cover
Contact Name
Arman Rifai Lette
Contact Email
jurnalpemimpin@gmail.com
Phone
+6281236332488
Journal Mail Official
jurnalpemimpin@gmail.com
Editorial Address
Jln. Manafe No 17 Kelurahan Kayuputih Kecamatan Oebobo, Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
PEMIMPIN - Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 28085132     DOI : -
PEMIMPIN - Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Citra Bangsa yang mempublikasikan artikel-artikel hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan diperuntukan bagi Dosen, Guru, Insan-insan Pendidik baik Departemen maupun Non Departemen yang sudah diaplikasikan kepada masyarakat.
Articles 110 Documents
SISTEM PENILAIAN AUTENTIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL Selfiana Triyanty. M Ndapa Lawa; Christmas P. Ate; Vera R. Bulu
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i1.404

Abstract

The purpose of this activity is to provide understanding and skills to teachers and candidate teachers to be able to understand an authentic assessment system based on local wisdom and develop the assessment system especially in the cognitive domain. The implementation method was done virtually using a zoom meeting. The result showed high percentage for community service implementation and participants’ perceptions toward the speakers’ quality. Community service implementation showed that 59.15% very satisfied and 40.85% satisfied because the theme and the content of the material were very relevant with the needs of participants. Participants’ perceptions toward the speakers’ quality showed 80.30% was very good and 19.7% good. In general, the results showed positive response. Key words: Training, System, Assessment, Authentic, Local Wisdom
SOSIALISASI PENANAMAN NILAI ANTI KORUPSI MANDIRI, SEDERHANA DAN PEDULI PADA SISWA SD NEGERI BUNI DESA ONI KECAMATAN KUALIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Cunio Delianti Seo; Sarmalina Boko; Naldions Bia; Tanti Nabu; Onni Talelu; Yuliantri Kofi
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i1.406

Abstract

Abstrak Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk guna mewujudkan generasi muda yang anti korupsi dan dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan tentang anti korupsi sejak dini, mampu menginternalisasikan nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat mengetahui hukuman bagi tindak pidana korupsi. Metode penyampaian materi pada kegiatan ini adalah melalui ceramah dan tanya jawab Abstract The purpose of this community service activity is to createan anti-corruption young generation and in order to prepare the young generation who have knowledge about anti-corruption from an early age, are able to internalize anti-corruption values in daily life, and can know the penalties for corruption. The method of delivering material in this activity is through lectures and questions and answer
EDUKASI NILAI ANTI KORUPSI MELALUI ASPEK LINGKUNGAN MASYARAKAT PADA ANAK KELAS VI SD NEGERI BUNI DESA ONI KECAMATAN KUALIN KABUPATEN TTS Melky Robinson Dengga; Apriana Makdalena Kande; Sri Sendi Elodea; Erna Risani Tanesab; Ayu Lede Dabbo
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i2.407

Abstract

ABSTRAK Korupsi dikategorikan sebagai kejahatan uar biasa atau extraordinary crimes yang dapat merugikan demokrasi serta hak-hak sosial dan ekonomi secara luas. Dalam pencegahan korupsi sebagai agent of change merasa terpanggil untuk mengedukasi anak usia dini demi mewujudkan masyarakat yang paham akan nilai anti korupsi melalui aspek ingkungan masyarakat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi secara angsung di kelas VI SD Negeri Buni tentang edukasi nilai anti korupsi aspek ingkungan masyarakat pada anak sekolah dasar. Kegiatan ini membuat siswa dapat mengimplementasikan nilai- nilai anti korupsi didalam kehidupan sehari- hari khususnya dalam kehidupan bermasyarakat. ABSTRACT Based on the mandate of Pancasila and the 1945 Constitution that national development aims at realizing Indonesian people as a whole and the Indonesian people as a whole that is just, prosperous, prosperous and orderly. Corruption is categorized as an extraordinary crime that can harm democracy and social and economic rights at large. . The reason is that corruption carried out by both government and non-government nstitutions can have an impact on the welfare of the people. The method used s direct socialization in class VI SD Negeri Buni about educating the value of anti-corruption aspects of the community environment in elementary school children. This activity allows students to implement the values anti- corruption in everyday life, especially in social life.
SOSIALISASI PENANAMAN NILAI KARAKTER MANDIRI SUB NILAI KEBERANIAN UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI ANTI KORUPSI SISWA KELAS VI DI SD GMIT KOLHUA KOTA KUPANG Tresli Marlen Kolioe; Greandly Ferselia Liu; Mateos Nalle; Rely Putrini Taunus; Yokha Rosdiana Nullek
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i2.408

Abstract

Abstrak Korupsi adalah suatu tindakan kriminal. Tidak sedikit dari sekian banyak orang melakukan korupsi,yang mana fenomena inilah yang menjadi keprihatinan banyak kalangan. Tujuan diberikannya mata pelajaran Pendidikan anti korupsi ini diharapkan mampu membentuk generasi yang bebas korupsi. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi kepada siswa tentang pendidikan anti korupsi Aku Anak yang Jujur,Disiplin,dan Bertanggung. Pendidikan anti korupsi melalui jalur Pendidikan lebih efektif karena dapat merubahan sikap,mental yang terjadi pada diri seseorang, dan melalui jalur ini lebih bersistem serta lebih mudah diukur,yaitu perubahan perilaku anti korupsi. Oleh karena itu Penanaman sikap antikorupsi merupakan hal yang wajib dan harus ditanamkan kepada anak mulai dari usia dini pada lingkungan sekolah. Abstract Corruption is a criminal act. Not a few of the many people commit corruption, which is a phenomenon that is a concern for many people. The purpose of providing anti-corruption education subjects is expected to be able to form a corruption-free generation. The method used is the method of socialization to students about anti-corruption education I am an Honest, Disciplined, and Responsible Child. Anti-corruption education through education is more effective because it can change the mental attitude that occurs in a person to Corruption is a criminal act. Not a few of the many people commit corruption, which is a phenomenon that is a concern for many people. The purpose of providing anti-corruption education subjects is expected to be able to form a corruption-free generation. The method used is the method of socialization to students about anti-corruption education I am an Honest, Disciplined, and Responsible Child. Anti-corruption education through education is more effective because it can change the mental attitude that occurs in a person, and through this route it is more systematic and easier to measure, namely changes in anti-corruption behavior. Therefore, instilling an anti-corruption attitude is mandatory . Therefore, instilling an anti-corruption attitude is mandatory and must be instilled in children from an early age in the school environment.
SOSIALISASI PENANAMAN NILAI ANTI KORUPSI DALAM BENTUK TANGGUNG JAWAB KERJA KERAS DAN KEBERANIAN julindra mose; Marianus Djemiu Raho; Ferdi Oktofianus Nabuasa; Ameliana Landang; Maria Yunita Bani
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i2.409

Abstract

Abstrak Pendidikan anti korupsi ialah dapat menghasilkan anak bangsa yang bertanggung jawab,kerja keras dan dan berani. Metode yang digunakan adalah sosialisasi. Pendidikan anti korupsi perluh dikembangkan sejak usia dini, fokus awalnya adalah siswa dikenalkan dengan memahami tentang tanggung jawab, kerja keras dan keberanian yang dianut dimasyarakat. Tujuan yang diinginkan dalam penyampaian materi anti korupsi ini membuat siswa mengenal lebih dini sehingga tercipta generasi yang sadar dan memahami bahaya korupsi,serta menciptakan generasi muda tidak melakukan korupsi sejak dini. Abstract Anti Anti-corruption education is to produce children of the nation who are responsible for working hard and being brave. Socialization method Used is Anti-corruption education needs to be developed from an early age, the initial focus is that students are introduced to an understanding of responsibility. Hard work and courage embraced in society. The desired goal in the presentation of anti-corruption material is to make students recognize early so that a generation is aware and understands the dangers of corruption and makes the younger generation not commit corruption from an early age.
SOSIALISASI PENANAMAN NILAI KARAKTER INTEGRITAS DALAM MEWUJUDKAN GENERASI ANTI KORUPSI SEJAK DINI serli Yanti Suilima; Anggriani Apriyani Tulle; Maria Arnince Asa; Abir Yohindro Lay; Sesilia Hingi Kein
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i2.411

Abstract

Abstrak Kesadaran dan pemahaman akan korupsi sangat penting untuk diketahui sejak dini sehingga penananaman nilai-nilai anti korupsi di sekolah menjadi urgensi untuk disampaikan dan dikembangkan bagi siswa. Integritas merupakan nilai karakter yang harus ditanamkan sejak dini. Untuk membentuk integritas tersebut maka sebagai agent of change merasa terpanggil untuk melakukan sosialisasi tentang penanaman nilai karakter integritas dalam mewujudkan genarasi anti korupsi sejak dini. Peserta didik diharapkan mampu mengontrol dirinya untuk tidak melakukan korupsi dan membentuk pembiasaan maupun keteladanan yang bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari peserta didik . Abstract Awareness and understanding of corruption is very important to know early on so that instilling anti-corruption values ​​in schools becomes an urgency to be conveyed and developed for students. Integrity is a character value that must be instilled from an early age. To establish this integrity, as an agent of change, I feel compelled to carry out socialization about the cultivation of integrity character values ​​in realizing an anti-corruption generation from an early age. Students are expected to be able to control themselves not to commit corruption and form habits and examples that can be implemented in the daily lives of students.
UPAYA MENINGKATKAN INTEGRITAS GENERASI MILENIAL MENUJU GENERASI EMAS BEBAS KORUPSI DI SD GMIT NO 07 OEBUFU KOTA KUPANG Dekson Daud Fafo; Mami Fiktoria Lifu; Maria Yasintha Alan; Eugenesia Bongi Tukan; Vivi Merianty Amfotis; Arlen Nenohai
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN -
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i1.412

Abstract

AbstrakGenerasi milenal mempunyai Pendidikan yang baik dan dikenal dengan generasi yang berpikir secara inovatif, hal ini banyak dipengaruhi dengan perkembangan smartphone, meluasnya internet dan munculnya jejaring sosial media yang dapat mempengaruhi pola pikir, nilai-nilai dan perilaku generasi muda.Hal ini perlu diatasi secara tepat sebagai wujud kesadaran kita sebagai generasi muda yang rindu akan kemakmuran bangsa. Metode yang digunakan adalah sosialisasi sebagai salah satu wahan dalam rangka membekali generasi muda yang bebas korupsi. Dengan begitu akan tercipta generasi yang sadar dan memahami bahaya korupsi, bentuk-bentuk korupsi dan tau akan sanksi yang akan diterima jika melakukan korupsi. Melalusi sosialisasi ini peserta didik dapat menyadari pentingnya integritas dalam generasi milenial, yang ditanamkan sedini mungkin agar dapat dijadikan sebagai kebiasaan dan pedoman dalam hidup. Selain untuk membangun karakter anak,hal ini akan menjadi upaya untuk mencegah dan mengurangi tindak korupsi di masa yang akan datang. AbstractThe millennial generation has a good education and is known as a generation that thinks innovatively, this is much influenced by the development of smartphones, the spread of the internet and the emergence of social media networks that can affect the mindset, values and behavior of the younger generation. as a form of our awareness as a young generation who longs for the prosperity of the nation. The method used is socialization as a vehicle in order to equip the young generation that is free of corruption. This will create a generation that is aware of and understands the dangers of corruption, forms of corruption and knows the sanctions that will be received if they commit corruption. Through this socialization, students can realize the importance of integrity in the millennial generation, which is instilled as early as possible so that it can be used as a habit and guide in life. In addition to building children's character, this will be an effort to prevent and reduce corruption in the future
SOSIALISASI PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DAN TATA KRAMA DALAM MEWUJUDKAN GENERASI ANTI KORUPSI SEJAK DINI DI SD GMIT KOLHUA KOTA KUPANG Ursula Maria Olo Mau; Magdalena Julita Bollu Nalle; Abner Abyater Haki; Yulita Yanse Talomanafe
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN -
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i1.413

Abstract

AbstrakBudi pekerti adalah perpaduan dari hasil pemikiran dan rasa yang diwujudkan dalam suatu tindakan atau tingkah laku manusia. Tingkah laku inilah yang memunculkan perbuatan-perbuatan dengan perasaan seketika dan mudah tanpa memerlukan lagi pemikiran dan pertimbangan lain.Pendidikan budi pekerti sangat penting untuk membentuk karakter serta pembentukan tata krama yang baik.Metode yang digunakan adalah sosialisasi yang bertujuan untuk menambah dan meningkatkan wawasan dan pengalaman pada anak untuk membiasakan perilaku-perilaku baik yang perlu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.Tujuan dari sosialisasi ini untuk meningkatkan budi pekerti dan tata krama siswa serta dapat memberi pemahaman dan penanaman budaya anti korupsi agar siswa lebih bisa memiliki kepribadian yang lebih baik. AbstractCharacter is a combination of the results of thoughts and feelings that are manifested in an action or human behavior. It is this behavior that gives rise to actions with immediate and easy feelings without the need for other thoughts and considerations. Character education is very important to shape character and the formation of good manners. The method used is socialization which aims to add and improve insight and experience in children to get used to good behaviors that need to be done in everyday life. The purpose of this socialization to improve students' character and manners and can provide understanding and inculcate an anti-corruption culture so that students can have better personalities
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PRAKTIK PENGGUNAAN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN TEMATIK BAGI GURU DI SDK Sta. FAMILIA KOTA KUPANG Femberianus Sunario Tanggur; Viktorius Paskalis Feka; Yonly Adrianus Benufinit
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i1.415

Abstract

Tujuan pelatihan yaitu mampu meningkatkan kreatifitas guru dalam mengelolah kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara efektif. Mempermudah pemahaman konsep materi pembelajaran, memudahkan siswa dalam menyerap materi pelajaran. Hasil pelatihan menunjukan bahwa: Pertama, menunjukan bahwa 82% guru tidak menggunakan alat peraga sedangkan 18% guru yang menggunakan alat peraga dalam pembelajaran tematik. Rata-rata guru tidak memahami cara membuat alat peraga pembelajaran tematik. Praktik penggunaan alat peraga pembelajaran tematik menunjukan bahwa sebanyak 64 (85% ) siswa mengatakan senang dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dengan menggunakan alat peraga, sedangkan sebanyak 11 (15%) siswa tidak senang dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru menggunakan alat peraga karena belum memahami cara guru dalam menjelaskan materi dengan menggunakan alat peraga.
MENANAMKAN SIKAP DAN NILAI KEJUJU-RAN, KEDISIPLINAN, KEADILAN KEPADA SISWA SD GMIT HOEBETI KOT’OLIN TIMOR TENGAH SELATAN clarita nuri rau; Abdon Obehetan; Valentina Manek; Gregoriana Bisik; Oktafiana Mataufina; Reni Erita Poeket
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN -
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i1.419

Abstract

AbstrakMentalisasi anti korupsi ini akan terwujud jika kita secara sadar membina kemampuan generasi mendatang dan mampu mengiden-tifikasi berbagai kelemahan dari system nilai yang mereka warisi dengan situasi-situasi baru,dalam konteks pendidikan memberantas korupsi sampai keakar-akarnya. Sebagai agent of change merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi dalam pencegahan tindak pidana korupsi sejak dini, dengan metode yang digunakan adalah melaui metode sosialisasi materi kepada siswa. Pendidikan anti korupsi menjadi saran sadar untuk melakukan upaya pemberantasan korupsi. Pendidikan anti korupsi merupakan tindakan untuk mengendalikan dan mengurangi korupsi berupa keseluruhan upaya untuk men-dorong generasi mendatang untuk mengembangkan sikap menolak secara te-gas terhadap setiap bentuk korupsi. AbstractThis anti-corruption mentality will material-ize if we hadn't Being conscious builds up ability Future generations and are able to identify the weaknesses of their inherited value systems in the context of education "root out corruption. The method used was through the method of material socialization To twa. Antieducational. Corruption became a conscious suggestion to make an effort to eradicate corruption. Anti-corruption is an act to control and reduce corruption as a whole of upava to encourage future genera-tions to develop attitudes A firm decline in any form of corruption. The implanting of an attitude and value of honesty, the value of discipline, and the value of justice is pro-found important because it can shape a child’s character.

Page 3 of 11 | Total Record : 110