah, demonstrasi, serta latihan membaca dengan bimbingan intensif. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui tes lisan dan observasi. Berdasarkan hasil kegiatan, sebagian besar santriwati menunjukkan peningkatan dalam menerapkan hukum nun mati dan tanwin saat membaca Al-Qur’an. Namun, masih terdapat beberapa santriwati yang belum mengalami perkembangan yang signifikan karena keterbatasan waktu latihan dan perbedaan tingkat pemahaman. Dengan demikian, pendampingan ini memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an santriwati. Meskipun begitu, diperlukan strategi tambahan, seperti evaluasi berkelanjutan, pembelajaran berbasis teknologi, dan metode pengajaran yang lebih variatif agar pemahaman tajwid dapat merata di seluruh peserta. Diharapkan program ini dapat menjadi model bagi TPQ lain dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an santri secara berkesinambungan.
Edukasi Situs Sejarah Sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sekitar Di SMPN 01 Gumukmas Jember Riza Faisol, Noga
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.243

Abstract

This community service activity aims to increase the awareness and understanding of SMPN 01 Gumukmas Jember students about the potential of local historical sites as economic drivers of the surrounding community, with a focus on the Beteng Semboro Site and Deres Gumukmas Temple. The method used is ABCD (Asset-Based Community Development), which emphasises the identification and utilisation of local assets. Through the stages of Discovery, Dream, Design, and Destiny, students were invited to explore the potential of historical sites, formulate creative ideas, design action plans, and implement real activities. The results of this activity showed a significant increase in students' knowledge of local history and their entrepreneurial skills. In addition, this activity also succeeded in building a network of collaboration between schools, community leaders, and local businesses. This programme is expected to serve as a model for the development of historical site education programmes in other areas and contribute to the improvement of community welfare through the development of local economic potential.

Page 3 of 3 | Total Record : 26