cover
Contact Name
Sumardi Efendi
Contact Email
fanshurinstitute@gmail.com
Phone
+6285260083890
Journal Mail Official
fanshurinstitute@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daud Dariah Komplek Perumahan Cinta Kasih Paya Peunaga Kec. Meureubo Kab. Aceh Barat – Indonesia, Kode Pos 23615
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Published by FANSHUR INSTITUTE
ISSN : 3063377X     EISSN : 30633656     DOI : https://doi.org/10.71153/arini
Core Subject : Education,
ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru merupakan Jurnal yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh FANSHUR INSTITUTE: Research and Knowledge Sharing in Aceh. Sebagai Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru merupakan inisiatif atau proyek yang dilakukan oleh guru atau staf pendidikan dalam konteks sekolah atau lembaga pendidikan lainnya. Ini mungkin termasuk pengembangan kurikulum baru, metode pengajaran yang inovatif, pembelajaran berbasis teknologi, program ekstrakurikuler yang unik, atau solusi kreatif untuk tantangan tertentu dalam proses belajar mengajar. Karya inovasi guru biasanya berfokus pada praktik-praktik terbaik dalam kelas atau lingkungan pendidikan.
Articles 34 Documents
Penerapan Total Quality Management (TQM) dalam Mewujudkan Pendidikan Islam Bermutu dan Berdaya Saing Iqbal, Muhammad
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 1 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i1.408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan total quality management (tqm) dalam mewujudkan pendidikan islam bermutu dan berdaya saing dengan menyoroti prinsip-prinsip dasar, strategi penerapan, serta tantangan yang dihadapi. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan lembaga pendidikan Islam untuk meningkatkan mutu dan daya saing di tengah tuntutan globalisasi tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur terkait TQM, manajemen pendidikan, dan konsep mutu dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip TQM seperti fokus pada pelanggan, keterlibatan semua elemen, perbaikan berkelanjutan, dan pengambilan keputusan berbasis data, memiliki keselarasan dengan nilai-nilai Islam seperti ishlah (perbaikan) dan itqan (ketelitian). Strategi implementasi meliputi penguatan budaya mutu, peningkatan kompetensi pendidik, partisipasi stakeholder, serta penerapan evaluasi transparan dan berbasis data. Namun, penerapan TQM masih menghadapi tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana yang kurang memadai, serta budaya organisasi yang cenderung birokratis. Kesimpulannya, penerapan TQM di lembaga pendidikan Islam sangat potensial untuk meningkatkan mutu dan daya saing, asalkan didukung kepemimpinan visioner, komitmen bersama, serta konsistensi dalam membangun budaya mutu.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Novel Maharku Surah Ar-Rahman Karya Ahliya Mujahidin Maulana, Muhammad Iqbal; Saputra, Rahmat
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.376

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia, ia merupakan suatu alat terpenting untuk membentuk generasi yang siap menggantikan generasi tua guna untuk membangun masa depan, ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu dalam pendidikan. Pendidikan merupakan kebutuhan manusia, kebutuhan ini tidak bisa digantikan dengan yang lain, karena dengan pendidikan manusia akan mudah untuk mengembangkan kualitas, potensi dan bakat yang ada didalam diri manusia. Ketika ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat, proses belajar untuk memperoleh pendidikan tidak lagi di monopoli oleh kehadiran guru dan murid. Siswa dapat belajar dari mana saja dan kapan saja.  Apalagi pada zaman modern saat ini banyak media yang dapat dijadikan sumber belajar untuk memperoleh pendidikan, seperti televisi, internet dan akses teknologi yang lainnya tak terkecuali dari sumber lainnya seperti karya sastra berupa novel.  penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam Novel Maharku Surah Ar-Rahman Karya Ahliya Mujahidin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian library research (kajian pustaka). Kajian pustaka (library research) adalah suatu jenis penelitian yang berusaha mengungkapkan konsep-konsep baru dengan cara membaca dan mencatat informasi-informasi yang relevan dengan kebutuhan. Bahan bacaan mencakup buku-buku, teks jurnal, majalah-majalah ilmiah dan hasil penelitian. Dari hasil penelitian menjawab rumusan masalah yaitu menemukan nilai-nilai pendidikan islam dalam novel Maharku Surah Ar-Rahman ialah: Nilai Aqidah, Nilai Ibadah, Nilai Akhlak dan Nilai Muamalah. Jadi dapat disimpulkan penelitian ini mengandung nilai-nilai pendidikan islam.
Penerapan Model Project Based Learning (PJBL) Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas X Di MAN 1 Aceh Barat Marliana, Marliana; Rohana, Sy
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.378

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran Fikih di MAN 1 Aceh Barat masih menerapkan model-model pembejaran yang terpusat pada guru, sehingga membuat siswa merasa jenuh dan bosan. Selain itu siswa juga kurang aktif dalam belajar dan kurang memahami materi yang diajarkan guru. Tujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui aktivitas siswa kelas X di MAN 1 Aceh Barat dalam belajar Fikih dengan menggunakan model Project Based Learning (PJBL). (2) untuk mengetahui dampak penerapan model Project Based Learning (PJBL) terhadap pemahaman fikih siswa kelas X di MAN 1 Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan teknik pengumpulan data tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data meggunakan teknik N-Gain dan uji pembeda (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa kelas X di MAN 1 Aceh Barat dalam belajar Fikih dengan menggunakan model Project Based Learning (PJBL) dilakukan dengan tahapan perencanaan untuk mempersiapkan semua kebutuhan pembelajaran seperti modul, media pembelajaran. Pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan tahapan dari model PJBL, observasi dilakukan selama proses belajar dengan menggunakan PJBL dan refleksi untuk melihat tingkat keberhasilan belajar siswa dengan menggunakan PJBL. Penerapan model Project Based Learning (PJBL) memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman fiKih siswa kelas X di MAN 1 Aceh Barat. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi sebesar 91,951 dengan kelas kontrol 80,238, perbedaannya sebesar 11,7131.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Etika Siswa di MTsN 4 Kabupaten Aceh Barat Ziadi, Fajri; Hasan, Khairuddin
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.380

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, telah memberikan dampak besar terhadap kehidupan remaja, termasuk dalam aspek etika. Siswa madrasah sebagai generasi muda yang aktif di dunia maya rentan mengalami perubahan perilaku, baik positif maupun negatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa MTsN 4 Kabupaten Aceh Barat dengan sampel sebanyak 80 responden yang diambil secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan perubahan etika siswa. Dimensi etika yang paling terdampak meliputi cara berbicara, sopan santun, serta perilaku terhadap guru dan teman sebaya. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran ambivalen dalam membentuk karakter siswa. Sementara media sosial dapat menjadi sarana edukasi, penggunaan tanpa kontrol justru berpotensi menurunkan standar etika. Pengaruh media sosial terhadap etika siswa cukup signifikan, sehingga diperlukan pengawasan dan edukasi digital secara berkelanjutan oleh pihak sekolah dan orang tua.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanggulangi Kenakalan Siswa Di Min 10 Aceh Barat Armia, Armia; SH, Hendra; Iqbal, Muhammad
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.382

Abstract

Kenakalan yang terjadi di MIN 10 Aceh Barat sebagai sebuah bentuk pelanggaran yang terjadi di lingkungan sekolah. Bentuk kenakalan di sekolah seperti menggangu teman dengan cara mengintimidasi ataupun mengambil uang jajannya. Untuk itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh guru PAI dalam menggulangi kenakalan siswa di MIN 10 Aceh Barat dan kendala yang dihadapi guru PAI dalam menggulangi kenakalan siswa di MIN 10 Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data menggunakan tiga tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI MIN 10 Aceh Barat dalam menanggulangi kenakalan siswa di madrasah dengan melakukan beberapa upaya yaitu: (1) Memberikan nasehat kepada siswa yang melakukan pelanggaran di madrasah dengan cara yang baik dan lemah lembut; (2) Memberi pedalaman materi ilmu agama kepada siswa baik yang melakukan pelanggaran maupun siswa yang lain; (3) Memberikan hukuman kepada siswa yang melanggar aturan di madrasah berupa hukuman perbuatan, peringatan lisan dan peringatan tulisan (perjanjian). (4) Pembiasaan dengan kegiatan keagamaan berupa muraja’ah Al-Qur’an setiap pagi, berdoa sebelum dan sesudah belajar, bersalaman dengan guru, dan menjaga kebersihan lingkungan madrasah. (5) Guru memberi contoh teladan yang baik kepada siswa dan (5) Pendekatan secara individual yang dilakukan oleh guru kepada siswa yang melakukan pelanggaran aturan di madrasah. Kendala yang dihadapi oleh guru PAI MIN 10 Aceh Barat dalam menanggulangi kenakalan siswa karena (1) kondisi pikiran siswa yang masih labil dan kurang kesadaran dari siswa. (2) Kurang perhatian dan kerjasama orang tua terhadap anak-anaknya.
Persepsi Orang Tua Siswa Terhadap Pelaksanaan Kelas Digital Di MtsS Harapan Bangsa Fadhillah, Tiara; Zulfahmi, Junias
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.383

Abstract

MTsS Harapan Bangsa membuka kelas berbasis teknologi informasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui sistem kelas digital. Namun, pelaksanaannya menghadapi kendala, terutama keterbatasan perangkat dan biaya tambahan seperti kebutuhan smartphone, paket data, serta langganan aplikasi Jelajah Ilmu yang mencapai ratusan ribu rupiah per tahun. Kondisi ini menimbulkan beragam persepsi dari orang tua siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek kepala madrasah, guru kelas, dan orang tua siswa kelas digital. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kelas digital dimulai dengan pembelian akses aplikasi Jelajah Ilmu oleh siswa. Guru memanfaatkan aplikasi tersebut dalam proses belajar mengajar dengan menampilkannya melalui infokus, sementara materi dapat diakses langsung oleh siswa tanpa perlu mencatat atau membeli buku paket. Sistem ini membantu siswa belajar lebih praktis dan mendorong penguasaan teknologi. Persepsi orang tua menunjukkan adanya manfaat seperti kemudahan akses materi, peningkatan motivasi belajar, perluasan wawasan, dan peningkatan kemampuan teknologi. Namun, mereka juga menilai bahwa kelas digital menambah beban biaya pendidikan.
Teori Sosial Kognitif Albert Bandura dan Relevansi Terhadap  Pendidikan Islam Rahimi; Azhari, Muhammad; Jailani, Jailani
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.404

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi Teori Sosial Kognitif Albert Bandura dengan pendidikan Islam melalui pendekatan kepustakaan yang bersifat deskriptif-analitis. Kajian menunjukkan bahwa konsep reciprocal determinism dan self-regulation, yang menekankan interaksi antara faktor personal, lingkungan, dan perilaku, memiliki kesesuaian dengan prinsip uswatun hasanah dalam Islam yang menempatkan keteladanan sebagai instrumen utama pembentukan akhlak dan karakter peserta didik. Namun demikian, terdapat perbedaan fundamental antara keduanya, sebab teori Bandura berakar pada paradigma empiris yang fungsional sementara pendidikan Islam bertumpu pada wahyu yang transendental dengan tujuan akhir membentuk insan kamil. Karena itu, teori Bandura dapat digunakan sebagai instrumen pedagogis yang mendukung praktik pendidikan Islam, tetapi tidak dapat menggantikan kerangka epistemologisnya. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru Pendidikan Agama Islam tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan hidup yang merefleksikan nilai-nilai Rasulullah SAW dengan memadukan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan spiritual, terutama dalam menghadapi tantangan model keteladanan di era digital.
Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Project Based Learning Berbasis Local Wisdom: A Scoping Review Aru, Siti Padila Ode; Muhid, Abdul
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pembelajaran project based learning berbasis kearifan lokal (local wisdom) dalam meningkatkan kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan systematic literature review (SLR). Prosedur kajian literatur menggunakan model PRISMA. Berdasarkan hasil seleksi dengan model PRISMA di peroleh 92 artikel yang kemudian setelah melewati seleksi sesuai dengan pedoman PRISMA 2020 diperoleh 10 artikel yang layak dan sesuai kriteria maupun dengan tujuan dalam penelitian untuk dilakukan analisis. Berdasarkan hasil kajian literatur sistematis penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran project based learning berbasis kearifan lokal (local wisdom) dapat meningkatkan proses belajar siswa terutama terhadap kreativitas, hasil belajar, kemandirian, kemampuan berfikir kritis, dan kemampuan menyelesaikan suatu masalah. Dengan penerapan metode project based learning berbasis kearifan lokal (local wisdom) dalam meningkatkan kreativitas siswa dapat memberikan kemudahan dalam memahami materi atau bahan ajar yang disampaikan oleh pendidik. Sehingga dalam proses pembelajaran project based learning berbasis kearifan lokal lebih mengutamakan ide kreatif yang dapat membantu siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Artificial Intelligence (AI) Terhadap Kreativitas Belajar Mahasiswa di Indonesia: Literature Review Marentek, Revina Julina; Muhid, Abdul
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.422

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam aspek kreativitas mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan AI terhadap tingkat kreativitas mahasiswa dalam kegiatan akademik, seperti penulisan ilmiah, penyusunan proyek, dan pemecahan masalah. Metode studi literatur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan framework SPIDER. Proses review artikel diperoleh dari database Google Scholar. Teknik analisis hasil studi literatur menggunakan metode PRISMA dengan analisis konten dalam menganalisis artikel. Penelitian ini melaporkan 7 artikel yang telah dilakukan di beberapa kota di Indonesia menunjukkan penggunaan AI, terutama aplikasi berbasis teks seperti ChatGPT, memiliki kontribusi positif dalam mendorong ide-ide baru, mempercepat proses kreasi, dan meningkatkan efisiensi tugas. Namun, data juga menunjukkan adanya kecenderungan penurunan orisinalitas dan ketergantungan terhadap sistem otomatisasi, yang dapat menghambat perkembangan kreativitas mandiri. Temuan ini menekankan pentingnya penggunaan AI secara bijak dan terarah, serta perlunya integrasi teknologi dengan pendekatan pedagogis yang tetap mengedepankan pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Dengan demikian, AI dapat berfungsi sebagai alat bantu yang mendukung, bukan menggantikan, proses kreatif dalam pendidikan.
Internalisasi Nilai-Nilai Islam bagi Generasi Z di Tengah Arus Globalisasi Arminah, Arminah; Romelah, Romelah
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.442

Abstract

Arus globalisasi yang semakin intens telah membawa perubahan signifikan dalam aspek budaya, sosial, dan moral kehidupan masyarakat, terutama pada Generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi digital. Fenomena ini menimbulkan tantangan serius terhadap proses internalisasi nilai-nilai Islam, karena eksposur terhadap budaya global dapat melemahkan identitas spiritual dan karakter religius peserta didik muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi internalisasi nilai-nilai Islam bagi Generasi Z di tengah pengaruh globalisasi yang kompleks dan dinamis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur yang bersumber dari artikel ilmiah, buku, serta penelitian terdahulu tentang pendidikan Islam, perkembangan remaja, dan dinamika budaya digital.Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai Islam bagi Generasi Z dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan, antara lain penguatan literasi keislaman digital, keteladanan dalam lingkungan keluarga dan pendidikan, pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah kreatif, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan formal maupun nonformal. Proses ini mencakup tahapan pengetahuan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan sehingga terbentuk karakter religius yang kokoh. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai Islam di era globalisasi memerlukan inovasi pedagogis yang adaptif serta kolaborasi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Temuan ini berimplikasi pada pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan generasi digital

Page 3 of 4 | Total Record : 34