cover
Contact Name
Arum Meiranny
Contact Email
arummeiranny@unissula.ac.id
Phone
+6285640378635
Journal Mail Official
arummeiranny@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Kaligawe Raya KM 4, Terboyo Kulon, Kec. Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung
ISSN : 28096541     EISSN : 28096541     DOI : https://doi.org/10.30659/jmhsa.v3i2.55
Core Subject : Health,
This journal accepts and publishes academic articles focusing on theory, methods, and applications in Midwifery Maternal Newborn Child and Adolescent Health Womens health Reproductive health Nursing Public health
Articles 67 Documents
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Audio Visual terhadap Pengetahuan Remaja Putri tentang Anemia di Madrasah Aliyah NU 04 Al-Ma’arif Boja Kokom Komalasari; Emi Sutrisminah; Catur Leny Wulandari
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global yang mempengaruhi jutaan remaja, terutama remaja putri. Prevalensi anemia pada remaja Indonesia mencapai 32%, dengan Jawa Tengah menunjukkan angka yang lebih tinggi yaitu 57,7%. Pendidikan kesehatan dengan media audio visual dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia di Madrasah Aliyah NU 04 AL-MA'ARIF Boja. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 50 remaja putri kelas X Madrasah Aliyah NU 04 Al Ma’Arif Boja dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan uji reabilitas. Instrumen yang lain yaitu dengan media audio visual berdurasi 7 menit. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Penelitian dilakukan setelah mendapat izin Komisi Etik dari Komisi Bioetika Penelitian Kedokteran / Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Hasil penelitian Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang (50%) dan sedang (46%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan dengan 56% responden memiliki pengetahuan tinggi dan 44% pengetahuan sedang, terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian pendidikan Kesehatan dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Pendidikan kesehatan dengan media audio visual efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia di Madrasah Aliyah NU 04 AL-MA'ARIF Boja.
Hubungan Pola Kebiasaan Konsumsi Ibu Hamil dengan Kejadian KEK di Puskesmas Boja I Aziyati Sabiqo Kiyasatina; Muliatul Jannah; Arum Meiranny
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v5i1.111

Abstract

Latar belakang : Periode 1000 hari pertama kehidupan manusia (HPK) yang terdiri dari 270 hari selama kehamilan merupakan hal yang sangat penting, kurangnya asupan gizi pada ibu hamil selama masa kehamilan berisiko menderita KEK yang menjadi salah satu penyebab stunting pada balita. Tujuan : mengetahui hubungan pola kebiasaan konsumsi ibu hamil dengan kejadian kurang energi kronis di Puskesmas Boja I. Metode : penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan uji korelatif, populasinya seluruh Ibu hamil pada bulan Januari- Mei 2025 (N=1.560). Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling sejumlah 78. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji uji spearman rank (p- value=<0,05). Hasil : penelitian menunjukkan bahwa  sebagian besar ibu hamil memiliki kategori usia 20-35 tahun sebanyak (88.5%), Pendidikan  SMA/SMK (pendidikan menengah) (84.6%),  kebiasaan konsumsi junk food sebagian besar kategori jarang (97,4%), Pola konsumsi kategori cukup yaitu 80.8%, Kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada kategori tidak KEK sebanyak 52.0%, uji statistik korelasi rank spearman menunjukkan bahwa p-value sebesar 0.025 kurang dari 0,050, sehingga dapat dikatakan bahwa ada korelasi atau hubungan yang bermakna antara hubungan pola kebiasaan konsumsi pada ibu hamil dan kejadian kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Boja I.
Ultrasonographic Features of Hydatidiform Mole in a 35-Year-Old Woman Treated with Methotrexate: Imaging Findings and Drug-Induced Cutaneous Manifestations Dria Anggraeny Sutikno
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hydatidiform mole is a form of gestational trophoblastic disease (GTD) characterized by abnormal proliferation of trophoblastic tissue. It commonly presents with excessive uterine enlargement in early pregnancy and markedly elevated β-hCG  levels. The spectrum of GTD comprises several pathologic entities, that originate from abnormal fertilization that leads to a proliferative process with similarities to the normal trophoblast. These entities include complete and partial hydatidiform moles, which constitutes more than 80% of cases; an invasive mole, which refers to persistent local disease after treatment; and choriocarcinoma, which constitutes 1% to 2% of cases. Early diagnosis and prompt management are crucial to prevent complications. This report describes a case of complete hydatidiform mole in a 35-years-old, in which diagnosis was primarily established through characteristic imaging findings, particularly on pelvic ultrasonography. The patient subsequently underwent methotrexate chemotherapy, with imaging also contributing to treatment monitoring and follow-up assessment. In addition, this report highlights the adverse effects of methotrexate, with particular emphasis on cutaneous manifestations.
Efektivitas Aplikasi Goparks dalam Meningkatkan Pengetahuan Akreditasi pada Petugas Klinik di Jakarta Timur Tahun 2025 Aris Nur Ramdhani; Sesharia Yenita Eka Putri; Siti Rusmiati; Riskie Wulancahya; Wakhidah Lilliana; David Casa Rawando
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v5i1.153

Abstract

Akreditasi merupakan upaya penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan, namun pelaksanaannya di tingkat klinik masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pengetahuan, sumber daya manusia, dan akses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Goparks terhadap peningkatan pengetahuan petugas klinik mengenai akreditasi di Jakarta Timur tahun 2025. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest dengan melibatkan 52 klinik yang belum terakreditasi. Instrumen berupa kuesioner berisi 25 pertanyaan pilihan ganda tentang akreditasi, dengan data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Proporsi klinik dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,8% menjadi 11,5%, sedangkan kategori cukup meningkat dari 46,2% menjadi 82,7%. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,28 menunjukkan peningkatan dalam kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Goparks berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan petugas klinik, terutama dalam aspek pemahaman konsep dan prosedur akreditasi. Meskipun peningkatan kuantitatif masih tergolong rendah, aplikasi ini terbukti efektif sebagai inovasi digital yang memperkuat pembelajaran kognitif dan mendukung implementasi transformasi digital di sektor kesehatan.
Potensi Salep Ekstrak Etanol Rimpang Kencur dalam Menurunkan Edema Kaki: Studi Eksperimental pada Mencit sebagai Model Ketidaknyamanan Kehamilan Erni Hernawati; Yuni Candriyani; Chintia Dian Nurdianti; Angelina Epriliyani Pade
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v5i1.162

Abstract

Edema kaki merupakan keluhan fisiologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga, akibat perubahan hemodinamik, peningkatan volume darah, serta penekanan uterus terhadap vena yang dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan. Keterbatasan penggunaan obat farmakologis selama kehamilan mendorong pemanfaatan terapi komplementer yang lebih aman. Rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) mengandung senyawa aktif dengan efek antiinflamasi yang berpotensi menurunkan edema. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas salep ekstrak etanol rimpang kencur dalam menurunkan volume edema kaki pada mencit sebagai model simulasi ketidaknyamanan kehamilan. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium dengan desain pretest–posttest control group yang dipilih untuk menilai perubahan sebelum dan sesudah perlakuan serta membandingkannya dengan kelompok kontrol guna meningkatkan validitas sebab-akibat. Sepuluh mencit jantan dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Edema diinduksi menggunakan karagenan dan diukur sebelum serta sesudah intervensi. Analisis menggunakan paired t-test karena data numerik berdistribusi normal dan bersifat berpasangan. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada kelompok perlakuan (p < 0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak bermakna (p = 0,208). Temuan ini bersifat praklinis dan memerlukan penelitian lanjutan pada manusia.
Efektivitas Media Audiovisual dalam Edukasi Gula, Garam, dan Lemak (GGL) untuk Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Remaja: Tinjauan Literatur Azzahra Diva; Frima Elda; Kamal Kasra
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v5i1.184

Abstract

Konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) berlebih pada remaja dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM). Strategi edukasi yang menarik dan sesuai perkembangan teknologi sangat diperlukan, khususnya dalam lingkungan pembelajaran digital. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi efektivitas edukasi audiovisual dalam meningkatkan pengetahuan dan memengaruhi konsumsi GGL pada remaja. Tinjauan literatur terstruktur dilakukan pada artikel tahun 2022–2025 melalui Google Scholar, PubMed, dan Garuda. Didapatkan lima studi intervensi berbasis audiovisual memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Seluruh studi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi audiovisual. Media video dan animasi meningkatkan pemahaman batas konsumsi GGL, serta beberapa studi menunjukkan potensi perubahan perilaku, termasuk penurunan asupan GGL dan perubahan pola makan. Format interaktif dan berbasis media sosial menunjukkan keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan media statis. Edukasi audiovisual efektif meningkatkan pengetahuan remaja dan berpotensi memengaruhi perilaku konsumsi GGL. Pendekatan multimedia dapat mendukung pencegahan PTM berbasis sekolah, namun diperlukan penelitian longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang.
Hubungan Deteksi Dini melalui Aplikasi Elsimil terhadap Pengetahuan Calon Pengantin tentang Pencegahan Stunting Santi Afriyah Devi; Machfudloh
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 2 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Latar Belakang: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung lama, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Deteksi dini menjadi strategi penting dalam pencegahan stunting, dan Aplikasi Elsimil yang dikembangkan oleh BKKBN menjadi salah satu media digital untuk edukasi calon pengantin. Metode: Literatur review ini menelaah 10 artikel nasional dan internasional dari database seperti Google Scholar, PubMed, dan Scopus dengan rentang tahun 2018–2024. Artikel yang dipilih relevan dengan deteksi dini, aplikasi digital kesehatan, dan stunting pada calon pengantin. Hasil: Mayoritas penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis aplikasi seperti Elsimil mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran calon pengantin tentang gizi, anemia, riwayat penyakit, kebiasaan merokok, dan sanitasi sebagai faktor risiko stunting. Kesimpulan: Aplikasi Elsimil memiliki potensi besar dalam meningkatkan pengetahuan calon pengantin tentang pencegahan stunting melalui deteksi dini yang komprehensif
Hubungan antara Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan dengan Anxienty pada Ibu Post Partum di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Asli Ma'rifatul Khasanah; Arum Meiranny S.SiT., M.Keb; Endang Susilowati
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 2 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan psikologis yang sering dialami ibu nifas adalah  kecemasan. 28,7% mengalami kecemasan   masa   nifas. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang hubungan pendidikan dan pekerjaan terhadap kecemasan ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 44 responden dengan teknik total sampling. Data yang diperoleh diolah dengan uji spearmen rank. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 44 responden 27 responden (61,4%) berpendidikan rendah sedangkan dari 44 responden sebanyak 22 responden bekerja. Uji koefisien korelasi menunjukkan p-value 0,511 yang berarti bahwa hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat kecemasan memiliki kekuatan keterikatan sedang/ cukup (0,40 – 0,599), terdapat hubungan antara variabel jenis pekerjaan dan tingkat kesemasan responden. Uji koefisien korelasi menunjukkan p-value 0,437 yang berarti bahwa hubungan antara jenis pekerjaan dan tingkat kecemasan memiliki kekuatan keterikatan sedang/ cukup (0,40 – 0,599). Kesimpulan yaitu terdapat Hubungan yang bermakna antara pendidikan dan pekerjaan  dengan kecemasan ibu post partum (p-value < 0.05)
Kepuasan Wanita Usia Subur (WUS) terhadap Layanan IVA Mobile untuk Deteksi Dini Kanker Serviks di Puskesmas Boja I Fitriana Mujiningrum Sutrisno; Noveri Aisyaroh; Kartika Adyani
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 2 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cervical cancer is a leading cause of death among women in Indonesia, particularly those of reproductive age (WRA). Early detection through Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) screening is a key strategy to reduce its incidence. This study aimed to analyze the relationship between WRA’s knowledge and attitudes toward satisfaction with IVA Mobile services. This research employed an analytic cross-sectional survey design. The population comprised all WRA in the working area of Puskesmas Boja I (N=10,032). A total of 109 respondents were selected using Slovin’s formula and proportionate stratified random sampling. Independent variables were knowledge and attitude, while the dependent variable was satisfaction with the service. Data were collected through a questionnaire on knowledge (Guttman scale) and attitude and satisfaction (Likert scale). Data analysis included univariate and bivariate tests using the Chi-Square test. The results showed that most women of reproductive age (WRA) had more than one parity (57.8%), had never undergone an STI examination (89.0%), and all respondents had negative STI results (100%). None of the respondents had a history of cancer, while only a small proportion (3.7%) reported a family history of cancer. Regarding contraceptive use, the injection method was the most widely used (51.4%), followed by self-methods (18.3%). The majority of respondents were over 35 years old (57.8%), had secondary education (63.3%), were unemployed (86.2%), had good knowledge (64.2%), and demonstrated a positive attitude (96.3%). Satisfaction with IVA Mobile services was relatively balanced between satisfied (50.5%) and dissatisfied (49.5%). Statistical analysis revealed no significant relationship between knowledge and satisfaction (p=0.543) or between attitude and satisfaction (p=0.118). In conclusion, although most WRA had good knowledge and positive attitudes, these factors were not significantly associated with satisfaction with IVA Mobile services. Other factors beyond knowledge and attitude may influence service satisfaction.
Pengaruh Pola Makanan Cepat Saji Terhadap Dismenorea Primer Pada Remaja Putri: Literature Review Putri Susilowati; Alfiah Rahmawati
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 2 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v5i2.183

Abstract

Primary dysmenorrhea is often considered a manifestation of premenstrual syndrome (PMS) in adolescent girls due to high levels of the hormone prostaglandin in the endometrial tissue. This can affect focus, physical complaints, decreased learning effectiveness, and quality of life. In addition to pain, these symptoms appear in the form of diarrhea, headaches, nausea, vomiting, and mood swings. One factor driving high prostaglandin levels during the menstrual cycle is the habit of consuming fast food, which is high in trans fats, sodium, and low in fiber. The purpose of this literature review is to determine or thoroughly investigate the influence of fast food consumption patterns on primary dysmenorrhea in adolescent girls. The approach used was databases such as Google Scholar, PubMed, and DOAJ for the period 2020 to 2025. After using search terms relevant to the topic, a significant correlation between fast food intake and the incidence of dysmenorrhea was found in 15 studies